முதல் 94 வரிகள்.
Minggu 1: "Aku suka laut ini!"
Penulis: KUDO Kankuro
Musik: OTOMO Yoshihide
'Amano Aki' NOUNEN Rena
'Amano Haruko' KOIZUMI Kyoko
'Omukai Daikichi' SUGIMOTO Tetta
'Adachi Hiroshi' KOIKE Teppei
'Adachi Yui' - HASHIMOTO Ai 'Young Haruko' - ARIMURA Kasumi
'Yoshida Masayoshi' - ARAKAWA Yoshiyoshi 'Kurihara Shiori' - ANDO Tamae
'Young Daikichi' - HIGASHIDE Masahiro 'Haruko (Girlhood)' - TATSUKE Michika
'Sugawara Tamotsu' FUKIKOSHI Mitsuru
'Osanai Katsue' KINO Hana
'Kumagai Misuzu' MIHO Jun
'Anbe Sayuri' KATAGIRI Hairi
'Konno Yayoi' WATANABE Eri
'Amano Natsu' (Narrator) MIYAMOTO Nobuko
Aki.
"Dalam benak Haruko, melihat keduanya di atas kapal..."
"...membawa kembali kenangan lama yang buruk."
- "Ayo menyelam!" - "Tidak, Aku tidak mau!"
- "Ribut! Semua gadis di desa harus menyelam! Ayo!" - "Tidaaak!"
"Berhentilah menolak! Ayo, menyelam!"
Aki!
- Bagaimana? - Eh?
Kau tidak ada waktu untuk berpikir itu dingin...
...atau tidak bisa meraih dasar, bukan?
- Hah~... - Itulah bagaimana.
Kau berpikir banyak hal sebelum kau menyelam, tapi...
...tidak terjadi seperti pikiranmu.
Itulah kenapa kau sebaiknya lansung loncat saja.
Bagaimanapun akan bergulir nantinya. tidak ada orang yang ingin mati.
- Ah, terasa nyaman! - Benarkah?
Yah, ini terasa sangat sangat nyaman!
Kurasa kau adalah cucuku, akhirnya.
Jangan memaksakan kehendak padanya!
Ibu...
Dan kau, juga... Jangan langsung suka hal-hal begitu saja...
...yang kubenci!
Ibu!
- Ibuku benci laut? - Ya.
Itulah kenapa dia tidak ingin menjadi seorang Ama?
Hikayat ibumu tidak mudah bagi seseorang untuk dijelaskan.
Nda... Itu biasa disebut...
Hal "Menghancurkan tembok*".
- "Menghancurkan tembok"? - Dia dalam masa-masa berontak...
...menggulung rambutnya dengan model keriting bergulung.
Berhentilah melihatku!
Tapi bagaimana dia dapat kembali tanpa diharapkan?
Dalam beberapa hal, tampaknya kejadiannya tidak baik dengan suaminya.
Hentikan! Jangan di depan cucumu.
Ini semua salahku.
Aku datar dan murung. Aku tidak punya ambisi, koordinasi, sifat baik atau menarik.
- Aku tidak populer. - Siapa yang memberitahu hal itu?
- Ibu. - Jejejeh!
- Setelah dipikir kembali, aku kembali. - Eh?
Harus kembali. Tidak punya tujuan lain.
Oh... Ini, ambillah.
Berapa lama aku harus menunggu untuk itu, Sugawara?
Tampaknya sebulan... tapi belum ada hasilnya!
Ya, pihak kota telah memberikannya kata terakhir.
Hanya untuk membuat homepage, kita harus meminta izin ke pihak kota...
Ini konyol! Benar-benar menjengkelkan...
...beritahu mereka kalau mereka menjengkelkan! - Tenanglah, Pak Kepala stasiun...
...yubeshi (Manisan jepang)... kau menghancurkannya, itu berceceran.
- Oh, halo, halo. - Haru-chan.
Uh, aku bertanya-tanya apa kau akan membawaku ke stasiun...
...tapi kau sedang di tengah pekerjaan. - Kami hampir selesai.
Tengoklah Sugawara, sejak kau menjadi Kepala asosiasi pariwisata...
...apa yang telah kau sumbang bagi kota?
Tidak benar, aku melakukan sesuatu. Diorama.
- Diorama? - Aku membuat sebuah diorama.
Sejak peralihan dari kepala asosiasi sebelumnya di tahun 2007...
Aku telah menumpahkan jiwa dan hatiku ke dalam diorama kota Kitasanriku.
Tolong lihatlah. Aku nyalakan ini dan lampu akan nyala.
Itu, SMA Kitasanriku.
Itu, Sodegahama bersinar... Tolong perhatikan.
KitaTetsu juga lewat. Ya Pak....
- Kapan kau akan menyelesaikan ini? - Ya.
Diharapkan selesai pada tahun 2015.
- Tetap lakukan sampai kau mati! - Ah!
Balai kota... Dipukul dengan yubeshi!
Sialan! Bagaimanapun aku tidak terganggu dengan defisit di jalur area kita!
KitaTetsu adalah alat transportasi yang penting bagi masyarakat kita...
...selama kita punya gerbong satu saja, kita harus tetap jalan terus...
Karenanya kita harus tetap mempromosikan. Jumlah penumpang tidak akan melonjak dalam semalam.
Kita tidak punya pilihan selain mencoba membawa orang dari daerah lain.
- Hebat. - Apa?
Apa yang kau lakukan adalah hebat.
Untuk kota yang tidak menguntungkan, dan kereta yang tidka menguntungkan.
Memberikan usaha sampai darah penghabisan untuk membuat segalanya lebih baik.
Hentikan, kau membuatku merasa malu.
Itu bukanlah pujian.
Apa kau ingat apa yang kau katakan terakhir kali?
Hah?
No comments yet. Be the first to leave one.