முதல் 200 வரிகள்.
Semua tiarap. / Tiarap.
Kenapa aku ditangkap?
Selamat sore, Pak Presiden.
Sore.
Sore.
Menteri Bernard menelepon. Dia berusaha menghubungimu.
Apa yang dia mau? / Dia tidak bilang, Pak.
Baik. Terima kasih.
Ini presiden bicara.
Selamat sore, Pak Presiden.
Menteri Bernard, ada yang bisa kubantu?
Pak Presiden, kuhubungi soal pendanaan yang kau tolak.
Dengan segala hormat, Pak Presiden.
Itu untuk membeli dan meningkatkan pengobatan HIV untuk masyarakat.
Pak Menteri...
Untuk orang-orang yang hidup dengan HIV, Pak Presiden.
Pak Menteri, tunggu.
Kita sudah pernah membahas ini, bukan?
Ya.
Jadi, kenapa menelepon?
Aku tidak akan izinkan pendanaan apapun.
Lagipula, kau yang bilang narkoba berdampak negatif ke orang-orang.
Beberapa obat memang ada gagal.
Tapi dengan hormat, kau harus mengesahkan pembayaran ini.
Beraninya kau?
Kau pikir kau siapa?
Percakapan ini berakhir.
Dasar arogan.
Pak, aku berjanji pendanaan ini akan disetujui.
Aku tidak khawatir sama sekali.
Pak, ini berkas yang kau minta.
Bagus sekali.
Bagus.
Keluarkan keputusan. Aku ingin dia keluar segera. Bagus.
Mari kita lihat situasinya nanti.
Selamat datang di 98.6 FM tempat kami memutar yang terbaik dari yang terbaik.
Lagu itu dari Alexander, dan di acara ini
kami terbuka dalam hal-hal lokal dan internasional.
Berita utama hari ini, seorang pria keluar dari penjara setelah lima tahun
dipenjara karena kejahatan yang tidak dilakukannya.
Hei!
Profesor, katakan. Sering ada kasus seperti ini?
Ya, itu memang terjadi. Lebih dari 1000 orang
dibebaskan sejak 1999.
Ayanda!
Kenapa sepagi ini?
Di mana dia?
Siapa?
Nkosi.
Kenapa kau bertanya? Saudaraku masih di penjara.
Itu jelas, kau belum dengar saudaramu keluar penjara?
Yakin itu saudaraku?
Mereka membicarakannya sejak tadi pagi.
Kami berterima kasih kepada Pak Nkosi..
Jika kau percaya kau tidak bersalah, kau harus
berjuang sampai mendapatkan keadilan yang layak kau dapatkan.
Kami istirahat dulu dan saat kembali, kami akan memberitahumu...
Ibu!
Kemari lihat. / Saudaraku kembali.
Ibu, dengar.
Bu.
Anakku. Ya Tuhan.
Saudaraku. Ya Tuhan.
Bos, halo.
Kau dengar Nkosi keluar dari penjara?
Ya, Bos. Aku mencari tahu siapa memerintahkan pembebasannya.
Tolong beri waktu. Biar kucari tahu ada apa.
Kesepakatannya adalah dia tidak akan pernah keluar dari penjara itu.
Ya, Bos. Aku akan mengurusnya.
Sebaiknya begitu. Jika tidak bisa, kucari orang lain.
Hei, Mabulete, ambil ini. Lakukan pekerjaan dengan baik
dan kau akan dapat itu setelah selesai.
Jangan kecewakan aku.
Selamat datang kembali di 98.6 FM. Ini satu-satunya
pembawa acaramu, Nora. Dan ini adalah Buka-bukaan.
Hari ini kita merayakan fakta jika kami punya
ribuan pendengar dari seluruh dunia
dan itu karena cuma ini acara di mana
kau bisa mendengar dan diskusikan semua hal terbuka.
Saluran terbuka dan nomor yang dihubungi adalah 0800-53-23-11.
Mari putar lagu dari Celeste.
Bu.
Apa yang terjadi, Bu?
Halo, aku butuh ambulans di sini.
Ibuku tidak sadarkan diri.
Kau akan baik-baik saja.
Kubawa hasil CT scan ibumu.
Baik.
Silahkan ikut aku.
Silakan duduk.
Terima kasih.
Aku sangat menyesal.
Ibumu telah didiagnosis menderita kanker pankreas.
Apa, Dokter?
Apa itu kanker pankreas?
Pankreas adalah organ yang terdapat di bagian bawah
bagian dari perut yang membantu pencernaan
serta menjaga kadar gula dalam tubuhmu.
Dan sayangnya jika kanker berkembang di pankreasmu,
itu menyebar ke organ lain yang ada di dekatnya.
Tapi untungnya ibumu dioperasi. Dia bisa dirawat.
Baik, dokter.
Tapi masih ada kemungkinan kanker bisa
kembali bahkan setelah itu telah diobati dengan operasi.
Jadi saranku kau bisa mulai dengan
pengobatan tahap pertama lalu kami ambil alih dari situ.
Kupikir lebih cepat, maka lebih baik.
Baiklah, biar kuberi kau resep untuk ibumu
agar kau bisa dapatkan obatnya sebelum dia bangun.
Baik, terima kasih dokter.
Sama-sama, Nkosi. Terima kasih banyak.
Dengan senang hati. / Terima kasih.
Satu, dua, tiga, tembak.
Nkosi, kawan.
Kawan. / Kawan.
Hei. Tunggu. Biar kuperkenalkan.
Semuanya. Penembak terbaik yang pernah ada.
Orang ini.
Maksudmu dia lebih baik darimu?
Sebenarnya, ya. Kau tahu apa?
Mari tunjukkan ke mereka.
Tunjukkan ke kami. / Ayo. / Tunjukkan.
Mari kita tunjukkan ke orang-orang ini.
Kawanku. Ini Nkosi yang kukenal.
Tos, Sobat.
Jadi, apa yang terjadi?
Aku menyamar mencari tahu kenapa orang mati karena HIV dan AIDS.
Dan kutemukan jika itu karena obat yang dinamai ROSS 4.4
Aku mulai mencari pemasok
obat yang menyebabkan aku dijebak dan dihukum.
Itu berat juga.
Baik, sekarang kau kembali.
Kau masih akan terus melakukan penyelidikan?
Tidak. Tapi aku senang aku kembali.
Ibuku dan adikku adalah prioritasku saat ini.
Aku senang kau kembali.
Dan kau mendengarkan 98,6 FM di mana kita semua
terbuka dalam hal-hal baik lokal maupun internasional.
Selamat siang, Senzo.
Selamat siang, Nara.
Katakan, apa pendapat terbukamu hari ini?
Nora, orang-orang mati tiap hari karena HIV dan AIDS dan kita diam.
Pemerintah juga diam, kenapa tidak dibicarakan?
Baik, Senzo. Seperti biasa, kami hargai
pendapat terbukamu. Mari angkat penelepon lain.
Halo, Gugu. Apa pendapat terbukamu hari ini?
Beberapa tahun lalu, aku kehilangan saudariku. Dia sakit
dan ke rumah sakit lalu dia melakukan tes.
Dia diberitahu jika dia positif HIV dan diberi obat,
dan tiga hari kemudian dia meninggal.
Aku ke rumah sakit yang sama, mengaku tidak tahu apa-apa tentang itu.
Dan aku ke kantor polisi.
Permisi, aku penggemar acaramu dan kusimak itu pagi ini.
Apa yang kau mau?
Silakan lihat berkas ini dan kau akan
memahami yang dibicarakan salah satu peneleponmu.
Hai. / Halo.
Karabo, tolong tunggu aku di situ, aku datang.
Terima kasih banyak setuju melakukan ini. Maaf mendadak.
Tidak apa-apa. Waktuku beberapa menit. Aku harus mengantarnya ke sekolah.
Dia putrimu?
Tidak, itu putri mendiang saudariku.
Dia tinggal bersamaku sejak dia meninggal.
Aku turut prihatin. Tapi jelaskan apa yang sebenarnya terjadi.
Adikku sakit dan ke rumah sakit. Dia ikut
tes dan hasilnya kembali dan dia positif HIV.
Dia diberi obat. Dan obat....
...yang dia gunakan, hanya selama tiga hari
dan dia meninggal. Mendadak dia meninggal.
Kau tahu rumah sakit apa ini? Kau melaporkannya ke polisi?
Sudah membuka kasusnya?
Aku tahu. Rumah sakit Clement dan aku melakukan semua itu.
Aku sudah melakukan semua.
Bukan cuma kau korban.
Siapapun yang terlibat ini, harus dipenjara atau dibunuh.
Aku harus pergi. / Terima kasih.
Halo Nora, apa kabar?
Aku baik-baik saja Nkosi. Maaf kita harus bertemu di salon.
Aku baru selesai menulis artikel tentang orang yang hidup dengan HIV dan AIDS.
Itu kasus yang kukejar sebelum semuanya berbalik padaku.
Beberapa dari kalian pasti pernah mendengar desas-desus Obat.
Jika disuntik dan kau HIV positif, itu membunuhmu.
Dengan sedih kuinformasikan obat tersebut memang ada.
Dan aku bisa yakinkan kau jika polisi dan kami
pejabat kesehatan menyelidiki kasus ini.
Aku harus memastikan jika memang kau HIV
positif dan menyuntikkan obat ini, akibatnya kau mati.
Dan jika kau menyuntikkan obat ini dan menjadi HIV positif, kau akan mati.
Sebagai Komandan tertinggi, aku berjanji kami akan
tuntaskan ini dan menemukan pelaku dan menghancurkan mereka
Tapi kami butuh bantuanmu, harap waspada.
Dan siapa saja yang memberi informasi
mengenai keberadaan para pelaku ini,
silakan laporkan. Akan ada imbalan.
"Nkosi Sikelel'iAfrika"
Kau lihat? Ini menegaskan artikelku tentang ROSS 4.4
sangat penting. Aku akan mempublikasikannya hari ini.
Baik.
Aku harus pergi sebelum hujan.
Sudah hampir giliranku.
No comments yet. Be the first to leave one.