முதல் 200 வரிகள்.
TERINSPIRASI OLEH KISAH NYATA
Translated by sadoks
Ayo!
Ayo!
Ayo! Sentak!
Ayo!
Ayo! Sentak!
Ayo!/ Sentak!
Ia benar-benar hebat, ya?
Ayo./ Tak sehebat dirimu.
Dorong yang kuat!/ Ini Sandra Sinclair...
...kolam di Long Center.
Tahun lalu, saat bintang renang SMA Clearwater Kyle Connellan lulus...
...meninggalkan lima rekor negara bagian...
...tampaknya hari-hari kemenangan Tornado mungkin akan berakhir.
Tapi bintang baru Donovan Peck...
...baru-baru ini diundang ke Kejuaraan Junior Nasional...
...sekarang di ambang untuk memecahkan rekor-rekor itu.
Ayo, selesai dengan cepat!
Ya!
Bagus, Semuanya.
Hei. Bagus sekali.
Itu dia./ Hei. Pertarungan yang bagus tadi, ya?
Bagus sekali, Kawan.
Keren. Bagus sekali.
Kyle, apa kabar?/ Baik.
Mampir saja untuk mengucapkan selamat tinggal.
Pelatih, ingat sepupuku, Sawyer?
Tentu.
Jadi kau akan menangkan beberapa piala untukku suatu hari nanti?
Senin, ya?
Ya, Pak.
Kau tahu ke mana mereka mengirimmu?/ Tidak, Pak.
Kuharap ada kolam renang di sana...
...karena Tentara mendapatkan perenang yang handal.
Terima kasih.
Jaga dirimu baik-baik, Nak.
Bocah Tentara. Apa yang kau lakukan di sini?
Aku harus datang dan melihat sendiri seburuk apa keadaan di sini.
Lihat waktuku?
Ya.
Kau tahu rekormu milikku, 'kan?
Saat kau kembali, namamu menghilang.
Apa itu tantangan?
Kapan pun, di mana pun.
Sini, Kawan!
Baiklah, ke dalam!
Akan kuletakan di sana./ Ayo pindahkan ini.
Aku selalu tahu hari ini akan datang.
Ayahnya, kakeknya...
Kurasa kau adik yang pintar. Kau tak menikahi anggota militer.
Di atas!
Jadi bagaimana keadaan Sawyer?
Tak begitu baik. D dan F di semuanya.
Dan entah kenapa ikut sekolah musim panas menjadi salahku.
Ayolah, Kawan!
Dalam! Itu dia! Ini dia, daerah akhir!
Hei, Kyle.
Apa itu baru?
Tidak, hanya memperbaiki yang lama.
Bagus.
Jadi...
Cukup senang dengan sekolah musim panas, ya?
Aku hanya bercanda.
Tapi serius, setidaknya kau bisa pergi dari sini, 'kan?
Hei, berjanjilah padaku.
Kau takkan duduk di sini sepanjang musim panas.
Sekarang keluarlah dan cari teman.
Kenapa?
Hei.
Lihat aku, Sawyer.
Ini tak seperti ayahmu, mengerti?
Aku tak menghilang.
Aku hanya akan ke sana sekitar 10 menit, lalu kembali...
...dan kita berdua bisa menangkan medali emas. Bagaimana?
Itu maksudku. Kupikir kau akan mencoba untuk Olimpiade nanti.
Aku merencanakannya. Tapi latihan butuh uang.
Jadi aku mengabdi untuk Tentara lalu mereka akan membayar semuanya.
Hei.
Aku punya sesuatu untukmu.
KELUARGA ITU UNTUK SELAMANYA
Kau serius?
Sekarang kau bisa membawa bengkelmu ke manapun kau pergi.
Hei, ayo, Kawan. Kembali ke pesta bersamaku.
Kita harus bersenang-senang sebelum aku pergi.
Mungkin nanti saja.
Baik.
Berhati-hatilah.
Telepon.
Pasti. Aku sayang kamu, Bu./ Ibu juga sayang kamu, Kyle.
Astaga.
Hei!
Hei, Nak! Kau punya ponsel?
Ponsel, kau punya?
911, apa keadaan darurat Anda?
Halo. Entahlah. Aku tak tahu harus menelepon siapa.
Aku di Teluk Neeman di A90 dan dia ada di air.
Tunggu, jangan mendekat. Sepertinya lumba-lumba.
Kau dokter?/ Bukan. Aku tak bilang...
Astaga.
Aku marah padamu.
Tak apa-apa.
Aku harus melepaskan ini.
Hei!
Apa yang kau lakukan? Menyingkir dari sana. Tunggu aku. Aku akan ke sana.
Baiklah, Teman-teman.
Dia ada di sana.
Hazel, hati-hati.
Kau memotongnya?
Pelan-pelan, Hazel.
Sayang, biar kubawa dirimu untuk pindah kemari.
Hati-hati. Jaga seperti itu.
Hati-hati siripnya, Hazel./ Aku tahu.
Ambil sesuatu untuk potong tali ini.
Dia betina.
Dia benar-benar gemetar. Tak apa-apa.
Hei, sudah berapa lama dia di sini?
Entahlah.
Dengar, Yah. Ia terdengar seperti Burung Tweety.
Ya, ia memang terdengar seperti Burung Tweety, bukan?
Bawa tandunya.
Baik, Clay. Segera.
Baiklah, kalian bisa bisa berdiri sekarang.
Hitungan ketiga kita angkat, ya? Satu, dua, tiga.
Matanya terkatup.
Bagus sekali dengan pisaunya.
Sisiku, turunkan bagianmu sedikit.
Baiklah, sisiku, angkat.
"Kata depan" adalah kata yang menunjukan lokasi.
Sekarang, ada yang bisa beritahukan:
Apa yang mendasari kalimat dengan kata depan?
Mengerti? Yang akan menjadi kata depan.
Dan bentuk dari kata depan adalah kata benda, kata ganti, kata tambah...
Terima kasih telah bergabung dengan kami, Tn. Nelson.
Omong-omong, kau tinggalkan beberapa tugas sekolahmu kemarin.
Kemari.
Sekarang duduk.
Kurasa aku baru saja memberitahu apa itu kalimat dengan kata depan...
Ingat? "Aku dapat kue dari nenekku."
Apa?
Bagaimana kau bisa masuk?
Pergi.
Pergilah.
Rufus, jangan. Tolong. Masukan ikannya.
Pergilah!/ Rufus, jangan.
Jangan, Rufus. Pergilah.
Berikan tutupnya.
Rufus nakal.
Aku menamainya Rufus karena ia tinggal di atap.
Suatu hari ia muncul dan sekarang ia pikir ia memiliki tempat ini.
Sebaiknya aku.../ Kau mau ke mana?
Kau tak mau lihat lumba-lumbanya?
Bukankah itu sebabnya kau datang?
Kau bocah yang di pantai, 'kan?
Baik. Tapi jangan beritahu ayahku.
Ia tak suka warga biasa mendekati hewan yang sakit.
Bagaimana kau bisa masuk kemari?
Pintu belakangnya tak dikunci.
Sial.
Tugasku untuk menguncinya tapi aku selalu lupa.
Ayo.
Apa ini semua untuk lumba-lumba?
Winter? Ia belum bisa makan ini. Ia bahkan tak bisa bergerak.
Aku memberinya nama itu.
Kami punya Summer dan Autumn. Mereka sudah kembali ke laut.
Kupikir nama musim membawa keberuntungan.
Yang ini untuk lumba-lumba yang lain, tapi karena tadi jatuh...
...sekarang untuk kura-kura. Kami pilih-pilih soal makanan lumba-lumba.
Kami mendapatkannya dari tempat yang sama seperti restoran.
Kata ayahku mereka makan lebih baik dari kita. Itu pun jika kau suka sushi, yang tak kusukai.
Kau tak banyak bicara, ya?
Dan ini adalah kolam atas, tempat lumba-lumba kita.
Dan itu Krista dan Panama.
Lambai.
Apa?
Lambai.
Cukup pintar, 'kan?
Kau tahu lumba-lumba harus berada di kolam dengan lumba-lumba yang lainnya?
Itu hukum, karena mereka sangat sosial. Seperti kita. Atau aku, setidaknya.
Ayo.
Ia belum bergerak sejak tiba di sini.
Ia bahkan belum membuka matanya.
Hazel.
Hai, Phoebe.
Siapa itu? Kau tahu ayahmu tak suka orang kemari, Sayang.
Aku tahu, tapi dia yang melepaskan talinya.
Ia hanya ingin melihat keadaanya.
Ia belum baikkan.
Ada banyak jaringan yang mati.
Sirkulasi ke ekornya terputus untuk waktu yang cukup lama.
Baik. Terima kasih.
Burung Tweety.
Cepat, kau harus pergi. Jangan bilang ayah.
Hei.
Aku Hazel.
Seperti warna mata.
Sawyer.
Ibu pulang, Sawyer.
Sawyer.
Berapa kali ibu harus bilang, tolong...
No comments yet. Be the first to leave one.