Mistari 200 ya kwanza.
Jangan, Mu Yeon.
Kita tak boleh bertarung.
Bukankah kita berjanji untuk saling melindungi?
Tidakkah kau ingat?
Bunuh dia. Enyahkan Jeon Woo Chi.
Mu Yeon...
Mereka tidak di sini.
Kami telah mencari di kedai dan penginapan,
dan mereka juga tidak ada di sana.
Mu Yeon...
Bagaimana?
Kami kehilangan mereka. Kami tidak bisa menemukan mereka.
Hanya Mu Yeon yang tahu di mana tambang perak itu berada.
Bagaimanapun juga, kau harus menemukan Mu Yeon.
Juga, bila serangga beracun menyebar saat Jeon Woo Chi mencoba mengeluarkan racun itu dari tubuh Mu Yeon,
hidup Mu Yeon akan dalam bahaya meski dengan kesalahan sekecil apapun.
Apa?
Ikut aku.
Siapa kau?
Ini aku. Buka pintunya.
Kami sudah tutup.
Jangan bohong.
Cepat buka pintunya.
Tutup pintunya dan jangan biarkan siapapun masuk.
Siapapun, mangerti?
Baik.
~ Cinta di dunia ini... ~
Aigoo, Wartawan Lee!
Ada apa? Apa yang terjadi?
Aigoo... Ada apa ini?
Siapa gadis ini?
Jangan berisik. Cepat pergi dan ambil selimut sana.
Aku ingin tahu apa yang terjadi pada...
Ayo cepat ambil.Cepat!
Iya, iya.
Bunuh dia. Enyahkan Jeon Woo Chi.
Kenapa kau bakar kacang beracunnya sekaligus?
Tak ada waktu
Tapi kalau kita keracunan gara-gara asapnya...
Sudah kukatakan tak ada waktu. Duduk!
Sekarang, ucapkan mantranya bersamaku, sehingga aliran energi akan merasuk dalam darahnya.
Kita harus perintahkan serangga beracun dalam tubuhnya untuk mengendalikan Mu Yeon.
Ini pasti tanda pengenal yang kuberikan padanya.
Hye Ryeong, kau di sini?
Apa yang kau lakukan disini?
Memangnnya apa lagi?
Aku datang karena kagum pada jubah resmi orabeoni.
Aigoo, kenapa kau cari jubah resminya malam-malam begini?
Karena orabeoni adalah cendekiawan peringkat atas.
Andai ayah tahu, beliau pasti sangat bahagia.
Hei, Hye Ryeong...
Siapa dia? Dari mana dia datang?
Sudah jangan penasaran.
Berikan ini pada Myeong Gi dan katakan agar dia segera menyiapkannya. Jangan bilang kalau aku yang menginginkannya.
Apa ini?
Obat. Cepat pergi.
Tumben dia masih buka jam segini.
Meski kau harus mendobrak pintunya, kau harus melakukannya untukku
Harusnya kau suruh orang lain saja, kenapa malah aku--
Cepat pergi, tak ada waktu lagi!
Iya, iya. Aku pergi.
Tapi, siapa gadis yang di dalam itu?
Kau tak perlu tahu. Oh ya, jangan biarkan siapa pun mendekati tempat ini.
Kau juga tak boleh masuk.
Kau kan menyuruhku membuat obat? Lalu bagaimana cara memberikannya kepadamu?
Sejam lagi aku akan keluar, jadi kau bisa berikan padaku.
Cepat pergi! Cepat!
Sungguh... cantik... cantik, cantik...
Aneh. Kenapa nadinya begitu cepat?
Tak ada waktu lagi menunggu obatnya. Aku harus menggunakan sihir pembangkit nyawa dulu.
Mu Yeon, bertahanlah.
Mu Yeon, terimalah energi yang kuberikan.
Seperti halnya guru. Aku akan berikan semua yang kumiliki.
Saat kau sadar, mungkin aku telah kehilangan sihir Tao-ku.
Namun, meskipun harus kehilangan nyawaku,
Aku akan menyingkirkan sihirnya. Pasti...
Aku harus membunuhnya... Jeon Woo Chi...
Jalanku hanya satu!
Lepaskan Mu Yeon. Aku bisa menyembuhkannya.
Aku bisa menyingkirkan serangga beracun itu dari tubuhnya.
Jangan sombong. Tak ada yang bisa mematahkan mantra pamanku.
Aku akan menggunakan sihir pembangkit nyawa yang kupelajari dari guru kita.
Berhentilah berpikir hal tak berguna.
Syukurlah. Mu Yeon menerima energiku.
Kenapa begini...
Bukankah ini rumah Kanselir?
Apa ini
Apa Kanselir ada dalam tandu yang kau ikuti, Wakil Inspektur?
Aku tak tahu. Aku mengikuti mereka berputar-putar, lalu kembali.
Begitu pula kami.
Tak ada yang masuk ataupun keluar dari tandu.
Itu artinya Kanselir tahu bahwa dia diikuti sejak awal.
Mungkin begitu.
Apa yang harus kita lakukan sekarang?
Kita harus cari tahu. Kita tak boleh pulang dengan tangan kosong.
Wakil Inspektur!
Berhenti!
Siapa kau?
Aku Wakil Insperktur dari kesatuan pengawal istana.
Aku harus periksa tandunya.
Kau bilang apa? Kau tak tahu rumah siapa ini?
Seorang Wakil Inspektur ingin--
Ada apa ribut-ribut?
Kanselir.
Ada apa?
Kenapa seorang Pengawal Istana datang kerumahku?
Mohon maafkan saya.
Sebuah tandu mencurigakan memasuki rumah anda selarut ini, jadi...
Seorang Wakil Inspektur dari Pengawal Istana harusnya melindungi istana.
Kenapa kau malah mengawasi tandu yang keluar masuk rumahku?
Atau, kau sedang mengawasiku?
Mana mungkin saya berani... Baru saja ada pembunuhan ketika saya berpatroli.
Lantas ada sebuah tandu yang lewat tengah malam begini,
jadi saya mengikutinya.
Aku sungguh bangga masih ada pengawal yang berdedikasih sepertimu,
tapi tolong, urus saja urusanmu sendiri.
Seorang Pengawal Istana tak becus mengerjakan tugasnya, lantas ikut campur urusan orang lain.
Bukankah itu penyebab insiden di Perpustakaan Istana?
Tutup pintunya.
Baik.
Bagaimana? Apa Kanselir bertemu Ma Suk?
Aku tak tahu. Kedua tandu itu hanya pengalih perhatian.
Apa?
Kita sengaja digiring untuk berputar-putar.
Karena kita tidak menemukan apapun, apa yang harus kita lakukan sekarang? Mohon maafkan kami.
Tidak, itu membuktikan kalau Kanselir menemui Ma Suk.
Kirim seseorang untuk mengawasi Kanselir dan kaki tangannya.
Ke mana Kanselir pergi dan siapa yang ditemuinya, semua harus diselidiki.
- Baik. - Baik.
Tabib! Buka pintunya!
Tabib! Tabib!
Aigoo, ya ampun...
Ini...
Aigoo!
Bikin kaget saja!
Siapa kau?
Lalu, kau siapa?
Siapa kau? Tiba-tiba menggedor pintu rumah orang.
Aku bukan pencuri.
Tapi, kau siapa? Aku tak pernah melihatmu?
Membangunkan orang, menggedor pintu dan kau masih tanya siapa aku?
Kau yang menggedor pintu untuk mencari yang bekerja di sini?
Myeong Gi. Pemilik toko obat ini. Di mana dia?
Dia sudah tidur. Kembalilah besok.
Tunggu, tunggu.
Cepat bangunkan dia. Katakan Cheol Gyeon mencarinya, cepat.
Dia tak akan bangun.
Apa maksudmu tak akan bangun?
Ini darurat.
Siapa? Dia sakit?
Iya, pasien gawat darurat. Sangat gawat.
Bau araknya. Aigoo, yang benar saja...
Kenapa kau minum banyak? Aigoo, dasar...
Myeong Gi, bangun. Myeong Gi, bangun!
Buka matamu. Buka, buka lebar-lebar.
Nona... kemarilah.
Halus sekali...
Kenapa kau bangunkan aku?
kenapa kau memelukku?
Kita berdua sama-sama laki-laki.
Siapa yang main peluk duluan?
Apa? Ada apa?
Kepalaku sakit...
Ini.
Apa ini?
Ambil obatnya sesuai resep. Cepat.
Dasar Kunyuk!
Kau pakai obat ini untuk apa?
Siapa yang kau bius?
Bius apa maksudmu?
Apa yang kau katakan?
Obat ini ada didaftar yang digunakan untuk membius orang.
Benarkah?
Sudah kuduga.
Apa maksudmu "sudah kuduga"?
Katakan sejujurnya.
Jangan-jangan kau akan berikan pada gadis itu dan membiusnya?
Kau akan membuat penenang, kan?
Laki-laki bejat! Kau benar-benar bejat.
Tidak...
Bukan untukku.
Apa? Wartawan Lee?
Kenapa Wartawan Lee butuh oabt ini?
Aku tak yakin. Wartawan Lee membawa pulang seorang gadis muda.
Lalu dia buru-buru mengejarku keluar.
Dia pasti sudah terbakar gairah.
Benarkah?
Beneran!
Kenapa aku harus bohong padamu?
Dia mengusirku dari kamar lantas mengunci pintu.
Dia juga bilang tak ada yang boleh mendekat.
Bersama seorang gadis dan mengunci pintu.
Apalagi yang bisa mereka lakukan.
Sepertinya benar-benar gawat.
Apa?
Kurasa Wartawan Lee tidak akan seperti itu.
Aku tak tahu hal yang lain, tapi aku tak pernah lihat dia mendekati seorang gadis.
Aku hanya lihat sekilas,
tapi gadis itu... benar-benar cantik.
Sekalipun Wartawan Lee orang yang sopan,
No comments yet. Be the first to leave one.