Mistari 200 ya kwanza.
-= Episode 35 =- Kejadian ini...
akan kugunakan sebagai kesempatan untuk menciptakan Pyeonsoo-hwe yang baru.
Kita butuh daftar mereka yang harus mati.
Siapapun yang melawan Pyeonsoo-hwe akan dilenyapkan.
Dengan begitu...
dunia baru...
dunia Pyeonsoo-hwe akan dimulai.
Kalau segala sesuatunya tak berhasil, orang yang di daftar itu...
adalah kau, Dae Mok.
Seja asli masih hidup.
Kalau dia mau merebut kembali tahtanya apa yang akan kaulakukan?
Aku sudah mempersiapkan segala sesuatunya.
Seja asli...
tak akan pernah bisa kembali jadi raja.
Aku akan selalu jadi orang Anda.
Apapun yang terjadi, Anda akan percaya, kan?
Jeoha, saya tidak mengatakan akan jadi Jungjeon ataupun wanita Anda.
Jeoha silakan menikah dengan wanita manapun yang Anda cintai.
Saya akan jadi Dae Mok berikutnya dan memberikan Pyeonsoo-hwe pada Anda.
Hwa Goon Haeksu-nim.
Aku banyak hutang budi padamu.
Akan kubayar.
Anda masih hidup. Terima kasih.
Nama saya Hwa Goon.
Jangan terluka karena aku.
Kumohon bahagialah.
D
Da
Dam
Damn
Damn!
Damn! S
Damn! Su
Damn! Sup
Damn! Super
Damn! Super
Damn! Super S
Damn! Super Su
Damn! Super Sub
Damn! Super Sub
Damn! Super Sub I
Damn! Super Sub In
Damn! Super Sub Ind
Damn! Super Sub Indo
Damn! Super Sub Indon
Damn! Super Sub Indone
Damn! Super Sub Indones
Damn! Super Sub Indonesi
Damn! Super Sub Indonesia
A
Ai
Ain
Ain'
Ain't
Ain't
Ain't N
Ain't No
Ain't Nob
Ain't Nobo
Ain't Nobod
Ain't Nobody
Ain't Nobody
Ain't Nobody L
Ain't Nobody L-
Ain't Nobody L-s
Ain't Nobody L-se
Ain't Nobody L-se
Ain't Nobody L-se B
Ain't Nobody L-se Bu
Ain't Nobody L-se But
Ain't Nobody L-se But
Ain't Nobody L-se But Ifabee
Eoreusin.
Eoreusin, Seja Jeoha harus tahu cara membuat penawarnya.
Kenapa kau tanya padaku?
Sudah kukatakan lupakan semuanya dan pergilah.
Kenapa kau bersama Seja?
Hwa Goon Agassi...
Itu keinginan terakhirnya.
Keinginan terakhirnya?
Hingga akhir dia gadis yang tak patuh.
Mama, Anda tak boleh...
Ada apa ini?
Apa yang kaulakukan? Aku jadi Jungjeon?
Aku sudah bilang tak akan membuat Agassi jadi Hugung.
Bukan begitu?
Aku mengembalikan statusnya Gyu Ho Eoreusin.
Kenapa kau mengungkit hal itu?
Sudah mengembalikan status Abeojiku kuucapkan terima kasih.
Tapi, Jungjeon.
Aku tak bisa jadi Jungjeon.
Agassi bukan tak bisa jadi Jungjeon.
Agassi tidak ingin menikah denganku.
Kalau Seja yang sesungguhnya yang tanya, sungguh Agassi tak ingin jadi Jungjeon?
Kau...
Kenapa kau seperti ini?
Benar kau Lee Seon yang kukenal?
Lee Seon yang Agassi kenal seperti apa?
Anak miskin yang rela dipukuli seolah dia binatang.
Dia akan melakukan tugas dari bangsawan seperti Agassi
meskipun tulangnya berasa rontok semua.
Tidak peduli seberapa laparnya dia
dia hanyalah anak rendahan yang hanya makan makanan yang dilemparkan majikannya!
Lee Seon.
Pada Lee Seon yang itu...
Agassi...
menurut Anda orang macam apa Anda?
Orang yang di hadapanku sekarang...
menurutmu seperti apa dia?
Kau malah bergabung dengan musuh Abeojimu.
Kau menyiksa rakyat kerajaan ini.
Kau menipu temanmu dan mengkhianatinya.
Kau palsu!
Lantas?
Apa yang telah dilakukan yang asli untuk Anda?
Yang asli menyebabkan Gyu Ho Eoreusin mati.
Tapi, aku yang mengembalikan statusnya.
Yang asli...
tak melakukan apa-apa kecuali membuat Anda menderita.
Bagaimana mungkin Anda tak bisa melupakannya?
Lee Seon.
Aku bisa melakukan apapun untuk Agassi.
Jadi, tetaplah di sisiku.
Untuk memiliki Agassi aku tak tahu apa yang akan kulakukan.
Jadi, jangan pergi dari sisiku.
Lee Seon.
Apa yang kaupikirkan dengan memilih Ga Eun Agassi jadi Jungjeon?
Kenapa Eomeoni juga jadi seperti ini?
Aku khawatir sekali.
Eomeoni, lihatlah.
Aku raja Joseon.
Aku bahkan mengembalikan statusnya Gyu Ho Eoreusin setelah kematian beliau yang tak adil.
Iya, Ibu tahu. Tapi Ga Eun Agassi...
Secepatnya, pernikahan akan dilangsungkan.
- Lee Seon! - Kenapa? Kenapa? Kenapa aku tak bisa?
Ulat harus hidup dengan memakan duri-durinya cemara.
Pura-pura jadi raja apa belum cukup?
Kau sudah serakah dan menginginkan Ga Eun Agassi?
- Kau sungguh... - Kenapa aku tak boleh serakah?
Eomeoni takut karena Seja asli masih hidup?
Lee Seon, tak bisakah kau kembali dengan Eomma?
Eomma-mu tak butuh apa-apa. Eomma mohon, Lee Seon.
Kenapa?
Kenapa Eomma dan Agassi yang paling ingin kuharapkan menghargaiku?
Tapi kalian berdua malah menolak menghargaiku, kenapa?
Tetap saja, tidak masalah.
Aku akan lakukan sesuai kemauanku.
Jungjeon? Ga Eun?
Iya, mereka akan segera mengadakan upacara pernikahannya dan Agassi jadi Jungjeon.
Tak semestinya kubiarkan Ga Eun ke istana.
Aku sudah tahu mengenai perasaan Lee Seon pada Ga Eun.
11 hari.
Kita hanya tinggal menunggu 11 hari lagi.
Butuh waktu lebih dari 11 hari untuk mempersiapkan perayaan.
Iya, Paduka harus kembali sebelum acara tersebut.
Jeoha.
Ada orang yang mungkin bisa membantu Anda. Anda mau bertemu dia?
Ga Eun Agassi mencari sesuatu di Onsil, menurutmu apa itu?
Pasti sesuatu yang membantu Jeoha merebut kembali tahtanya.
Merebut kembali tahtanya?
Abeoji, aku harus bicara denganmu.
Pasti ada sesuatu yang disembunyikan di dalam pot tersebut.
Tidak ada di sini.
Sudah kugali semuanya.
Apa mungkin ada yang mengambilnya?
Tidak, tidak...
Ada di Donggung-jeon Onsil.
Pot itu disembunyikan.
Youngbin Jaga bilang pot itu disembunyikan.
Apa mungkin tidak di dalam tanah?
Kalau disembunyikan...
Apa yang Anda lakukan di sini?
Tengah malam begini. Kenapa Anda berpakaian seperti itu?
Lee Seon.
Kurasa ada yang aneh.
Anda sudah lihat Seja Jeoha.
Jadi kenapa repot kembali ke istana?
Apa yang tengah Anda cari?
Kau tahu Seja Jeoha masih hidup?
Anda berharap aku tak tahu?
Lee Seon.
Belum terlambat.
Kembalikan tahtanya pada Jeoha sekarang.
Kalau aku bersedia...
apa Anda akan jadi milikku, Agassi?
Selama Agassi bersamaku...
Tidak masalah aku hidup sebagai pengantar air.
Anda bersedia?
Mungkin harapanku kecil.
Agassi, sekali saja
mungkin mau melihatku.
Sekali saja, kuharap Agassi melihatku sebagai seorang pria.
- Lee Seon. - Segera...
aku akan jadi raja sebenarnya.
Apa maksudmu?
Seperti yang kukatakan. Aku akan jadi raja sebenarnya.
Dan Anda, Agassi...
Anda akan jadi Jungjeon.
Orang yang kucintai bukan kau.
Tidak masalah.
No comments yet. Be the first to leave one.