முதல் 200 வரிகள்.
Sial.
Bajingan.
Hai, semua Ini Doris kalian.
Kau mungkin baru melihat ini setelah aku mendapat sinyal lagi.
Aku tak apa.
Pendakian ini ternyata sedikit lebih intens dari yang aku kira,
Tapi aku tak apa.
Aku baik.
Aku tahu harus apa,
Dan setidaknya kali ini aku di Amerika,
Dan semua orang di sini Berbahasa Inggris.
Kompasku kelihatannya bermasalah,
Tapi tidak masalah.
Aku akan pulang sebelum gelap. Aku janji.
Aku sayang kalian semua. Jaga dirimu di luar sana.
Bajingan. Aku tersesat.
Apa-apaan?
Permisi? Pak?
Halo?
Maaf, aku tak bermaksud mengganggumu di rumahmu.
Oke, aku lihat kau sedang sibuk,
Tapi masalahnya adalah, aku tersesat.
Aku minta tolong untuk tunjukkan aku arah menuju danau dan lokasi kemah.
Pak, apa kau mendengarkan?
Apa-apaan? Aku tersesat.
Maaf! Maaf, aku...
Maaf aku mengagetkanmu.
Aku benar-benar minta maaf. Aku sangat menyesal.
Apa kau kesulitan mendengar?
Apa semuanya baik?
Tidak, tidak, tidak.
Tidak! Tidak!
Tidak!
Terlalu kurus.
Lindungi Mama dari penyusup.
Kengerian dan keputusasaan di Upstate New York.
Banyaknya korban.
"Sweeney Todd" era moderen.
Sebelumnya dianggap hilang,
Lisa Phoenix, 18 tahun, ditemukan...
Yang semua orang ingin ketahui adalah kenapa dan bagaimana?
Misteri Gunung Bersama Sammy Lancaster
Apa yang tamu mungkin temukan di kulkas?
Buah?
Steik yang lembut?
Bagi Lisa Phoenix, 18 tahun,
Yang dia temukan jauh lebih mengerikan.
Selesai.
Kau tak apa?
Tidak. Dia 18 tahun.
Ini terasa sangat eksploitasi.
Itu berita.
Dan dia hanya bersedia untuk bicara denganmu.
Itu prestasi untukmu.
Kau mau dianggap sebagai jurnalis yang serius.
"Kau ingin warisan seperti apa?"
Maaf.
Apa itu seharusnya Barbara Walters?
Aku tidak begitu pandai menirukan orang.
Ayolah. Anak itu melalui cobaan yang berat.
Dia berhak mendapat sedikit keringanan.
Kau membantu dia.
Aku harap begitu, tapi...
"Petapa menyeramkan di hutan..."
"...mengumpulkan mayat selama bertahun-tahun."
Ayolah. Kau tahu itu terlalu simpel.
Polisi membuat kesalahan yang sama berulang-ulang kali.
Setiap tengkorak yang mereka peroleh dari peternakan itu...
...membuktikan kemalasan mereka.
Semua orang membiarkan narasi berjalan dengan sendirinya.
Tidak ada yang menggali.
Tapi jika kau tanya aku,
Cerita yang mereka sampaikan terlalu lemah.
Mungkin.
Wawancara dia adalah kepingan puzzle terakhir.
Lem.
Tanpa itu, kita hanya habiskan berminggu-minggu...
...mewawancarai orang kampung dan orang udik tanpa alasan bagus.
Ini akan jadi Daytime Emmy untukmu.
Kau mendapatkan ludah tembakau di sepatumu,
Dan itu pasti akan jadi pengalaman hidup yang menguatkan.
Tidak.
Aku bersumpah masih bisa merasakan itu.
Bagaimana perasaanmu, Lisa?
Wow. Memulai dengan pertanyaan mudah, ya?
Aku temukan cara untuk memiliki harapan kembali.
Bagaimana dengan hari-harimu?
Apa kau bisa sedikit istirahat?
Apa kau psikiater?
Karena aku banyak temui psikiater.
Tidak, aku...
Dunia merasa takjub...
...karena kau berhasil melewati apa yang kau alami.
Seperti apa kelihatannya sisi lain dari Neraka?
Aku tak apa.
Hanya energi positif.
Aku hanya ingin tahu apa yang terjadi,
Dari sudut pandangmu.
Oke.
Kenapa kita tidak mulai dari awal?
Bagaimana hari itu bermula? Kau terbangun, dan kau...?
Aku bangun dan membuat sarapan...
...untuk Eric.
Jadi, apa menu hari ini?
Hanya roti isi bakon dan telur.
Dan dia tak bisa buat sarapannya sendiri, karena...?
Karena aku menginginkannya.
Kenapa kau harus selalu melihat sisi buruknya?
Lisa, kau kenal dia mungkin baru tiga bulan...
...dan kau sudah terobsesi lagi.
Lantas? Dia manis. Aku suka dia.
Dan kau bangun pagi tiap hari untuk buatkan dia sarapan?
Apa kau koki pribadinya?
Aku dengar dia pernah ditangkap karena mengutil di Target.
Dia sedikit aneh.
Ya, dia beritahu soal itu padaku.
Dia memiliki masalah. Dia mengusahakan itu. Oke?
Dia manusia. Dia tidak sempurna.
Kau begitu bergantungan,
Dan kau biarkan para pria menginjak-injakmu.
Apa kau keset, Lisa?
Kau harus temukan seseorang yang memang bisa merawatmu, oke?
Seseorang yang baik dan manis.
Benar, ujar wanita yang temukan semua teman kencannya di Tinder.
Jangan bawa-bawa aku.
Temukan pria baik adalah masalah serius, oke?
Sudah cukup bercandanya.
Bagaimana perasaanmu soal akhir pekan ini?
Aku bisa jadi lebih baik.
Lisa, kau akan terlambat sekolah!
- Itu ayahmu? - Ya.
Oke, ini tahun yang berat untuk kalian berdua,
Jadi cobalah untuk tidak terlalu marah. Oke?
Pasti. Akan aku coba.
Jadi ibumu meninggal tak lama sebelum itu?
Ya, delapan bulan sebelumnya, tapi...
Aku saat itu mulai merasa membaik.
Aku mencoba untuk menjauh dari orang.
Semua orang seperti melihatku dengan tatapan kasihan.
Aku tidak bisa menerimanya.
Eric satu-satunya yang tidak terlihat begitu peduli.
Ini sebabnya kalian pergi ke Lyndon Park, benar?
Ini adalah tradisi keluargamu?
Kami ke sana tiap tahun.
Ayahku sangat bertekad untuk temukan tempat berbeda kali ini.
Aku rasa itu terlalu menyakitkan untuk dia...
...untuk pergi tanpa dia.
Aku harap kau tak keberatan aku bertanya,
Bagaimana Ibumu...
Kanker paru.
Baiklah.
Itu lucu karena bukan dia yang merokok.
Lisa, ini tradisi keluarga.
Keluarga.
Dan dia pacarku.
Bisa ayah berhenti mengisap itu di ruang tengah kita?
Kau baru bertemu anak laki-laki ini.
Kenapa itu penting? Dia membuatku merasa nyaman.
- Ayah percaya. - Ayolah.
Dengar, ayah mengerti jika kau ingin sedikit bersikap murahan,
Khususnya setelah semua yang kita alami.
"Bersikap murahan"?
Ayah menjijikkan.
Jaga ucapanmu pada ayah.
Ayah beberapa wiski lagi dari minum menuju jalanmu kepada Ibu.
Ayah bilang jaga ucapanmu!
Aku tahu soal Mary.
Ayah tidak tahu apa yang kau bicarakan.
Bagaimana rasanya mencumbu teman Ibu tepat sebelum ibu meninggal?
Cukup!
Ayah senang ibumu tak di sini untuk melihatmu bertingkah seperti ini.
Kau bajingan menyedihkan!
Aku rasa dia merasa bersalah soal itu.
Dasar bocah manja.
Setelah dia tidak dalam pengaruh alkohol besoknya,
Dia memintaku untuk mengundang Eric dalam perjalanan memancing kami.
Kau tahu itu bagaimana.
Orang tua bukan selalu hubungan yang mudah untuk ditata.
Ya.
Pencumbu babi. Pencumbu babi. Pencumbu babi. Pencumbu babi.
Dasar pencumbu babi bodoh!
Lisa, kau tak apa?
Ya. Ya, aku tak apa.
Kau mau istirahat?
Tidak sekarang.
Tapi perjalanan ke sana sangat menyenangkan.
Tapi kau mampir sebelum ke danau.
Ya. Ke pom bensin.
Milik Barry dan Helen Anderson.
Apa yang bisa kau beritahu aku tentang mereka?
Jika mereka memiliki shotgun.
Apa yang kau lakukan di luar sini?
Bisa kau ke depan? Kita ada pelanggan.
Dasar idiot.
Dan jangan tinggalkan itu tanpa pengawasan.
Harus berapa kali aku beritahu?
Jalang.
Boleh aku minta uang untuk camilan?
- Terima kasih. - Sama-sama.
Eric, ayo.
No comments yet. Be the first to leave one.