முதல் 200 வரிகள்.
Translate By Zambronk_lah IDFL™ Subs Crew
Sayang..
Aku jauh darimu tapi kau tepat di depanku.
Aku merasa seolah-olah aku melihatmu.
Kau pasti sedang membaca surat ini berbaring sendirian.
Semua di sekitarmu, telah menyatu denganmu.
Awan telah menyebar seperti sipat di matamu.
kau pasti melihat sekelilingmu...
...setelah selesai membaca surat ini.
Seluruh dunia seakan tertuju pada dirimu.
Siapa itu?
Sunil seharusnya datang untuk menjemputmu.
Kenapa dia belum datang?/ Aku tidak tahu.
Kiran, aku mencintaimu
Sunil punya gaya yang indah memberitahu kedatangannya!
jaadu teri nazar Matamu bagaikan menyihir
khushbu tera badan Tubuhmu beraroma parfum
jaadu teri nazar Matamu bagaikan menyihir
khushbu tera badan Tubuhmu beraroma parfum
tu haan kar Katakan ya
yaa naa kar Atau tidak
tu haan kar yaa naa kar Katakan ya atau tidak
tu hai meri kiran kau Kiran milikku
tu hai meri kiran kau Kiran milikku
faasale aur kam ho rahe hain Jarak antara kita kian memudar
duur se paas ham ho rahe hain Kita kian saling mendekat
faasale aur kam ho rahe hain Jarak antara kita kian memudar
duur se paas ham ho rahe hain Kita kian saling mendekat
maang luunga tujhe aasmaan se Kutemui dirimu dari langit
chhin luunga tujhe is jahaan se Kuraih dirimu dari bumi
tu haan kar Katakan ya
yaa naa kar Atau tidak
tu haan kar yaa naa kar Katakan ya atau tidak
tu hai meri kiran kau Kiran milikku
tu hai meri kiran kau Kiran milikku
jaadu teri nazar Matamu bagaikan menyihir
khushbu tera badan Tubuhmu beraroma parfum
tu haan kar Katakan ya
yaa naa kar Atau tidak
tu haan kar yaa naa kar Katakan ya atau tidak
tu hai meri kiran kau Kiran milikku
tu hai meri kiran kau Kiran milikku
Apa yang kau pikirkan?/ Sunil ada disekitar sini.
Tapi tidak menampakan dirinya./ Mengapa dia harus bersembunyi?
Dia senang mempermainkanku./ Aku tahu di mana Sunil.
Kau tahu? katakan padaku!
Ayolah!
Di sini! dirinya bersembunyi di dalam hati!
Aku mencintaimu, Kiran
Ketika cinta berlebihan, akan menjadi kesetiaan.
Dan ketika kesetiaan menyesatkan akan menjadi obsesi.
Cerita ini juga tentang obsesi cinta.
Ini kebenaran yang menghadirkan cinta Laila dan Majnun.
Ini berlangsung terus-menerus.
Yang hadir dalam hati Romeo dan Juliet
Disini juga terdapat emosi seperti di lagu Heer dan Ranjha.
Tetapi juga ada satu elemen lagi ..
Sesuatu yang belum pernah ditampilkan dalam setiap kisah cinta
Takut
mere khwaabon ki tasvir hai tu kau gambaran dalam impianku
bekhabar meri taqdir hai tu Kau adalah takdirku sendiri
mere khwaabon ki tasvir hai tu kau gambaran dalam impianku
bekhabar meri taqdir hai tu Kau adalah takdirku sendiri
tu kisi aur ki ho naa jaana Jangan menjadi milik orang lain
kuchbhi kar jaayunga main diwana Kulakukan apapun demi dirimu
tu haan kar Katakan ya
yaa naa kar Atau tidak
tu haan kar yaa naa kar Katakan ya atau tidak
tu hai meri kiran kau Kiran milikku
tu hai meri kiran kau Kiran milikku
jaadu teri nazar Matamu bagaikan menyihir
khushbu tera badan Tubuhmu beraroma parfum
tu haan kar Katakan ya
yaa naa kar Atau tidak
tu haan kar yaa naa kar Katakan ya atau tidak
tu hai meri kiran kau Kiran milikku
tu hai meri kiran kau Kiran milikku
Teroris telah menculik putri dari Menteri.
Dan Jika pemimpin mereka tidak dilepaskan...
Mereka akan menembak anak itu.
Kita harus selamatkan gadis itu, Hanya kau yang bisa melakukannya.
Dimana gadis itu Pak?
Kapal mereka berhenti ditengah laut.
Anak itu disana.
Sunil kita bangga dengan dirimu dan unitmu.
Selama kita memiliki pemberani sepertimu...
Kejahatan tidak akan pernah berhasil di negara kita.
Atas nama pemerintah, dan Menteri negara ini...
Serta kesatuan ini, Kuucapkan Terima kasih.
Melihat dari keberhasilan misi ini.
Kalian semua akan diberi liburan selama satu bulan.
Kita akan bertemu lagi bulan depan.
Jai Hind.
Ini hari terakhir dari pertandingan ini.
India butuh 2 pukulan untuk menang. Inggris meningkatkan tekanan.
Dan Tim Azhar berada dalam tekanan.
Ayo kita sudah terlambat./ Pemain India...
... melempar dengan hati-hati karena Kemenangan ini penting bagi mereka.
Kita harus menang. Ayo!
Kita sudah terlambat. Kereta Kiran pasti telah tiba.
Persetan dengan kereta. Aku pergi jika India sudah menang.
Itu dia Kumble! Ayo!
kau sangat mengkhawatirkan. Haruskah aku pergi sendiri?
Vijay Lihat jam.
Baiklah. Aku berangkat.
Kita sudah cukup menonton.
Kita pasti menang.
Bangsaku hebat sekali.
Menang!
Ayo pergi sekarang!
Kapil Dev memaksaku minum secangkir teh bersamanya.
Tapi kau selalu terburu-buru.
Ayo turun sekarang.
Nn Kiran, Tn Sunil telah meneleponmu.
Jangan sebut namanya di hadapanku.
Kenapa dia sangat marah?/ Dia tidak marah...
...api asmara membakarnya karna Sunil tidak menjemputnya.
Tidak semua orang jadi suami penurut sepertiku.
Ya aku tahu.
Dia bahkan tidak datang ke stasiun.
Aku tidak akan memaafkannya ketika bertemu denganku.
Kau tak tahu malu! kau membuatku takut!
Kukira ada mayat jatuh didepanku.
Kau gila!
Kau tidak tahu dalam lemari gadis tidak ada apapun.
Hanya surat lama, cinta lama atau sari baru.
Cinta lama katamu? Bagaimana jika jantungku copot?
Bagaimana bisa copot? Itu milikku.
aku tidak ingin bicara padamu. Kau jahat.
Dengarlah bagaimana detak jantungku.
Ya memang berdetak./ Sekarang jangan main-main.
Kenapa tidak menemuiku saat kau datang ke Simia?
Mengapa kau harus selalu mempermainkanku?
Pasti menyenangkan jika kita pulang bersama!
Siapa orang bodoh yang bilang aku datang ke Simia?
Kau tidak kesana?/ Tidak!
Benarkah?/ Sayang.
Seseorang yang bermimpi selalu berada di sisimu...
Bagaimana bisa dia tidak menemuimu saat ia dekat denganmu?
Lalu siapa orang itu?
Dia bukan milikku.
Dia milikku!
Dia bukan milikku.
Dia milikku!
Dia bukan milikku.
Dia milikku!
Dia bukan milikku.
Dia milikku!
Dia bukan milikku.
Dia milikku!
Dia bukan milikku.
Dia milikku!
Kiran! kau milikku!
Tempat yang bagus. Benar-benar indah.
Kita mau kerumah siapa?
Rumah milik orang yang tinggal di dalamnya.
Itulah yang ingin kutahu. Siapa yang tinggal di sini?
Sekarang berharap dan bermimpi tinggal di sana.
Katakan padaku!/ Akan kuberitahu, Ayo!
Kenapa kau mempermainkanku? Kenapa tidak memberitahuku?
Apa ini?
Ini rumah kita.
Setelah kita menikah. Dunia kecil ini menjadi milik kita.
Chhota sa ghar hai ye magar Ini rumah kecil tapi nyaman
Chhota sa ghar hai ye magar Ini rumah kecil tapi nyaman
Tum isako pasand karalo Kuharap kau akan menyukainya
Darawaaja band karalo Tutup dahulu pintunya
Main haan kahu ya na kahu walau kusuka atau tidak
Tum mujhako rajaamand karalo kau harus membawaku berkeliling
Darawaaja band karalo Tutup dahulu pintunya
Ye ghar nahi ye hai ek sapana Ini bukan sekedar rumah. Ini mimpi
Sapana nahi sach hai pyar apana Tak ada mimpi cinta kita yang nyata
Ye ghar nahi ye hai ek sapana Ini bukan sekedar rumah. Ini mimpi
Sapana nahi sach hai pyar apana Tak ada mimpi cinta kita yang nyata
Is pyaar se lag ke gale mari kita saling berpelukan
Is pyaar se lag ke gale mari kita saling berpelukan
Mulaakaat chand karalo memberi yang terbaik dari pertemuan ini
Darawaaja band karalo Tutup dahulu pintunya
Main haan kahu ya na kahu walau kusuka atau tidak
Tum mujhako rajaamand karalo kau harus membawaku berkeliling
Darawaaja band karalo Tutup dahulu pintunya
Chhuna na mujhako o mere chaila Jangan sentuh diriku pujaanku
Gora badan ho jaayega maila Itu akan mengotori tubuh indahku
Chhuna na mujhako o mere chaila Jangan sentuh diriku pujaanku
Gora badan ho jaayega maila Itu akan mengotori tubuh indahku
Is rang ka is roop ka Jangan biarkan kulit dan kecantikanmu
Is rang ka is roop ka Jangan biarkan kulit dan kecantikanmu
Na itana ghamand karalo Membuatmu menjadi sombong
Darawaaja band karalo Tutup dahulu pintunya
Main haan kahu ya na kahu walau kusuka atau tidak
Tum mujhako rajaamand karalo kau harus membawaku berkeliling
Darawaaja band karalo Tutup dahulu pintunya
Darawaaja band karalo Tutup dahulu pintunya
Suraj sitaare ya phool laanu Haruskah kubawa bintang atau bunga?
Is ghar ko main kaise sajaanu Bagaimana harus kuhias rumah ini
Phoolon se ia ghar ko main sajaanu Dengan bunga kutaruh diatap rumah
Bolo main kya kya saamaan laanu Katakan apa yang harus kubawa
Rehana mujhe dil mein tere Cukup hatimu yang kubutuhkan
Bas isaka prabhhad karalo Kau hanya perlu mengaturnya
Darawaaja band karalo Tutup dahulu pintunya
No comments yet. Be the first to leave one.