Euphoria

Euphoria

Indonesian வசனம் பதிவிறக்கம்

சீசன் 2

வெளியீட்டு விவரம்

Euphoria US S02E08 All My Life My Heart Has Yearned for a Thing I Cannot Name WEB-DL x264
கருத்துரை வழங்கியவர் Hawktor
HBO GO Retail

குறிச்சொற்கள்

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
x264
வெளியிடப்பட்ட தேதி: 2022-02-28
பதிவிறக்கங்கள்: 369
காது கேளாதோருக்கானது: No

Indonesian வசனங்களின் மாதிரிக்காட்சி

முதல் 200 வரிகள்.

Dalam perjalanan

Baiklah, Faye, aku akan pergi.

Apa, kau akan pergi?

Ya, aku akan pergi sekarang.

Kusiapkan kursi terbaik untukmu

Semua baik?

Sebelum kau pergi, ada yang ingin kubicarakan.

Seperti apa?

Semuanya.

Apa maksudmu, Bung?

Bung.

Polisi menemukan jasad Mouse.

Maaf.

Kau dengar yang kukatakan?

Bukankah kau bilang Laurie yang membunuh Mouse?

- Laurie? - Apa...

Aku tidak pernah bilang begitu. Apa maksudmu?

Ya, kau tahu, Laurie?

Pengedar narkoba yang tinggal di kompleks apartemen di Kemper.

Ya, kau yang bilang dia membunuh Mouse.

Aku tidak pernah bilang begitu.

- Ya, kau bilang. - Apa maksudmu?

- Kau teler? - Kau tahu...

Laurie dan orang-orang itu, mereka membuatku takut.

Kenapa kau berusaha melindungi mereka?

Aku tak melindungi siapa pun. Apa-apaan ini?

- Jadi, kau bekerja untuk Laurie? - Hei, tidak!

Jadi, tutup mulutmu!

Lalu kenapa kau berusaha menutupi pembunuhan yang dia lakukan?

Baiklah.

Kurasa ini saatnya kau pergi dari sini, Kawan.

Bung.

Kita harus memikirkan akan bilang apa.

- Baiklah, ini menjadi masalah. - Tunggu, Ash.

Tunggu, Ash! Tidak!

Kau pernah memikirkan masa depan?

- Ya, selalu. - Benarkah?

- Ya. - Kau punya cita-cita?

Aku tak punya cita-cita yang serius, tapi...

Aku berpikir untuk tinggal di peternakan.

Aku tak bisa bayangkan kau menjadi peternak.

Ya, persetan. Memelihara kuda, sapi, babi, ayam, kambing.

Punya keluarga kecil.

Seperti Little House on the Prairie. Kau tahu?

Entah apa aku tahu acara itu.

Belum pernah dengar Little House on the Prairie?

Baiklah, ini mungkin terdengar gila...

Tapi rencanaku adalah punya tiga anak di usia 30 tahun.

Masing-masing berbeda usia satu setengah tahun.

Jadi, dari usia 30 sampai 58 tahun, aku bisa fokus...

Menjadi ibu yang baik, membesarkan anak-anakku, dan sebagainya.

Lalu mengantar anak bungsuku ke kampus pada usia 58.

Itu artinya aku punya 32 tahun...

Untuk fokus padaku dan menjalani hidupku dan tak terburu-buru menulis.

Kau sudah memikirkan semuanya, ya?

Ya. Cukup gila, bukan?

Mereka punya tiga anak di acara itu.

Tak perlu lupa sopan santun.

Hanya karena kita ratusan kilometer dari masyarakat beradab.

Jika kau tinggal di tempat seperti ini, apa kau punya pistol?

Ya, aku akan punya pistol.

Aku benci pistol.

Tak ada yang pernah ditembak dan berpikir...

"Astaga! Syukurlah kita tak punya pistol...

Untuk menembak balik."

Ya, tapi untuk apa ada polisi?

Aku tak tahu. Sial.

Tunggu, kau punya akun Instagram atau Twitter?

- Tidak. - Benarkah?

- Ya. - Kenapa?

Untuk apa aku ingin orang lain tahu tentang pikiran dan perasaanku?

Entahlah. Kau bisa terhubung dengan orang yang punya minat sama.

Aku merasa orang-orang terlalu banyak berbagi.

- Daring? - Ya.

Mereka akan merusak misterinya.

Misalnya, jika aku menyukai seseorang...

Aku ingin mencari tahu sendiri dia seperti apa.

Aku tak mau memunguti serpihan informasinya di Google.

- Aku ingin mengupas lapisannya. - Ya, tapi...

Untuk apa membuang waktu mengenal seseorang...

Jika kau tak punya kesamaan dengan mereka?

Entahlah.

Itu yang paling kusukai darimu.

Kita tidak punya kesamaan.

Itu tidak benar. Kita berdua...

Memiliki selera humor yang sama dan...

Berempati, penasaran...

Dan sama-sama ingin punya anak.

Itu bukan minat, itu adalah...

Sifat asli.

Itu hal penting yang tidak diunggah orang di Internet.

Ya, aku tak pernah memikirkannya seperti itu.

Bukankah kau senang kita berteman?

Ya, sangat.

Ya, aku juga.

Hei, Lexi! Semua berjalan lancar! Kita berhasil memancing banyak tawa.

Ya, jangan sombong.

Beberapa menit lagi Aku keluar

Hei Kau di mana?

- Dalam perjalanan - Kusiapkan kursi terbaik

Astaga.

Hidup Kami

Aku punya seribu versi diriku.

Hanya saja apa aku terlihat cantik, tapi aku merasa ingin...

Lexi, kau sungguh luar biasa.

Maksudku, di mana dia menemukan imitasi ini?

- Sial. - Aku tak tahu...

Bahwa adikku punya kemampuan ini.

Bagus, bukan?

Bukankah dia berani? Dia di atas sini...

Membongkar semua traumanya.

Aku tak tahu betapa sulitnya hidupmu, Lexi.

Bisakah kita beri tepuk tangan untuk betapa sulitnya hidup Lexi?

Ayo, Kawan-kawan.

Aku tahu ada wanita yang dipenggal di Afganistan atau di mana.

Itu rasialis!

Astaga. Ini bukan apa-apa dibandingkan hidup dalam bayanganku.

Apa ini bagian dari drama?

Apa ini bagian dari drama?

Entahlah.

- Lexi? - Namanya Luna.

Apa ini bagian dari drama? Lexi?

- Ayolah. - Tolong hentikan.

Ini acaramu. Keluarlah.

- Kau bintang besarnya hari ini. - Sial.

- Kumohon, Cassie, hentikan. - Kau bintang malam ini.

- Dia selalu ingin menjadi bintang. - Ayo, Lexi!

Ini momen besarmu. Bersinarlah!

Tolong hentikan.

Aku harus berhenti? Aku?

Bukan aku yang membuat drama untuk menghina dan mempermalukanmu!

- Aku tidak melakukan itu. - Benarkah?

Lalu apa ini?

- Kita ada di babak apa? - Jangan mempertanyakannya.

Itulah kehebatan Lexi Howard.

Hai, Semuanya.

Aku Suze.

- Aku ibu mereka di kehidupan nyata. - Astaga.

Diperankan oleh Ethan.

Di mana dia? Ethan?

Yang, omong-omong...

Kau benar-benar berhasil memerankan diriku, Sayang.

- Terima kasih. Aku menghargainya. - Dia akan menang penghargaan.

Sayang, ayo pulang.

- Aku pantas mendapatkan ini, bukan? - Astaga. Kumohon, Ibu.

- Aku pantas menerima ini? - Ibu. Berhenti!

- Ibu, hentikan! - Hentikan.

Lexi, aku akan membunuhmu.

Aku pantas mendapatkan ini, bukan?

Karena aku sudah menjalani hidup?

- Ibu? - Aku yang berani mengambil risiko.

Tunjukkan payudaramu!

Aku yang jatuh cinta.

Aku yang terluka! Bukan kau, Lexi!

Kau bahkan tak pernah menjalani hidup.

Itu sebabnya kau bisa berdiri di sini dan menghakimi kami semua!

Kau hanya penonton.

- Baiklah, cukup. - Ibu, hentikan!

Baiklah.

Jika itu menjadikanku penjahat...

Maka biarkan saja.

Aku bisa memerankan penjahat.

Ya, lakukanlah!

Lexi.

Apa sekarang bagian dari drama saat kucuri Jake dari Marta?

Tidak, Cassie, itu tak ada dalam drama.

Sekarang ada.

- Siapa yang bilang begitu? - Aku ingin bilang, aku mengerti.

- Aku tahu yang kau alami. - Astaga.

- Aku tidak mau mendengar darimu. - Aku menjalaninya.

Tunggu, Hallie mencuri pacar Marta?

Entah berapa kali harus mengatakan ini.

Saat itu mereka tidak bersama.

Ya, bukan hanya itu, tapi dia tidur dengannya...

Padahal Marta terus bicara soal ingin kembali bersamanya.

- Tidak. Kenapa? - Karena Hallie jalang bermuka dua.

- Kenapa lagi? - Aku bukan jalang! Kau yang jalang!

Kau yang jalang, Jalang!

- Aku bukan jalang! - Hei! Cukup!

Jaga ucapanmu, Nona!

Baiklah. Kau tahu? Kau hanya mempermalukan dirimu. Ayo pulang.

Aku tidak akan pulang. Drama ini belum berakhir.

Astaga.

Aku merasa mau muntah.

Ibu, ini tidak adil!

- Itu bukan salahnya. Dia penulis! - Ini tidak adil, Bu.

Bagaimana dia bisa melakukan ini?

Tiga dolar 25 sen untuk limau gedang? Memangnya ini Venezuela?

- Lexi! Aku akan membunuhmu! - Baik, cukup!

Baiklah, aku tak tahu. Aku panik. Pergilah.

- Dasar... - Baik, berhenti! Hentikan!

- Lexi! - Astaga! Ya! Itu dia!

Astaga! Aku suka menyetubuhi segalanya!

Tidak!

Aku akan membunuhmu! Turun dari kuda ini.

Turun!

Lepaskan!

Dasar jalang!

Aku akan membunuhmu!

Jalang ini harus dimatikan.

கருத்துகள்

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left