முதல் 200 வரிகள்.
Baik, mobil listrik. Gunakan dua slang serangan sekarang.
Sepertinya apinya belum mencapai mobil listriknya, Kapten.
Jangan sampai. Cukup panas untuk membakar baterai.
Lima menit lagi, panasnya bisa tak terkendali.
Perlu lihat baterainya dengan kamera termal dahulu?
Tidak. Pertama, amankan semuanya, ya?
Buat perimeter. Kerucut pembatas sekelilingnya.
- Dimengerti, Kapten. - Baik, Diaz, ada orang lain di mobil itu?
Aman, Kapten. Cuma satu.
- Baiklah. - Kutolong, Kawan.
Beri dia oksigen.
Ada korban yang terjebak, dan baterainya memanas.
Ravi, buat tirai air pada mobil listrik. Jaga tetap dingin.
Segera datang!
- Buck! - Di sini, Kapten.
Bu, lindungi matamu.
Baiklah. Kapten, kita dapatkan dia.
- Brankar! - Baiklah. Kerja bagus, Semuanya.
Begitu dia terbaring pada brankar, kita mundur.
Semua anggota, bersiap untuk bertahan. Kuulangi, bersiap untuk bertahan.
Semua siap.
Tidak…
Tidak!
Madd…
Jangan minta dihibur. Kau membunuh putraku!
Kau bangun pagi.
Ya. Kau juga.
Kujanjikan kepada Jee akan membuatkannya panekuk.
Sudah kubuatkan.
Juga kubuatkan makan siang untuk kalian dan sedikit pure untuk Bayi Nash.
Jadi, kau tidak tidur?
Aku tidur, dan menyesalinya.
Kau mau membicarakannya?
Tidak, tak perlu memanggil Sigmund Freud untuk ini.
Aku bermimpi buruk tentang Anak Baru.
Apa kali ini? Kebakaran atau banjir?
Tabrak lari, ditambah penampakan Athena.
- Tapi pembahasannya ditunda saja. - Baiklah.
Mungkin kau akan tidur lebih pulas setelah Harry mulai.
Ini hari pertamanya, bukan?
Kenapa kau tampak takut? Kukira kau menginginkan Harry di 118.
Ya, tadinya. Sekarang, aku mengalami penyesalan kapten.
Hei, kau akan menjaga keselamatannya semampu siapa pun.
Jika ada yang mampu.
Saat kalian berkata akan datang untuk sarapan,
aku tak mengharapkan sajian sebanyak ini.
Kau melihat sarapan ucapan selamat Harry untuk hari pertamanya di 118.
- Jadi, mana Harry? - Justru itu.
Aku bangun pagi untuk memasak.
Aku bangun lebih pagi untuk datang membantu memasak.
Tapi dia sudah pergi sebelum kami beranjak dari ranjang.
Katanya, ingin membuat kesan pertama yang baik.
Aku bingung mau berbuat apa dengan semua makanannya.
Kerugian Harry adalah keuntunganku.
Berikan panekuknya.
Hei, Kapten, kau mau moka?
Moka cokelat adalah untuk bocah. Bukankah kau harus menstok truk?
Anak Baru akan mengira 118 penuh pemalas.
Anak Baru sudah menstok truk.
Dia sudah datang?
Sejak pukul 05.00. Mempermalukan para mantan Anak Baru.
Di sini, Kapten.
Tidak.
- Ayolah. - Ya, saat aku masuk,
dia sudah selesai urus dapur dan dua kali mencuci baju.
Sungguh? Apa ini?
Pesanan kopi. Kau mau sesuatu, Kapten?
Kata Ravi, kau suka kafe yang di ujung jalan.
Ya. Ya, aku mau sesuatu. Terima kasih banyak.
Tapi Ravi akan membelikannya untukku.
Aku? Tapi dia yang Anak Baru.
Kau ingin dia melepuh di hari pertamanya?
Tidak juga.
Tersandung, tutupnya lepas, nah! Luka bakar tingkat tiga.
Semua berkat moka si Buckley.
Tidak, aku mengirim orang yang lebih berpengalaman.
Lebih berpengalaman membeli kopi?
Kapten, aku pernah bekerja di kedai kopi.
Ya, kopi adalah satu-satunya pengalaman kerjanya.
Jangan khawatir, Harry. Ravi bisa.
- Baik, mulai, Pemula. Panggilan pertama. - Itulah tujuanku. Lekas.
Atau tetap di sini saja.
Tapi, Kapten…
Pagimu hebat. Tahukah kau? Lebih baik kau tetap di sini, ya?
Aku harus berbuat apa di sini?
Istirahat saja, atau tidur siang, tahu? Menonton TV.
Televisi?
Ya, sif ini panjang. Tahukah kau? Sesuaikan dirimu.
Dimengerti.
Reed.
Reed.
- Nak, turun. Kau bisa terluka nanti. - Ibu.
Aku Super Reed. Tak pernah terluka.
Baiklah, kau bisa cedera nanti.
- Boleh kubantu? - Hati-hati.
Sayang, kau dan pisau tak bisa bersama.
Superman punya medan gaya. Kau punya kartu absen UGD.
Ibu tak pernah membiarkanku melakukan keseruan.
- Tak boleh bergulat. - Pertarungan resmi.
Tak boleh bermain futbol.
Itu gulat, ditambah bola.
Tak boleh bersepatu roda.
Siapa yang melarang sepatu roda?
Pesta ulang tahun Lance.
Dia berkata Ibu mungkin tak mengizinkanku hadir.
Nak.
Kau tak pernah mengatakan Lance mengadakan pesta.
Jadi, aku boleh hadir?
Reed, apa tugas Ibu yang terpenting?
Menjagaku tetap aman.
Tapi Superman bisa menjaga dirinya sendiri.
Kelak, kau juga akan bisa melakukannya.
Sebelum itu, ada kau dan Ibu, ya?
Seperti Batman dan Robin.
Sudah kuduga Ibu akan melarang.
Aku satu-satunya anak yang tak hadir.
Kau tak seperti anak lain.
Mereka menganggapku anak aneh.
Itu terlalu berbahaya.
Aku membenci Ibu!
Bencilah Ibu sesukamu, tapi Ibu adalah ibumu.
Ibu akan melindungimu, apa pun yang terjadi.
Ibu…
Ibu, aku baik-baik saja.
Ibu?
Ibu!
911, apa situasi daruratmu?
Selamatkan ibuku!
Baiklah, aku pasti membantu. Ada apa dengan ibumu?
Dia tak bergerak. Rumah kami terbakar. Jalan Queen 1812.
Petugas damkar menuju ke sana. Aku Maddie. Siapa namamu?
Reed. Kumohon, tolong kami.
Banyak sekali api menyembur dari dinding.
Sepertinya itu saluran gas. Katamu ibumu tak bergerak?
Kurasa kepalanya terbentur. Dia tak bergerak.
Ibu, kumohon.
Ibu harus bangun. Rumah kita terbakar.
Ibu, kumohon. Ibu sudah berjanji. Ibu dan aku, Batman dan Robin, bukan?
Reed, apa ada jalan ke pintu depan?
- Ya. - Aku ingin kau pergi.
Lari keluar, lambaikan tanganmu agar petugas damkar melihatmu.
Aku tak mau meninggalkan ibuku.
Reed, dia pasti ingin kau selamat. Keluarlah dari rumah.
Tidak!
Baiklah, punya tabung damkar?
Di lemari.
Kau menemukannya?
Reed.
Maddie, ada kenop pada bekas tempat kompor.
Itu keran gas.
Itu terbakar.
Maka mundurlah. Biarkan saja.
Tapi itu akan menghentikan api, bukan?
Reed, jangan sentuh kenop itu.
Panas sekali. Reed.
- Kulakukan. - Tidak, jangan.
Reed, dengarkan aku. Petugas damkar hampir tiba.
Reed, kau di sana?
Reed, kau baik-baik saja?
Berhasil. Berhasil, aku baik-baik saja.
Kenapa kau masukkan tanganmu ke api?
Tahukah kau betapa berbahayanya?
Kurasa tahu, tapi rumahnya terbakar.
Kau sangat tangguh, Kawan. Ini pasti sangat perih.
Tidak juga.
Tak ada yang menyakitiku.
Reed bukan anak biasa.
Dia menderita CIP. Ketidakpekaan…
Ketidakpekaan terhadap rasa sakit. Ya. Itu cukup langka.
Begitulah setahuku.
Melindunginya dari dirinya sendiri adalah pekerjaan purnawaktuku.
Dia tidak merasa sakit.
Itu sangat merepotkan.
Hari ini, itu kekuatan supernya.
Baiklah, Kapten, dapurnya sudah dirombak.
- Kau, kerja bagus pada saluran gasnya. - Terima kasih.
Kerja bagus.
- Kau menyelamatkan rumahmu. - Juga ibumu.
Baik, ayo berkemas dan pergi.
- Baik. Perlahan saja, Nak. - Baiklah.
- Jaga ini tetap diam, ya? - Baiklah.
Hati-hati, Nak. Jangan tersandung jubahmu.
Ibu, aku baik-baik saja.
Tak bisa melindunginya dari segalanya.
911, apa situasi daruratmu?
Aku berada di Gereja Bait Doa Pentakosta.
Iblis telah merasuki Saudari Abigail.
Kami mengusir iblis darinya, dan kini, Iblis itu menggigit Saudara Isaac!
Saat kami tiba, wanita muda itu terbaring di meja…
Terikat.
Tekanan darah dan detak jantungnya meningkat.
Tubuhnya mengalami kejang parah.
Panggilan yang Anda tanggapi tidak menyebutkan itu?
Kami diberi tahu dia menggigit Pendeta, namun saat tiba di sana, kami menyadari…
Ada hal lain yang terjadi.
Apa yang menyebabkan gadis 17 tahun menggigit pria dewasa?
Tetanus.
Rahang terkunci.
Infeksi bakteri biasanya disebabkan oleh luka tusukan.
Bagaimana Abigail mendapatkan luka itu?
No comments yet. Be the first to leave one.