Dick Johnson Is Dead

Dick Johnson Is Dead

Indonesian வசனம் பதிவிறக்கம்

வெளியீட்டு விவரம்

Dick Johnson Is Dead (2020) BluRay YTS MX
கருத்துரை வழங்கியவர் Icondoit
Resync from Putra14

குறிச்சொற்கள்

BluRay
TS
YTS
வெளியிடப்பட்ட தேதி: 2022-02-17
பதிவிறக்கங்கள்: 47
காது கேளாதோருக்கானது: No

Indonesian வசனங்களின் மாதிரிக்காட்சி

முதல் 200 வரிகள்.

DOKUMENTER NETFLIX ORIGINAL

Felix, aku tak bisa dorong tinggi.

Saking tingginya, aku hampir mati.

Hampir mati? Astaga.

Seram sekali. Kenapa kau merasa nyaris mati?

Aku terlalu tinggi. Aku suka.

Kau suka, ya?

Ya, jika suka mati.

Hai. Eva!

- Hai. - Felix? Bantu aku berdiri.

Ya.

Baik, mari.

Siap terbang tinggi?

Hati-hati, Ayah,

jeraminya licin sekali.

Apa?

Jeraminya licin, hati-hati.

Ya.

Baik. Janji?

Giliranmu.

Kau besar dan berat.

Aku berayun sebelum kau, jadi…

Ini dia.

- Ayah, kau baik saja? - Kau rekam, Ibu?

- Ya. - Bagus.

Aku selalu ingin masuk film.

Bagaimana caranya berdiri?

Jatuhmu bagus.

Aku tak bisa bergerak. Ayo, Steve, Felix.

Butuh bantuan. Steve?

Perlahan, Ayah.

Jangan bergerak.

Ini… aku…

- Apa sakit? Kau baik saja? - Ya.

Membayangkan kehilangan pria ini

terasa sangat berat.

Dia ayahku.

Dia orang yang terbuka dan lapang dada.

Begitulah ayah yang kita inginkan.

Itulah yang kuperoleh. Yang kumiliki seumur hidupku.

Namun, kini saatnya tiba.

Awal dari kepergiannya.

Kami tak mau terima.

Dia adalah psikiater.

Aku adalah kamerawan.

Kuusulkan kami buat film tentang kematiannya.

Dia setuju.

Hei!

Baik.

Kami akan ambil kursi.

Ini petinya.

Lumayan sempit.

Sempit, bukan?

Ya. Berapa harganya?

Maureen, berapa harga petinya?

Harganya $666.

- Aku bisa masuk begini. - Masuk.

- Ya. - Baik.

- Mungkin tak keluar. - Kubantu.

Kejam sekali.

Tampaknya bagus.

Apa nyaman di dalam?

Zaman kini, tak ada yang peduli kenyamanan.

Kau peduli.

Selamat tidur, Dunia Indah.

Kimmy, dia terlihat mati.

Ray, lihat posisi tangannya.

Begini.

Lalu…

Rasanya aneh melihat temanku di peti.

Ini tak baik bagiku.

Namun, ini sebuah film,

aku terus mengingatkan diriku bahwa ini adalah film,

banyak hal aneh dalam film yang tak pernah terjadi.

Dia masih bernapas.

Makanya rasanya tak begitu sulit.

Itu triknya, bukan?

Kini dia tidur.

- Satu, dua, tiga. - Dorong dengan kaki.

- Bagus. - Ya, begitu.

Bagus.

Kini kau bisa menuruni tangga.

Ini kebangkitan.

Ya Tuhan.

Aku senang telah kembali.

- Kami merindukanmu. - Sama-sama.

Kurasa tindakanmu ini tak hanya khayalan belaka.

Kurasa ini menimbulkan banyak pertanyaan serius,

dan semua orang harus melakukan persiapan.

Semua orang akan mati,

mengingat itu, hal ini tak kuanggap khayalan.

PSIKIATER KELAHIRAN TAHUN 1932

Kau tahu apa keahlianku?

Aku pintar menjadi korban.

Aku adalah gelandangan jalanan

- yang ditabrak bus. - Ya.

Aku orang yang disiksa.

Kau suka pekerjaanmu?

Sebagai pemeran pengganti? Atau…

Ya. Menjadi pemeran pengganti, paham?

Aku suka…

industri sinema.

Baik.

Jika makin besar, megah…

dan makin kreatif, aku makin suka.

Judy, bisa perbaiki mikrofon?

Ya.

Misalkan dia mengalami serangan jantung,

kau pernah lakukan?

Begini…

Begitu.

Dia harus jatuh dari kursi,

agar tampak lebih nyata. Kaki naik ke atas.

- Yang terpenting, pastikan tak ada… - Yang terluka.

Tak ada yang terluka.

Itulah Ayah. Tak kehilangan pasien.

Pernah.

Kurasa ada satu atau dua yang bunuh diri.

Aku tak tahu itu.

Bahkan ada beberapa pemeran pengganti

yang bunuh diri.

Ya. Jika kau ingin bunuh diri, bicaralah kepadaku.

Maksudmu aku bermasalah?

Aku tak bermasalah!

Lalu… bisa berlagak sekasar mungkin.

- Ya. - Sebelumnya,

angkat tangan.

Tentu.

Lebih baik lagi jika kursimu bisa…

Terbalik? Ya.

- Ya, atau kutendang. - Ya.

Itu kematian

- yang terkesan berani. - Ya.

Kami berusaha pakai pemeran pengganti untuk kematian tak disengaja.

Benar, katamu "tak disengaja".

Ya.

Namun, apa kau suka ide ini?

Kau suka bahwa putrimu mengusulkan

untuk duduk diam dan melihat Dick Johnson…

- Ya. - …kau tahu…

Baik, itulah yang ingin kuketahui.

Tentu. Ini pasti hebat.

- Baik. - Ya.

Postur bungkukmu bagus.

Ya.

Bagus sekali.

Aman.

Apa itu aku? Menyakitkan.

Aduh.

Apa rasa sakit terbesar dalam hidupmu?

Kurasa serangan jantungku.

- Rasanya sakit? - Ya.

- Sungguh? - Ya.

Aku tak tahu itu.

Rasanya sakit di jantung.

Ya. Sekaligus gabungan dari semuanya.

Rasa awalnya,

tak bisa bernapas, berbaring,

lalu dibawa pulang, merasa sakit,

lalu dibawa ke UGD

dan mengalami serangan, pokoknya semua.

Tak hanya satu bagian, tetapi semua.

- Untung kau selamat. - Ya, aku lega…

Aku lega telah selamat.

Ya. Sudah berapa lama?

Tahun 1987. Itu 20 tahun lalu, bukan?

- Bahkan lebih. - Benar? Tujuh…

- Tiga puluh. - Ya.

Sudah 30 tahun?

Kau dapat tambahan 30 tahun.

Lumayan bagus. Ya.

Itu mungkin masa terbaik hidupku.

SEBELUM MENGALAMI SERANGAN JANTUNG,

DICK JOHNSON MAKAN TIGA POTONG KEIK COKELAT

Dari mana kudapat ini?

Ada satu serangga.

Ada lalat kecil.

Pukul dia. Bunuh.

Astaga.

Pertama kali mereka membunuh, Ayah.

Lalat itu belum mati.

Dia berjuang tetap hidup.

Lalatnya pintar.

- Apa itu? - Ini nenekku.

Ini Nenek Walder.

Nenekmu sudah meninggal?

Dia sudah lama meninggal.

- Saat aku… - Saat kau bayi?

Tidak, dia meninggal saat aku remaja.

Saat aku masih remaja…

dia tinggal bersama kami.

- Aku mau ini. - Ya.

Ada siapa lagi, Biba?

Itu nenek kalian yang meninggal.

Kalian tahu namanya?

Ibu.

Itu panggilanku untuknya.

Namun, ada yang ingat namanya?

Catie Jo.

Benar, Catie Jo.

More Indonesian subtitles for Dick Johnson Is Dead

கருத்துகள்

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left