Mistari 200 ya kwanza.
Hentikan!
Kubilang hentikan.
Jika terjadi apa-apa pada Eun Gee...
Bagaimana jika dia mati?
Hentikan, Kang Ma Roo!
Kau bahkan bukan dokter! Hentikan!
Tekanan darah dan denyut nadinya sudah stabil.
Wajahnya sudah tak pucat lagi.
Kita harus tetap waspada.
Kau harus terus memeriksa tekanan darah dan denyut nadinya.
Tim medis sudah menunggu di bandara, kan?
Ya, mereka menunggu kita.
Dia masih bisa bertahan 10 menit lagi.
Kurasa kerjaku di sini sudah selesai.
Terima kasih.
Diterjemahkan oleh : Sue Valentino & CalVter
Episode 2
Dokter itu melakukan pekerjaan yang baik, bertindak tepat dalam situasi darurat.
Bukankah tadi itu Jae Hee?
Aku ingin tahu bagaimana kejadiannya.
Jadi aku pergi melihat apa yang terjadi.
Aku benar, kan?
Ada rumor kalau Jae Hee menjadi isteri simpanan presiden Grup Tae San.
Hanya kau yang tak mau mempercayainya.
Saat aku memberitahumu, kau bahkan memukulku.
Kau ingat?
Jujur saja, aku tahu pasti terjadi sesuatu.
Saat kau dipenjara enam tahun lalu...
Dia selalu menjengukmu setiap hari.
Lalu menjadi sekali sebulan, dan dua bulan sekali.
Sudah kuduga saat dia berhenti berkunjung dan menghilang.
Kekasihku telah pergi.
Dia yang kucintai telah pergi.
Ngomong-ngomong...
Ada satu hal yang tak kumengerti.
Kenapa kau membunuh pria itu?
Kang Ma Roo yang kukenal ingin menjadi dokter dan menyelamatkan orang-orang.
Yah, terkadang kau memang emosional.
Tapi kau bukan tipe orang yang bisa membunuh.
Kurasa kau punya alasan sendiri.
Pasti ada sesuatu yang membuatmu terpaksa mengatakan kau yang membunuh pria itu.
Menurut Choco...
Kau menemui Jae Hee malam itu.
Kau bilang ada masalah mendesak dengan Jae Hee hingga kau bahkan meninggalkan Choco yang sedang sakit.
Apa yang terjadi pada Jae Hee malam itu?
Apa?
Persoalan mendesak apa yang terjadi pada Jae Hee?
- Apa aku supirmu? - Hei!
Apa aku supirmu? Kenapa kau selalu duduk di belakang?
Itu hanya kebiasaan.
Waktu kecil aku sangat manja.
Aku pindah ke depan.
Bicara baik-baik. Kenapa harus marah-marah?
Hei, Ma Roo!
Kau mau ke mana, Kang Ma Roo?
Hei!
Aku tak bisa menyetir.
Dasar brengsek!
Kang Choco!
Jika kau mau pergi, seharusnya kau memberitahuku.
Kenapa kau masih ngompol? Berapa umurmu?
Itu memalukan bagi seorang gadis?
Boleh aku bersembunyi di sini?
Hei, kau!
Kau melihat seorang gadis berlari ke arah sini?
Tidak.
Sial.
Dia sudah pergi.
Mungkin akan sedikit perih.
Tahan saja.
Aku ingin menjadi dokter jika besar nanti.
Namaku Ma Roo.
Kang Ma Roo.
Aku Jae Hee.
Han Jae Hee.
Aku tahu kau siapa.
Kau gadis tercantik di kompleks kita.
Kang Ma Roo!
Kudengar kau ranking satu lagi.
Bagus untukmu!
Aku mungkin gagal lagi kali ini.
Kenapa ujian reporter lebih sulit daripada ujian hukum?
Aku memang bodoh!
Kau tahu, puteri termuda Grup Oh Sung...
Apa dia masih mengejarmu?
Ya.
Kalau begitu kenapa kau tak mau jadian dengannya?
Jika kau jadian dengannya, akan banyak pintu terbuka untukmu.
Dia jelek, kan?
Dia cantik.
Lalu kenapa kau jual mahal?
Apa karena kau merasa lebih hebat darinya?
Yah, sudah jelas latar belakang keluargamu tidak sehebat keluarganya.
Tapi jika mereka hanya melihatmu, kau punya segalanya.
Kau kuliah di Universitas terbaik di negara ini, dan kau mahasiswa Kedokteran.
Kau salah satu mahasiswa terbaik di kampus.
Kepribadianmu baik dan kau juga tampan.
Suatu hari nanti kau juga akan menjadi dokter yang hebat.
Kau tangkapan besar.
Tangkapan itu...
Apa kau sendiri tak menginginkannya?
Aku pribadi berharap kau mau menangkapnya.
Jika kau tak mau, tak apa.
Aku mau!
Pegang kata-katamu.
Kau tak bisa menariknya kembali.
Jika kau menariknya kembali, Tuhan akan menghukummu.
Sekarang kau milikku.
Mari kita hentikan di sini.
Cukup.
Itu takkan pernah terjadi.
Dia telah berubah pikiran. Kau bisa apa?
Aku bukan orang yang dulu lagi.
Inilah akhirnya.
Disinilah semua berakhir.
Direktur...
Direktur...
Kau datang!
Apa sudah boleh memakan makanan seperti itu?
Bukankah seharusnya anda makan bubur saja?
Dasar sekumpulan orang bodoh!
Kenapa orang-orang ini digaji saat pekerjaan mereka seberantakan ini?
Orang yang memberiku pertolongan darurat di pesawat ...
Kudengar dia bukan dokter.
Kudengar juga begitu.
Berani-beraninya wanita itu mempercayakan hidupku pada seseorang yang bahkan bukan seorang dokter?
Bagaimana dia bisa membuat keputusan seperti itu?
Direktur.
Apa kau tahu aku hampir saja mati karena dokter gadungan itu?
Bagaimanapun juga, anda baik-baik saja sekarang berkat dia.
Kubilang aku hampir saja mati karena dokter gadungan itu.
Ngomong-ngomong...
Kudengar Han Jae Hee dan dokter gadungan itu tampak saling kenal.
Bagaimana menurutmu, Pengacara Park?
Aku tak mengerti apa maksud anda.
Halo, ini aku.
Apa?
Berapa banyak?
Cari tahu...
Siapa yang dia temui dan apa yang dia belanjakan dengan uang itu.
Aku baru saja dengar Han Jae Hee mengambil 10,000,000 Won dari bank.
Dimana dia sekarang?
- Bicara saja padanya. - Kau bilang kau temannya.
- Kau seharusnya tahu di mana temanmu, brengsek! - Kumohon, sayang!
Aku pergi ke toko, tapi kata mereka dia belum masuk.
Di mana sebenarnya dia?
- Kumohon hentikan, sayang. - Dia sudah ke luar negeri.
Keluar negeri bokongku!
Setelah dia menghancurkan rumah tangga seseorang...
Apa dia pikir aku akan membiarkannya?
Sayang, hentikan, kumohon.
- Apa wanita itu sudah menikah? - Apa kau bilang?
Aku takkan mengatakan temanku bukan playboy, tapi...
Walaupun Angelina Jolie muncul di hadapannya, dia takkan mau dengan wanita yang sudah menikah.
Itu peraturan utama yang dipegangnya.
Nyonya, apa kau bilang padanya kau sudah bercerai?
- Apa kau bilang? - Tak mungkin!
Dia punya cara untuk mendeteksi, bagaimanapun mereka mencoba berbohong.
Seberapa jauh hubunganmu dengannya?
Apa kau tidur dengannya?
- Kau brengsek! - Tidak.
Bukan seperti itu.
Bukan seperti itu. Sudah kubilang ini salah paham.
Apa maksudmu bukan seperti itu?
Kau punya fotonya di ponselmu dan memandanginya sepanjang hari.
- Jadi itu masalahnya. - Akan kupukul orang itu!
Aku sudah tahu masalahnya sekarang.
Wanita sepertimu yang mencintainya...
Bisa memenuhi stadion Jang Choong dan berbaris sepanjang jembatan Ban Po.
Kelompok penggemarnya dari SD masih berkumpul hingga sekarang.
Astaga, ternyata begitu.
Hei, dengar!
Bukan salahnya jika dia tampan.
Nyonya, apa dia harus bertanggung jawab atas obsesimu?
- Apa dia mau menemuiku bila aku bercerai? - Apa?
- Hei! - Kalau begitu, mari kita bercerai.
Apa?
Kenapa kau boleh selingkuh sedang aku tidak?
Kenapa kau mencoba menghentikan obsesiku?
Aku akan menceraikanmu dan kemudian bertemu dengannya tanpa merasa bersalah.
Hei!
Apa dia sudah gila?
Sayang, kau satu-satunya bagiku.
Ini semua karena pemanasan global.
Karena cuacanya, semua orang menjadi gila.
Dunia menjadi gila, orang-orangnya juga gila.
Jae Hee...
Apa Ma Roo yang mereka bicarakan?
Apa pekerjaannya sekarang?
Sepertinya baik. Dibandingkan dengan terakhir kali, ini semakin baik.
Jika dia berhati-hati dengan apa yang kita bicarakan, tak ada yang perlu dikhawatirkannya untuk sesaat.
Terima kasih.
Bagus, Choco!
Aku masih sakit.
Aku sama sekali tak merasa baikan.
Dokter itu tahu apa? Akulah orang yang sakit.
- Aku belum sembuh. Aku masih sakit. - Baik.
- Serius... Aku sakit. - Baik.
Aku tak berpura-pura. Aku benar-benar sakit.
Ya, kau tampak sangat sakit.
No comments yet. Be the first to leave one.