முதல் 200 வரிகள்.
Tuhan menyadarkan kita pada suatu titik di hidup kita.
Kau tak tahu kapan itu akan terjadi, tapi itu terjadi padaku.
Setelah menatap mata putri kita untuk pertama kalinya
Aku tahu Tuhan pasti ada.
Tak mungkin ada yang sesempurna itu jika Tuhan tak ada.
Sudah terlambat bagiku untuk bertobat
Tapi jika aku tak berbuat benar
Putri kita tak akan dapat kesempatan.
Aku bersaksi melawan orang itu pada hari Kamis.
FBI akan mengirim petugas ke sini besok untuk menjagaku.
Dan setelah itu, kami menjadi tahanan pelindung.
Tidak, mereka meninggalkanku malam ini. Mobil saja tak ada.
Siapa itu?
Sayang, aku harus tutup teleponnya.
ALKITAB SUCI
Terima kasih atas tumpangannya.
Persetan dengannya dan Tuhannya.
Aku ingin bajingan itu mati.
Mereka sudah mati
Dan dia masih hidup.
Pengkhianat itu takut pada Tuhan.
Dia seharusnya lebih takut padaku.
SELAMAT DATANG DI COLORADO
PETERNAKAN WILCOTT
Baik, ini dia. Aku punya...
Aku punya bakon, sangat lezat.
Hati-hati. Bakon dan sosis, Semuanya.
Bakon dan sosis? Ya, ini dia.
Aku ingin berterima kasih atas kehadiran kalian.
Helen sudah lama memulai ini
Dan aku berusaha sebaik mungkin untuk mempertahankannya
Karena menurutku bagus kita bisa berkumpul
Sebagai komunitas dan saling merayakan.
Bukankah seru malam ini
Akan ada pertandingan besar untuk anak-anak kita?
Ini pertandingan besar, jadi hidup Mountain Lions!
Hidup, Mountain Lions! Bagus. Seperti itu.
Aku juga ingin berterima kasih atas dukungan kalian padaku
Selama 35 tahun terakhir.
Dan sekarang, anakku, Jake.
Aku tahu dia juga bisa mengharapkan dukungan dari kalian.
Dia akan jadi sheriff yang hebat, jauh lebih baik dariku.
- Hei, Joe. - Pagi, Sheriff.
- Otis. - Pagi, Sheriff.
- Sudah kuderek mobil itu. - Mobil apa?
Billy menelepon. Mobil itu ada di jalan 67.
- Baiklah. - Aku harus kembali bekerja.
Hanya mampir untuk makanan ayahmu.
- Bakonnya sangat enak. - Hei.
Dia benar.
Jay sedang memasak. Memberi makan orang-orang.
Ini. Sarapan, Nak.
- Ini. - Tak perlu, Ayah.
- Duduklah. - Tak perlu.
Kau gugup?
Sheriff?
Sheriff, anak Jennings itu mabuk lagi tadi malam.
Dia menabrak kotak suratku.
Turut prihatin, Clyde. Tapi kau tahu aku sudah pensiun.
Kau harus melaporkannya ke Sheriff di sini.
Datanglah ke kantor, Clyde. Billy akan isi laporannya untukmu.
Kau menyuruh Billy menangani anak itu saat dia melempar telur ke rumahku
Tapi tak ada yang terjadi.
Akan kutangani sendiri saja.
Lagi.
Tunggu, begini saja.
Akan kutelepon kau setelah ini dan akan kuselidiki detailnya
Lalu kami akan mengurusnya.
Baik, Sheriff.
Kutunggu telepon darimu.
Kurasa dia tak tahu aku sheriffnya.
Jangan diambil hati.
Clyde dan Ayah sudah saling kenal sejak kami lima tahun.
Ayah sudah menjadi sheriff-nya selama 35 tahun.
Dia terbiasa dengan Ayah.
Pekerjaan ini bukan untukku, Ayah. Ini tak baik untukku.
Tak ada yang lebih baik darimu saat pikiranmu sedang jernih.
Ya, tapi pikiranku sedang tak jernih.
Aku tak tidur. Aku gelisah.
Aku bukan diriku sendiri.
Pekerjaan ini akan membantumu melupakan masa lalu.
Kau sudah bekerja keras untuk mendapatkan ini
Orang-orang memilihmu karena mereka bisa melihat
Kau punya kepemimpinan dan semua yang dibutuhkan
Untuk jadi sheriff hebat.
Mereka tahu kau bisa dipercaya.
Bagaimana jika aku tak percaya pada diriku?
Kau baru menjadi sherrif selama satu setengah bulan.
Jangan terlalu keras pada dirimu.
Kau menderita PTSD, dan kau harus mengatasinya.
Aku tak menderita PTSD, Ayah. Aku punya penyesalan.
Hei, bawa kopi spesial Ayah ke kantor
Untuk Billy dan Sharon.
Ini, ambil punya Ayah. Ambil termos Ayah. Ini penuh.
- Sampai jumpa nanti, Ayah. - Ya, Nak.
Kita membesarkan anak yang hebat, Helen.
Kebanyakan kau.
Dia terluka.
Aku berusaha sebaik mungkin.
Sekarang, yang paling penting.
Perlakukan senapan seolah terisi peluru.
Jangan arahkan ke orang lain.
Jangan arahkan ke dirimu.
- Baik. - Baik.
Sekarang, letakkan ini di atas bahumu
Jauhkan jarimu dari pelatuk sampai kau siap.
Kau siap? Sekarang kau akan membidik.
Bidik sasarannya.
Tarik napas dalam-dalam.
Tempelkan jarimu di pelatuk dan tembak.
Kerja bagus!
- Bagaimana perasaanmu? - Bagus.
Bagus. Baiklah, sampai jumpa lagi.
Hai, Sheriff.
Selamat pagi, Cassie.
Pagi.
Ingin tunjukkan kemampuanmu?
Tukang pamer.
Sampai jumpa lagi.
Ya, tentu saja.
Barbeku-nya enak, Ezra. Sampai jumpa lagi.
Ya, Sayang.
- Sampai jumpa, Cass. - Dah.
Terima kasih, Ezra.
Aku akan simpan ini dan berangkat ke restoran.
- Biar aku saja. - Tak apa-apa.
Dan akan membunuhku jika aku terlambat lagi.
Kau benar. Dia akan melakukannya.
TENTARA A.S
JACOB WILCOTT SERSAN KELAS SATU
Dan akan sangat marah.
Kata empat huruf untuk salam bahari.
Ahoy.
Ahoy. Terima kasih, Sheriff.
- Bagaimana panekuknya? - Enak.
Banyak yang mencarimu.
Hadiah dari Ezra.
Tepat pada waktunya.
Siapa dia?
Tak ada SIM, tak ada identitas. Menolak untuk memberikan nama.
- Semacam pengkhotbah? - Jika ya, dia sudah jatuh.
Apa yang dia lakukan?
Kecepatan melebihi 160 km per jam di 67.
Kendaraan terdaftar atas nama Kimberly Sinclair.
- Dia tak seperti Kimberly. - Ya.
Ternyata mobil Sinclair dirampok di SPBU dekat Chicago dua hari lalu.
Dia dipukul hingga pingsan.
Penyerangan, mengebut, melintasi negara bagian dengan mobil curian.
- Tak ada identifikasi. - Dan menolak penangkapan.
Dia pikir ide bagus untuk mencoba lari dariku.
Lari darimu atau orang lain.
Kantor Sheriff High Ground. Ini Sharon Doyle.
- Kau memeriksa sidik jarinya? - Masih menunggu hasil.
Sampai saat itu tiba, jangan berinteraksi.
Otis bilang dia menderek mobil.
Kuasumsikan itu mobil yang dia kendarai.
Ya, kuminta dia mendereknya ke bengkelnya.
Aku jadi ingat, aku harus meneleponnya.
Mobilku bermasalah.
Cukup ini saja untuk sekarang. Kerja bagus.
- Nikmatilah. - Terima kasih.
Apa merek mobilnya?
Baik. Dan lokasinya?
- Astaga. Enak sekali. - Ya, memang.
Ya, seseorang akan...
- Itu baru? - Ya.
Ular derik asli. Bagaimana menurutmu?
- Bagus, Billy. Itu cocok untukmu. - Terima kasih.
Maaf.
Maaf.
Lelucon Angela.
Dan siapa namamu, Pak?
Halo?
Tentang apa itu?
SUV mogok ditemukan di tambang tua
- Siapa yang menelepon? - Tak dikenal, tak ada identitas.
- Di mana tepatnya SUV itu? - Di bawah tebing.
- Dia bilang itu ditinggalkan? - Tak menyebut orang, hanya SUV.
Aku akan ke sana dalam perjalanan pulang.
Jika aku beruntung, suasana hati Angela akan baik begitu tiba di sana.
- Aku meragukannya. - Setuju.
Tuhan tahu kehamilan ini membunuhku.
Tuhan tahu kau harus pulang menemui istrimu.
Tutup mulutmu, Bajingan.
Jangan berinteraksi. Maaf. Baik.
Aku sudah memperingatkannya.
Tuhan hanya membantu mereka yang membantu dirinya sendiri.
Aku tahu. Maaf, Dan.
Ezra akan bersih-bersih sendirian jika aku tak membantu.
Itu mungkin akan baik untuknya.
Dan semua orang akan berubah.
Suasana hatinya sedang jelek.
Tidak. Suara bayi itu lucu.
Ya, semua orang di kantor tertawa saat mendengarnya.
Benarkah?
Memalukan sekali.
Astaga.
Bayinya menendang.
Seandainya aku ada di sana.
Aku juga berharap begitu. Dia juga.
No comments yet. Be the first to leave one.