முதல் 200 வரிகள்.
KEPULAUAN CANARIA DI ATLANTIK LEPAS PANTAI AFRIKA, 1983
Ya! Kita berhasil!
Kita akhirnya menarik peti harta karun yang tenggelam selama 100 tahun!
Bagus! Hati-hati!
- Pelan-pelan. Tarik... - Aku tahu!
Bukankah ini peti harta karun ini terlalu panjang dan sempit?
Hei! Kau mengangkatnya terlalu tinggi!
Baik! Aku turunkan.
Satu, dua, tiga!
Bagus! Cepat buka!
Tunggu. Ada yang aneh.
Peti ini terkunci dari dalam.
Siapa peduli? Buka paksa!
Tunggu. Ada tulisannya.
D-I-O. DIO. Apa ini nama orang?
Siapa peduli?
Matahari akan segera terbenam!
Saat gelap, kita tak bisa melihat apa pun!
Ya, kau benar.
Baiklah! Aku akan mengambil obor las.
Sebentar lagi, kita akan melihat harta kita!
Suatu hari, sebuah kapal telantar ditemukan.
Kapal itu tak rusak.
Tak ada tanda-tanda penyerangan.
Hanya ditemukan tiga cangkir kopi yang sudah setengah diminum
dan...
di dek ada peti besi yang telah dibuka dengan obor asetilena.
Peti itu kosong.
Terdapat dua kompartemen yang dirancang seolah-olah untuk melindungi sesuatu.
Sebuah pemandangan yang aneh.
Peti itu diduga berisi harta karun,
tapi beberapa bulan kemudian,
peti itu akhirnya dilupakan.
Jotaro Kujo, 17 tahun. Tingginya 195 cm.
Ayahnya orang Jepang. Seorang musikus jazz.
Saat ini ayahnya sedang tur.
JEPANG 1987
Ibunya orang Amerika keturunan Inggris.
Jotaro itu nama putraku.
Tampaknya teman-teman sekolahnya memanggilnya JoJo.
Jo dari Jotaro dan Jo dari Kujo.
Nama yang konyol!
Beri tahu aku...
Berapa banyak orang yang dibunuh Jotaro?
- Aku tak mau tahu! Jangan beri tahu aku! - Permisi...
Tapi siapa yang bilang dia membunuh?
Dia berkelahi.
Bahkan para preman yang dia lawan bersenjatakan nunchaku dan pisau.
Ada empat orang, termasuk mantan petinju.
Keempat orang itu mengalami total 15 tulang patah.
Testis mereka hancur. Maafkan ucapanku.
Mereka dilarikan ke rumah sakit.
Sebagai ibunya, pastikan dia diberi pelajaran!
Baik!
Tapi masalahnya adalah yang terjadi berikutnya...
- Bisa kau salin dan edarkan ini? - Baik.
Putramu agak aneh, 'kan?
Masuklah. Akan kutunjukkan.
Terima kasih.
Bagaimanapun juga, tolong bawa dia pulang.
Apa? Kau membebaskannya sekarang?
Kami tak bisa terus menampungnya.
Baiklah.
Omong-omong, Nyonya, bahasa Jepang-mu fasih sekali.
Sudah berapa lama kau tinggal di Jepang?
Dua puluh tahun.
Pantas saja.
Kerja bagus, Opsir.
Kami sedang sibuk belakangan ini.
Kami bahkan harus membuat daftar tunggu untuk sel.
Putramu ada di depan sana.
Jotaro!
Jotaro, lempar bolanya kepada ibu!
Bagus!
Lakukan yang terbaik di hari olahraga besok.
Baik!
Jotaro!
Ayo rayakan! Kau mau makan apa?
Aku mau makan masakan Ibu.
Jotaro!
Jotaro!
Jotaro!
Jotaro!
Diam!
Dasar wanita menyebalkan!
Baiklah!
Dia benar-benar anak baik!
Dia tak mungkin berbuat sekejam itu.
Hei! Jangan tidur, Kujo!
Kau dibebaskan, bangunlah!
Apa kau tak mengerti artinya "pulang"?
Pulanglah, Bu.
Aku tak akan pergi dari sini untuk sementara.
Aku dirasuki oleh roh jahat.
Entah dia akan membuatku melakukan apa lagi.
Dalam perkelahian itu,
aku berusaha semampuku untuk menghentikannya.
Jadi, aku tak bisa meninggalkan sel ini.
Lihatlah itu, Nyonya.
Inilah yang kumaksud.
Dia dibebaskan, tapi dia mengatakan omong kosong ini dan menolak pergi.
Maaf karena menanyakan ini,
tapi apa putramu waras?
Ini bukan hotel!
Kumohon! Biarkan kami pindah sel!
Dia berkata jujur!
- Benar-benar ada roh jahat! - Kami takut!
- Kami janji akan bersikap baik! - Diam!
Hentikan itu!
Apa itu?
Kau dikurung!
Dari mana kau bisa mendapatkan itu?
Seperti kataku...
Ini ulah roh jahat.
Roh jahat itu membawakanku barang-barang.
Belum!
Dia mendengarkan radio dan membaca Shonen Jump !
Bagaimana mungkin...
Ini masalah! Masalah besar!
Tunggu.
Semua ini mungkin tak cukup untuk mencegah kalian membebaskanku.
Biar kutunjukkan betapa mengerikannya roh jahat...
agar kalian bisa melihat betapa berbahayanya jika aku dibebaskan.
- Pistolku! Bagaimana mungkin? - Ini gawat!
Sekarang kalian melihat roh jahat?
Jika kalian tak melihatnya, maka...
Jotaro!
Ada sesuatu yang terus mengikutiku.
Dan tampaknya dia merasukiku.
Kakeknya, Joseph, memiliki kekuatan aneh,
tapi apa yang terjadi kepada putraku?
MASTER STAND, JOTARO KUJO
BANDARA INTERNASIONAL TOKYO BARU
Ayah!
Sebelah sini, Ayah!
Holly!
Minggir!
Ayah!
Ayah!
Aku senang sekali ayah di sini!
Jika putriku dalam masalah,
di mana pun kau berada,
ayah akan datang dalam 24 jam!
Di mana Ibu?
Dia tak senang aku pergi.
Tapi aku sudah memberi tahu Suzi di kantor
bahwa ini perjalanan bisnis untuk Agen Perumahan Joestar.
Ayah...
Holly...
Hei, Holly! Cukup memeluknya!
Tidak! Aku sudah lama tak memeluk Ayah.
Dengar...
Kau wanita berusia 45 tahun!
Cukup! Waktunya menggelitik!
Hentikan!
Apa yang kalian lihat?
- Ibu... - Jangan melihat...
Akan kubawakan tas Ayah.
Omong-omong, Holly,
mengenai masalah Jotaro...
Dia sungguh mengatakan "roh jahat"?
Jotaro sayangku!
Tampaknya polisi tak bisa melihatnya,
tapi aku melihatnya!
Sebuah lengan muncul dan mengambil pistol itu.
Orang lain tak bisa melihatnya, tapi kau bisa? Benarkah?
Ya.
Jadi, Jotaro mengatakan dia dirasuki.
Tapi tak ada hal aneh yang terjadi kepadamu?
Ya, tak ada hal aneh.
Tapi Jotaro tak mau meninggalkan sel sampai dia tahu apa yang terjadi.
Kita harus bagaimana, Ayah?
Jangan khawatir, Sayang.
Joseph Joestar ada di sini sekarang, jadi, tak perlu khawatir.
Baiklah.
Pertama, aku harus melihat
dan menemui cucuku, Jotaro.
ILMU GAIB
Astaga!
Dia punya lebih banyak barang daripada tadi.
Dan itu barang berbahaya.
Sesuatu yang jahat merasukinya.
Jika ini ketahuan,
aku akan segera kehilangan pekerjaanku.
Jangan khawatir.
Akan kuantar cucuku pulang.
Cucu?
Hei, apa rencanamu?
Sudah kubilang, jangan mendekat!
- Bicara dengannya dari sini... - Tak apa-apa! Minggir!
- Biar kuurus. Kalian menghalangi. - Kami tak mau bertanggung jawab!
Jotaro, ini kakekmu.
Dia akan menyelesaikan semuanya.
Ikutlah dengan kakekmu sekarang.
Keluarlah. Kita pulang.
Pergilah.
Tak ada yang meminta bantuanmu.
Jadi, kau akan menyelesaikan masalah?
Apa yang bisa kau lakukan?
Maaf sudah datang jauh-jauh dari New York,
No comments yet. Be the first to leave one.