The Practical Guide to Love

The Practical Guide to Love (미혼남녀의 효율적 만남)

Indonesian வசனம் பதிவிறக்கம்

சீசன் 1

வெளியீட்டு விவரம்

[𝗖𝗼𝗳𝗳𝗲𝗲𝗣𝗿𝗶𝘀𝗼𝗻] 𝗧𝗛𝗘 𝗣𝗥𝗔𝗖𝗧𝗜𝗖𝗔𝗟 𝗚𝗨𝗜𝗗𝗘 𝗧𝗢 𝗟𝗢𝗩𝗘 𝗦𝟬𝟭𝗘𝟭𝟮 𝗛𝗠𝗔𝗫 𝗪𝗘𝗕
கருத்துரை வழங்கியவர் Coffee_Prison
𝑫𝒖𝒓𝒂𝒔𝒊 : 𝟎𝟏:𝟎𝟕:𝟎𝟖 || 𝑺𝒖𝒃𝒕𝒊𝒕𝒍𝒆 𝑹𝒆𝒕𝒂𝒊𝒍 𝑯𝑴𝑨𝑿 || *ડ౿ᥣɑოɑ𝗍 𝖬౿𐓣𝗈𐓣𝗍𝗈𐓣

குறிச்சொற்கள்

webdl
வெளியிடப்பட்ட தேதி: 2026-04-06
பதிவிறக்கங்கள்: 29
காது கேளாதோருக்கானது: No
FPS: 25

Indonesian வசனங்களின் மாதிரிக்காட்சி

முதல் 200 வரிகள்.

Kau datang untuk kencan buta?

Tidak.

Maaf.

Ui-yeong!

- Hei! - Di sini!

Sudah lama tidak bertemu.

- Yang benar saja! - Kau tampak menakjubkan.

- Aku? - Ya.

- Cantik. - Kau bersinar!

Terima kasih.

- Bagaimana kabar kalian? - Baik.

- Sudah lama sekali. - Ya.

- Semua orang sibuk. - Kita hanya bertemu

- saat seseorang akan menikah. - Aku tahu.

- Sungguh. - Hidup menjadi sibuk.

Bagaimana kabarmu?

- Terima kasih. - Astaga.

- Silakan datang. - Baiklah!

- Astaga. - Tidak apa-apa?

- Ya. - Tentu saja!

Ini sangat cantik dan rapi.

- Indah. - Itu kerja keras.

Aku tidak percaya kau akan menikah.

Rasanya baru kemarin saat kau memesan tempat. Waktu cepat berlalu.

- Aku tahu. - Selamat.

Kau pasti sangat sibuk.

Ya, ini gila.

Aku harus mengundang orang

merencanakan pernikahan, dan pindah.

Aku bahkan melakukan pemeriksaan pernikahan pekan depan.

Pemeriksaan pernikahan?

Itu sebutannya.

Mereka mengunjungi ginekolog dan urolog

untuk memastikan mereka subur.

Apa itu sudah biasa zaman sekarang?

Ya.

Tapi ada hal menyenangkan yang bisa dilakukan di sepanjang perjalanan.

Seperti apa?

Ini dia!

- Tidak mungkin! - Itu cantik!

Cantik dan berkilau!

Itu gila, bukan?

Lihatlah Ui-yeong bersemangat setelah melihat itu.

Aku tahu!

Itu permata yang besar. Aku belum pernah melihat yang sebesar itu.

Bukankah berat memakainya?

- Ini terlalu berat. - Benar, 'kan?

- Letakkan. - Astaga.

Kau lucu sekali.

Kapan kau akan menikah?

- Aku? - Ya.

Hanya kau yang lajang setelah aku menikah.

Kau benar.

Apa pacarmu saat ini tidak cocok menjadi suami?

Tidak, dia hebat.

- Benarkah? - Ya.

Aku hanya belum ingin menikah.

Omong-omong

adakah momen saat kau sadar kau tahu dia jodohmu?

Ya, aku hanya makan dengannya suatu hari

dan menyadari kami mungkin akan makan bersama seumur hidup kami.

Bagaimana denganmu?

Saat aku hamil.

Melihatnya maju

dan memberi tahu orang tua kami tentang kehamilan kami

aku tahu aku bisa memercayainya.

Apa perlu sedramatis itu?

Bukankah kau akan menikahi siapa pun yang kau kencani di usia ini?

Bawa pacarmu ke pesta. Kita lihat seperti apa dia.

Ya, kami penasaran.

Baik, akan kutanya apa dia senggang.

Benar juga!

- Ui-yeong! - Ya?

Bisakah kau memimpin sulang pernikahan?

- Aku? Tidak mungkin. - Ya.

Kenapa tidak? Kau selalu pandai bicara di depan umum.

- Ya. - Ayolah.

Aku melakukannya demi nilai bagus.

Aku bahkan belum menikah. Apa yang harus kukatakan?

Aku benci merasa gugup dan bahkan menangis

sebelum orang memulai pidato mereka.

Aku tidak tahan.

Ayolah, aku tidak bisa.

Santai dan sederhana saja.

- Ya. - Katakan saja hal-hal baik.

- Bantu dia. - Ya, bantu dia.

- Ya. - Dia memohon kepadamu.

Baiklah.

- Benarkah? - Ya.

Bagus! Aku dapat pidato pernikahanku!

Sederhana saja, ya?

Sederhana. Jangan terlalu emosional.

Jangan menangis, ya?

- Kau juga! - Ya, kau!

Kau mau merenovasi bengkelmu?

Banyak pelanggan ingin berkunjung

untuk membeli produkku

jadi, aku ingin punya

ruang pameran, meski kecil.

Tapi ruangnya sudah kecil.

Boleh aku memotretnya?

Tentu saja.

Kita akan punya ruang untuk bekerja

setelah menambahkan lemari

- di sepanjang langit-langit. - Begitu rupanya.

Apa ada desain tertentu yang kau inginkan?

Sebenarnya...

Aku memilihmu sebagai desainerku setelah melihat karyamu di pameran.

- Begitu rupanya. - Aku ingin desain

yang indah tak lekang waktu, bukan hanya trendi.

Baiklah.

Terima kasih.

Kau juga membuat ini sendiri?

Ya.

Itu menakjubkan.

Aku yakin pasangan

yang memakai cincin ini tidak akan pernah kehabisan cinta.

Menurutmu begitu? Mungkin itu alasannya.

Semua pasangan dengan cincin itu menikah.

- Benarkah? - Ya.

Tapi aku tidak akan membuatnya lagi

karena aku tidak mau memecahkan rekor.

Aku hanya akan membuat cincin khusus mulai sekarang.

Begitu rupanya.

Kau mau melihat bagian dalamnya?

Tentu.

ANDA DIUNDANG KE PERNIKAHAN HO-JIN DAN EUN-MI

Hei, Ui-yeong.

Hei.

Kau tidak lapar?

Aku ingin makan bersamamu, jadi, aku hampir tidak makan.

Aku hampir tidak makan!

Bagus.

- Ayo. - Aku lapar sekali.

DAPUR JEPANG GINZA RYOKO

Pasti enak sekali!

Tampak luar biasa.

- Ini. Makanlah ini. - Terima kasih.

Ini tampak luar biasa.

Cobalah.

Sausnya enak sekali.

- Benar, bukan? - Ya.

Rekomendasi restoranmu tidak pernah mengecewakan.

Sudah kuduga kau akan menyukainya.

Rasa sederhana ini bisa membuat siapa pun senang.

Kau bersenang-senang dengan teman-temanmu?

Ya, kami banyak mengobrol.

Mereka sangat ingin bertemu denganmu.

Mereka ingin kau hadir di pernikahan.

Aku bisa pergi. Aku akan meluangkan waktu.

- Benarkah? - Ya.

Aku diundang ke pernikahan

atau ada pernikahan yang harus kuhadiri setiap pekan.

Tidak ada waktu untuk berkencan

karena aku terlalu sibuk merayakan cinta orang lain.

Teman-temanmu juga

selalu membicarakan pernikahan, bukan?

Ya, kurasa begitu.

Sebelum itu, itu tentang karier

dan berapa penghasilan kami.

Itu yang dipedulikan semua orang

tapi sekarang, soal menikah dan membeli rumah baru.

Kurasa wajar jika semua orang menjadi seperti itu.

Wajar bagi sebagian orang, tapi tidak wajar bagi orang lain.

Semua orang memiliki kecepatan hidup yang berbeda.

Benar.

Kau ada waktu luang besok?

Aku ingin membawakanmu kursinya.

Benarkah? Akhirnya datang!

Aku sangat bersemangat. Aku tidak sabar untuk mendudukinya.

- Akan kubawakan besok. - Sempurna.

- Tidak, tunggu! - Apa?

Jangan yang ini.

Ini piala Ibu.

Piala apanya? Ini wiski.

Tidak!

Ini dari atasan Ibu setelah Ibu melampaui

target penjualan sebanyak 100 persen.

Tidak!

Ayolah.

Biarkan saja sebagai tanda kejayaan masa lalu Ibu.

Ibu tak dengar kata dokter?

Ini salah Ibu karena membiarkannya tidak terbuka selama ini.

Bagaimana jika kita mulai minum teh alih-alih alkohol sekarang?

Dunia teh tampak sama seriusnya

dari yang kulihat selama kunjungan kebun tehku.

Minumlah teh putih alih-alih anggur putih

dan teh hitam alih-alih merah, ya?

Apa maksudmu?

Bagus, bukan?

Bahkan hari ini?

Tentu saja! Ibu konyol.

Nyaman sekali!

- Benarkah? - Ya, bahkan bagian belakangnya!

Bagaimana kau membuat ini? Aku menyukainya.

Syukurlah.

Bukankah ini cocok di rumahku?

- Ya, benar. - Terima kasih!

Minumlah teh jika sudah selesai.

- Baiklah. - Baik, Bu.

The Practical Guide to Love subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for The Practical Guide to Love

கருத்துகள்

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left