முதல் 200 வரிகள்.
Kawan, "lebih baik habis terbakar daripada memudar perlahan."
"Astaga. Hei, hei."
- Hei, Ibu. Aku rasa begitu - Kau bangun pagi.
Kita tetap jadi sore nanti?
Toko hewan piaraan? Makanan Graham? Dia perlu makan.
Ibu bilang akan mengantarku.
- Graham yang mana? - Ularku.
Ibu sangat tidak mengerti denganmu dan makhluk mengerikan itu.
Pagi, manis.
- Apa? - "Halo"? "Selamat pagi"?
Jika kau tidak hati-hati, kau akan jadi anak yang kurang ajar.
Chase Duvall "Kualitas Kerja Terbaik"
Mengingat Seymour merupakan veteran Perang Dunia II,
Apa ada yang tahu mengapa Seymour bunuh diri?
Aku rasa dia menembak dirinya karena mencabuli gadis itu.
Hei!
Renee, kenapa Seymour bunuh diri?
Mungkin karena dia tak bisa terhubung, kau tahu?
Lanjutkan.
Seymour pernah berperang.
Dia melihat hal-hal nyata, namun istrinya begitu palsu.
Istrinya tak bisa memahami dia. Tak ada yang bisa memahami dia.
Dia sendirian.
Oke, baiklah. Baiklah. Tenang.
Dan saat Seymour bicara dengan Sybil, dia membuat ikan,
Ikan pisang.
Hei, Gil. Ada yang duduk di sini?
Tidak. Silakan.
Aku suka laporanmu minggu lalu tentang kadal berkerah.
Kau bilang kau punya satu? Kadal itu?
- Tidak lagi. - Apa yang terjadi?
Aku rasa pacar ibuku membunuhnya.
- Kau serius? - Tidak.
Aku hanya bercanda.
Meski dia cukup kejam.
Apa kau bilang?
Kau keberatan jika kita hanya makan?
Setelah tanda, silakan rekam pesan Anda.
Hei, Ibu. Ini aku, anakmu.
Lupakan saja.
- Bagaimana sekolah? - Baik.
Kau tahu kata sifat yang lain?
"Bagus"? "Luar biasa"? "Bisa diterima"?
Menurutku itu tak bisa diterima ibu terlambat.
Ayolah. Ini hari yang melelahkan.
Di kantor?
Jadi ibu tidak masuk kerja?
Diamlah, Renee. Oke?
Aku rasa ibu perlu hubungi siapapun nama dokter itu,
Dan minta dia untuk periksa kembali resepmu.
Tidak, resepnya baik. Itu bukan...
Ibu mengalami pagi yang sulit. Mari tinggalkan sebatas itu.
Apa kalian bertengkar lagi?
- Ibu tak harus terus perjuangkan dia. - Tolong jangan memulai.
Dia bahkan tak membantu dengan keuangan.
Dia hanya mabuk dan makan makanan kita.
Chase tidak membantu karena dia pertahankan tempatnya sendiri.
Dia bajingan, Ibu.
Aku yakin dia tipe anak yang masukkan kucing ke oli mesin,
Dan memasukkan petasan ke bokong kodok.
Cukup! Dia bicara dengan ibu, Renee.
Dia butuh ibu.
Dan itu perasaan yang menyenangkan untuk dibutuhkan.
Hei, Graham, kau lapar? Lihat? Sesuai janjiku.
Jangan lakukan ini lagi. Mereka bilang itu segar.
Aku bahkan meleburkannya sebelum ke sini.
Kau benar-benar akan membuatku melakukan itu, 'kan?
Oke.
Tolong makanlah, ular manis
Kau tahu, Graham?
Kau mungkin memang teman baikku.
Bukankah itu tragis?
Maksudku lecetnya tidak ada semalam,
Tapi pagi ini? Ini sangat aneh.
Tiba-tiba muncul lecet ajaib?
Aku yakin itu dari parkiran.
Aku yakin itu bukan dari parkiran.
Demi Tuhan, Linda.
- Kenapa tidak? Itu bisa terjadi. - Hei, apa aku bicara denganmu?
Bisa kita hentikan itu?
Maksudku, itu berada di jalan masuk semalaman...
...dan berakhir lecet parah, kau tahu?
Bau microwave itu aneh.
Seseorang harus membersihkannya.
Aku tadi panaskan pinky di sana. Akan aku bersihkan nanti.
Pinky ?
"Tikus mati" ada di microwave itu?
Astaga, Linda, bilang padaku itu setelah kau membuat piza.
Aku yang membuat piza, dan aku gunakan oven.
Aku membuat salad,
Dan aku membuatnya di samping microwave itu!
Seberapa bersih itu? Ada tikus mati di mana-mana.
Itu menjijikkan.
Kau yang makan pepperoni.
Apa kaitannya itu dengan semua yang baru saja aku katakan?
Itu isinya anus dan skrotum babi,
Tapi aku tak mendengarmu mengeluh.
Entahlah. Mungkin kau suka skrotum.
Renee, sayang, jangan.
- Tidak! - Lagi pula siapa yang membutuhkanmu?!
Oke, baiklah!
Apa-apaan?
Oke.
Alat potong. Teropong.
- Hei, kau punya kamera? - Astaga.
Ini abad 21, Renee.
Semua orang punya kamera di kantong mereka.
- Aku tidak punya. - Aku rasa kecuali kau.
Yang kumaksud bukan kamera ponsel
Aku bicara soal kamera video.
Untuk film rumahan seperti zaman dulu.
Kau pernah bilang di kelas memiliki itu.
Ya, ibuku membelinya saat kakak perempuanku lahir.
Boleh aku pinjam?
Ibuku agak sulit soal hal-hal itu.
Aku mohon... Itu hanya untuk sehari.
Kau tak apa? Kau terlihat sedikit berkeringat.
Tidak. Ya. Aku tak apa.
Kau bisa hubungi ibumu...
...dan minta dia bawa itu saat menjemputmu nanti.
Biasanya kakekku yang menjemputku.
Tak masalah. Esai Bahasa Inggris malam ini.
Kau hanya perlu ketikkan ulang itu.
Ayolah. Kau pandai matematika,
Tapi semua orang tahu kau payah dalam menulis.
Aku tak tak semua orang berpikir begitu.
Baiklah.
Lihat siapa ini. Tepat waktu.
Renee, bisa kau duduk, sayang?
Aku pulang kerja lebih cepat agar bisa bicara denganmu,
Dan berikan ini padamu.
Itu untuk hari pertamaku,
Dan semoga besok akan jadi yang kedua.
Di sini tertulis 24 jam.
Jadi?
Kau semalam mabuk. Itu baru 18 jam yang lalu.
Aku sempat tidur dan bangun, oke? Itu sehari.
Dan kau melewatkan intinya.
Intinya adalah, demi kebaikan ibumu,
Kita harus mencoba sedikit lebih keras.
Dan aku putuskan untuk dapatkan cip itu,
Untuk memberitahu kalian,
Aku sangat serius.
Oke. Dengar, aku akan mandi,
Lalu bagaimana jika kita pesan makan malam lebih cepat?
Aku traktir Kung Pao. Bagaimana?
Ibu tahu itu menyedihkan, tapi percaya atau tidak,
Dia berusaha.
Dia bahkan tidak meminta maaf.
Senjata Chase
Aku senang yang traktir makan malam, tapi, demi Tuhan,
Itu sebaiknya buatan Tn. Pao sendiri.
Sedang Kerjakan PR. Jangan Diganggu!
24 jam, pantatku.
Mungkin mereka sudah temukan dia.
Menjijikkan. Oke.
Ya Tuhan!
Namaku Renee Rowan. Aku masih 15 tahun,
Tapi aku akan jadi orang pertama...
Oke.
Ya.
Ya.
Namaku Renee Rowan.
Dan jika kau menonton ini, beritahu ibuku apa yang terjadi.
Nama ibuku Linda Rowan.
Astaga. Apa-apaan? Apa itu?
Oke. Tenang. Tenang, tenang, tenang.
Kau pasti bisa.
Oke.
Sialan.
Oke.
Apa itu mati?
Mungkin aku sebaiknya merekamnya lebih dekat.
Tidak, itu... Aku tidak...
Itu hanya perutku. Lapar.
Lihat? Makanan.
Enak.
Kau lapar?
Ya. Itu yang aku takutkan.
Aku harus berterima kasih padamu untuk ini.
Kau jadikan aku orang terkaya di lima wilayah.
Mereka di sini untukmu, bukan?
Dengar, aku tidak tahu berapa banyak yang bisa kau mengerti,
Tapi cobalah untuk mengerti, oke?
Jahat! Jahat! Bahaya!
Mereka hanya ingin membedahmu.
Percaya aku. Aku banyak menonton TV.
Jaga dirimu, kawan.
Ya, seperti dugaanku.
Kurasa aku perlu berterima kasih.
Maksudku, kau jadikan aku orang terkaya di lima wilayah.
Sial!
Senjatanya.
Mau keluar?
Tidak, aku hanya lapar.
Kau juga kedinginan?
Sangat kedinginan.
Kau tidak kebetulan melihat kunciku?
Tidak.
Kau tahu?
No comments yet. Be the first to leave one.