முதல் 200 வரிகள்.
Film Ini Berkisah Tahun 1991-1992.
Namun Lokasi Dan Kendaraan Tetap Modern.
Karena Tak Penting Untuk Cerita Film.
Penonton Bisa Memakluminya.
'Masa lalu menghantui.'
'Masa depan meneror.'
'Hanya 1 caraku kabur. Yaitu masa sekarang.'
'Hanya di masa sekarang.'
1991, APRIL
Hai, Gautham.
Ayah tersayang.
Selamat datang di kotaku.
Ayah minta rokok.
Penerbangan Ayah lancar?
Kalau mau marah, sekarang saja.
Ayah berhak memarahiku.
Ayah kira kau tak langsung memberi rokok.
Ayah kira kau sudah tak merokok.
Ayah, aku mau mengaku.
Akhir-akhir ini, aku minum alkohol.
Bukan itu alasan Ayah marah, kan?
Jawab jujur.
Saat ditanya orang, Ayah malu kerjaanmu.
Main gitar bukan kerjaan atau hobiku, Ayah.
Cuma untuk uang jajanku.
Jadikan itu kerjaanmu maka bisa beli bar.
Berapa harga saham perusahaan kita?
Kini kekayaan kita Rs.500 Crore.
Jangan memikatku dengan kekayaan Ayah.
Aku bahagia hidup sederhana.
Sulit kubayangkan bahwa aku kaya.
Aku tak bahagia hidup kaya.
Memangnya aku pernah minta uang?
Kau pernah minta uang saat kecil.
Ayah ingat Gautham minta uang jajan.
Ayah, aku minta Rs.5000.
Beri aku uang.
Bertahun-tahun Ayah menunggumu minta uang.
Ayo rayakan.
Ada yang jual alkohol jam segini?
Ayah berlebihan.
Ini cincin untukku. Cincin ibumu.
Dulu Ayah sepertimu.
Bukan. Kau seperti Ayah yang dulu.
Seperti ayah, seperti juga anaknya.
Sejak pertama Ayah bertemu ibumu.
Ayah tak bisa hidup tanpa ibumu.
Sejak itu, Prakash jatuh cinta.
Kini giliranmu jatuh cinta.
Jadilah sang kekasih seperti Ayah.
Kelak kau mengalami perasaan yang sama.
Perasaan apa?
Perasaan, kau akan mati tanpa kekasih.
Aku akan mati tanpamu. Kau dimana?
ANDALA RAKSHASI "Gadis Iblis Cantik"
Ganesh, gawangnya bukan kesitu. Bola keluar.
- Kak Mithuna, berikan bola. - Kak, berikan bola.
- Kak Mithuna, berikan bola. - Aku tak dengar.
- Mithuna. - Mithuna.
Mithuna.
Hei, kalian ingin bola?
Ini tiketmu.
Ujianmu sejam lagi. Ingat teori Mata Kuliah?
Ya.
Kau takut?
Buat apa takut, Ayah? Aku sudah belajar.
Ibumu mendoakanmu lulus.
Hei.
Hei.
- Jangan telat. Ayo pergi. - Dasar preman.
'Masa laluku mengutukku.'
'Karena kita telat berkenalan.'
'Kini kau hidupku.'
'Meski kutukan, kini aku beruntung.'
Yemito ivaale rekkalochinattu "Kini rasanya sayapku terbang"
Vinthaga akasham anchu thaakuthunna "Terpesona gapai langit awan"
Gundene korukkuthinna "Usai terpukau.."
Kallu chusinanthane "..menatap matamu"
Manassu navve modatisari "Kini tersenyum hatiku"
Em marpidi "Diriku berubah kini"
Yedari yendamaavi uppenai munchene "Aku tenggelam banjir ilusi"
Kale kaadu ga "Semoga bukan mimpi"
Neevallane "Karenamu"
Bharinchaleni theepi badhale "Sungguh indah rasa sakitku"
Aagani prayanamai yugaluga "Tiada henti ribuan tahun"
Saagina o kalama nuvve "Sang waktu berjalan"
Aaguma thane naa chentha nundaga "Sang waktu membeku karenamu"
Tharamake o doorama "Jarak jangan halangiku"
Nuvveleni nenu lenuga "Tanpa kau ada"
Lene lenuga "Aku bukan siapa-siapa"
Lokanne jayinchina nee "Meski kumenangkan dunia"
Prema valla ponduthunna "Demi cintamu bahagia"
Haayimundu odipove "Aku rela kalah"
Jaarindile jhallantu vaana "Rintik hujan cintamu jatuh"
Chinuku thaaki thadisindile "Membasahi nan menyentuh"
Naalo praaname "Hasrat hidupku"
Ee bhaadake premanna maata "Sulit kuungkapkan cinta"
Thakkuvaindi gaa "Membuatku merana"
- Halo? Siapa ini? - Boleh menelpon Prakash?
- Maaf, dia rapat. - Ini penting.
Tak bisa. Mau titip pesan?
Dia kehilangan putranya.
- Apa? / - Putranya mati. - Gautham mati?
Ya, Gautham mati. Boleh menelpon Prakash?
Tentu. Sebentar kupanggilkan.
Terima kasih.
Halo? Siapa ini? Halo?
- Ayah. - Hei, Gautham.
- Ayah benar. / - Apa? - Kelak kekasihku ketemu.
Sungguh?
Aku yakin saat menatapnya.
Yakin apanya?
Yakin aku akan mati tanpanya.
- Oh, Ayah paham. - Aku jatuh cinta, Ayah.
- Aku bahagia. - Ayah paham perasaanmu.
Dia secantik ibuku.
Jujur, dia lebih cantik dari ibuku.
- Hei, Gautham. - Ayah.
- Jangan cemburu. - Cemburu.
Siapa nama kekasihmu?
- Aku tak tahu. - Apa?
Untuk sekarang, namanya 'Malaikat'.
- Ayah tahu? / - Ya? - Besok aku ke Hyderabad.
Akan kuungkapkan cinta padanya.
- Halo? - Aku mencintaimu.
Bilang hal baru.
Hal baru? Bilang, kau mencintaiku.
Tak mau.
Bilang, kau akan mati tanpa aku.
Aku takkan mati.
Astaga. Denyut nadiku lemah. Jantungku berhenti.
Bilang, kau akan mati tanpa aku.
Tak masalah. Hal baru segera muncul.
Segera muncul? Maksudnya?
Denyut nadi lemah, jantung berhenti..,
..memangnya masih bisa hidup?
Kau gila.
Dasar gadis iblis. Kau mau membunuhku?
Baiklah. Penuhi keinginan terakhirku.
Kuusahakan. Apa keinginan terakhirmu?
Sekarang juga..
- ..aku ingin... - Ingin apa?
Sekarang juga, aku ingin menciummu.
- Aku menunggumu kesini. - Hei, Surya.
- Dokter. - Mithuna.
Mithuna, buka matamu.
Nak, buka matamu. Dokter, selamatkan putriku.
Mithuna.
Kau pasti mencintaiku kalau lukaku sembuh..
..dalam seminggu.
Sudahlah.
Memangnya kau Tuhan?
Terima kasih sudah pakai helm, Pak.
Kubilang, kau mencintaiku kalau lukaku sembuh.
Kau tak percaya.
Pengobatan apapun, berapa pun biayanya..,
..selamatkan gadis itu.
- Mithuna nama malaikatmu. - Mithuna.
Hidupku. Perasaanku. Napasku.
Hei, Gautham.
Kau mau nikah dimana? Di langit atau bumi?
Di Kantor Catatan Sipil.
Pergi.
Aku akan mati 100 kali demi dirimu.
Kau tahu?
4 bulan ini kau tidur.
Kau tak bosan tidur?
Bangunlah.
Dimana Surya?
Jangan bilang, Surya mati, Ayah.
BEBERAPA BULAN KEMUDIAN
- Dimana Mithuna? - Di lantai atas.
Hei, Rakesh.
'Surya pergi meninggalkanku dalam gelap.'
Aktor film akan hadiri pernikahan Kak Mithuna.
Aktor Chiranjeevi hadir?
Hei, aktor Chiranjeevi akan hadir.
- Mithuna. - Ya?
Kemari.
Aku kesitu.
Kalau tak mau nikah, kaburlah.
Kau mau bunuh diri?
Aku tak bisa lupakan Surya.
Jangan dilupakan. Siapa suruh melupakan?
Halo, Surya. Aku Gautham.
Aku ingin menikahi Mithuna.
Bujuk Mithuna agar nikah denganku.
- Keluarga menunggu kita. - Aku butuh waktu, Gautham.
Waktu.
Ayo kawin lari.
Ayo kawin lari.
Ayah, pengantin pria dan wanita kawin lari.
Pertama dalam sejarah.
Naalo praaname "Hasrat hidupku"
Ee bhaadake premanna maata "Sulit kuungkapkan cinta"
Thakkuvaindi gaa "Membuatku merana"
ANANTHAGIRI
Kau naik mobilku, Pak. Kubawa mobilmu ke bengkel.
Gundelo cheravuga "Kau merasuk hatiku"
Uchvasalaaga maarake "Laksana napasku"
No comments yet. Be the first to leave one.