முதல் 197 வரிகள்.
REBOUND
== Bandung, 23 Mei 2023 ==
Diterjemahkan oleh Nung
Happy watching :)
Film ini diangkat dari kisah nyata.
Busan, Oktober 2010
Oper bolanya!
Ayo.
Di sini!
[Penulis Skenario: Kwon Sung Whee & Kim Eun Hee]
Apa?
Ada pelatih bola basket yang mengundurkan diri lagi?
Pelatih bola basket pergi satu per satu.
Ini sudah yang keberapa kalinya?
Bukan hanya pelatih.
Siswa yang mahir bermain pun ikut-ikutan keluar.
Setelah kita melatih siswa, tim basket di Seoul membawa mereka semua.
Tanpa pelatih, bola basket mungkin bisa bertahan sementara,
tapi tidak bisa terus berjalan.
[Pemenang Pertandingan Basket Nasional ke-30 Tingkat SMP-SMA Putra dan Putri. Pimpinan: Lee Kang Beom]
Bagaimana menurut Anda, Pak?
Haruskah kita mencari pelatih baru?
Tidak perlu mencari lagi.
Karena sudah begini, bagaimana jika kita bubarkan saja tim basketnya?
Pak Kepala Sekolah... bagaimanapun juga, itu terlalu—
Bukankah Anda sudah pernah membahasnya?
Tidak ada harapan untuk tim basket.
Membubarkan tim basket adalah keputusan yang tepat demi reputasi sekolah kita.
Akankah rekan kita setuju dengan itu?
Benar, Pak.
Tim bola basket kita memiliki sejarah dan tradisi.
Jika tiba-tiba kita membubarkannya, mungkin banyak yang tidak setuju.
Jadi?
Apa Anda punya solusinya?
Bagaimana dengan ini?
Daripada membubarkannya, lebih baik kita tetap mempertahankannya untuk para siswa.
Kita tidak perlu ikut pertandingan apapun,
hanya cukup dipertahankan saja.
Boleh juga.
Bagaimana dengan pelatih?
Di mana kita dapat menemukan pelatih yang bisa mengajar tapi gajinya kecil?
Tidak akan ada yang mau.
Kita tetap harus mencarinya.
Bapak ingin dia menjadi pelatih?
Bukankah usia 25 tahun masih terlalu muda untuk menjadi pelatih?
Kenapa? Memangnya umur 25 tahun tidak boleh jadi pelatih?
Wajahnya itu kenapa?
Suku Indian atau apa?
Pak Kepsek...
Dia masih muda tapi dia pernah menjadi MVP di pertandingan nasional.
[Most Valuable Player: Pemain dengan penampilan terbaik]
Benar, 'kan?
Ya.
Dan juga, dia alumni sekolah kita.
Bukankah itu bagus?
Ini hanya untuk para siswa.
Bagaimana Pak Kepsek?
Pak Wakasek, kenapa Anda terus menerus meracuni Pak Kepsek seperti itu?
Apa maksudmu meracuni?
Lalu di mana kita bisa menemukan pelatih?
Yang murah biasanya tidak bagus.
Bukankah yang murah tetap ada gunanya?
Ayo.
Ya, beri salam.
Ini pelatih baru kalian, Kang Yang-hwan Coach-nim.
Hyeon.
Apa?
Hyeon.
Kang Yang-hyeon.
Ini pelatih Kang Yang-hyeon.
Tepuk tangan.
Halo.
- Senang bertemu kalian— - Mau tanya, Pak.
Meskipun aku bergabung di sini, aku tidak bisa ikut pertandingan.
Karena nilai pelajaranku semakin menurun.
Aku ingin berhenti bermain basket.
Maaf.
Aku juga ingin berhenti bermain basket. Maaf.
Tungguin!
Seharusnya aku berhenti dari dulu.
Kalian maunya gimana?
Begini...
Aku...
Ya?
tidak punya kegiatan apa-apa
meskipun aku berhenti bermain basket.
Jadi aku tetap di sini.
Bagaimana denganmu?
Sama...
seperti dia.
Oh, gitu.
Kalau begitu...
kita coba saja dulu!
Akan kucocokkan permainanku dengan kalian.
APA-APAAN ITU?!
Kenapa melemparnya sekeras itu?
Pelan-pelan saja!
Kau ini kenapa?!
Rebound
Kau baik-baik saja?
Sudah kubilang pegang tangganya dengan erat.
Maaf.
[Catatan Panggilan: Han Jun-young, Pak Oh]
Nomor yang Anda hubungi sedang sibuk.
[Jun-young, apa kau sudah diskusi dengan orang tuamu? Aku menunggu telepon darimu]
[Kejuaraan Bola Basket Remaja Bank Busan]
[Choi Won-seok, Song Dong-gyu, Kim Jae-guk]
[Daftar Nama Anggota Tim Basket SMP Woosang]
[Pidato Sang MVP: "Permainan Impian Bersama Anggota Tim"]
Halo, apa ini dengan ibu dari siswa Lee Sang-rok?
Ya, halo Bu.
Saya pelatih tim basket SMA Jung Ang Busan.
Kang Yang-hyeon.
Ya.
SMA Hwi-moon di Seoul.
Oh, begitu.
Selamat.
Apa ini dengan ayah dari siswa Lee Cheol-won?
[Cheon Ki-beom, Kim Dong-hee, ̶L̶e̶e̶ ̶C̶h̶e̶o̶l̶-̶w̶o̶n̶, Choi Won-seok, Song Dong-gyu, Kim Jae-seok]
Halo, saya pelatih tim basket SMA Jung Ang Busan.
Sinyalnya jelek.
[Shim Jae-yoon, ̶K̶i̶m̶ ̶M̶i̶n̶-̶s̶e̶o̶n̶g̶, Kim Du-hyeok, Lee Jong-myung]
Halo, saya pelatih tim basket SMA Jung Ang Busan.
Kang Yang-hyeon.
Saya pelatih tim basket SMA Jung Ang Busan, Kang Yang-hyeon.
Halo, saya pelatih tim basket SMA Jung Ang Busan—
Halo?
Ngomong dong!
Pergi sana!
Lanjutkan tugas kalian!
SMA Jung Ang Busan?
Maaf, aku tidak berminat.
Aku akan bergabung dengan tim di Seoul.
Aku tidak akan bisa mencapai apapun jika berdiam diri di Busan.
- Yah, maksudku... - Permisi.
Oke, semoga berhasil, brengsek!
Ayo.
Aku saja!
Di sini!
Ayo, halangi!
Di sini!
Apa kau pernah bermain basket?
Tidak pernah.
Apa kau ingin mencoba main basket?
Aku ingin menjadi pemain sepak bola seperti Zletan Ibrahimović.
Tidak.
Dengan tinggi badan, lompatan dan ketekunanmu, kau cocok untuk main basket.
Jika kau ingin mencoba, kau akan menjadi center yang sangat menakjubkan.
Center?
Ya, coba pikirkan.
Menurutmu, di dalam sebuah girl group,
siapa yang paling menarik perhatian?
Center.
Benar.
Nama sekolah kami "SMA Jung Ang."
Dalam bahasa Inggris, "Center High School". Basket butuh seorang center.
Dimana daerah tempat tinggalmu?
Jungang-dong.
Yes! Anjir lah...
Ini namanya takdir!
Perhatikan baik-baik.
Itu bola basket.
Yang harus menjadi fokusmu adalah yang ada di bawah ring basket.
Yang di bawah ring basket?
Ya.
Apa dia mencoba menangkap bola saat bola basket jatuh dari ring?
Bukan yang itu, yang ini.
Mereka bahkan saling bertabrakan untuk menangkap bola lagi, 'kan?
Itu penting.
Beradu fisik.
Beradu fisik.
Bisa lihat yang itu?
Dorong, blokir, lindungi, lalu shoot.
Dia boleh juga.
Siapa dia?
Kang-ho, kami duluan ya.
Dah!
Basket itu seru, 'kan?
Nanya ke aku?
Anda siapa, Pak?
Aku pelatih basket SMA Jung Ang.
Apa kau berminat untuk bermain basket secara nyata?
Beneran?
Ciyus!
Beneran, Pak?
Chamna~
Dari SMA mana?
SMA Jung Ang.
Ternyata kau tipe anak yang heboh.
Oke, saling berkenalan.
Sekarang kalian sudah satu tim.
Satu tim?
Ya.
Ini Hong Sun-gyu.
Ini Jung Kang-ho.
Satu, satu, satu.
Dia namanya Cheon Ki-beom.
No comments yet. Be the first to leave one.