முதல் 200 வரிகள்.
zbr182 IDFL™ Subs Crew
Hei Kunal ayo main!/ Ya ayo main.
Hei pendek! kalahkan aku, nanti kubelikan es krim.
Janji!/ Janji!
Selamat pagi, Pak!
Ayo, Kunal.
Yang menang otak atau otot!/ Otak!
Kalah! kalah! kalah!./ Kunal ... Kunal ...
Ya!/ Pastur Peter memanggilmu.
Aku akan minta eskrimnya nanti.
Kunal, Pamanmu mengirim surat dan ...
... ada hal penting yang harus kau tahu.
Pamanmu bersikeras bahwa ia ingin
kau belajar di sekolah yang dijalankan olehnya.
Tapi aku tak ingin pergi ke sana.
Nak, sejak tiga tahun terakhir
Setelah orang tuamu meninggal
kami mencoba untuk membuat sekolah ini menjadi rumahmu.
Tapi Nak, Pamanmu adalah wali sahmu.
Pak, kumohon Pak ...
Kumohon Pak.
Ada tak bisa membantumu.
Aku ingin tinggal di sini.
Kumohon Pak.
Maaf Kunal, maafkan aku.
Ditempat yang jauh ada sebuah lembah dan dilembah itu ada sebuah kota
Siang dan malam sangat aneh Segala sesuatu disini tak biasa
Dengarkanlah kisah ini
Ada kota kecil cerita dimulai disana
Sepanjang tahun ini cuaca sangat bersahabat
Jalan-jalan dipenuhi dengan pepohonan
Dan bunga di setiap cabang bagaikan tak pernah layu
Ada kota kecil cerita dimulai disana
Sepanjang tahun ini cuaca sangat bersahabat
Jalan-jalan dipenuhi dengan pepohonan
Dan bunga di setiap cabang bagaikan tak pernah layu
Orang-orang di sini tak mengenal dunia luar
Pemikiran di kota ini sangat kuno
Kota yang luar biasa
Kota yang luar biasa
Mereka memiliki suka dan duka tapi tak tahu tentang dunia luar
Kesederhanaan mereka adalah kelemahan mereka
Mereka menghormati orang bodoh dan mengkhianati mereka
Jalan-jalan dipenuhi dengan pepohonan
Dan bunga di setiap cabang bagaikan tak pernah layu
Orang-orang di sini tak mengenal dunia luar
Pemikiran di kota ini sangat kuno
Kota yang luar biasa
Meskipun kegelapan telah menyebar
Penipuan ini pasti akan berlalu
Sebuah fajar baru akan datang
Orang-orang akan bangkit
Dengan lemah lembut dengarkanlah cerita ini
Dia datang. Pertama ia beban orang tuanya, sekarang kami!
Tuhan memberkatimu!/ Cukup.
Baban, bawa dia masuk.
Kau harus jauhi dia. Ia membawa sial.
Kalian main-main?
Orang tua kalian mengirim kalian ke sekolah agar kalian belajar.
Sehingga kita bisa menjadi orang yang sukses.
Naik! lebih tinggi!
Dan jaman sekarang untuk menjadi manusia sukses dibutuhkan?
Bahasa Inggris.
Teacher go fartee.
Artinya guru akan minum teh.
Kalian ikuti : Teacher go fartee.
Hei kelinci, mengapa kau tersenyum?
Pak bukan teacher go fartee.
Yang benar ''Teacher has gone for tea''
Kalian dengar? Sekolah ini milik pamannya ...
... sedangkan bahasa Inggris milik bibinya.
Dan dirinya sendiri Orang kaya.
Sekarang dia akan mengajari kita bahasa Inggris.
Maju.
Dia berasal dari Dehradun! DIa bisa bahasa Inggris!
Dia akan sadar ketika mendapat tamparan!
Sekarang dia akan sadar dan takkan berbuat sok pintar lagi!
Kunal ...
Itulah peraturan disini, Kunal. Jangan pernah melawan Guru lagi.
Ini akan sedikit membantu.
Pipi kiri yang dipukul.
Kau rindu sekolahmu di Dehradun?
Para guru tak pernah memukulmu?
Apa mereka menghukummu?
Para guru berbicara dengan senyum?
Pak guru sering tertawa?
Tak mungkin! Palingan para guru jarang tersenyum.
Di sini para guru cuma memukuli kita.
Hanya karena kita kecil, mereka memukul kita semaunya!
Mereka menghukum kita! Memaksa berdiri dengan tangan diatas.
Dan kita tak bisa apa-apa!
Apa yang bisa kita lakukan? Kita mungkin ingin melawan.
Tapi anak-anak tak berdaya. Mereka begitu malas.
Bukan malas, tapi lemah.
Ya anak-anak lemah ...
Jika kau pikir kau lemah, maka kau akan lemah.
Ibuku selalu berkata ...
'' Kau kuat seperti yang kau yakini.''
'' Kau kuat seperti yang kau yakini.''
Ini sayang!
Lihatlah ia iri melihat anakku ini.
Beri dia sedikit .../ Tidak! Tidak!
Berikan saja. Jika tidak kesialannya akan merusak nafsu makanmu.
Selamat ulang tahun, Kunal.
Selamat ulang tahun, Kunal.
Arju, ayo tangkap aku.
Kunal!
Disana ada hantunya.
Janggan berteriak, nanti didengar hantu!/ Tak ada yang namanya hantu.
Kunal, ada hantu di sana.
Siapapun yang masuk akan mendapat kesialan.
Itu tidak mungkin.
Itu benar.
Itulah sebabnya Pehalwaan Mama takut masuk ke rumah itu.
Disana ada hantu.
Papa dan Mama bilang hantu itu tidak ada dan mereka tak pernah berbohong.
Hantu itu tidak ada.
Jika tak ada apa kau berani masuk rumah itu?
Ayo, jika kau punya nyali.
Kau takut kan!/ Aku tak takut apa pun.
Ya sudah masuklah.
Ayo masuk.
Sebenarnya tak ada yang memaksa. Jika takut tak usah masuk.
Aku tak takut.
Tunggu Kunal!
Apa yang akan terjadi padanya?
Kau kuat seperti yang kau yakini.
Kunal, lari! Dia orang gila!
Dia berbahaya./ Dia membuat anak-anak hilang.
Dia punya ilmu hitam. Lari Kunal!
Ini, pak!
Anda tampan sekali, seperti mempelai pria.
Fokuslah pada pekerjaanmu saja!
Maaf aku terlambat.
Orang desa sangat senang karna ...
... aku membuat sekolah baru ...
...dan mereka memberikan karangan bunga!
Mereka meminta agar aku memohon untuk memberikan bantuannya dengan segera.
Kukatakan pada mereka bahwa kalian baik hati.
Kalian mau minum teh atau kopi?
Bisa bicara dengan ddddd ...Deshrajji?
Shahrukh! Raja Khan!/ Luar biasa!
Raja Khan bagi dunia. Namun bagimu ...
Aku cuma anak dari Delhi yang ingin mewujudkan mimpinya.
Kau yang pertama kali akan mewujudkan mimpi itu.
Shahrukh, silakan. Beri aku pujian yang lebih pantas.
Deshrajji, aku menelepon untuk mengucapkan selamat padamu.
Aku sudah dengar bahwa kau membuka lima sekolah lagi.
Shahrukh, dengan dukunganmu impianku membuka 5.000 sekolah
pasti akan menjadi kenyataan.
Sebenarnya orang Dinas Pendidikan sedang ada disini.
Aku menelepon pada waktu yang tepat. Berikan dia teleponnya.
Dia ingin bicara padamu.
Shahrukhji, Aku Shyamlal Markanda. Aku penggemar berat Anda.
Markandaji...
... mari kita bicara tentang pahlawan dalam kehidupan nyata.
Seperti Tn Deshraj ini.
Salah satu pendidik terbaik di negara ini.
Dia memang layak menerima bantuan dan dukunganmu.
Ya, Pak, pastinya. Terima kasih, Pak.
Markandaji, terima kasih padamu! Selamat tinggal! Tuhan memberkatimu!
Anda baik sekali, Pak.
Dia menutup teleponnya.
Tak pernah lupa jasaku padanya. Sekarang kita bicarakan bisnis.
Dia siapa?/ Aku lupa memperkenalkannya.
Dia Ibu Choudhary, dari departemen audit Negara.
Ohh Begitu.
Duduklah, Deshrajji.
Kita telah mempelajari proposal Anda tapi ada masalah serius.
Rekening Anda menunjukkan bahwa 6 juta rupee telah hilang.
Uang dari pemerintah untuk perpustakaan, laboratorium, dan lainnya ...
... tampaknya telah dialihkan ke rekening pribadi Anda.
Sebenarnya aku datang ke sini ..
.. untuk penjelasan Anda sebelum polisi datang.
Polisi!
Apa tak ada cara lain?/ Sebenarnya ada.
Kau tahu adikku meninggalkan uang untuk Kunal?
Jumlahya besar. 7,5 juta rupee ...
... tapi dia mendapatkan uang saat berumur 21 tahun.
Tetapi jika terjadi sesuatu pada Kunal ...
... Maka uang tersebut akan menjadi milik saudaranya. Dan itu kita.
Kita tak bisa melakukan itu.
Oh, jadi kita tak bisa melakukan itu!
Dari pada harus membusuk di penjara. Atau lebih baik tenggelam di sungai ...
... atau gantung diri. Tapi kita tak bisa melakukan itu!
Hentikan!
Apa yang harus kulakukan?
Kunal!
Kau ingin naik?/ Tidak, Paman, aku takut ketinggian.
Kau ingin naik yang ini?
Tidak Paman, aku sudah bilang aku takut ketinggian.
Dan aku juga bilang tak perlu takut.
Kau mau duduk denganku?
Aku?
Tolong, Paman aku takut ketinggian.
Jangan khawatir, Nak.
Kita coba naik sekali saja.
Tolong, Paman, aku merasa mual.
Tidak, Nak, kita sudah membeli tiket.
Kesempatan seperti ini jarang terjadi. Kau duduk dan nikmati saja.
No comments yet. Be the first to leave one.