முதல் 200 வரிகள்.
Mohon diam.
Yang baju merah, telat 10 menit.
Kalau jalan, jangan berisik.
Petugas, tunjukkan kursinya.
Jangan mengobrol. Film segera dimulai.
Putar film-nya.
'Anda nonton film ini dengan keluarga atau teman.'
'Senyumlah ke orang asing di sebelah anda.'
'Tak hanya selama 180 menit film ini..,'
'..senyumlah ke orang asing di jalan.'
'Itulah hubungan sesama manusia yang baik.'
'Keluarga adalah fondasi warga yang sehat.'
'Keluarga batu fondasi kuat.'
SEETHAMMA VAKITLO SIRIMALLE CHETTU "Tanaman Melati Di Halaman Seetha"
-VNR-- varisnova.riskila --VNR--
-VNR-- varisnova.riskila --VNR--
-VNR-- varisnova.riskila --VNR--
-VNR-- varisnova.riskila --VNR--
Semua orang tak becus.
Hanya Seetha yang pandai membuat ini.
Seetha belum bangun.
- Mau kubangunkan? - Jangan kau.
Kau pasti mau bergosip.
Biar kubangunkan.
Seetha?
Bangun, Nak.
Bangun.
Bangun. Biasanya kau bangun sebelum Bibi.
Kenapa hari ini telat bangun?
Bibi mau buat desain di halaman.
Jangan marah desain Bibi lebih bagus darimu.
Jangan malas. Bibi bilang, bangun.
Hei.
Sejak kapan rapi begini?
Sejak beberapa jam lalu.
Rumah yang dihuni gadis sepertimu, pasti damai.
Berarti Bibi telat bangun.
Babu sudah antar susu?
Aku lupa.
Oh Ibu Pertiwi.
Tiap injakanku, anggap ciuman untuk-MU.
- Seetha. - Ya, Nenek?
Astaga.
- Hati-hati. - Oke-oke.
Hati-hati.
Belum mekar.
- Melati mekar. - Apa maksudmu?
Jika belum mekar, kelak pasti mekar.
Memangnya tahu kapan mekar?
Tak tahu. Tapi dugaanku melati mekar.
Waktu Nenek kecil, nenek buyutmu menanam melati ini.
Entah dia tanam di Hari Berkah atau bukan..,
..melati mekar terus.
Manusia harus berbuat baik.
Tanya nenekmu, sudah berbuat baik apa?
Nenek baik memberi bibimu suami. Maunya apalagi?
Aku minta koran untuk bawa pulang.
- Ini, Pak. Daa. - Daa.
- Salam, Pak. - Darimana sejak pagi?
Aku kerja di dekat Kuil, mau pulang.
- Kami mau bertani. - Oke.
Apa kabar?
Kenapa kau tak menyapaku?
Apa kabar? Oke, daa.
- Seetha. - Ya?
'Gadis ini keponakan pria ini, putri saudarinya.'
'Gadis ini tahu keinginan dan pikiran orang.'
- Saree-mu bagus. - Bagus sekali.
Dimana bibimu?
Oh Dewa, mudahkan kesulitan kami..,
..lindungi kami dari kesombongan.
Apa?
Itu Rama dan Seetha. Seperti kita ini.
Memang kesulitan kita apa?
Lihat, tangan Rama tak menyentuh Seetha.
Tertawalah. 30 tahun kita bersama..,
..tertawamu takkan lama lagi.
- Apa maksudmu? - Kelak ini pasti terjadi.
Waktunya anak-anak nikah.
Bahagia jika rumah ini ada cucu.
Tapi Peddhodu (Yang tua) tak mau dinasihati.
Chinnodu (Yang muda) ambil keputusan sendiri.
- Entah kelak nasib mereka. - Sudahlah.
Mereka harus urus diri sendiri.
Ya. Memang minta bantuan siapa lagi?
Aakasam viriginattu "Bagai langit runtuh"
Kakudanidedo jariginattu "Tiba-tiba jatuh"
Kim kartavyam ani kalavarapadadam "Bagai bencana tak terduga"
Kondari taraha "Entah ada apalagi"
Avakasam chuskuntu "Carilah peluang"
Atankalodupuga datukuntu "Untuk hadapi kesulitan"
Vatam ga dusukupothe melani "Dengan cara pintar"
Kondari salaha "Dan terima saran"
Edo talavadam vere jaragadam "Takdir tak sesuai harapan"
Sarle anadame vedantam "Jadikan pembelajaran"
Denno vetakadam enno adagatam "Teruslah melangkah, belajar"
Epudu temalani raddhantam "Sampai jadi yang terdepan"
Yem cheddaam "Kita harus apa?"
Anukunte matram em podichestam "Harus wujudkan harapan"
Em chuddam "Apa harapan kita?"
Munumundemundo teliyandi chitram "Yaitu hidup tanpa hampa"
Emandam "Harus katakan apa?"
Mananevaradigarani emani antam "Katakan apapun semau kita"
Em vindam "Harus bersorak apa?"
Tara tarikita taka taka dhoom dhoom taka dhoom
Aakasam viriginattu "Bagai langit runtuh"
Kakudanidedo jariginattu "Tiba-tiba jatuh"
Kim kartavyam ani kalavarapadadam "Bagai bencana tak terduga"
Kondari taraha "Entah ada apalagi"
Avakasam chuskuntu "Carilah peluang"
Atankalodupuga datukuntu "Untuk hadapi kesulitan"
Vatam ga dusukupothe melani "Dengan cara pintar"
Kondari salaha "Dan terima saran"
VN.R- varisnova.riskila
VN.R- varisnova.riskila
VN.R- varisnova.riskila
VN.R- varisnova.riskila
A l i h .. B a h a s a : Va ris .. No va .. Ris ki la
Follow paduguri baata "Ikuti arus dunia"
Bolo naluguri maata "Katakan apa kata dunia"
Lolo kalavarapaata "Meski susah"
Daantho gadavadu poota "Beranilah melangkah"
Ita ata ani prathokka "Entah pilih jalan mana"
Darini nilesi adagaku sahodara "Pokoknya jangan tanya"
Ide,, ani pramana purthi ga "Mana jalan yang benar"
Tegesi cheppedelagara "Itu membuat dilema"
Idi grahinchinaree mahajanam "Semua orang tahu.."
Prayasa padi em prayojanam "..percuma usaha sia-sia"
Cement bhutala sahara daridi "Kesulitan, rintangan"
Nilavadam kudarade kadalaraa "Sulit dihadapi, dilalui"
Yem cheddaam "Kita harus apa?"
Anukunte matram em podichestam "Harus wujudkan harapan"
Em chuddam "Apa harapan kita?"
Munumundemundo teliyandi chitram "Yaitu hidup tanpa hampa"
Emandam "Harus katakan apa?"
Mananevaradigarani emani antam "Katakan apapun semau kita"
Em vindam "Harus bersorak apa?"
Tara tarikita taka taka dhoom dhoom taka dhoom
A l i h .. B a h a s a : Va ris .. No va .. Ris ki la
Enno panulanu chestam "Kita lakukan banyak hal"
Evo parugulu teestam "Dan kejar hal tak pasti"
Sataamatamavutham "Kita persulit masalah"
Ohooo bathukide antam "Kita bilang, inilah hidup"
Adangu teliyani prayaname "Perjalanan ini risau.."
Yuga yugaluga mana ayomayam "..hingga ribuan tahun"
Venakku tiragani pravahame ye "Hidup ini melangkah maju"
Tufanu tarimina prathikshanam "Tanpa menengok masa lalu"
Idi putukku zara zara duvukku mein "Hidup ini misteri"
Adagaku adi oka rahasyame "Jangan tanya rahasianya"
Phalana babulani teleeni prasnalu "Entah ada kesulitan apalagi"
Adagatam,, tagadu ga "Percuma marah bertanya"
Yem cheddaam "Kita harus apa?"
Anukunte matram em podichestam "Harus wujudkan harapan"
Em chuddam "Apa harapan kita?"
Munumundemundo teliyandi chitram "Yaitu hidup tanpa hampa"
Emandam "Harus katakan apa?"
Mananevaradigarani emani antam "Katakan apapun semau kita"
Em vindam "Harus bersorak apa?"
Tara tarikita taka taka dhoom dhoom taka dhoom
Selamat pagi, Pak.
Pak, selamat pagi.
'Selamat' apanya? Hidup ini salah jalan.
Persetan ucapan selamat pagimu.
Baru kini kulihat komputer dipukul.
Dia tak tersenyum.
Kenapa kau kesal? Nikmati harimu.
- Kau kenapa? - Kau tak lihat?
Kata orang Inggris berbahasa Inggris, semua dipecat.
Buat apa kabari dia ini?
Entah kalau orang lain. Kalau dia pasti aman.
Bos kita itu pamannya.
Pak, pamanmu memanggilmu.
Akan kuperiksa benar atau tidak.
Pukulan bagus.
Buat apa tegang, buang waktu nonton ini?
Kita lebih butuh ini.
Kau menyuruhku matikan TV dan fokus kerja?
- Masuklah. - Dia sudah masuk.
Keponakanmu ini bodoh tapi pemberani.
Duduk.
Sampai kapan andalkan kerja kontrak ini?
Harusnya sudah dapat kerjaan lain.
Mau memecatku atau tidak?
Itu urusanmu.
Aku pamanmu tapi tak mau membantumu.
Jangan sampai dinasihati orang. Berubahlah.
Bilang jika ada info baru. Aku kesal.
- Baiklah. - Bilang sambil menatapku.
Paman beritahu sambil menatapmu.
Gaji pemuda umur 23-24 tahun, 1 Lakh per bulan.
Bandingkan dengan gajimu kini.
Gajimu tak segitu, kau malah kesal.
6 tahun ini, Paman mengamatimu.
Kau tak ucapkan 'Selamat pagi' ke karyawan.
Kau bodoh, tak tahu jalani hidup.
Kau dan ayahmu bodoh dan bangkrut.
Anggap ini demi kebaikanmu.
Saat hidupmu sulit, patuhi aturan.
Keluargaku memang bangkrut.
Apa salahku hidup begini? Aku nyaman.
No comments yet. Be the first to leave one.