200 บรรทัดแรก
Dummie Sang Mummy dan Sphinx dari Shakaba
Penerjemah Jonas L.M
Jaga benderanya! Temukan bajak lautnya!
Kena kau!
Ikut kami.
Bagus sekali... Busnya berangkat dalam beberapa menit lagi, jadi kalian bisa...
Tapi Tn. Crabble, masih ada tiga lagi!
Ayo! Cari bajak laut lainnya!
Gus, ini aku.
Kita satu-satunya bajak laut yang belum tertangkap.
- Tamasya sekolah ini sangat keren. - Ayo, mari kita ambil benderanya.
Ini dapat satu lagi!
- Kena. - Dasar Cackdingle!
Malulah kawan. Benderanya masih di sini! Itu artinya kita menang! Bukan begitu, Pak?
Er .. ya. Meskipun aku tidak suka istilah pemenang dan pecundang.
- Ada yang tahu di mana Dummie berada? - Tidak tahu?
Ahoy bajak laut!
Aku Dummie, kapten bajak laut!
Aku akan menangkap kalian semua!
Maaf!
Ya!
- Para bajak laut memiliki benderanya. - Tangkap dia!
Tangkap bajak laut itu!
Para bajak laut pemenangnya!
Uh oh... air!
Bajak laut yang terbaik, paling yang terbaik!
Panjang umur Bajak laut!
Bajak laut yang terbaik!
Bajak laut!
Kau sedang apa?
- Ini lelucon yang lucu. - Lelucon?
Semua orang bisa melihatmu!
Tidak Gus... Semua orang sedang sibuk. Coba kau lihat.
Siapa itu? Semua orang ambil foto?
- Itu seleb. - Seleb?
Apa artinya Seleb?
Itu singkatannya dari Selebritis...
...seperti orang terkenal.
Atau VIP, Orang yang sangat penting?
Yah, bagaimanapun, seorang selebritis.
- Semua orang tahu siapa dia... - Bukan aku...
Jelas. Dia terkenal.
Aku di atas tiang kapal dan semua orang tertangkap dan kemudian...
- Minggir! Awas! - Ini adalah Dummie si bajak laut.
Pizza panas!
Dengan sentuhan spektakuler yang mengagumkan,
Aku menyelamatkan semua orang!
Aku akan menjadi bajak laut ketika aku dewasa.
Kuharap jangan, aku tak bisa makan pizza lagi.
Lagi pula, bajak laut sudah tidak ada lagi, jadi itu tidak mungkin.
Aku putra Firaun. Bisa apa pun yang aku inginkan.
Kau Dummie selama kau berada di sini. Apa yang kau lakukan ketika kau dewasa...
Terserah kau.
Ada apa denganmu?
Hei Gus...
Bicaralah padaku...
Aku baru saja berpikir...
Dummie tidak makan.
Jangan lakukan. Kau lupa?
Tentu saja tidak... Tetapi jika kau tidak makan...
Kau tidak akan bertambah besar.
Kau bilang, aku selalu tetap menjadi anak kecil?
Aku tetap anak kecil...
Selalu.
Untungnya kau akan lebih dewasa dan lebih bijaksana!
Kita akan mencari sebuah cara.
Dummie...
Tidak... Kau tak boleh makan!
Kalau diurutkan dari yang satu: kau sungguh tak boleh makan.
Jangan lakukan itu.
Aku terpaksa! Tak ingin tetap kecil. Aku ingin bertambah besar.
Ayah...
Aku mengerti kau ingin bertambah besar, tetapi itu tidak akan terjadi.
kau harus menerimanya.
Jangan menyerah saja... Apa kau sudah gila?
Aku Darwishi Ur Atum Msamaki Minkabh lshaq Eboni.
Aku putra Firaun.
Tapi kau disini Dummie...
...seorang anak kecil Mesir dibakar dengan kepalanya di bawah.
Ketika aku mau hidup,
Aku seorang raja yang terkenal dari negaraku.
Kami tahu ceritanya dan tahu siapa kau, tetapi kau harus menerimanya...
Darwishi sudah mati.
Maksudmu menjadi pengecut!
Aku adalah Raja terbaik dari semuanya!
- Ini berbeda sekarang. - Aku masih cerdas dan kuat.
- Tidak bisakah kau bertingkah normal. - Dan kau tidak!
Kau adalah Dummie.
Jika tidak bisa menjadi raja dan jika bertumbuh besar
- Itu tidak masalah. - Yakin?
Jika tidak mungkin, tidak mungkin.
Yah, Itu... Bagus.
Tapi aku tahu hal yang lain.
Bahkan lebih baik.
Aku takkan menjadi raja seperti ayahku, Tidak sehebat seperti ayah...
Tetapi akan menjadi terkenal seperti ayahku.
Semua orang mengenalku.
Aku seorang selebritis!
Maashi!
Gus.
- Apa? - Gus.
Kau harus membantuku.
Kita harus mencari tahu cara aku menjadi selebritis.
Ok, pasti aku bantu.
- Baiklah. - Baik
Kau belum tahu?
- Apa? - Bagaimana caranya aku menjadi selebritis?
Tidak.
Tidak masalah. Santai saja.
- Kau tahu? - Tidak
Kau tahu sekarang?
Tidak.
- Mungkin sekarang? - Tidak
SEKOLAH POLDERDAM
Kau belum tahu?
Mungkin kau bisa menjadi penari?
- Bukan ide yang bagus. - Mungkin kau bisa menjadi...
Arsitek terkenal! Dengar, Kau bisa membangun rumah.
Bangunan terlalu banyak memakai pasir.
Aku ingin sesuatu yang lain.
Seorang musisi?
- Kau sudah bisa dalam hal apa? - Aku hebat dalam segala hal!
Bukan musisi mungkin, tapi yang lainya. Yang sempurna!
- Ya, tapi apa... - Tunggu! Aku tahu!
Disebut apa, kau menjadi orang lain di TV.
- Aktor? - Ya aktor.
Aku sangat baik berakting seperti orang lain.
Aku berjalan memakai tumit tinggi dan terjatuh...
...Hampir jatuh, dan marah.
Kami tidak melakukan itu di Belanda. Kami berperilaku!
Di Belanda kita berperilaku normal.
- Nona Frick... - Ya. Sempurna.
Dummie... Apa yang terjadi di sini?
Di Belanda...
Kalian ingin sedikit bersenang-senang di sini,...
...bukankah kalian anak laki...
Ya, Nona Frick.
Dan kanan dua tiga empat, kanan dua tiga empat...
Angkat kaki tinggi-tinggi!
- Kau sudah tahu belum? - Belum
- Kau tahu sekarang? - Tidak
- Dan sekarang? - Dummie.
Anak-anak, ayolah, perhatikan!
- Aku mau bertanya Pak. - Ya
Bagaimana caranya menjadi kelas yang terkenal?
Yah... tidak...
- Ini kelas olahraga... - Lalu kelas itu akan terkenal?
- Tidak ada hal seperti itu... - Tapi aku ingin terkenal.
Jangan jadi bodoh. Hanya orang-orang yang keren bisa menjadi terkenal.
Kalau begitu kau takkan bisa terkenal!
Kau bisa menjadi komedian, Dummie.
- Itu bahkan tidak lucu! - Tidak, ya .. Cukup, Dummie.
Tidak cukup, aku ingin menjadi terkenal!
Dummie! Ayolah. Cukup. Kau dan Gus temui aku setelah kelas.
Dan kiri dua tiga empat, kiri kanan kiri kanan dan...
Sekarang kita dalam masalah.
Lucu ya?
Aku tahu kau berada di balik bukuku dan aku tahu kau ingin aku memberitahumu.
Dan kau sudah tahu belum?
Apa yang kalian tunggu di sini? Kita pergi ke museum.
Museum? Bagus!
Museum? Mengapa?
Ini kejutan, tapi itu yang harus dilakukan supaya...
...Menjadi terkenal.
Tapi ayah pikir kita bisa masuk? Maksudku, setelah terakhir kalinya?
Ketika kita pergi mencuri kumbangnya Dummie!
Ah ya... itu.
Mereka mungkin sudah lupa tentang semua itu sekarang.
Dan Dummie... Tidakkah mereka pikir dia aneh?
Seorang anak yang terbakar. Apa yang aneh tentang itu?
Bagus, museum.
Kita akan mengawasinya, Gus.
- Kau berpikir apa yang kupikirkan? - Tidak, apa?
- Minum kopi! - Ide bagus ..
Jadi kau!
- Kau ingin menjadi terkenal, kan? - Sama seperti ayahku
Ya .. Itu cukup sulit...
Tapi.. lihat disekitarmu.
Kau sudah terkenal. Kau berada di museum!
Ribuan orang lewat...
...melihat peti matimu setiap hari!
- Pak... Kau bercanda? - Tidak, Dummie...
Kau mungkin tidak masuk koran atau masuk TV setiap hari, tapi ini...
Ini jauh lebih dari itu!
Ini mitos!
Aku tidak mau sejarah lama. Aku ingin sejarah sekarang.
- Sejarah minggu depan! - Ya, tapi...
Aku ingin bertumbuh besar!
Jika aku tidak bisa besar, kalau begitu terkenal!
Ya, tapi Dummie...
Lihatlah bagaimana indahnya peti mati ini diperbaiki.
Peti mati ini sudah tua bodoh!
Sangat tua, sangat bodoh!
Benda bodoh. Aku bukan pengecut bodoh.
Ini aku... Aku yang menggambar ini.
- Semuanya baik-baik di sini? - Di sini?
Ya, ya, aku pastikan semuanya baik-baik saja.
- Apa aku mengenalmu? - Aku?
Kau tampaknya tidak asing...
Dia tidak, dia bukan...
No comments yet. Be the first to leave one.