முதல் 200 வரிகள்.
Anak-anak, musim semi 2007, semua berjalan baik antara aku dan Robin.
Jadi kami memutuskan untuk membuatnya lebih baik lagi.
Kami memutuskan tinggal bersama.
Jadi, truk pindahnya akan datang kesini jam 8:00 am.
Apa itu terdengar bagus untuk semua?
Btw, apa yang akan kalian lakukan dengan kamar Ted?
Karena jika kalian butuh bantuan sewa, aku bisa.
Kenapa kau ingin hidup dengan kami?
Aku tak menyebutnya "hidup" seperti kalian.
Begini, aku butuh kamar yang lebih dekat ke bar.
Aku butuh tepat 23 menit
untuk membawa gadis ke apartemenku.
Banyak yang salah bisa terjadi dalam 23 menit.
Ini akan keren sekali.
Dia yang bayar.
Aku janji, jika dia tidak meneleponku lagi,
aku akan melalui ini.
Tolong cepat, Pak.
Aku ingin melakukan hal kotor dengamu.
Hal yang takkan kubiarkan dia melakukannya.
Setiap lampu merah yang kau lalui, ekstra $20.
Sayang?
Oh, tidak, tidak, tidak. Itu semua salahku.
Aku sangat mabuk.
Kalau aku semabuk ini, Aku jadi gila!
Aku yakin begitu.
Lihat ini.
Apa kabar NYPD?
Dekat lagi.
Lihat? Jika aku punya kamar disini, yang perlu kulakukan hanya membawa ke atas.
Ayolah, kawan. Pasti akan hebat!
Kami masuk setelah kalian tidur
dan aku pergi sebelum kalian bangun.
Jadi, kau dapatkan seks dan kami harus membangunkan gadis aneh pagi hari
dan menendangnya keluar?
Astaga, Lily.
Seorang "pria" mengatakan bahwa "dia" mencintainya, berpura-pura ke kamar mandi,
dan tak pernah kembali, tak bisakah kau buatkan secangkir kopi?
Baik sekali.
Translated by:
Naizeze :)
Aku letakkan semua jaket beratmu di kotak bertanda "Musim Dingin"
Dan semua sweater warna di kotak bertanda "Bill Cosby."
Tertawa saja, tapi Amerika suka pria itu untuk suatu alasan.
Wow!
Hampir selesai.
Tidak secepat itu.
Ambil pedangmu.
Wow.
- Akhir sebuah era. - Ya.
Suatu kekecewaan memisahkan set ini, tapi kau akan butuh pedang itu.
Itu benar-- gedungku penuh dengan naga.
Sepertinya pria kecil kita akhirnya pindah.
Rasanya baru kemarin, dia masih anak baru yang imut.
Mempelajari Reggae dan Ultimate Frisbee.
Dia lebih lamban dari siswa lain tapi kita tak pernah memaksanya.
Kita tahu dia akan mengejar.
Kalian belum pindah, kan?
Bagus. Kalian harus menjawab kuis ini.
Kutemukan di majalah.
Judulnya : Kuis "Apa Kalian Siap Tinggal Bersama?"
Jika ini bukan seperti Kuis "Apa Kau Menggunakan Celana",
Aku tak ikut.
Pertanyaan 1,
Ted, "Apa kau mau tinggal dengan Robin?"
Mm. Ya.
Oh, kau salah menjawab yang pertama.
Jawabannya adalah: "Tidak, kau diam-diam ingin single
dan nongkrong dengan teman kerenmu Barney."
Pertanyaan 2.
Robin, "Apa kau pikir bisa menilai pria yang lebih keren dari Ted?"
Benar. Jawabannya adalah kediaman canggung.
Pertanyaan 3, "Apa aku membuat kuis ini untuk membuktikan suatu poin?"
Ya.
Ya, memang.
Sungguh? Maksudmu itu bukan dari Majalah Panel Hukum Kuning yang Tua?
Jadi? Kita setuju?
Kita pindahkan barang Ted kembali?
Mm... tidak. Kami masih akan tinggal bersama.
Kenapa? Ini gila.
Ted kau membuang-buang hidupmu. Gadis ini membutakanmu.
Dengan rambutnya yang bersinar dan dadanya yang berbentuk-- dada.
Ini juga buruk untukmu, tahu.
Bagaimana perasaanmu kalau nanti dia melihatmu tanpa make-up?
Aku tidak pakai makeup sekarang.
Sialan, kau memang cantik.
Baiklah, bagaimana perasaanmu kalau tak bisa menyelundupkan rokok sesekali?
Oh, ayolah, Robin tidak merokok.
Tunggu, kau merokok?
Tentu saja tidak. Kenapa?
Jangan beritahuku bagaimana untuk hidup!
Ted, tak bisa kubiarkan kau melakukan ini.
Ayolah. Ini terjadi.
Daripada kita mempertengkarkan kenapa, kenapa kau tak bantu saja?
- Kau mau aku membantumu? - Ya.
Oke, Ted.
Akan kubantu.
Tak bisa dipercaya kita benar-benar membuatnya membawa kotak itu turun.
Mungkin dia akhirnya mengerti.
Dimana truknya?
Dimana Barney?
Tunggu sebentar...
AKu tak percaya ini! Semua yang ada di dunia ada di sana.
Kecuali penutup panci ini.
Dan pedangnya.
Aku akan membunuhnya. Demi Tuhan aku akan membunuhnya!
Benar. Mungkin aku akan memegangnya dulu. Untuk sekarang.
Marshall, kita tinggal sendiri.
Ini hebat sekali!
Kita akhirnya bisa melakukan hal yang kita selalu inginkan saat kita tinggal sendiri.
Oh, aku tahu aku ingin mulai dengan apa.
Jadi, disinilah kita, kan?
Duduk di sekitar apartemen telanjang.
- Keren. - Yep.
Tak sekeren yang kupikirkan.
- Bokongku gatal. - AKu kedinginan.
Aku tahu.
Ya, seperti kau perlu bilang saja, Puting.
Barney, aku tak tahu kalau kau dapat 47 pesanku yang lain,
tapi jika barangku belum disini dalam sejam, aku panggil polisi.
Ini terakhir kali aku meneleponmu.
Karena chargerku di belakang truk.
Jangan cemas, hanya Barney. Dia akan mengembalikannya.
Tidak, hanya saja... aku benar-benar berharap untuk menetap, tahu?
Mungkin memasang TV-ku.
Menonton di tempat tidur.
Apa?
Apa kita benar ingin TV di kamar tidur?
Kurasa iya.
Aku tak yakin iya.
Jadi, dimana lagi kita meletakkan TV-ku?
Kita bisa letakkan di ruang penyimpanan di basemen.
Tapi apa kita tak akan merindukan TV-ku?
- Akankah? - Ya, kita akan rindu.
Kita memiliki TV itu sudah lama
dan kita akan merasa lebih baik dirumah jika memasangnya di kamar tidur kita.
- Kita butuh anggur, iya kan? - Ya, benar.
Haruskah kita, um, pindah ke kamar tidur?
Kenapa?
Ted tidak disini lagi.
Kita bisa lakukan apapun yang kita mau.
Kau tahu apa lagi?
Kita tak harus diam lagi.
Kita bisa seribut yang kita mau.
Oke, kurasa kita harus menetapkan peraturan dasar.
Hanya karena kita bisa ribut, bukan berarti harus.
Dan walaupun itu menggairahkanmu,
kau berteriak, "Aku yang terbaik," tak begitu berarti buatku.
Yah, lebih baik daripada teriak, "Ted tidak disini," lagi dan lagi.
Yah, setidaknya yang kubilang itu benar.
Yah, itu tak penting.
Karena aku hanya punya 1 kotak, kurasa aku harus membukanya saja.
Mm, dimana kau pikir kita akan meletakkannya?
Kecuali kau punya kamar tutup panci terpisah, kurasa di lemari bisa.
Apa?
Uh, benda di dapurku ini agak kecil.
Dan, um, aku sudah punya banyak tutup panci
dan punyaku lengkap dengan pancinya, jadi...
Kau berkata, tak ada ruangan untuk 1 kotak saja barangku
yang aku coba pindahkah ke tempatmu?
Kenapa tak kau bawa saja ke...
Jangan bilang gudang.
Aku baru mau bilang tempat sampah.
Sialan, Robin, hanya ini barangku yang tersisa di dunia ini--
8 tutup panci dan sebilah pedang.
Ya, tentang pedang itu.
Hello.
Pakai setelanmu, Mr. Mosby.
Barney, aku tahu ini kau. Dimana barangku?
Ini bukan aku.
Jika kau ingin bertemu barang berhargamu lagi,
kenakan setelannya.
Setelan apa?
Ding-dong. Oh, apa itu? Bell pintu.
Itulah setelan yang kubicarakan.
Aku belum ke pintu.
Oh, oke, beritahu kalau sudah.
Oke, sudah kubuka. Dan ada setelan disana.
Itulah setelan yang kubicarakan.
- Barney.... - Ini bukan Barney.
Tapi kudengar pria itu keren.
Baiklah. Dengar baik-baik.
Kau akan mendapat barangmu lagi kalau kau mampu menyelesaikan serangkaian tantangan.
Nomor 1, kenakan setelannya.
Nomor 2, jumpai aku di McClaren dalam sejam.
Bagaimana aku bisa mencarimu kalau kita tak pernah bertemu?
Aku mirip Barney.
Oh, hei, Ted.
Setelan dan kets.
Sedikit Ellen DeGeneres, tapi kau melakukannya.
Aku tak punya sepatu lain karena kau mencuri semuanya
dengan barang lain yang kupunya di dunia ini.
Mana truknya, Barney?
Barney.
Orang yang "truknya bukan aku yang tahan untuk tebusan" memanggilku Barney.
Kurasa kau harus memanggilku "The Commodore".
- Aku tak akan memanggil... - Kau takkan dapat barangmu kembali.
Tolong bisakah aku dapatkan lagi barangku...
The Commodore?
Tidak.
No comments yet. Be the first to leave one.