முதல் 200 வரிகள்.
Diproduksi oleh JEONWONSA Film Co.
NOBODY'S DAUGHTER HAEWON
Jung Eunchae
Lee Sunkyun
Kim Jaok Kee Joobong
Kim Euisung Ryu Deokhwan
Yu Junsang Ye Jiwon
Bintang tamu/ Jane Birkin
Sinematografi Kim Hyungkoo, Park Hongyeol
Pencahayaan/ Yi Yuiheang
Rekaman/ Ko Ayoung
Fotografi Statis/ Kim Jinyoung
Editor Hahm Sungwon, Son Yeonji
Musik/ Jeong Yongjin
Suara/ Kim Yongjoo
Asisten Sutradara Lee Jeahan, Kim Jieun
Produser/ Kim Kyounghee
Penulis dan Sutradara oleh Hong Sangsoo
21 Maret, 2012.
Aku bertemu ibuku setelah 5 tahun kemaren pagi jam 11.
Aku pergi terlalu awal dan tertidur ketika menunggu di restoran.
Ibu pindah ke Kanada tanpa ada rencana untuk kembali.
Dia akan tinggal dengan adikku.
Maafkan aku, aku mencari desa barat.
Barat... Desa barat?
Aku tidak tahu. Mungkin...
Maaf aku tidak tahu.
Terima kasih. Terima kasih.
Terima kasih kembali.
Aku sadar bahwa Desa barat adalah Seo-chon.
Dia sangat terkenal.
Terima kasih banyak. Aku akan menyimpan ini.
- Kau... Kau bicara bahasa inggris dengan sempurna - Terima kasih.
Aku... Aku tinggal di Inggris ketika masih sangat kecil.
ah, aku paham. Aku paham.
Ya, Jika kau akan, jika kau akan pergi ke Paris, akan kuberi nomor teleponku.
Dan mungkin kita bisa bertemu dan makan siang atau kau bisa mampir ke rumahku.
Sungguh? Terima kasih.
Ah, aku benar-benar mengagumi putrimu.
Ah, terima kasih. Aku tahu dia... dia hebat.
- Ya, ya. - Terima kasih.
Kurasa dia aktris yang hebat. Dia adalah aktris sejati.
- Ya, dia hebat. - Ya, dia hebat.
Apa kau tahu? Kau punya banyak kemiripan dengan putriku.
Wajahmu, dan matamu.
Kau yakin? Sungguh? Terima kasih!
Karena, kau tahu, jika aku menjadi seperti dia, aku bahkan bisa menjual jiwaku.
- Jiwa! - Menjual jiwamu?
Ya, ya. Aku bisa melakukan apa pun untuk menjadi seperti dia.
Tapi kau gadis yang sangat cantik.
Ah! Kau juga cantik!
Sungguh! Kau sangat cantik.
Oh, merci.
Terima kasih.
Terima kasih.
Ibu?
Ini hadiah. Sesuatu yang kecil.
Kau tidak perlu repot.
Itu teh cina yang bagus.
Terima kasih.
Hidup rukun dengan ayahmu?
Ya.
Ibu, tahu apa yang kuharapkan akhir-akhir ini?
Keluar dari rumah dengan cepat.
Apa? Kau punya uang?
Siswa tidak punya uang.
Lalu apa nilai-nilaimu bagus?
Ibu, kau tidak belajar seni peran di sekolah.
Semuanya sama saja. Mengikuti hidup.
Aku mengerti.
Aku akan bantu walau aku tidak bisa beri banyak.
Kau tidak punya uang.
Tetap, aku akan memberimu sedikit.
Tidak apa.
Ibu, aku pasti bisa cari uang.
Aku akan cari dalam beberapa hari.
Putri yang mengagumkan.
TidaK, kaulah yang mengagumkan, Ibu.
Aku harap Kanada akan cocok denganmu.
Aku pernah di sana sebelumnya.
Aku akan tinggal di sana.
Berjalan-jalan tanpa alas kaki dan menari di jalanan.
Melakukan apa pun yang kumau di sana.
Aku serius. Kulakukan apa pun yang kumau!
Kuharap semua berjalan seperti yang kau harapkan.
Begitu pula denganmu.
Hidup itu menunggu mati.
Hari demi hari kau menjadi lebih dekat dengan kematian.
Jadi, ambil hari ini dan lakukan apa yang kau mau.
Jangan hidup seperti diriku.
Aku hidup seperti itu.
Desa utara terlalu ramai jadi kami berjalan ke desa barat.
Aku tidak pernah berjalan sejauh ini dengan ibuku sebelumnya.
Aku pergi ke sekolah di sekitar sini.
Sungguh?
Terus di bawah sana.
Kau mau lihat?
Haruskah?
Tidak ada yang berubah di sini.
- Sudah lama sekali. - Ya.
Aku selalu kaget betapa mudanya penampakannya dari belakang.
Tidak bisakah kita masuk?
Apa kau ingin?
Dulu juga tidak boleh masuk.
Ketika kau masih di sekolah?
Ya, aku sering datang ke sini.
Sungguh cantik.
Bagaimana mereka membuatnya sangat cantik dulu?
Baiklah, ini klasik.
- Barang-barang kuno itu lebih keren. - Ya.
Kurasa aku lahir di zaman yang salah.
Siapa yang bilang itu?
Kau sangat cantik. Kau hidup dengan baik.
Tidak, kau cantik, Ibu.
Tentu saja, kau cantik karena aku cantik.
- Lucu sekali, Ibu. - Apanya yang lucu?
Menakutkan, hah?
Ini terlalu besar. Mereka membuatnya terlalu besar.
Ya, sudah di sana sejak aku kecil.
Kurasa begitu.
Cobalah ikut Putri Korea.
Putri Korea?
Jika kau tidak bisa berperan, menjadi Putri Korea akan menyenangkan.
Kau pikir aku bisa menang di kontes kecantikan?
Tentu saja! Pikirkan itu.
Itu akan membantu dalam seni peran dan kau akan ke luar negeri.
Bepergian dan melihat banyak hal.
Aku pendek, tapi kau cukup tinggi.
Tidak terlalu besar. Sempurna.
Oke, akan kupikirkan untuk ikut.
Mereka berjalan seperti ini. Lihat.
Itu dia! Cantik sekali! Lakukan lagi.
PERPUSTAKAAN JONGRO
- Ada perpustakaan di sini? - Ya.
Haewon, kau akan tahu jika kau semakin tua.
Tidak ada yang lebih menyenangkan ketimbang belajar.
Aku tahu. Aku juga suka perpustakaan.
Tidakkah pria itu ganteng?
Dia cukup manis.
Aku berjalan melewati motel itu dengan ibuku.
Ini adalah motel yang penting untukku.
Tapi punya nama yang aneh.
MOTEL TERKENAL
Tiba-tiba aku sangat merindukannya.
Buku!
Ini layak dibeli.
Aku juga tahu buku itu.
Aku pernah membacanya. Itu bagus.
Tapi kurasa aku menghilangkannya.
Sungguh? Mau kubelikan?
Kurasa mungkin ada di rumah.
Tetap saja, akan kubeli.
Tapi mungkin akan berakhir dengan dua.
Kau bisa membayar berapa pun untuk buku seperti itu.
Sungguh?
Jadi aku bisa bayar 10 sen?
Tentu.
Maaf karena merokok.
Tidak apa. Kami di luar.
Kau suka rokok?
Ya, kupikir sudah kecanduan.
Itu benar. Itu adalah kecanduan.
Sungguh, kau bisa membayar berapa pun yang kau mau.
Lalu, akan nampak siapa diriku.
Ah, ya. Begitu kurasa.
Kenapa kau tertawa?
Maafkan aku.
Jenggotmu cocok denganmu.
- Ibu, ayo pergi. - Oke.
- Dah. - Dah.
Musim semi.
Ya.
Mau masuk ke dalam?
Tidak, tidak apa-apa.
Baiklah kalau begitu.
Ayo minum kopi.
Aku capek berjalan sepanjang itu.
Oke.
Aku pernah datang ke sini sebelumnya.
Sungguh?
Menyenangkan sekali. Membawa kembali kenangan.
Tapi sekarang sudah berbeda. Aku tidak bahagia.
Kenapa?
Mungkin aku tidak mau kembali ke sini?
Mungkin.
- Kapan penerbangan Ibu besok? - Siang hari.
Hati-hati di jalan.
Pasti, kau juga.
Ketika sudah sampai, akan kutelepon dirimu.
Aku pasti selalu bisa mandiri.
Ibu.
Aku terlalu kuat.
Terlalu kuat untuk seorang gadis.
Kau memang kuat. Aku juga tahu itu.
Tidak peduli di mana pun Ibu, kau selalu menjadi Ibuku.
Aku janji akan menjagamu nanti.
Kapan kau akan dewasa?
Sekarang kau menjadi orang yang baik.
Sangat kuat dan berani.
Aku akan memikirkanmu setiap hari mulai dari hari ini.
No comments yet. Be the first to leave one.