The Sin

The Sin (씬)

Indonesian வசனம் பதிவிறக்கம்

வெளியீட்டு விவரம்

The Sin 2024 WEBRip HDRip
கருத்துரை வழங்கியவர் subber.id

குறிச்சொற்கள்

webdl
வெளியிடப்பட்ட தேதி: 2026-01-05
பதிவிறக்கங்கள்: 104
காது கேளாதோருக்கானது: No
FPS: 23.976

Indonesian வசனங்களின் மாதிரிக்காட்சி

முதல் 200 வரிகள்.

Hei, kau tidak mau mematikan sirenenya?

Dasar tolol.

Sisa 1,8 km lagi.

Inspektur.

Aku tidak tahu proyek yang sedang kau persiapkan saat ini.

Aku tidak punya informasi sebelumnya tentang itu.

Kalau tidak ada naskah, sinopsis singkatnya akan sangat menolong.

Akan lebih bagus jika punya sesuatu seperti itu.

Ini film tari.

Baik.

Jadi, apa perlu kutunjukkan yang telah kupersiapkan?

Proyek kelulusanku sebelum... / Tidak usah, duduklah.

Duduklah.

Mari kita kerjakan proyek ini bersama-sama.

Ya.

Permisi.

Sialan.

Buka matamu.

Kita sudah sampai?

Permisi, pak supir.

Ini tempatnya?

Kenapa kau tidak menyalakan meterannya?

Ongkos pulang-pergi kemari berapa, katamu?

Aku akan menyalakan meterannya sekarang.

Halo.

Sopir, bisa minta kwitansi... / Sialan.

Kwitansi apa? Tidak ada kwitansi.

Kau bisa memberiku kwitansi, 'kan? / Tidak bisa.

Ada pembaca kartu. Jadi kenapa tidak?

Tidak, kartu tidak diterima.

Aku sangat minta maaf.

Pasti sulit datang jauh-jauh kemari.

Tidak apa-apa.

Ini Oktober, tapi cuacanya sudah agak dingin, bukan?

Kami harusnya atur penjemputan agar bisa membawamu kemari.

Banyak hal harus dipersiapkan, tapi kami kekurangan orang.

Beberapa orang turun semalam dan tidur di dalam mobil.

Kondisi di lokasi terlalu buruk.

Tapi bukannya sutradaranya cukup terkenal di sini?

Ya, di genre ini, dia sosok yang cukup menonjol.

Di usianya, dia sudah buat film-film auteur murni.

Memenangkan penghargaan di Berlin, Sundance, sebut saja.

Tunggu di lobi. Aku akan memanggil sutradara.

Baik.

Halo.

Halo. / Ya, halo.

Halo. / Halo.

Halo. Halo.

Letakkan di sana.

Han Si-young?

Ya. / Kau kesulitan.

Maaf, Si-young.

Sebelum memotret, kami ingin uji jatuh.

Kami mengujinya diluar.

Sepertinya ada masalah dengan walkie-talkie-nya.

Kau tidak memeriksa baterai walkie-talkie?

Aku sudah memeriksanya, sungguh.

Bukan baterainya.

Cuma sudah tua.

Sial, kau dengar ucapanmu?

Serius...

Hei, bagaimana jika kau menghantam seseorang?

Kita semua pasti sudah dalam masalah.

Tunggu, maksudmu baterai walkie-talkie mati itu salahku?

Lantas salah siapa?

Apa kita sedang mengerjakan film komersial senilai 5 miliar won?

Apa kita punya tim produksi terpisah yang khusus mengurus walkie-talkie?

Bukannya harusnya kau memeriksanya sendiri?

Kenapa harus aku yang memeriksa walkie-talkie?

Itu bukan tanggung jawabku.

Aku cuma memilih aktor saat sutradara perlu gladi resik.

Dan kau menyalahkanku sekarang?

Kalian sedang apa?

Bawa dia ke penginapan untuk beristirahat.

Mari mulai dengan sisipan atau syuting yang lainnya.

Ya, bahkan jika kita perlu menyesuaikan jadwalnya.

Kurasa itu pilihan terbaik.

Ini kesalahan kita.

Kau perlu bicara yang jelas.

Itu kesalahanku?

Apa? / Sisipan apa maksudmu?

Tanpa aktor utama kita, kita tidak dapat mengambil satu frame pun.

Kau memahami proyek yang sedang dikerjakan?

Biaya sewa di sini 500 per hari.

Ini sudah jam 11?

Kita tidak punya cahaya, jadi kita tidak bisa memotret setelah matahari terbenam.

Ini awal Oktober, dan kita perlu berpindah tiga atau empat lokasi...

Masalahnya kita tidak punya banyak waktu.

Kecuali sinematografer atau

asisten sutradara mau menanggung biaya sewanya, aku sikap menunggu.

Tapi kau perlu... / Mari syuting.

Kita memulainya langsung?

Benar.

Bagaimana kostumnya? Di mana aku ganti pakaian?

Nona, maaf.

Bukannya kau Si-young?

Sudah sekitar 7 atau 8 bulan, 'kan?

Tak lama setelah pertunjukan usai, Chan-young meninggal dunia.

Para aktor dan kru terkejut.

Kau tiba-tiba menghilang, dan kami tidak bisa menghubungimu.

Ya, aku sangat sibuk.

Aku tidak bisa dihubungi. Maaf soal itu.

Tapi kudengar tentang Chan-young.

Kau tahu apa yang terjadi?

Sesuatu seperti limfo akut, atau...

Leukemia?

Harusnya aku tidak mengungkitnya.

Tapi itu sungguh mengejutkan.

Aku tidak diberi apapun kecuali lembar koreografi tari,

aku bahkan tidak tahu siapa lawan mainku.

Gila jika ternyata kau!

Benar.

Aku bahkan tidak tahu aku punya lawan main.

Kudengar sedikit tentang itu dari pria lebih tua di lokasi syuting.

Sutradara Jang terkenal tidak ramah terhadap aktor.

Ya, itu benar.

Kau tahu video tari?

Suka dengan video musik, "Chandelier" milik Sia?

Gaya visual yang familiar seperti itu

bukan satu-satunya cara untuk mengabadikan tarian dalam film.

Ada banyak cara berbeda untuk menggambarkan tarian dalam video.

Tapi proyek kita bukan cuma film tari biasa.

Anggap saja film bergenre hybrid.

Itu...

...kombinasi tari modern dan jelajah nyata dunia di luar kesadaran kita.

Begitu caraku menggambarkannya.

Aku percaya

proyek ini akan memberi dampak yang besar.

Dan, Si-young...

Kau orang yang paling cocok untuk proyek ini.

Ya.

Terima kasih.

Tapi saat sutradara Jang memintaku bergabung, aku merasa sangat senang.

Aku agak dikenal di bidang ini.

Sudah sampai di lobi.

Ketua tim, sutradara terlambat. Boleh di pukul 10:30? / 10:30?

Maaf. / Baik.

Setelah menonton video dan storyboard koreografi yang dikirimkan sutradara,

aku melatih gerakannya.

Ya.

Tapi karena kau tidak memberiku arahan spesifik, aku khawatir jika...

aku cuma mengikuti koreografinya.

Itu tidak benar.

Tidak apa-apa juga.

Apa ada sesuatu yang mengusikmu, Si-yeong?

Tidak, tidak seperti itu.

Aku sudah menceritakan semua padamu sebelumnya.

Aku sudah berbagi semua yang kubisa denganmu, Si-yeong.

Tapi kau tidak memberitahuku akan ada aktor lain.

Protagonis dari karya ini adalah kau, Si-yeong.

Setiap gerakan tangan, setiap gerakan kakimu

akan menyampaikan pesan dari karya ini.

Ini bukan sekadar film seni avant-garde atau tari modern.

Ini bukanlah sebuah artikel sepele tentang dekonstruksionisme, utopia,

atau gerakan romantis anti-kapitalisme.

Ini bukanlah pekerjaan sepele.

Jika kau melakukannya seperti yang kau latih, akan menghasilkan gambar yang sangat dinamis.

Berapa kali pengambilan?

Enam pengambilan.

Itu sudah cukup.

Si-yeong, itu bagus sekali. Lanjutkan kerja bagusmu!

Di mana kipas exhaustnya?

Ketemu.

Apa ini?

Apa ini...

Tim produksi!

Sialan, mengagetkan saja!

Hei, kipas exhaustnya masih belum diperbaiki?

Jika kita tidak bisa mengontrol suara dari ventilasi atap, syuting tidak bisa dimulai.

Ayo cepat. Matahari mau terbenam.

Ya, kami sedang memperbaikinya.

Hei, kau keren sekali!

Apa maksudmu?

Serius.

Terlihat lebih keren di layar.

Ternyata jauh lebih baik dari yang kuharapkan, dan jujur, aku terkejut.

Tapi menurutku sutradara melihatnya secara berbeda.

Jujur, aku tidak begitu yakin apa yang harus kulakukan.

Aku bahkan tidak tahu apa aku melakukan hal salah.

Raut wajahnya tidak puas.

Aku bahkan tidak tahu apa yang harusnya baik-baik saja.

Kalau dia bilang okay, pasti ada alasannya.

Itu tampak sempurna bagiku.

Apa bedanya jika kau yang suka, Chaeyoon?

Sutradara yang harus suka.

Maaf.

Tidak apa-apa. / Maaf, aku agak kasar.

Sungguh, tidak apa-apa. / Maaf.

Kau harus terus meminum obat pereda nyeri itu?

Ya, jika tidak, migrainku parah.

Ya. / Maaf.

Maaf karena kalian berada di tempat sekumuh ini.

Tidak apa-apa... / Maaf tidak bisa memberi waktu lagi untuk makan.

Sutradara sedang gladi.

Ya.

Hei, aku duluan.

Baik.

Sekalipun tidak ada gejala pada saat kecelakaan terjadi,

setelah beberapa waktu, gejala pasca-trauma dapat berkembang.

Amnesia retrograde, hilangnya ingatan akan suatu peristiwa atau sebelumnya,

The Sin subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for The Sin

கருத்துகள்

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left