Gaus Electronics (Gauseu Jeonja / 가우스 전자)

Gaus Electronics (Gauseu Jeonja / 가우스 전자)

Indonesian வசனம் பதிவிறக்கம்

வெளியீட்டு விவரம்

가우스 전자—Gaus Electronics—E03—WEB DL—PTerWEB
가우스 전자—Gaus Electronics—E04—WEB DL—PTerWEB
கருத்துரை வழங்கியவர் nungstagram
03 & 04. Manual translate | 45:45 [Ep.03] & 45:03 [Ep.04] | Maaf kalau masih ada typo atau sedikit mistranslated, silakan buat yang mau aja | Jangan lupa rate ijo-ijo kalau suka dengan subtitle ini, happy watching :)

குறிச்சொற்கள்

other
வெளியிடப்பட்ட தேதி: 2022-10-10
பதிவிறக்கங்கள்: 96
காது கேளாதோருக்கானது: No

Indonesian வசனங்களின் மாதிரிக்காட்சி

முதல் 200 வரிகள்.

Gaus Electronics

[Kwak Dong Yeon sebagai Lee Sang-sik]

[Go Sung Hee sebagai Cha Na-rae]

[Bae Hyun Sung sebagai Baek Ma-tan]

[Kang Min Ah sebagai Geon Kang-mi]

[Go Woo Ri / Jeon Seok Chan / Baek Soo Jang / Jo Jung Chi]

Gaus Electronics

Diproduksi oleh Kementrian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata

[Nama dan judul dalam drama ini bersifat fiktif]

Subtitle Bahasa Indonesia diterjemahkan oleh Nung

- Halo! - Ya?

- Terima kasih. - Silakan dilihat dulu.

- Sudah pernah mencoba ini? - Ya, ya, terima kasih.

Terima kasih!

Tunggu.

Tunggu!

Tunggu...

Tunggu!

Tunggu!

Terima kasih. Terima kaㅡ

Terima kasih.

- Kenapa pencet tombol tutup? - Maaf, gak kelihatan.

Aku siap menerima permintaan maafmu,

tapi minta maafnya kok gak niat banget.

Kenapa aku harus?

Akulah yang sedang mempertimbangkan apa aku harus

menerima permintaan maafmu atau tidak.

Temui aku sebentar.

Beraninya menyuruhku menemuinya.

Keterlaluan.

Aku tidak punya waktu, jadi cepatlah.

Apa kau tahu apa yang telah kau lakukan padaku?

Bukan di-read doang, tapi memang gak dibaca.

Sejak kemarin Hae-young mengabaikanku.

Aku tidak kenal orang itu.

Kau tidak salah paham, 'kan?

Yap.

Dia udah balas tuh.

"Yap"? Cuma "Yap"?

Dia balasnya "Yap."

Sebenarnya apa masalahnya?

Gak ada "hehe"-nya.

Hae-young, yang biasanya selalu menambahkan "hehe"

barusan dia balasanya cuma "Yap".

"Yap." banget gak tuh?

Dalam 5 tahun terakhir, aku tidak pernah menerima pesan sedingin ini.

Apa kau masih tidak merasakan apa-apa setelah melihat ini, Sunbae-nim?

Kau tidak merasa bersalah, sedikit pun?

Sunbae, apa kau seorang sosiopat?

Maksudku, untuk apa aku merasa bersalah?

Kau membuatnya salah paham!

Karena kau melakukan kontak fisik yang berlebihan denganku!

Hae-young!

Wow! Baiklah.

Aku minta maaf jika aku berlebihan. Puas?

Jelaskan semuanya pada Hae-young, Sunbae.

Jelaskan kalau kau itu tetanggaku, dan hari itu kau yang datang ke rumahku.

Dan jelaskan kalau kita itu tidak pacaran.

Kau saja sendiri. Kenapa kau melibatkanku dalam hubunganmu?

- Ada laba-laba di belakangmu. - Jangan ngelawak Lu!

Sudah kuduga.

Apa kau benar-benar takut pada laba-laba?

Ah, sudahlah. Aku butuh waktu sendiri untuk berpikir.

Tunggu.

Apa barusan kau bilang bahwa aku sengaja melakukannya?

Aku benar-benar, sangat, sangat takut pada laba-laba.

Aku sangat takut sampai aku tidak bisa menonton trailer Spiderman!

Ya, ya, terima kasih. Aku sama sekali tidak penasaran tentang ceritamu.

Tidak mungkin, kau pasti penasaran.

- Lihat! - Astagfirulloh!

Haruskah aku meminta diagnosis?

Silakan, silakan minta diagnosa,

dan kau jelaskan semuanya kepada Hae-young

bahwa kita tidak pacaranㅡ

Omo!

Maaf ya.

B-bukan... Hae-young...

Hae-young, kami tidak pacaran! Hae-young!

- Apa? - Kau tidak lihat Hae-young barusan?

Kenapa kau harus...

Jangan bilang kau melihatnya dan sengaja melakukannya?

Sebentar... Astaga!

Dan kenapa kau pindah ke sebelah rumahku?

Sunbae...

...kau menyukaiku?

Dasar gendeng!

Sunbaeㅡ

Tak antem ndasmu!

Tunggu, Sunbae. Sunbae!

[Episode 3 - Minumlah air dingin dan kendalikan dirimu. Penjernih Air Gaus]

Permisi.

Sudah penuh.

Jangan dorong-dorong!

Ayah, ini Ma-tan.

Mulai hari ini, aku akan memulai hariku

dengan naik bus seperti pegawai biasa.

Jika aku tetap berada di bawah bayanganmu,

Aku tidak akan pernah bisa membayangkan hidup seperti ini.

Aku juga tidak akan tahu suara apa yang dihasilkan oleh bel stop ini.

Doryeo-nim, tolong jangan menekan belnya terus.

Ini sudah yang ke-12 kalinya.

Maaf.

Karena suaranya bagus.

Doryeo-nim?

Itu kesalahan.

- Kim Biseo-nim? - Aigoo, salahku!

Omong-omong, ibumu cukup terkejut...

bahwa mulai hari ini kau pergi kerja naik bus

dan tinggal di sebuah studio.

Sekarang dia harus menerimanya,

bahwa tekadku sudah bulat untuk memulai bekerja dari bawah.

Penyewaan tenda bar,

dan biaya kerusakannya 800.000 won.

Biaya laundry dan perbaikan, 5.200.000 won.

Gaji bulananku 2.800.000 won,

kontrakan 400.000 won, biaya hidup 300.000 won,

biaya perawatan 60.000 won,

tagihan telepon 70.000 won,

pinjaman mahasiswa 300.000 won,

deposit apartemen 200.000 won...

Aku harus kelaparan.

Bisakah aku bertahan satu minggu dengan makan ini?

Apa?

Hah?

Hey! Hey, jangan!

Hey! Jangan dimakan!

Hey! Hey! Hus! Hus!

Hus! Hus!

Jangan! Ini jatah kelangsungan hidupku!

Tadinya aku mau bicara baik-baik, tapi...

Burung sialan!

Ngajak gelut burung merpati di pagi hari...

Dia rajin olahraga, bahkan dalam perjalanan ke tempat kerjanya.

Tolong beri tahu aku kalau kau butuh bodyguard.

Aku akan mengaturnya.

Apa ini?

Siapa yang bilang butuh ini?

Cham~ konyol banget sih!

Hadeuh, katanya gak butuh,

tapi bau koyonya bisa kecium sampai ke restoran gurita di seberang sana, Sunbae.

Kau pikir aku pakai koyo karena kepengen?

Lupakan, dan kita lakukan ini saja.

Kau yang harus menjelaskannya padanya, bukan aku.

Aku harus bilang apa?

"Hae-young, ini hal yang sama sekali tidak perlu kau salah pahami.

Cha Na-rae sunbae terlalu sibuk untuk melirikku,

dia sangat terkenal dan memiliki standar yang tinggi.

Dan dia juga sudah punya pacar."

Mana bisa aku bilang omong kosong seperti itu, Sunbae?

Siapa yang bakalan percaya?

Semua orang di Gaus juga tahu, gimana jeleknya tempramenmu.

Wah, anjir! Lu tuh emang minta dihujat ya?

Sunbae!

Bagaimana kalau kau menghujat Hae-young di depannya langsung?

Supaya Hae-young tidak salah paham kalau sudah tahu sifat aslimu.

Dasar monyet bau, kadal bintit, muka gepeng, kecoa bunting, babi ngepet....

Mau aku robek mulutmu, hah? Mau aku robek?

"Monyet bau, kadal bintit, mau aku robek mulutmu?"

- Apa-apaan? Cari mati kau? Hah? - Coba ngomong lagi.

Hentikan, hapus!

"Hentikan, aku akan menghapusmu dari duniaㅡ"

Kalian, hentikan!

Ini ruang kerja!

Maaf.

Sunbae terus-terusan ngomong kasar padaku.

Beneran mampus lu nanti!

"Beneran mampus lu nanti."

"Aku serius."

"Hari ini, aku akan memastikan untukㅡ"

Apa kalian berdua itu musuh bebuyutan di kehidupan sebelumnya?

Tapi Sunbae, kehidupan sebelumnya masih belum terbukti secara ilmiah...

Maaf.

Ini lamaran pekerjaan Baek Ma-tan yang aku dapat dari temanku di divisi HRD.

Ayo kita lihat.

Hah, apa?

Kok kosong semua?

Silsilah keluarganya juga kosong.

Orang ini benar-benar mencurigakan.

Kok kosong begini? Emangnya dia itu agen rahasia atau apa?

Aku harus melakukan sedikit penggalian informasi padanya

dengan menggunakan keterampilan menggali kentang-ku sejak kecil.

Bapak memanggilku?

Ya, Manajer Seong.

Batalkan semua jadwal hari ini.

Hari ini tidak ada jadwal apa-apa.

Teksturnya kenyal, tapi lembut.

Pedas, tapi manis.

Rasa asin ini di ujung lidahku

meminta untuk ditambahkan nasi putih.

Rasa gurih ini...

terus berada di dalam mulutku.

Dia makan jin-michae diplintir pake garpu?

Jinmichae...

Bahkan penamaannya pun maha dewa.

Hey, anak baru.

Oh, Ma-tan.

Ya, Ma-tan. Aku sudah hapal namamu.

Gini-gini juga aku pinter lho!

Aku punya pertanyaan untukmu.

Apa kau pernah tinggal di luar negeri bersama orang tuamu?

கருத்துகள்

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left