முதல் 200 வரிகள்.
^SeconD WinG^ subtitle
A SHOCHIKU FILM
Tuan-tuan dan Nyonya-nyonya.
Kami persembahkan pada anda Kidung dari Narayama,
sebuah hikayat tentang kebiasaan membuang Orang tua
Berdasarkan kisah dari Obasute.
KIDUNG DARI NARAYAMA
Tuan-tuan dan Nyonay-nyonya.
Silahkan menikmati.
Berdasarkan kisah cerita dari SHICHIRO FUKAZAWA
Produced by MASAHARU KOKAJI
Cinematography by HIROSHI KUSUDA
Production Design by KISAKU ITO CHIYOO UMEDA
Joruri Music by MATSUNOSUKE NOZAWA
Nagauta Music by ROKUZAEMON KINEYA
Sound by HISAO ONO
Lighting by RYOZO TOYOSHIMA Edited by YOSHI SUGIHARA
Starring
KINUYO TANAKA, TEIJI TAKAHASHI
YUKO MOCHIZUKI, DANKO ICHIKAWA
SEIJI MIYAGUCHI, YUNOSUKE ITO
EIJIRO TONO, KEN MITSUDA
KEIKO OGASAWARA, MASAO ODA KO NISHIMURA
Written and Directed by KEISUKE KINOSHITA
Ditengah-tengah dari pegunungan Shinano
Ada sebuah lembah yang terpencil
dimana sebuah selokan sempit mengalir di Itogawa
Dan burung-burung perkakak menangis dengan pilu
Ini adalah kisah dari sebuah desa yang kurang diketahui
Hello.
Apakah Orin yang tinggal dekat tunggul pohon tinggal disini?
Permisi, apakah anda Orin?
Ya.
Hello.
Siapa anda?
Saya datang dari desa di seberang gunung.
Jadi, kamu pastilah...
Ya, Saya dikirim oleh keluarga anda.
Selamat datang. Silahkan masuk ke dalam.
Kamu pasti lelah berjalan menyeberangi gunung.
Ya.
Mengundang masuk sang kurir
Orin dipenuhi harapan dan tak bisa sabar menunggu lagi
buat dia duduk
Di desa kami, Ada seorang wanita yang baru-baru ini menjadi janda.
Wah, betulkah itu?
Pemakaman suaminya baru dilaksanakan tiga hari yang lalu.
Berapa usia wanita itu?
Ia berusia 45 tahun.
Berarti dia seumuran dengan putraku Tatsuhei.
Mereka sangat serasi dalam umur.
dia akan cocok sekali untuknya. Anda membawa kabar yang sungguh baik.
Kalau begitu, kapan dia bisa datang kepada kami?
Nenek!
Baru saja Orin mengucapkan pertanyaannya, cucunya Kesakichi memanggilnya
Aku lapar! Adakah sesuatu yang bisa kumakan?
seharusnya ada beberepa ubi bakar.
Aku ga mau buncis yang bikin kentut.
Kau tahu apa yang orang tua Amaya katakan?
Dia bilang "Nenekmu boleh makan apapun. Dia masih memiliki sederet gigi yang bagus.
Dia bahkan bisa mengunyah biji pinus atau buncis bakar, bisakah dia?"
Tidak mungkin!
Kau punya 33 buah gigi bukan?
Aku hanya punya 28.
Benarkah? 28 menjadikannya utuh. Tapi aku yakin kamu punya lebih.
Kesakichi!
Nenek punya 33 gigi!
Kesakichi!
di sudut ruang belakang
Nenekku mencari baginya 33 gigi setan
Saat itu malam berembun
benar-benar, malam berembun, dan terus begitu...
Sudah hampir satu tahun sejak ibumu meninggal.
menjauhlah dari tempat-tempat yang berbahaya saat kau bermain ya ?
Jika kau jatuh ke jurang seperti ibumu, kau akan mati.
Ayo.
Tatsuhei.
Tatsuhei, Aku punya kabar baik untukmu. Kau akan punya istri yang baru.
Kenapa bermuka suram?
Seorang kurir datang dari desa lamaku.
Ada seorang wanita yang baru menjadi janda tiga hari yang lalu.
Namanya Tama.
Aku mengerti. Berapa umurnya?
Dia berumur 45, umur yang sama denganmu.
Dia akan mendatangi kita setelah masa berkabung 49-hari.
Ayo, sekarang. Kenapa kau tidak terlihat senang?
Aku sudah terlalu tua untuk bersemangat mencari seorang istri.
Setelah Festival Narayama telah lewat selama tiga kali
Bunga-bunga berkembang dari biji-biji berangan
Festival obon akan segera dimulai.
Aku sedang berharap untuk mendengar seseorang mulai menyanyikan lagu festival.
Ketika tiga tahun telah berlalu, kita telah menjadi lebih tua tiga tahun.
Aku akan berumur 70 tahun depan.
Kau harus membawaku ke Narayama saat itu.
Saat beranjak 70 tahun
Seseorang berharap untuk pergi ke Narayama
Itu adalah sebuah tradisi lama yang dipegang teguh oleh desa
Walaupun lagu festival Narayama
mengingatkan seseorang akan tahun-tahun yang telah berlalu
Tatsuhei.
Jadilah kuat, atau kau tak akan sanggup untuk membawaku ke Narayama.
Kau akan segera mempunyai istri baru.
Ayo, bersemangatlah.
Ibu, kenapa kau tidak mau membiarkanku menggendongmu di punggungku?
Kenapa, tentu saja. itu akan menjadi latihan yang bagus.
Bagaimana? aku terlihat berat atau ringan menurutmu?
Kau terasa lebih ringan dari pada yang kubayangkan.
Kendati demikian, Narayama adalah gunung yang sulit didaki.
Kau harus punya kaki yang kuat untuk membawaku ke sana.
Apa masalahnya?
Kita masih punya banyak waktu sampai hari itu tiba.
Kau salah.
Saat tahun baru tiba, Aku akan melakukan perjalananku ke sana.
Sekarang, karena kau akan punya istri baru,
pikiranku sudah lebih nyaman.
Kecuali untuk satu hal, barangkali. gigiku ini.
Ibu, apa yang kau lakukan?
Aku malu mempunyai gigi yang utuh.
Aku sudah mendekati usia untuk melakukan perjalananku ke Narayama,
namun gigiku membuatku terlihat seolah-olah Aku makan sebanyak yang wanita muda makan.
Tatsuhei, Aku mau ke Narayama
selayaknya seorang nenek tua yang ompong.
Di sudut belakang ruangan
Orin mencari baginya 33 gigi setan
Amaya!
Mari kita ke rumahku sekarang! Dan kau menghitung gigi ibuku.
Aku tak bermaksud menghina.
Aku hanya menyanyikan Apa yang aku dengar dari anakmu nyanyikan.
Jangan membangunkanku.
Kesakichi!
Festival gunung datang setahun sekali
Mengikat ikatan kepala dan bersiap untuk mengadakan pesta
Disudut belakang ruangan
Nenekku mencari baginya 33 gigi setan
Kesakichi!
Kau tak tahu berterima kasih! Kau tumbuh besar dimanja oleh nenekmu.
Bagaimana bisa kau menyanyikan lagu seperti itu dan mengolok-oloknya?
Kesakichi!
gigi nenek adalah gigi setan!
kau orang tolol! tak akan ada makan malam untukmu!
pada malam bulan juli
Diluar sedang hujan dan sang keluarga sedang makan malam sederhana
hati berat mereka bergemuruh
mengganggu mimpi tidur malam mereka
Kita mulai.
Kita harus katakan pada Kesakichi tentang itu, juga.
Kau akan punya ibu baru, seorang wanita dari desa yang dulu.
Itu terlalu tiba-tiba, tapi aku rasa dia akan sudah bersama kita saat festival nanti.
Kau akan bebas dari tugas masak saat ia datang.
Tunggu dulu!
Aku tak menginginkan ibu baru manapun!
Kesakichi!
Aku akan memiliki istri, jadi kita tak butuh ibu baru.
jika memasak terlalu sulit bagimu, istriku akan melakukannya.jadi biarlah begitu!
Tolol kau! kalau begitu jangan makan makananmu!
Kesakichi ingin menikahi Matsu yang tinggal di dekat kolam.
Idiot! berhentilah mengomel!
Tidaklah terlalu terlambat walaupun setelah beranjak usia 30
mendapatkan seorang anggota baru melipat gandakan beban atas keluarga
Setelah Festival Narayama telah berlalu selama tiga kali
Bunga-bunga berkembang dari biji-biji berangan
Disudut belakang ruangan
Nenekku mencarikan baginya 33 gigi setan
Nasi. Aku mencium nasi yang dimasak.
Oh, panas.
dasar tolol!
Jika kau benar-benar menginginkannya, Aku akan memberimu beberapa.
Sungguh memalukan. Kau terlihat seperti setan kelaparan.
Dengarkan, Mata, karena kita bertetangga dan teman lama,
Aku kasih tau apa yang orang-orang desa katakan tentangmu.
Jadi dengarkan, Mata.
Orang bilang keluargamu adalah yang paling pelit di desa.
Mereka terlalu murah menyiapkan pesta pemberangkatan
untuk perjalanan kalian ke Narayama.
Kau lebih tua setahun dariku.
Kau semestinya sudah melakukan perjalanan jauh waktu sebelumnya.
Namun kau masih disni.
Setiap orang mengharapkanmu untuk pergi sebelum musim semi tiba,
tapi sekarang masih musim panas.
teman menyedihkan macam apa kamu ini.
Kau tidak punya niat untuk pergi ke Narayama bukan ?
Putramu dan istrinya bahkan tak memberimu makan,
jadi kau keluyuran ke rumahku terpikat oleh wangi nasi yang dimasak.
benar-benar orang malang menyedihkan.
Tambah nasi, tambah nasi!
Baiklah, Aku akan menambah nasimu.
Hanyalah setahun sekali kita dapat makan nasi putih.
Aku memasak nasi yang banyak untuk festival nanti malam.
nah ini, makan nasi tetanggamu.
Kau memalukan!
Ayo, bangun! ayo pergi!
Jangan sakiti aku!
Inilah kau, putranya, yang memalukan!
Ini hari festival kita, kenapa kau tak memberinya makan sebagai balasan?
Kau terlihat seperti orang asing. Apa kau datang untuk festival?
Apakah disini tempat Tatsuhei tinggal?
Sudah kuduga. Kau datang dari seberang gunung.
Dan kau pastilah Tama, iya bukan?
Ya, itu benar.
hari ini di desaku ada festival juga.
No comments yet. Be the first to leave one.