Goodnight Mommy

Goodnight Mommy

Pakua Manukuu ya Indonesian

Maelezo ya toleo

Goodnight-Mommy-2022-AMAZON--2160p-1080p-720p-480p-HDRip-WEBRip-WEB-DL
Maoni na SilverStark
[𝙤𝙛𝙛𝙞𝙘𝙞𝙖𝙡 𝙨𝙪𝙗𝙩𝙞𝙩𝙡𝙚𝙨, 𝙒𝙤𝙧𝙠𝙨 𝙬𝙞𝙩𝙝 𝙖𝙡𝙡 𝙃𝘿𝙍𝙞𝙥/𝙒𝙀𝘽𝙍𝙞𝙥/𝙒𝙀𝘽-𝘿𝙇 𝙫𝙚𝙧𝙨𝙞𝙤𝙣𝙨 ♥️ 𝘿𝙪𝙧𝙖𝙩𝙞𝙤𝙣: 01:32:09] 𝙀𝙣𝙟𝙤𝙮

Lebo

Web-DL
web-dl
hdrip
webrip
web
HDRip
WEB-DL
720p
720
BRip
1080
480p
480
HD
Yamechapishwa tarehe: 2022-09-16
Upakuaji: 67
Wenye Ulemavu wa Kusikia: No

Hakikisho la manukuu ya Indonesian

Mistari 200 ya kwanza.

Astaga.

Kau pasti sangat lelah.

Baiklah.

Ibu nyanyikan lagu.

Apa? Tidak, jika Ayah merekam... Ayah, jangan.

- Tak kurekam. Tak ada ponsel. - Aku berantakan.

- Lihat aku. - Tak kurekam.

- Baiklah. - Ini mati.

Kau adalah matahariku

Satu-satunya sinar matahariku

Kau membuatku senang

Saat langit kelabu

Kau tak akan pernah tahu, Sayang

Betapa aku sayang

Tolong jangan ambil sinar matahariku

Malam itu, Sayang

Saat aku berbaring tidur

Aku bermimpi memelukmu...

KAMI RINDU IBU! SAYANG - ELIAS - LUKAS

IBU SELAMAT MALAM

Ayah bisa menyapa kalau mau.

Ya, entahlah, tapi Ibu tak mau bertemu Ayah sekarang.

Tapi dia menelepon akan menunggu dan menyambutmu.

Jadi, masuklah.

Ayo.

Jangan nakal, ya?

Ibu?

Ibu?

Ibu?

Di luar?

Elias!

Ayo.

- Ibu? - Ibu?

Kau lebih cepat.

Ibu masih bersiap-siap.

Ibu tahu, ini aneh. Ibu ingin...

Ibu sudah coba menelepon untuk menjelaskan, tapi...

Tak apa. Kau sudah di sini.

Lihat dirimu.

Sudah besar, Ibu kalah besar.

Percayalah, Ibu...

tak mau kau melihat Ibu begini,

tapi tak ada yang perlu ditakuti.

Ini masih Ibu.

Ibu hanya menjalani...

Sedikit prosedur.

- Operasi. - Ibu sakit?

Tidak, Ibu tidak sakit.

Sungguh. Semuanya baik.

Hanya saja...

Entahlah, Ibu butuh...

perubahan, awal yang baru.

Seperti mobil tua perlu diperbaiki?

Orang juga bisa seperti itu.

Terkadang hanya butuh sedikit penyetelan.

Ayah tak mengatakan apa-apa.

Ibu harap ini bisa menjadi rahasia kecil kita.

Bagaimana?

Di mana penyuara jemalaku?

Ada apa di bawah sini?

Menurutmu seperti apa wajah Ibu?

Ingat saat kita melihat rakun terlindas dan ada darah...

Hentikan!

Di jalan...

- Hentikan. Jijik! - Mungkin seperti itu.

Hentikan, itu Ibu!

Hentikan!

Apa ada masalah?

- Tidak. - Tidak, Bu.

Baiklah, bagus.

Hanya ingin semuanya sempurna.

Ibu punya sesuatu untukmu,

tapi kau sudah sampai, Ibu belum membungkusnya.

Apa isinya?

F-18 Super Hornet.

Jadi, kau suka?

Sangat. Terima kasih, Bu.

Ya.

Bagus.

Ibu minta tolong dengan sedikit aturan rumah.

Hanya selama Ibu pemulihan.

Aturan?

Seperti apa?

Hal-hal yang mudah.

Tak berlari atau berteriak di dalam rumah

dan tak ada tamu atau teman, hanya sementara,

hanya agar damai dan tenang.

Juga, matahari,

itu tak bagus untuk kulit Ibu, jadi, tetap tutup tirainya.

Kantor dan kamar Ibu, tak boleh dimasuki.

Juga lumbung.

- Kalau... - Dan jangan mendebat.

Ya? Yang Ibu katakan, patuhi.

Bisa?

Ya, tentu.

Elias, kau dengar Ibu?

Ya, Bu.

Bagus.

Bagus.

Hei.

Bermainlah di luar. Rapikan barangmu nanti.

- Ibu? - Ya.

Aku membuat ini untuk Ibu.

Terima kasih, Sayang.

KAMI RINDU IBU! SAYANG - ELIAS - LUKAS

Sejak kapan kau punya ponsel?

- Ini ponsel lama Ayah. - Diberikan kepada kami.

Ibu tak mau kau membuang waktu bermain ponsel.

Kita bisa lakukan sesuatu bersama.

Hari ini melelahkan, Elias.

Tapi kami tak lelah.

Ini bahkan belum pukul 20.00.

Tidak, tunggu.

"Kulit kuningnya hampir tak menutupi"

otot dan arteri di bawahnya.

Rambutnya hitam berkilau dan tergerai.

Giginya seputih mutiara.

Tapi ini sangat kontras dengan matanya yang berair,

"kulitnya yang keriput, dan bibirnya yang hitam lurus."

Selamat malam.

Ibu tak menyanyikan lagu itu.

Tidak malam ini, Elias.

Tapi Ibu selalu menyanyikan itu.

Kau terlalu tua untuk lagu.

Tutup matamu, kau akan tertidur.

Apa?

Aku tak mengatakan apa-apa.

Aku bisa mendengarmu berpikir.

Bukan apa-apa.

Tidakkah menurutmu ada yang berbeda?

Dengan Ibu?

Bagaimana jika kita lama tak bertemu

sampai dia tak menyukai kita lagi?

Dia ibu kita.

Dia harus suka. Itu tugasnya.

Kau adalah matahariku

Satu-satunya sinar matahariku

Kau membuatku senang

Saat langit kelabu

Kau tak akan pernah tahu, Sayang

Betapa aku sayang

Tolong jangan ambil sinar matahariku

tiga negara bagian, peringatan badai petir besar

mulai besok malam hingga Jumat pagi.

Petak umpet di hutan? Kau bisa bersembunyi duluan.

Hei, Elias.

Elias.

Apa panggilan kembar yang lebih tampan?

Apa?

Kebanyakan memanggilku Lukas.

Mungkin ditutup musim dingin lalu.

Tapi Ibu bilang jangan.

Elias.

Elias. Apa yang kau lakukan di atas sana?

Kau lakukan apa di sana?

Ibu sudah bilang. Tetap di tempat yang bisa Ibu lihat.

- Itu bukan salahku. - Tak ada yang pernah salahmu, 'kan?

Kami hanya masuk sebentar.

Jangan bicara lagi.

- Sarung tangan bisbol Lukas hilang. - Diam!

Mulai sekarang, tetap di dalam rumah.

Kau tak apa-apa?

Aku tak berniat kita kena masalah.

Kau tak melakukan kesalahan.

Kau tak melakukan kesalahan.

Maaf.

Noda di lumbung itu...

Sepertinya itu darah.

Noda apa?

Yang di dinding.

Mungkin hanya cat atau sesuatu.

Itu masalahnya. Dia tak pernah lepas dari Lukas.

Dia ketahuan ke lumbung hari ini.

Sungguh, dia tahu ada yang tak beres.

Kurasa aku tak tahan lagi di rumah ini.

Aku harus mengakhirinya.

Aku ingin dia pergi.

Berapa lama lagi aku harus terus berpura-pura?

Tunggu.

- Apa yang dia maksud, "berpura-pura"? - Aku tak tahu.

Tapi dia tak suka kita selalu bersama.

Apa?

Selamat pagi.

Ibu mendengar cucian.

Kau mencuci sesuatu?

Halo? Apa yang ada di cucian?

Sepraiku.

Halo?

Sebentar.

Aku tak bisa dengar.

Aku juga tidak.

Katakan sesuatu.

Halo?

Tanpa makanan, tanpa air...

mampukah mereka bertahan hidup?

Taruh di mana?

Yang tak terlihat Ibu.

Obatnya.

"Bisa menyebabkan kantuk."

Kuharap dia minum banyak. Taruh saja di bawah kasur.

More Indonesian subtitles for Goodnight Mommy

Maoni

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left