முதல் 200 வரிகள்.
Selama berabad-abad,
Malaikat yang diusir, Lucifer, juga dikenal sebagai Iblis,
Memangsa orang tidak berdosa,
Telah menjerat jiwa manusia dengan jaringnya.
Anak-anak dengan sifat sensitifnya,
Bisa merasakan kehadiran kegelapannya dan menjadi mangsa.
Jangan teperdaya oleh Bapak Pendusta.
Aku tak ada tandingannya.
Aku Lucifer, Iblis.
Aku adalah satu tekstur yang sama,
Dosa dan keindahan.
Untukmu, aku akan berikan seluruh kejayaan ini,
Dan aku berikan itu pada siapapun yang aku mau.
Ibu!
Kemari.
Tidak, tidak, tidak!
Tidak!
Tidak!
Christopher, kau tak apa?
Aku mendengarmu teriak.
Aku bermimpi yang sama lagi.
Aku mengerti apa yang kau alami.
Aku di gua gelap, dan orang mengerikan itu ada di sana.
Dia membawa ibu pergi.
Tak ada yang bisa aku lakukan untuk selamatkan dia.
Alam bawah sadarmu masih belum menerima kematian ibumu.
Ibuku satu-satunya keluargaku yang tersisa.
Aku tak punya keluarga lagi.
Aku tak pernah bertemu Ayah.
Kenapa dia harus tinggalkan kita?
Aku tak bisa terus hidup seperti ini.
Christopher, aku keluargamu. Kita tumbuh bersama.
Aku menghargaimu, Matthew.
Tapi kenapa aku terus bermimpi ini?
Kenapa aku terus melihat orang jelek itu di mimpiku?
Kau terlalu banyak membaca Alkitab.
Ibuku sering bacakan itu untukku.
Aku hanya mencoba temukan kenyamanan.
Aku merasa tercekik.
Kau harus keluar dari ruangan ini, Christopher.
Kau butuh udara segar. Kau butuh bertemu seseorang.
Kau tak bisa hanya duduk seperti ini setiap waktu.
Aku bertanya-tanya jika aku akan bisa bertemu seseorang.
Apa ibuku mencoba beritahu aku sesuatu?
Apa menurutmu orang jelek di mimpiku itu setan?
Setan adalah tokoh buatan manusia.
Aku tidak percaya itu.
Apapun yang kau percaya,
Aku selalu di sini.
Terima kasih, Matthew.
Hei, bagaimana situasinya?
Ada tiga yang masuk, dan sembilan yang keluar hari ini.
Hari yang sibuk untukmu.
Entahlah. Kau mau ke mana?
- Sutro Trail. - Menarik.
Jangan lupa kunci Inggrisnya.
Aku akan urus itu.
Sampai nanti.
Kau tak bisa kabur dariku.
Kau milikku.
Hei... Hei...
- Apa yang kau coba lakukan? - Pergi. Tolong pergilah.
Pergilah.
Apa kau mencoba bunuh diri?
Ya. Aku mencobanya.
Aku tak bisa lagi melakukan ini.
Dia tak mau tinggalkan aku sendiri.
Siapa yang tak mau tinggalkan kau sendiri?
- Setan! - Setan?
Semua orang memanfaatkan aku.
Tidak ada yang sayang aku.
Aku sendirian.
Jangan sentuh aku.
Jika kau pikir bisa bilang padaku kau akan bunuh diri...
...dan berharap aku akan pergi, itu tak akan terjadi.
Aku sangat bingung.
Apapun yang kau lalui, kau pantas yang lebih baik.
Kau tidak sendirian.
Turunlah dari sana.
- Tasku. - Biar aku bawakan...
Ayo pergi jalan.
Hei, siapa namamu?
Mara.
Mara, kau asli mana?
Calaveras.
Calaveras, di Sacramento?
Aku besar di sana sepanjang hidupku.
Apa kau tinggal bersama orang tuamu?
Ayahku tinggalkan aku saat aku lahir.
Ibuku meninggal saat aku 9 tahun.
Aku turut prihatin.
Pacar ibuku, Hayden, yang membesarkan aku.
Hayden?
Aku sangat lelah.
Aku bisa antar kau pulang.
Aku tak punya rumah.
Kau tak punya tempat tinggal?
Aku tak punya tujuan lain.
Aku punya tempat tinggal untukmu.
Aku tidak yakin.
Ini akan baik saja.
Ayo.
Datang pada kami, Mara. Datanglah ke sisi kegelapan!
Datang padaku, Mara.
Aku sangat menginginkanmu.
Datang padaku...
Datang padaku...
Hei, kau tak apa?
Apa yang baru saja terjadi?
Ini tempatnya.
Kau tinggal di hotel?
Aku bekerja untuk temanku, dan itu disertai dengan apartemen.
Ayo.
Ini akan baik saja. Aku janji.
Di sini.
Hei.
Matthew, ini Mara.
Mara, ini Matthew.
Senang bertemu kau.
Maaf jika aku ragu-ragu.
Kau sangat cantik.
Di mana toiletnya?
Lurus ke sana di sebelah kiri.
Bung.
Apa peraturan pertama yang aku katakan?
Tak ada piaraan.
Itu benar. Tak ada piaraan.
Kau tidak tahu jika sedang ada epidemi tunawisma?
Dia siapa?
Aku bertemu dia di dekat Jembatan Golden Gate pagi ini.
Dia akan lompat.
Lompat? Kau menarik dia keluar dari teluk?
Hampir saja.
Kau harus hati-hati.
Jangan biarkan paras cantiknya memengaruhimu.
Aku hargai kekhawatiranmu, Matthew,
Tapi sekarang, berhenti bicara.
- Oke. - Oke.
Kau sudah membeli kunci Inggrisnya?
Lupa. Aku akan membelinya hari ini.
Kau milikku.
Tidak.
Kumohon, kumohon...
Kumohon...
Hei. Kau tak apa?
Baiklah. Sebelah sini.
- Hei, Mike. - Apa kabar, pak?
Aku baik. Terima kasih.
Ini adalah Butterfly Lounge.
Itu juga restoran terbaik.
Cafe Majestic.
Lebih dari 20 orang bekerja di sini.
Lewat sini.
Tak apa. Kau disambut di sini.
Ini bagus.
Ini bukan apartemenku. Aku tak mampu untuk ini.
Ini apartemennya Amit.
Dia pemilik Hotel Majestic dan apartemen ini.
Kedua gedung saling terhubung.
Siapa Amit?
Aku dan Matthew menjaga properti Amit...
...selagi dia di Eropa.
Matthew bekerja di resepsionis, dan aku pertukangan.
Dia memiliki situasi yang sama.
Aku tidak hasilkan banyak uang, Tapi pekerjaan ini sangat bagus.
Setelah ibuku meninggal, sahabatku Matthew,
Dia membawaku ke San Francisco.
Aku sangat hargai semua yang kau lakukan untukku.
Tapi kau mengerti jika ini bukan...
Ini kesepakatan tanpa ikatan, bukan?
Ya. Tanpa ikatan. Aku janji.
Itu apa?
Aku mendapatkan itu di pasar loak.
Aku harus ke Chinatown untuk membeli kunci Inggris,
Silakan anggap rumah sendiri.
Aku segera kembali.
- Selamat sore. - Selamat sore.
Selamat datang di Hotel Majestic. Apa yang bisa aku bantu?
Kami ingin mendaftar masuk.
Kau percaya itu? Ini kali ketiga kami.
Hotel Majestic menghargaimu sebagai pelanggan setia kami.
- Boleh aku tahu namamu? - Namaku James Stierenkamp.
Hei, hei, Ayah? Hei, Ayah? Ayah?
Kau lihat orang di sana?
Tidak.
Tapi, Ayah, lihat! Dia di sana!
Nak, biar ayak fokus untuk mendaftar masuk, tolong.
Tapi, Ayah, dia di sana. Percaya aku.
- Kamar 786, silakan lewat tangga. - Terima kasih banyak.
- Nikmati masa menginapmu. - Na, ayo. Kita pergi.
Itu aneh.
Hei, ada apa?
Aku baru saja perbaiki keran.
Bagus. Kau terlihat bahagia.
Aku memang bahagia.
- Christopher mendapat pacar. - Ya, dia sebenarnya sangat baik.
Dia bicara tentang hal mendalam, soal jiwa dan lainnya.
Jadi dia memang tipe gadismu.
Aku rasa begitu.
Luar biasa. Aku bahagia untukmu.
No comments yet. Be the first to leave one.