முதல் 200 வரிகள்.
Episode 43
Cepat! Cepat!
Paman Guru! Paman Guru!
Yang Guo, Xiao Longnu, ini Zhou Botong.
Saudara Yang, bagaimana luka Nona Long?
Aku kemari membawakan obat 9 Bubuk merah...
Berikan ini pada nona Long untuk menyembuhkan lukanya.
Ini hal yang benar demi menyelamatkan seseorang, kau harus gunakan barang bagus untuk ditukar.
Itulah bagaimana kau menunjukkan ketulusanmu
Anak baik.
Saudara Yang, Nona Long.
Perkumpulan Quanzhen sudah disini.
Apa kalian disana?
Paman Guru, tidak ada jejak mereka sama sekali.
Sepenuhnya tidak ada jejak memasuki makam kuno.
Benar itu, sepertinya Yang Guo dan Xiao Longnu tidak kembali ke makam kuno.
Mereka hanya pergi ke pegunungan Zhongnan.
Celaka, celaka.
Qiu Chuji, ini semua gara2 murid tidak bergunamu.
Menyebabkanku tak punya madu giok lebah, aku benci padamu selamanya.
- Paman Guru, paman Guru. - Jangan menyapaku.
Nona Long, jika ia mati karena sakit, perkumpulan Quanzhenku akan menjadi masalah yang tidak berakhir.
Ayo.
Kalau begitu, nanti kita bertemu di dalam.
Ayo.
Kita akhirnya pulang.
Kita akhirnya pulang.
Lihatlah, dia sedang mendengarkan.
Ayo kita masuk.
Makanan disini sudah busuk.
Untungnya, aku temukan sebotol madu giok, aku akan panaskan untukmu.
Pergilah tidur setelah kau selesai meminumnya, kau harus pulih.
Gou Er, hari ini adalah hari pernikahan kita.
Aku mau kau ada disisiku, jangan tinggalkan aku.
Baiklah, aku akan tetap di sisimu.
Lihatlah tempat ini, sangat dingin dan bersih.
Tidak ada pernak-pernik pernikahan sama sekali.
Ternyata ada.
Bibi.
Lihatlah.
Siapa yang gunakan lilin putih pada pernikahan mereka?
Ini belum selesai.
Bagaimana jika kita tutup lilinnya dengan kain merah?
Ayo.
Sekarang berarti.
Tapi jika aku berpakaian seperti ini, aku tak terlihat seperti pengantin.
- Guo Er, bantu aku. - Ada apa?
Ayo kita pergi ke kamar Nenek Pendiri dan buka petinya, bagaimana?
Baiklah, akan kubantu.
Meskipun aku sudah lama tinggal disini.
Tapi aku tak berani masuk ke kamar ini.
Kau sangat nakal pada saat itu, tentu saja aku tak ijinkan kau masuk.
Bagaimana kalau sekarang?
Kau sekarang suamiku, tentu saja kau bisa masuk.
Disana petinya.
Aku dengar dari nenek Sun, peti ini berisi pernak-pernik pernikahan dari Nenek Pendiri.
Di kemudian hari, dia tidak jadi menikah, jadi pernak-pernik ini tak pernah berguna.
Lihatlah pakaian pengantin ini, pasti sangat berkualitas tinggi.
Bukankah terlihat seperti baru?
Ini sangat cantik.
Ini bahkan lebih cantik, lihatlah.
Ini seharusnya aksesoris yang ditinggalkan oleh Nenek Pendiri.
Nenek Pendiri berniat untuk menikah dengan Wang Chongyang.
Dia teliti memilih barang2 ini.
Guo Er, aku akan mendandanimu, bagaimana?
Tidak, kau terlalu lelah hari ini.
Istirahatlah malam ini, kita bahas lagi besok malam.
Tidak mau, aku ingin memakai ini sebagai pengantinmu.
Aku tidak menyangka harus berpakaian penganten waktu mau menikahi Gongsun Zhi.
Baiklah kalau begitu, pakailah dan biar aku melihatmu.
Jangan bergerak.
Apa aku terlihat bagus?
Ya, kau terlihat bagus
Mulai hari ini, aku harus memanggilmu istri atau aku masih memanggilmu bibi?
Tidak benar kalau memanggilku Bibi.
Sedikit aneh kalau kau memanggilku istri.
Kalau begitu, aku akan panggil nama waktu kau kecil, apa itu?
Nama waktu kecil?
Aku tak punya panggilan waktu kecil.
Guruku dulu memanggilku Long Er.
Long Er?
Mulai sekarang, aku akan panggil kau Long Er dan kau panggil aku Guo Er, itu baru adil.
Mulai hari ini, kita akan punya banyak anak.
Aku tak berencana memanggilmu Long Er juga.
Aku akan memanggilmu, "Ibunya anak2"
Ibunya anak2
Ibunya anak2
Ibunya anak2
Ibunya anak2
Aku mau menjadi ibu dari anak2mu.
Aku mau menyaksikan anak2 kita bertumbuh setiap harinya.
Aku mau menjadi ibu dari anak2mu.
Long Er.
Long Er.
Hari ini, kita tidak mati.
Kau tidak mati, aku juga tidak mati.
Karena kita tidak mati hari ini, mari kita hidup dengan baik.
Jangan pikirkan besok.
Dari mana asalnya peri ini? Kau telah menyentuh hatiku.
Aku merasa bahwa aku...
Yang paling, paling, paling beruntung di bumi ini.
Bagus kalau kau mengetahuinya.
Aku sudah selesai, tapi tidak ada pernak-pernik pengantin pria di dalam peti.
Sulit untukmu.
Lagi pula, aku sudah bawakan petinya kemari.
Mari kita lihat, kalau2 ada yang aku bisa gunakan.
Hari ini, aku juga pengantin pria.
Bagaimana?
Cukup bagus, kau hampir mirip dengan gaya orang Tibet
Kau seperti pengantin pria.
Apaan ini?
Ini surat2 yang ditinggalkan Chongyang untuk Nenek Pendiri.
Mari kita baca ini.
Ini surat2 mereka. Bukan ide yang bagus.
Saat kita membungkuk pada pernikahan kita di depan gambar Pendiri Chongyang..
Apa kau melihat ekspresi pendeta busuk itu?
Seolah2 kita ini keterlaluan, sama seperti mengumpat Dewa.
Aku yakin surat2 di dalam ini, di tulis untuk nenek pendiri.
Tentu saja semuanya tentang perasaan yang memuakkan.
Aku saat itu seharusnya membawa surat2 ini, agar pendeta2 bau itu melihatnya.
Langsung membuat mereka malu.
Benar juga, pada saat itu, Nenek pendiri sangat ingin bersama Wang Chongyang.
Dibandingkan mereka, kita lebih diberkati.
Buka dan bacalah.
- Aku akan baca satu saja. - Hanya satu saja
Ini dia.
Bertemu dengan adik Ying.
Sehari sebelumnya, perguruanku bertarung pedang dengan orang2 JinYu di bukit, 3 tahun selalu kalah.
Menderita kalah dari 400 tentara. Bertanggung jawab atas kehilangan ratusan bahan makanan.
Guru Chongyang, Guru Chongyang, kau benar2 seorang pria.
Bicara sudah lama tentang hal2 pasukan yang sangat berkekuatan...
Tidak ada satu kalimatpun yang melibatkan hubungan anak2,
Bahkan tidak bicara terus2an kata-kata cinta.
Tak heran Nenek Pendiri begitu dingin hatinya.
Bukan itu.
Ketika Nenek Pendiri menerima surat2 ini, dia masih suka.
Kenapa kau berkata begitu?
Kau pikirkan tentang itu, Wang Chongyang mengatakan dalam suratnya..
Pada saat itu, situasinya begitu genting..
Pada saat itu, dia masih ingat untuk menulis padanya.
Jelas sekali ditunjukkan bahwa dia berada di hatinya.
Kedengarannya masuk akal. Mari kita lanjutkan bacanya.
Lihatlah, Nenek pendiri sedang terluka juga.
Namun akhirnya sembuh secara alami.
Barangkali, kau dapat pulih dari lukamu dalam 6 bulan juga.
Aku akan pulih selama 6 bulan kemudian.
Kau hampir membaca semua surat2 itu.
Setelah membaca banyak, kita akan baca satu yang terakhir.
Adik Yin, diketahui ada tempat ekstrim di utara yang dingin.
Ada sebuah batu yang bernama Giok Dingin.
Menyembuhkan penyakit yang tak sembuh.
Sepertinya adik memintanya.
Apa yang dia maksud ini, Ranjang Giok Beku?
Dia pasti mengacu pada itu.
Aku tak bayangkan bahwa Wang Chongyang yang berikan ranjang itu untuk sembuhkan luka nenek.
Guru Chongyang pasti punya alasan untuk menuliskan ini.
Guru Chongyang adalah orang yang menemukan Ranjang Giok Beku.
Jika tidak, dia tak akan taruh ranjang itu di tengah2.
Nenek Pendiri terluka serius, tapi dia sembuh, benarkan?
Tapi aku tak pernah dengar, guruku bilang padaku bahwa Ranjang itu bisa menyembuhkan luka
Ranjang Giok dingin ini, bukti mampu mengejutkan.
Itu mungkin dianggap benda yang dipastikan oleh Dewa
Tapi itu tidak hanya menyembuhkan luka.
Guo Er, kau sedang memikirkan apa?
Ranjang Giok Beku itu pastinya bisa menyembuhkan lukamu.
Tapi aku tak tahu, itu bagaimana cara memecahkan pengobatannya.
Atau menggunakan teknik pengobatan lainnya
Tapi Nenek Sun telah melayani Nenek Pendiri selama bertahun2.
Dia juga bersama guruku selama bertahun2.
Jika Ranjang Giok Beku itu bisa menyembuhkan luka, dia sudah beritahu aku.
Selain itu, guruku juga menderita cedera yang tidak sembuh dan akhirnya meninggal.
Guo Er, jangan lakukan ini.
Guo Er.
Bagaimana gurumu terlukanya?
Guruku hampir tak pernah keluar.
Tapi setahun kemudian, kakak seperguruanku membuat bencana di luar.
Waktu ia kembali ke makam, Guru menjadi baik hati keluar menyelamatkan makam.
Tiba-tiba ada seorang jahat yang menyerang guruku..
Orang jahat itu, kungfunya sangat tinggi, guruku tak bisa mengalahkannya.
Hampir membuat guruku mati.
Untungnya, Guru menggunakan jebakan dan mengeluarkan jarum emas.
Orang jahat itu terserang pada saat itu.
Lalu tertotok titik nadinya.
Tapi itu sangat aneh.
Tak tahu kenapa kakak seperguruan diam2 melepas totokannya.
Orang jahat itu secara tiba2 bangkit menyerang...
...Guru dengan rencana jahatnya.
Kungfu orang ini sangat hebat. Kau tahu dari partai mana dia berasal?
Aku berulang2 tanya guruku, tapi guruku menolak beritahu aku.
Dia bicara tiba-tiba padaku, ada unsur yang jahat.
Guruku takut aku akan balas dendam nantinya.
Guru Pendiriku adalah orang yang sangat baik.
Guru setelah terluka...
Sebaliknya pindah tinggal di sebuah ruangan...
Dan terus menjauh dari Ranjang Giok Beku.
Guruku bilang, sumber kungfu perguruan ini cukup dekat udara dingin
Biasanya berlatih ilmu di atas ranjang Giok Beku mampu 2 kali efeknya.
Tapi ketika seorang terluka, harus menjauh dari tenaga dingin.
Dia benar.
Di kitab latihan tenaga dalam,
No comments yet. Be the first to leave one.