Yuva

Yuva (युवा)

Indonesian வசனம் பதிவிறக்கம்

வெளியீட்டு விவரம்

The Youth (Yuva) (2004) DVD
கருத்துரை வழங்கியவர் varisnova
Manual Lyrics.............. please rate................. Lihat juga Aayutha Ezhuthu (2004) (versi tamil) http://subscene.com/subtitles/ayitha-ezhuthu/indonesian/1514183 ...... Dilarang resync, edit, ubah credit, menyontek, hardsub, streaming, memperjual

குறிச்சொற்கள்

DVD
வெளியிடப்பட்ட தேதி: 2017-03-03
பதிவிறக்கங்கள்: 46
காது கேளாதோருக்கானது: No

Indonesian வசனங்களின் மாதிரிக்காட்சி

முதல் 200 வரிகள்.

Dengar, jangan sampai..

..Wanita mendekatimu.

Dia bersama seseorang.

Ada ribut apa di rumahmu?

Kau memarahi pamanmu atau dia..?

- Kami bertengkar. - Kenapa?

Dia ingin aku menikah.

Aku mencintaimu.

Aku yang ke berapa? Yang ke 42 atau yang ke 42 setengah?

Kemasi tasmu, tinggal denganku.

Aku tidur dimana?

Di kamar Tara dan Joe atau di kamar bibi Leela?

- Di kamarku. - Sebelum nikah?

Dia berhenti.

Meera, tunggu!

Meera, dengarkan aku.

Jalan.

Berhenti!

Aku butuh tumpangan, ikuti taksi itu.

Cepatlah, bos!

Tidur dan bercinta dengan mereka..

..Tapi jangan hidup bersama mereka.

Demi seteguk, kenapa ingin memilik bar?

Cepatlah, kisah cintaku akan berakhir.

Tenang. Kuantar kau kesana.

Hei, tunggu! Meera!

Sedang apa dia?

Ikuti dia.

Tak bisa hidup dengan mereka. Tak bisa hidup tanpa mereka.

Aku tak mengerti maksudmu.

Kau takut?

Aku ingin mengajakmu melihat air terjun Niagara.

Kita akan punya 2 anak perempuan, mirip dirimu.

Kita cukur rambut mereka di Kuil Pittsburg Balaji.

Mau menyalip atau membuntutinya?

Menyalib!

Sudah berapa hari kita saling mengenal?

Kita jarang bertemu tapi kau membahas anak-anak?

- Aku mencintaimu.. - Terus?

Katakan, aku tetap bersamanya atau mencampakkannya.

Dia makin cepat.

Aku mencintaimu.

Pikirkan!

Aku mencintai..

- Berhenti! - Mau kita terbunuh? - Berhenti!

Mampus.

Jaminanmu datang. Ayo, tuan memanggilmu.

Lewat sini!

Baju, cincin, gelangmu. Periksa lagi!

- Dan ini uang Rs. 40.75 mu. - Kurang 25 paise.

Dasar Kepala Sipir Penjara!

Mencuri seperti kami, rasa humormu hilang, hah?

Ya! Ini Rs. 180 untuk bahan kursimu.

Simpan saja!

Cari ember baru untuk ruang penjara B.

Si bodoh mengeringkannya sebelum embernya penuh.

- Boleh kupergi? - Tanda tangan disini, ambil ini.

Hirup udara bebas. Nikmatilah!

Sama dengan udara di dalam tapi di dalam bercampur kentut napi.

- Apa kabar? - Baik! - Duduk! Ayo pergi!

Sialan! Berhenti main-main.

Anak ayam bengal seperti pelacur..

Lallan, kau tahu Gopal yang menjaminmu keluar penjara?

Ada sesuatu di air Hoogly.

- Dia menyuruhmu langsung ke rumahnya. - Aku ada urusan dulu.

Kau slalu membuat kesalahan yang sama..

Sampai kapan kau terus menderita?

Dia tak mau bersamamu.

Dengar tidak?

Ambilkan tasku.

Hentikan atau kupanggil polisi..

Mengerti bahasa Hindi, kan? Perlu ku pakai bahasa Bengali?

Kau kemeja hijau bodoh, diam! Ini masalah keluargaku..

..Atau ku campurkan merah ke hijau biar jadi kuning.

Mengertilah.

Kau mengerti sakitnya? Atau mau kupatahkan lenganmu?

Jika kau pergi dengannya, ayahmu tak mau melihatmu lagi.

- Tolong aku! - Diam!

Keluarlah, Sashi..

Dia tak mau.

Tinggalkan dia! Shashi, masuk! Masuk!

Aku tak mau melihat wajahmu lagi..

- Hentikan! Dewi Durga akan muncul.. - Dia mengerti semuanya..

Kau tak mengerti..

- Hentikan, gigimu melukaiku. - Gigi tak mungkin melukai.

- Ada yang mau kukatakan. - Katakan..

Dengar, ayah memberimu pekerjaan. Kau mau?

- Mau. - Berjanji dulu!

- Lepaskan tanganku! - Janji? - Janji.

Kau menantunya Nilanjan?

Dia mertuaku.

Tapi kau menantunya, kan?

Hei periksa itu.

- Apa pekerjaanku? - Berdiri di pintu gerbang..

Lembaran kertas datang dari dermaga..

Kertas harus bisa melewati pintu gerbang.

Maksudmu harus dapat hak perizinan?

Tanpa melewati pintu gerbang, tak bisa masuk atau keluar.

- Gajiku? - Rs. 2000 per bulan.

Lembur ditambah Rs. 10 perjam.

Setelah 6 bulan, gaji akan naik.

Berapa harga mesin ini?

Apa?

Aku harus menjaganya, kan? Jadi aku harus tahu harganya.

Kerjamu di pintu. Biar aku yang mengurus lainnya.

Aku tak tanya pekerjaanmu.

Satu mesin harganya 2 crore.

Perkirakan saja harga semuanya.

Jika ada pencuri saat aku bertugas..

Omong kosong apa itu?

Bukan omong kosong. Jika mesin terbakar..

- Siapa yang mau membakarnya? - Siapa saja, mungkin dewa api..

Bahkan aku pun bisa membakarnya?

Pak, ini aku, Sheshadri!

Orangnya Nilanjan bukan orang jujur.

Dia banyak omong..

Aku akan memberitahunya..

Ini!

Halo! Ya, pak..

Tidak, dengarkan dulu. Kau hanya menggajiku Rs. 2000..

..Untuk menjaga mesin seharga 2 crore. Apa itu adil?

Dengar! Kami sudah berbaik hati memberimu pekerjaan.

Tapi kau menceramahi kami.

Kau benar! Jika terjadi sesuatu, jangan salahkan aku.

- Mengancam? - Aku tak mengancam.

Aku cuma bilang, bisa menjamin keselamatan mesin itu.

Tolong pedulikan aku. Aku akan pedulikan mesinmu.

Jika tidak, baik. Semoga mesinmu terhindar dari kejahatan.

Suruh dia ke kantorku.

Meenakshi, kau masuklah.

Kemari.

Kau sudah janji.

- Apa? - Kau mau bekerja.

Dia memberimu kerja hanya karena kau menantunya.

Tapi kau malah memeras dia?

Lihat mesin itu?

Menggajiku hanya Rs. 2000 untuk jaga mesin seharga 2 crore.

Mustahil! Lallan Singh tak jahat.

- Sekarang giliran siapa? - Kau akan memeras uang.

- Bilang padanya, Ravi! - Aku..

Kau bohong. Katanya kau mau berhenti bertindak kasar.

Ini tak kasar, sayang.

Ada Gopal.

- Jangan pergi! - Mana bisa kupergi jika dia tak mengizinkanku?

Berhenti bercanda! Dia menunggumu. Dia sangat marah.

Hoodibaaba!

Bilang padanya, Lallan. Tak mau.

Dia tak mau jadi pembunuh seperti Gopal.

- Apa kerjanya? - Jangan mau.

- Pekerjaan penting. - Apa untungnya bagiku? - Banyak.

- Jangan mau. - Jangan bilang begitu..

Kau tak boleh pergi. Aku takkan membiarkanmu.

Sana, Ghoshal. Lallan tak mau.

Siapa yang menjaminmu keluar penjara?

- Aku harus pergi.. - Duduk.

Mengertilah, aku sudah menjaminmu keluar penjara?

Kau melakukan itu bukan karena kasihan padaku.

Pasti ada yang menyuruhmu agar mengingatku.

Kenapa? Tidak, kan.

Begini caramu berbicara ke kakakmu.

Dia kakakku? Saat lari ke Kolkatta, kakakku ini..

..Meninggalkanku bersama sepotong roti di tanganku.

Perlu 10 tahun menemukannya. Dia sebut dirinya kakakku.

- Duduk kakak. - Aku kesini bukan untuk duduk.

Mau berbaring? Mau kuambilkan ranjang?

Kau mau jadi sesuatu atau tetap main kartu?

Tapi aku sedang main..

Sebentar lagi Pemilu Panchayat.

10 hari lagi para calon diajukan.

Terus? Mau kukurangi para calonnya selama 4 hari?

Kami tak mau siapapun mencalonkan diri.

Tapi beberapa anak kampus memprovokasi warga desa.

Kau cari banyak orang untuk berdemo.

Suruh mereka ke truk. Beri mereka 50 rupee..

..Dan sebungkus nasi Biryani.

Pastikan tak ada masalah.

Pemimpin mereka, Michael, Barthwaj, Trilok.

Dan ada banyak pemuda.

Ingin memukul atau membunuh mereka?

Lallan takkan melakukannya.

Lallan, suruh mereka pergi.

Di rumah ini, ada wanita memakai 'Langot' .

Keluar. Lallan takkan pergi.

Jangan ikut campur.

Lallan, lakukan sesuatu, pakai sari. Aku akan memberimu rok.

Kau takkan menikmati bertindak kasar.

Kubilang jangan ikut campur.

Takkan kubiarkan kau pergi.

Aku mati saja sebelum membiarkanmu pergi.

Diam!

Kau menggertakku?

Aku membelamu.

Sebentar! Aku tak tahan keributan ini.

Setelah urusanmu dengannya selesai, temui aku.

Aku mau pergi. Ayo, Vishal.

Jangan ikut dengannya.

Itu demi kebaikanmu.

Inilah kenapa aku keberatan. Dia binatang.

Harusnya aku tak kesini.

- Aku mau pergi. - Pergilah.

கருத்துகள்

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left