Mistari 200 ya kwanza.
Diterjemahkan oleh: Bajingan, Toa Pek Yuna
Jalan!
Sialan!
Mana Kenny?
Dave, mana saudaramu?
Dave!
Tak ada yang bisa kulakukan.
Tuan De Swaef, tidak hanya anda
menolak untuk bekerja sama dengan penyelidikan itu,
anda juga telah terus menerus menghalangi penyelidikannya.
Meskipun dengan keyakinan sebelumnya dan kesempatan untuk mendapat bantuan profesional
dengan masalah narkoba anda, anda terus saja mengulanginya.
Kami memperhatikan masa kecil anda yang susah
tapi hal itu tidak bisa mentolerir kekerasan berlebihan
dan brutal dari perbuatan yang anda lakukan.
Oleh karena itu kami menjatuhkan hukuman maksimal 7 tahun penjara kepada anda.
Ini akan baik baik saja.
Stef.
Semoga berhasil.
Kau tidur di atas.
The Ardennes
Mereka sudah membayar untuk bagian itu, jadi sebagai imbalannya,
Aku harus memangkas pagar tanaman.
Itu pohon bambu,
jadi kau harus memangkasnya dengan mesin potong.
Aku tak pernah menggunakan mesin itu sebelumnya.
Aku sudah berjanji pada ayah, jadi aku melakukannya.
Aku tak bisa hanya berkata "tidak"
Sesuatu yang masih harus kupelajari, belajar berkata "tidak".
Ketika aku sedang memotong
serpihan masuk ke telingaku.
Menusuk gendang telingaku.
Aku tak bisa berenang selama satu bulan.
Jadi...
Menyelam di Bali...
Seluruh perjalananku jadi kacau.
Aku harus hidup dengan hal itu.
Terima kasih telah mendengarkan. Terima kasih untuk pertemuan ini.
Terimakasih, Cindy.
Itu akhir dari pertemuan ini, tetapi...
Aku pikir kita memiliki sesuatu untuk dirayakan hari ini.
Sylvie, jangan sembunyi.
Kau harus mengatakan sesuatu.
Aku Sylvie, aku seorang pecandu. - Halo, Sylvie.
Hari ini aku telah bersih selama dua tahun.
Aku harap aku bisa bertahan terus. Aku telah berjuang keras untuk mencapai ini.
Hari dan setiap hari, sampai sekarang.
Kau tahu, ibuku..
dia selalu bilang bahwa dalam hidup
kau bisa jadi apapun yang kau inginkan jika kau menginginkannya cukup keras.
Omong kosong belaka.
Itu omong kosong dan dia tahu itu.
Dia selalu duduk di belakang mesin kas supermarket
well, berdiri.
Aku selalu ingin jadi seperti Madonna.
Masih.
Kau tidak selalu bisa memilih.
Cuaca akan seperti apa, kau jatuh hati pada pria seperti apa...
tertabrak mobil dan berakhir di kursi roda.
kau tak mungkin memilih hal hal seperti itu.
Kau bisa berbaring di ranjang sepanjang hari, menangis.
Atau kau bisa coba pergi dari semua itu, suatu hari di suatu waktu.
Itulah yang aku lakukan, karena aku memilih untuk melakukannya.
Kalian semua juga.
Aku tidak memerlukan narkoba lagi.
Aku tak bisa melakukan ini tanpa kalian.
Aku ingin berterimakasih pada kalian semua.
Nah...
Aku berharap kalian baik sepanjang hari.
Terima kasih, Sylvie. - Terima kasih.
Telepon untukmu.
Dari ibumu.
Ibumu, di telepon.
Ma, aku sedang bekerja.
Jangan halangi pandanganku.
Kapan?
Oke.
Aku akan hubungi kau nanti, jangan khawatir.
Yeah, oke.
Bye
Bisa aku melihatnya? Bagus.
Bagus, kan? Apa kabarmu, sayang?
Kau? Baik.
hai, Daisy.
Nyalakan pemanasnya. Tunggu sebentar.
Kau tidak nakal kan?
Sayangnya...
Apa itu? Itu hanya...
Aku kelihatan konyol bersama anjing seperti itu.
Kau harus bawa pit bull, ya?
Bukan chihuahua, jelasnya. Dengar itu?
Dave mengatakan hal hal kejam.
Ada yang salah?
Hal itu telah disetujui.
Benarkah?
Itu kabar yang bagus.
Kapan?
Dia akan keluar hari Sabtu, jam 9 am.
Akan baik baik saja.
De Swaef, cepatlah sedikit.
Beberapa menit tak akan ada bedanya.
Kau baik?
Oke? Ya.
Sebentar!
Disinilah dia, bunga dari hutan.
Apa ini?
Bukan seperti itu. Hai, Ma.
Aku sudah punya pohon, Kenny. Tapi dari plastik.
Apa Patrick mengantarkan ketelnya? Pagi ini.
Dorong, Dave. Lepas sepatu.
Pohon plastik itu sudah cukup bagus. Dave, lepaskan sepatumu!
Pohon plastik hanya untuk Natal plastik, Ma.
Dan siapa yang akan membersihkan jarum jarum itu?
Bukan aku.
Aku akan melakukannya. Ma, kau masih punya Cha-Cha?
Bounty Bar, di dapur.
Ini dia, Ma.
Apakah kau tahu sapu itu seperti apa? Bayangkan ini dihiasi dengan pernak pernik.
Ma...
Apa Kenny tidak mendapat ciuman?
Nak
Kemarilah.
Dia cemburu.
Kita bertiga bersatu lagi. Oke, oke.
Kopi?
Tidakkah kau berharap jadi anak kecil lagi?
Bermain sepakbola di alun alun
lalu pulang ke rumah
dengan sepatu kotor untuk makan kue.
Jangan khawatir.
Dan akhir pekan di Ardennes, masa masa menyenangkan!
Ardennes tempat menyenangkan.
Kapan kapan kita bertiga harus pergi ke sana lagi.
Kalian begitu baik di sana.
Apakah itu pegunungannya, udara segarnya?
Udara segar baik untukmu
Udaranya kotor di sini. Aku sudah sering bilang.
Perbukitan.
Yang ada di Ardennes itu perbukitan, bukan pegunungan.
Berapa umurmu saat itu? Dua belas.
Ini, ambil satu.
Di mana semua foto diriku? Apa?
Bagaimana bisa fotoku hanya sedikit?
Mungkin kau tidak fotogenik?
Ayo, kita pergi.
Aku hanya akan menaruh barangku di lantai atas.
Tunggu, duduklah.
Aku tak mau menjalani hidup seperti dulu lagi. Ini akan baik baik saja, Ma.
Aku tak sanggup menahannya lagi.
Aku sudah mencoba segalanya.
tapi entah mengapa, selalu ada yang salah dengan kalian berdua.
Atau memang seharusnya begitu.
Itu terserah padamu sekarang.
Jangan khawatir, aku akan mengurus Kenny.
Janji?
Janji?
Aku berjanji.
Sekelompok pecundang sialan!
Tak bisa dipercaya. Masih 0-0.
Mereka sudah dibayar mahal.
Berapa banyak yang kau dapat kalau menang?
Berapa banyak yang kau dapat untuk menang? 600, kalau mereka mencetak satu gol.
Apa dia seorang teman? - Dia saudaraku.
Jauhkan dia dari TV. Dia membawa nasib buruk, aku bisa merasakannya.
Dan dia bau keringat, aku bisa menciumnya dari sini.
Apa dia pernah mandi?
Ini tempat pencucian mobil.
Kita harus memancarkan kebersihan.
Perhatikan operanmu, sialan!
Aku ingin membantumu, tapi sekarang lagi masa sulit.
Dalam 3 bulan, aku akan memecat orang orang asing itu - 3 bulan!
Ini bukan pelayanan Sosial.
Nico, aku ingin membantu, tapi seperti kubilang, ini masa sulit.
Ayo, kita pergi.
Penalti!
Ini hal yang pasti, ini akan bagus.
Jangan mengacaukannya.
Robert, jika dia mencetak gol, aku akan menggandakan 600 mu.
Aku akan pergi ke bank sekarang. - Nak, itu tidak setimpal.
Dan jika dia tidak mencetak gol?
Kau pekerjakan Kenny.
Oke, setuju.
1200, hah?
Siapa yang mengambil penaltinya? - Simons.
Ayolah, Simons, fokus.
Jangan ke tengah, tendanglah ke pojok.
Sialan! Simons, pecundang sialan!
Apa yang dia pikirkan? Sudah kubilang jangan ke tengah!
Tendangan menyedihkan.
Bagaimana kau bisa tahu? Dia tak pernah meleset sekalipun musim ini.
Tidak ketika krisis. Dalam tekanan, dia selalu meleset.
Bagaimana kau tahu? - Aku bermain melawannya semasa kecil.
Di mana? - Klub Antwerp.
Mulai sekarang, kau yang mengisi slip taruhanku.
Hari Senin?
Terserah.
Berterimakasihlah pada saudaramu, Nico. Kau boleh kirim kartu ke Simons juga.
Kenny. - Apa?
Namaku Kenny.
Jangan macam macam, oke?
No comments yet. Be the first to leave one.