Dil Aashna Hai

Dil Aashna Hai (दिल आशना है)

Indonesian வசனம் பதிவிறக்கம்

வெளியீட்டு விவரம்

Dil Aashna Hai 1992 DvDRip Hon3y zbr182
கருத்துரை வழங்கியவர் Zambronk
IDFL™ SubsCrew

குறிச்சொற்கள்

DVD
DVDRip
dvdrip
dvdr
வெளியிடப்பட்ட தேதி: 2016-01-24
பதிவிறக்கங்கள்: 86
காது கேளாதோருக்கானது: No

Indonesian வசனங்களின் மாதிரிக்காட்சி

முதல் 200 வரிகள்.

Translate By Zambronk_lah

zbr182 IDFL™ Subs Crew

Dekorasinya harus bagus.

Kau belum ganti baju. Sana cepat ganti.

Kau ikut denganku.

Taruh yang benar.

Coba kulihat.

Ibu pakai juga./ Tidak, tak ada waktu. Kalian sudah makan?

Belum./ Ramu, bawakan mereka makanan.

Lihat apa manisannya sudah datang, dan kau uruslah dapur.

Kau masih di sini?

Ini penerbangan internasional, butuh waktu untuk keluar bandara.

Aku akan pergi dan segera kembali.

Tuhan memberkatimu.

Santai! apa kabar?

Ayah, Ibu apa kabar?/ Dia baik.

Kenapa kau baru datang sekarang? Saat mempelai pria dalam perjalanan?

Apa penerbangannya tertunda?

Jika anak satu satunya pengusaha terkenal india Tuan dan Nyonya Digvijay

Karan Kebetulan naik pesawat

Apa Amerika berani menundanya?

Cukup. Masuklah./ Benar kan, Ayah?

Apa kabar mempelai wanita?/ Kakak.

Tenang, kau duduklah anak manis. Tunjukkan tanganmu.

Mengapa kau terlambat?/ Maaf, adikku sayang.

Tapi aku datang. Jika kau tunda pernikahanmu maka mempelai pria akan lari, ya kan Bu?

Dia adalah temanku Tn. Mathur.

Halo, Nak. Selamat atas pernikahanmu.

Dimana tukang fotonya?

Ini hebat. Selamat!/ Terima kasih!

Kurasa semua kebahagiaan telah datang ke rumahmu bersama-sama./ Mengapa?

Kemarin Putramu datang dari Amerika dengan gelar MBA terbaik.

Dan Putrimu menikah hari ini./ Ya..

Bisnis Hotelmu berkembang pesat. Apa ada yang bisa seperti itu?

Lihat saja yang terjadi selanjutnya. Karan juga bersamaku sekarang.

Kapan Rai dan dirimu akan datang ke Hong Kong?

Kenapa? untuk melihat Hotel besarmu?/ Datanglah dan menginap disana.

Lihat apa yang telah kucapai di sana./ Kami pasti akan datang.

Putri kami juga telah menikah.

Apa yang kami tunggu sampai Karan menikah? tentunya bersenang-senang!

Goverdhan, gelasmu kosong./ Kau mau memenuhinya.

Aku akan menuangkannya.

Bermacam-macam gadis hadir dalam pesta ini.

Pilihlah satu untuk kau nikahi.

Tidak, aku tak menemukan gadis yang memikat hati dan juga mataku.

Sungguh? lalu gadis seperti apa yang kau sukai?

Chandu, gadis itu harus sedikit asin, sedikit asam, sedikit manis.

Kulitnya harus seperti kegelapan senja

yang membayangi cahaya bulan.

Kau menggambarkan seorang gadis atau biskuit?

Hey apa ada gadis asin, manis...

Tidak ada, tapi jika aku menemukannya, maka aku akan langsung mengenalinya.

Apa semuanya baik-baik saja/ Ya, aku baik-baik saja.

Sambutlah tamu yang lain. Silahkan.

Sudah kuperingatkan sebelumnya.

Wahai penonton

Wahai Pemirsa

Aaha Aaha

Oho

Jangan bicara tentang Laila

Laila telah menjadi gila

Bicaralah tentang dirimu sendiri

Semoga malam ini indah penuh warna

Kuharap kekasihku ada disini

Semoga malam ini indah penuh warna

Kuharap kekasihku ada disini

Semoga malam ini indah penuh warna

Kuharap kekasihku ada disini

Jika kau memang ada disini

Apa yang akan kau lakukan

Semoga malam ini indah penuh warna

Kuharap kekasihku ada disini

Jika kau memang ada disini

Apa yang akan kau lakukan

Semoga malam ini indah penuh warna

Kuharap kekasihku ada disini

Semoga malam ini indah penuh warna

Kuharap kekasihku ada disini

Jika aku bertemu kekasihku

Aku akan langsung memegang tangannya

Jika aku bertemu kekasihku

Aku akan langsung memegang tangannya

Dan jika tak ada siapapun

Aku pasti langsung memeluknya

Dan jika tak ada siapapun

Aku pasti langsung memeluknya

Kupastikan dirimu akan memandangku

Dengan mata penuh hasrat

Diriku pasti akan bahagia

Jika kekasihku ada disini

Diriku pasti akan bahagia

Jika kekasihku ada disini

Jika kau memang ada disini

Apa yang akan kau lakukan

Semoga malam ini indah penuh warna

Kuharap kekasihku ada disini

Semoga malam ini indah penuh warna

Kuharap kekasihku ada disini

Dia masih terlihat malu-malu

Dengan sedikit menundukkan kepala

Dia masih terlihat malu-malu

Dengan sedikit menundukkan kepala

Lalu aku menari mendekatinya

Memeluk dan menciumnya

Lalu aku menari mendekatinya

Memeluk dan menciumnya

Walau dirimu tak memandangku

Pasti kau menginginkannya

Semoga malam ini turun hujan

Kuharap kekasihku ada disini

Semoga malam ini turun hujan

Kuharap kekasihku ada disini

Jika kau memang ada disini

Apa yang akan kau lakukan

Semoga malam ini indah penuh warna

Kuharap kekasihku ada disini

Jika kau memang ada disini

Apa yang akan kau lakukan

Semoga malam ini indah penuh warna

Kuharap kekasihku ada disini

Semoga malam ini indah penuh warna

Kuharap kekasihku ada disini

Laila, ibumu menelepon./ Ibu menelepon?

Gadis seperti ini juga punya ibu?

Dan anak Tn Raisahe memberitahunya seperti memanggil seorang putri!

Itu./ Halo./ Laila, ini Ibu.

Ya, ibu, bicaralah./ Aku ingin beritahu suatu hal yang sangat penting.

Ya, apa itu?/ Aku mungkin akan mati sebelum kau sampai kemari.

Jadi kurasa harus memberitahumu segalanya sekarang juga.

Katakan, hal penting apa?/ Aku bukanlah Ibumu!

Tidak, Bu! jangan bekarta seperti itu./ Selama ini aku hidup dalam kebohongan.

Tapi itu membuatku sulit untuk mati. Maafkan aku.

Jika kau bukan ibuku lalu siapa Ibuku?

Siapa ibuku?

Jangan khawatir. Kau siap-siap. Aku akan mengatur semuanya.

Pesankan 2 tiket ke Lucknow./ Lucknow? untuk siapa?

Kau dan aku./ Tapi tak ada saudara kita disana.

Jangan terlalu banyak bertanya. Tolong belikan saja.

Kau ingin menemui Laila? Karna dia pujaan hatimu.

Pergilah./ Oke!

Selamat datang. Masuklah.

Aku mengerti kesedihanmu, Laila.

Terima kasih.

Ini Rs. 25.000.

Laila?

Memang siapa lagi?/ Laila.

Mengapa kau harus berduka untuk wanita tua itu?

Apa yang dia berikan padamu? rumah Bordil ini? gelang kalung?

Siapa lagi yang kau punya selain aku pria bejat pengunyah sirih?

Katakan sesuatu.

Kau dulu sangat menyanjungnya. Mengapa sekarang merendahkannya?

Aku menyanjung tubuhnya. Aku memakainya dan sekarang dia mati./ Keluar kau!

Aku takkan pergi ke mana pun, mulai sekarang ini adalah bisnisku!

Bisnis apa?

Bisnis yang tak pernah sepi dan yang dilakukan ibumu juga.

Bisnis tubuh./ Jangan sekali-kali menyebut bisnis tubuh lagi!

Aku beruntung karna dia bukan ibuku.

Apa bedanya?

Kambing yang dipelihara di pejagalan, takkan pernah bisa menjadi guru sekolah!

Jadi dengarkan aku dan cepat kita berbisnis.

Dasar manusia bejat! Pergilah dari sini!

Mucikari tak pernah pergi, seorang kekasih yang pergi.

Bagiku ini bukan rumah bordil, tapi kuburan.

Tempat masa kecilku telah dimakamkan. Apa yang dilakukan mucikari dikuburan?

Pergi! Carilah tubuh orang lain!

Apa yang kau lakukan? kau gila? Apa kau pikir kau itu artis?

Siapa namamu? tinggal dimana?

Aku telah membayar Rs. 25.000 pada Prem.

Dan aku membawa 25.000 lagi.

Jika kau membuatku senang, kau akan mendapatkan hadiah.

Apa ibumu tidur dengan lelaki hidung belang?

Lalu kau lahir!

Apa yang kau lakukan? Aku telah membayar uang muka.

Buka pintu dan enyahlah, atau aku akan meledakkan otakmu!

Apa yang kau lakukan?/ Enyahlah!

Aku akan pergi! Dimana Prem! Dia telah berani menjebakku!

Laila...

Kau? mengapa baru datang sekarang?

Berapa harga yang akan kau tawarkan?

Tidak, aku tak datang untuk itu./ Kau bohong!

Kau adalah anak seorang pendosa yang suka menjual tubuh orang!

kAu takkan bohong jika kau ingin membeli tubuh dengan uang!

Tidak, tidak semua anak harus mengikuti jalan orangtuanya!

Laila, aku mencintaimu.

Ini tempat di mana aku telah mendengar hal ini ribuan kali.

Dan itu semuanya kebohongan.

Setiap pelacur membenci kata cinta lebih dari dia membenci seorang germo.

Tapi kau ../ Pergilah!

Suatu hari nanti aku akan meyakinkanmu bahwa aku benar-benar mencintaimu.

Siapa yang kau cintai?/ Kau.

Siapa aku?/ Laila./ Siapa Laila?

Siapa Laila? Apa statusnya?

Apa dia pelacur?

Dia seorang penari kabaret, seseorang untuk dipamerkan!

Dia mainan, barang dagangan.

Dunia menganggapku seperti itu, kan?

Aku tak ingin dianggap itu juga tak ingin cintamu!

Sekarang aku mengerti Laila. Mengapa kau terus bertanya

tentang ibumu ditelepon kemarin./ Mengapa aku tak boleh bertanya?

Identitas sangat penting bagi wanita. Tentang putri siapa dia

Dil Aashna Hai subtitles in other languages

கருத்துகள்

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left