முதல் 200 வரிகள்.
Jutaan tahun yang lalu, planet yang disebut Bumi ini
adalah tempat yang cukup berbeda.
Daratan masih dibentuk.
Tanaman-tanaman aneh berlimpah.
Dunia dipenuhi oleh makhluk paling luar biasa,
dinosaurus.
Walau sangat berbeda dengan manusia,
hewan raksasa purbakala ini memiliki kemiripan dengan kita.
Mereka makan.
Mereka berkelahi.
Mereka bermain.
Mereka tidur.
Terkadang, mungkin mereka bermimpi.
Wah!
- Lihat. - Apa itu?
- Luar biasa! - Indah!
Syukurlah. Itu hanya mimpi.
Aku akan menangkapmu. Ya!
Tidak akan.
Tidak bisa menangkapku!
Aku bisa! Ya!
Mungkin tidak.
Kau juga tak bisa menangkapku!
Kalau begitu, aku akan menangkap Spike.
Wah!
Jangan coba-coba.
Ducky!
Aku akan menangkapmu.
Tidak bisa menangkapku! Aku di belakangmu!
Aku sangat cepat.
Hei!
Kena.
Giliranmu. Ya.
Apa kau tak dengar? Giliranmu.
Bagian mana yang tak kau pahami?
Maaf.
Aku hanya...
Itu Lingkaran Besar. Kau melihatnya setiap hari.
Kenapa mendadak menjadi menarik?
Entahlah, aku...
Itu mirip sesuatu yang kulihat dalam mimpiku.
- Mimpi? - Ya.
Aku selalu bermimpi. Aku menyukainya.
Kulihat diriku mengambang di lautan, ditutupi dengan bunga indah yang harum.
Aku bermimpi terbang melewati tebing dan pohon yang tinggi.
Aku pasti tahu apa mimpi Spike.
Bagaimana denganmu, Cera?
Apa kau pernah mimpi?
Tanduk Tiga tak pernah bermimpi. Itu untuk anak-anak!
Mimpi itu penuh dengan hal-hal bodoh yang tak akan terjadi!
Kurasa kau benar.
Dalam mimpiku semalam,
kulihat kau menanduk batu tinggi ini dengan kepalamu,
dan langsung terbelah dua!
Benarkah? Aku melakukan itu?
Ya, tapi seperti katamu, mimpi itu hal bodoh.
Hal seperti itu tak mungkin terjadi.
Tunggu! Aku tak bilang semua kejadian dalam mimpi adalah bodoh.
Kau bilang begitu.
Tidak! Kubilang sebagian!
Tapi soal menanduk ini, aku bisa melakukannya!
Tentu saja.
Ya, benar!
Aku bisa!
Tidak ada batu di Lembah Besar
yang tak pecah dengan kepalaku!
Benarkah?
Mari kita lihat.
- Bagaimana dengan batu itu? - Ya, batu itu.
Bagaimana?
Tentu. Aku bisa. Bukan masalah.
Bagus!
Baik.
Aku mau pulang. Kepalaku sakit.
Aku bukan mau kepalanya terluka.
Menurutku, kau hanya melukai egonya.
Ada apa, Littlefoot?
- Ada masalah apa? - Entahlah.
Entah kenapa aku tak bisa tidur.
Kakek juga, Littlefoot.
Kurasa Kakek tahu penyebabnya.
Belakangan ini, Kakek merasa gelisah,
seakan ada tempat yang harus didatangi, tapi entah di mana.
Aku juga, Kakek!
Itulah yang kurasakan.
Kakek rasa perasaan ini...
ada hubungannya dengan mimpi Kakek.
Kakek bermimpi juga?
Nenek juga. Kami membicarakannya.
Kakek rasa sudah waktunya kita melakukan perjalanan.
Perjalanan? Kapan?
Ke mana? Hanya Kakek dan aku?
Juga, Nenek. Serta yang lain.
Entahlah, tapi kita harus segera berangkat.
Berbaring dan istirahatlah.
Kita mungkin pergi besok.
Perjalanan!
- Perjalanan apa? - Maksudmu seperti bepergian?
Ya, kurasa begitu.
Semacam petualangan.
Jadi, biar kuperjelas.
Kau bermimpi, jadi akan pergi bertualang.
Tapi kau tak tahu kapan, ke mana, dan alasannya.
Hanya punya firasat saat waktunya pergi,
lalu kau dan kakek-nenekmu akan mengembara.
Benar begitu?
Ya, itu semuanya.
Aku senang Tanduk Tiga tak perlu bertualang seperti itu!
Kurasa itu terdengar menyenangkan!
Akan seperti apa petualanganmu itu?
Aku tak tahu.
Pergi ke dasar gua terdalam?
Mendaki pegunungan tertinggi?
Berenang menyeberangi lautan terbesar?
Aku akan pergi bertualang
- Bertualang? - Bertualang?
Bertualang!
Aku akan pergi bertualang Entah apa yang akan kutemukan
Dia akan melihat tempat jauh
Menyeberangi lumpur
Melewati kolam
Dia akan melihat tempat jauh
Aku lebih memilih tetap di sini
Akan ada serangga menyeramkan
Atau hewan bersayap mengerikan
Gigit dari depan Menyengat dari belakang
Kau tak akan pernah tahu
Akankah ada hewan bergigi tajam?
Di atas dan di bawah
Aku yakin pasti ada
Kalau begitu, tolong jangan pergi
Aku akan mendaki gunung tinggi
Tempat api terbakar dan batu bisa jatuh
Hewan mengerikan merayap dengan mata satu yang besar
Hentikan!
Dia akan mencapai tempat tertinggi
Ke tempat yang tak pernah didatangi hewan bersayap
Mungkin dia akan menyentuh langit
Aku tak akan mengucapkan selamat jalan
Akankah dia menyeberangi Lautan Luas
Di tempat airnya panas atau lebih panas?
Pasti dia akan bertemu banyak Gigi Tajam di sana
Ya.
Akankah ada makanan yang enak?
Akankah ada sesuatu yang menyakiti kakimu?
Akankah kau menjadi berani?
Akankah kau ketakutan?
Tidak!
Aku akan pergi bertualang
Bertualang
Saat aku pergi bertualang, akan ada banyak kegiatan
Tapi jika kau pergi bertualang
Hanya ada satu hal
Apa kau tahu yang harus kau lakukan?
Kau harus mengajak kami semua pergi bersamamu
Ya. Kumohon!
Kami mau pergi bertualang juga
Littlefoot, sekarang waktunya.
Aku sudah merindukannya.
Aku masih penasaran ke mana tujuannya.
Siapa yang mau pergi bertualang dengan sekelompok Leher Panjang?
Aku mau.
Nenek, apa kita sudah sampai?
Tidak, Littlefoot. Belum.
Tapi Kakek tahu ke mana tujuan kita, 'kan?
Tidak juga, Littlefoot.
Lalu, bagaimana Kakek tahu jika kita sudah sampai?
Kakek akan tahu.
Aku senang kita belum sampai. Aku tak suka tempat ini.
Bagaimana menurutmu, Littlefoot? Apa tempat ini lebih baik?
Setidaknya ada makanan!
Perhatikan langkahmu.
Ini lebih dalam dari yang terlihat.
Tidak tampak dalam untukku!
Lagi pula, bisa berjalan di atas batu!
Wah!
Littlefoot, hati-hati!
Hei, lihat aku!
Ini menyenangkan!
Hati-hati.
Pelan-pelan, Littlefoot. Perhatikan langkahmu!
Sebaiknya kalian bergegas jika tak mau tertinggal!
Littlefoot!
Littlefoot, hentikan! Tidak!
Wow.
Aku benci hewan itu. Kalian juga, 'kan?
Menyebalkan sekali saat mereka mengunyah kakimu.
Kami berterima kasih kau telah menyelamatkan Littlefoot.
Littlefoot? Apa itu kau?
Menggemaskan.
Namaku Sue. Kalian tak perlu berterima kasih.
Itu menyenangkan.
Apa gunanya punya kaki besar...
jika tak bisa menginjak hewan jahat?
Aku tak mau memaksa, tapi apa boleh ikut dengan kalian?
Kurasa kita menuju arah yang sama.
Kami akan senang sekali.
Terima kasih.
Hari yang melelahkan, ya?
Aku yakin kau tak tidur nyenyak
No comments yet. Be the first to leave one.