Mistari 200 ya kwanza.
FILM BURAM VERSUS FILM JERNIH
Kenapa pilih film buram daripada yang jernih?
LEVEL INTERNASIONAL LEVEL MUTU RENDAH
TERINSPIRASI DARI KISAH NYATA
FIKSI INI DIPRODUKSI UNTUK HIBURAN
UNTUK MENYOROTI PERUNDUNGAN DARING
Hari gajian.
- Kini aku kaya. Aku ingin semuanya. - Gaji.
Gajiku.
Hari gajian.
Hari gajian.
Hari gajian!
Hari gajian!
Mimpi buruk lagi?
Mimpi buruk apa?
Tidak.
Setiap kali gajian, kau mulai bermimpi.
Bukankah kini aku sudah mengenalmu?
Ucapan Spider-Man tepat.
Makin besar visimu, makin besar tanggung jawabnya.
Kau adalah bos karena visimu lebih besar daripada orang lain.
Ketika visimu makin besar, kesepian tak terhindarkan.
Ibu, Ayah.
Berilah aku kekayaan dan kemakmuran.
Semoga bisnis kopitiam kami berkembang pesat.
Beri juga empat angka keberuntungan. Berkatilah aku.
Oke?
AH AI
NASI AYAM DUA BERSAUDARI
KOPITIAM JUI HOU
Kau berpakaian seperti itu lagi.
Apa masalahnya?
Tak bisakah kau berpakaian lebih sopan? Kau genit, memang umurmu berapa?
Memangnya kau itu influenser?
Ada apa? Takut aku direbut orang?
Jaga drama keluarga tetap di dalam keluarga.
Ini telur Paman Tan.
Ah Ai belum makan! Buatkan satu lagi.
Dia bukan pacarku. Kenapa harus aku?
- Jangan begini, Ah Hee. - Ini tidak benar.
Bos.
Kenapa kalian menyentuh telurku?
Ini bukan telurmu. Ini telur Paman Tan.
Paman Tan, ini telurmu.
Ah Long.
- Kenapa telurnya hanya satu? - Yang satu pecah.
Nanti aku beri, sebentar lagi.
Kau tahu betapa pentingnya telur ini bagi Paman Tan?
Kau memecahkan telur Paman Tan.
Bagaimana dia akan memberi tahu Bibi Tan bahwa seseorang memecahkan telurnya?
Apa hubungannya Bibi Tan dengan ini?
Paman Tan kurang satu telur dan dia belum kenyang.
Ini tentu menyangkut Bibi Tan.
Aku akan memberinya telur lain nanti.
Kau hanya cari alasan untuk mengurangi uang.
KWETIAU GORENG, BESAR: RM9, KECIL: RM8
Tak ada uang pecahan besar?
Kiosnya baru buka. Mana mungkin ada?
Tahun berapa sekarang?
Kenapa kau masih menerima uang tunai?
Hei! Mereka sedang tidur. Kenapa kau membangunkan mereka?
Paman Yuan.
Urus kiosmu daripada bantu mengemas nasi ayam.
Pelangganmu menunggu.
Ini, dan ini termasuk kedua saudari itu.
Paman Yuan. Jujurlah.
Apa kau mengejar gadis-gadis belia?
Astaga. Omong kosong macam apa itu?
Kau menakutiku. Tadinya kukira kau masih jantan.
Tentu saja!
Bos.
Bisakah kau turunkan sedikit harga sewanya?
Bisnis belakangan ini agak lesu.
Sewa tiga hari.
Hei, Bos.
Dengan kurs hari ini, aku hanya bisa bayar sewa tiga setengah hari.
Meja nomor delapan.
Untuk dua orang.
Satu kopi hitam.
Satu teh dengan susu evaporasi.
Satu es teh.
KOPITIAM JUI HOU
- Segera! - Awas panas!
BERI TAHU JIKA TAK MAU JEROAN
NASI KALDU
KWETIAU GORENG
Ayo coba!
Mi babi yang lezat dan harum. Ini dia!
Ah Ai!
KOPITIAM JUI HOU
Ah Hee!
Menteganya jangan terlalu besar.
Kita harus memikirkan kesehatan pelanggan.
RM15.80
KONFIRMASI
SETIAP TANGGAL 3 SETIAP BULAN
Tampan, ini kopimu.
Bos, aku tidak memesan kopi.
Ya ampun.
Mereka pasti salah.
Bagaimana jika kau minum saja?
Jika kau tidak memesan minuman, ada denda RM2.
KOPITIAM JUI HOU
Hari gajian.
Ah Long, kau sudah mandi hari ini?
- Sudah. - Lalu kenapa kau bau?
Apa kau tak pakai sabun?
Banyak pelanggan hari ini. Aku banyak berkeringat.
Belilah sabun.
Telur Paman Tan.
Ah Ai, rambutmu terlalu panjang.
Potong rambutmu.
Baik, Bos.
543.
Kenapa kau terlambat selama delapan hari bulan lalu?
Aku tidak bisa bangun, Bos.
Kau mau aku dan Nyonya tidur di sebelahmu dan membangunkanmu?
Tidak perlu.
Untung ada mesin presensi,
kalau tidak, aku rugi.
Lain kali jika kau telat semenit saja, aku potong RM10.
Tak perlu dihitung. Kurangi saja RM100.
Allan.
Bos, aku baik-baik saja, 'kan?
Ada banyak masalah dan kau salah satunya.
- Ada pertanyaan lagi? - Tidak.
Ah Di.
Kau memecahkan berapa piring bulan ini?
Lima, Bos.
Kau jujur.
Lima piring, RM20.
Malang sekali punya bos seperti ini.
Jangan bicara bahasa Burma.
Orang Tionghoa Burma tak bisa bahasa Mandarin?
BUKA
Menabung sangat penting.
Karyawan hanya bertanya, "Kenapa tidak ada bonus akhir tahun?
Kenapa gaji kami tidak naik?" Apa yang dilakukan bos dengan uang itu?
Kita menginvestasikannya kembali ke perusahaan.
Kenapa kau mendesah? Apa kita merugi bulan ini?
Dengan aku di sini, mana mungkin kita rugi?
Aku hanya berpikirโฆ
Bagaimana kita bisa dapat banyak uang?
Ayolah. Berhenti menonton terlalu banyak video pembicara itu.
Aku merebus sup ini berjam-jam. Minumlah selagi panas.
Ini pahit sekali. Apa ini?
Obat kuat.
Sayang, bukankah kita sepakat sebulan sekali?
Sebulan sekali? Aku sudah mau karatan!
Aku mau punya bayi tahun depan.
Tahun depan?
April, Mei, Juni, Juli, Agustus, September, Oktober, November, Desember,
Januari, Februari. Astaga! Aquarius.
- Tidak cocok untukku. - Asalkan bukan Virgo.
Jika tak segera punya bayi, aku takkan produktif lagi.
Menopause sebentar lagi.
Sayang.
Kenapa kau tidak mengadopsiku saja? Aku akan memanggilmuโฆ
Ibuโฆ
- Jaga aku baik-baik. - Baiklah, Anak Pintar.
Ini, minum lagi. Telanlah.
Kau anak pintar.
Minumlah. Habiskan.
Bagaimana kalau seragam pelayan?
Yang kau bilang bagus waktu itu.
Tunggu.
Kau sudah membelinya?
Jangan diunggah ke internet, ya?
Bos.
Ekonomi sedang buruk sekali.
Jangan menaikkan harga.
Harga bensin naik.
Wajar jika harga kami naik.
Apa sapimu minum bensin? Apa kaitan bensin dengan susu?
Ada kaitannya.
Van yang mengantarkan susu dari pabrik butuh bahan bakar.
Itu juga biaya. Benar, 'kan?
Tidak.
Siapa bilang harus pakai van? Apa tak bisa diantar dengan sepeda?
Sepeda tak perlu bahan bakar.
Bos, bahkan sepeda pun punya biaya. Kau masih mau susu ini atau tidak?
Beri aku tiga kardus. Aku bayar akhir bulan.
Baiklah.
Wanita cantik.
SUSU KAMBING ORGANIK SABAH MEEEEEEHHH
Cepat!
Apa yang kau lakukan?
Sudah kubilang, tapi kau tak mau dengar. Bajumu tetap begitu.
- Banyak anak yang menonton film kita. - Film apa?
Yuriko.
Tidak sadarkah kau kalau suamimu cemburu?
Paman Lim. Dia cemburu?
Tidak mungkin.
Paman Lim.
Kami pasangan tua. Kenapa aku harus cemburu?
Kau belum pesan apa pun?
Sudah.
Bagaimana? Apakah kopinya enak?
Masih nomor satu.
Jika tidak enak, aku akan naikkan sewamu.
No comments yet. Be the first to leave one.