159 บรรทัดแรก
Pada tahun 850,
Mendadak Titan Kolosal muncul lagi dan meruntuhkan dinding pelindung,
yg mengakibatkan para Titan lainnya bisa masuk.
Satu persatu tentara gugur dalam upayanya memerangi para Titan tersebut.
Kemudian...
EREN!
RAIH TANGANKU!
Eren juga berakhir menjadi mangsa salah satu Titan tersebut.
Mikasa benar-benar hebat.
Bagaimana bisa dia bergerak secepat itu?
Dia tidak setenang biasanya saat ini.
Jadi apapun yg terjadi, aku akan menang!
Apapun yg terjadi, aku akan selamat!
Pada saat Mikasa terpojok,
mendadak ada satu sosok Titan yg muncul dan membunuh Titan lainnya.
Original Sub: gg
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.us Subs Crew
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.us Subs Crew
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.us Subs Crew
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.us Subs Crew
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.us Subs Crew
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.us Subs Crew
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.us Subs Crew
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.us Subs Crew
ANIME BUKAN TONTONAN UNTUK ANAK KECIL SAJA!!!
ANIME BUKAN TONTONAN UNTUK ANAK KECIL SAJA!!!
ANIME BUKAN TONTONAN UNTUK ANAK KECIL SAJA!!!
ANIME BUKAN TONTONAN UNTUK ANAK KECIL SAJA!!!
ANIME BUKAN TONTONAN UNTUK ANAK KECIL SAJA!!!
ANIME BUKAN TONTONAN UNTUK ANAK KECIL SAJA!!!
ANIME BUKAN TONTONAN UNTUK ANAK KECIL SAJA!!!
ANIME BUKAN TONTONAN UNTUK ANAK KECIL SAJA!!!
ANIME BUKAN TONTONAN UNTUK ANAK KECIL SAJA!!!
ANIME BUKAN TONTONAN UNTUK ANAK KECIL SAJA!!!
ANIME BUKAN TONTONAN UNTUK ANAK KECIL SAJA!!!
ANIME BUKAN TONTONAN UNTUK ANAK KECIL SAJA!!!
Fumareta Hana no Namae mo Shirazuni
Chiriochita Tori wa Kaze wo Machiwabiru
Inotta Tokoro de Nani mo Kawaranai
Ima wo Kaeruno wa Tatakau Kakugo da
Shikabane Fumikoete
Susumu Ishi wo Warau Butayo
Kachiku no Annei Kyoi no Han'ei
Shiseru Garou no Jiyuu wo
Torawareta Kutsujoku wa Hangeki no Koushi da
Jouheki no Sono Kanata Emono wo Houru
Hotobashiru Shoudou ni Sono Mi wo Yakinagara
Tasogare ni Hi wo Ukatsu Guren no Yumiya
Aku bisa Dengar Denyut Jantungnya -Pertahanan Benteng Trost (Bagian Keempat)-
Okay, maneuver gear-mu sudah siap.
Aku juga memberimu semua persediaan pedangku.
Yg ini sisakan untukku saja.
Kalau dipikir-pikir, aku juga gak mau di makan hidup-hidup.
Ke-Kenapa...
Armin.
Aku tak akan pernah meninggalkanmu.
Ta-Tapi, dengan segini banyaknya Titan yg ada disini,
kamu tak mungkin membopongku sambil bertempur...
Ayolah!
Tidak! Kumohon, tinggalkan saja aku!
Aku bisa malah lebih banyak membuat teman-temanku gugur!
Tunggu!
Dengarkan aku!
Aku punya ide.
Ide?
Ini tindakan yg dibutuhkan 2 orang,
jadi kalian berdua perlu memutuskan yg mana yg perlu dibawa.
Aku tau ini gila, tapi...
Mungkin gak kita memanfaatkan Titan itu?
Titan itu?
Titan itu kerjanya menyerang Titan yg lain.
Dia nampaknya tak tertarik dengan manusia.
Idedu adalah bagaimana kalau kita mengarahkannya menuju ke Menara Suplai.
Kalau Titan itu membantai Titan yg disana untuk kita,
kita bisa mengeluarkan kawan-kawan kita yg disana hidup-hidup!
Mengarahkannya? Bagaimana caranya?
Perkiraanku Titan itu beraksi berdasarkan instingnya.
Kalau kalian berdua bisa mengalahkan Titan-Titan yg ada disekitar dia,
maka dia akan mulai mengincar Titan lainnya.
Yg jelas, Titan itu bergerak menuju sekumpulan Titan yg ada di sekitar Markas Pusat!
Mana mungkin kita melakukan sesuatu beresiko itu hanya berdasar karena perkiraan saja?!
Tapi kalau memang benar, kita bisa menghabisi semua Titan yg ada di Markas Pusat dalam waktu singkat!
Itu layak di coba.
Kamu serius?!
Kita ini menghadapi sesuatu dengan beresiko mati,
jadi taktik yg dipakai adalah yg memiliki kemungkinan untuk berhasil.
Ayo kita pakai idenya Armin.
Kamu mau bahu membahu dengan Titan itu untuk menghabisi Titan yg lainnya?
Iya. Tepat sekali.
Gak lucu loh kalau sampai kita gagal nanti.
Tapi kalau kita berhasil, semuanya akan terselamatkan.
Putuskan kau mau atau tidak.
Iya iya ngerti! Duh!
Kenapa aku selalu di posisi ini?
Kenapa aku berada dalam situasi dengan tanggung jawab sebesar ini?
Tidak! Tunggu!
Kok para Titan itu terkonsentrasi ke arah sana.
Ini kesempatan kita!
Ayo! Cepat ke Markas Pusat selagi ada kesempatan!
Sekarang atau tidak sama sekali!
Kita bakal tamat kalau bahan bakar kita habis!
Semuanya! Maju!
Jean!
Makasih!
Berkat kamu aku bisa lolos tadi.
Hah?
Semua berkat kamu!
Sudah pernah kukatakan sebelumnya kan?
Kamu itu pantas menjadi seorang pemimpin!
Aku benar-benar gak ngerti maksudmu.
Sial!
Berapa banyak dari kita yg berhasil selamat?
Dengan memanfaatkan kematian dari rekan-rekan kita...
Berapa banyak yg gugur dari kepemimpinanku?
Kalian ini anggota pasukan suplai kan?!
Sudah hentikan, Jean!
Bajingan-bajingan ini menelantarkan kita!
Taukah kalian sudah berapa banyak yg gugur?!
Para Titan itu menyerbu gedung pusat suplai!
Memangnya kami bisa apa?!
Sudah jadi tugas kalian untuk mencari caranya!
Berlindung!
Sial!
Terlalu banyak orang yg berkumpul disini!
Cepat! Masuk ke dalam!
Lari!
Mana Mikasa?!
Dia terjatuh tadi! Dia sudah di mangsa!
Ini sungguhan...
Ini kenyataan kan?
Ataukah aku hanya bermimpi?
Kurasa aku sudah tau kenyataannya.
Cuma membayangkannya saja, sudah jelas sekali...
Mustahil mengalahkan makhluk-makhluk raksasa ini.
Apa?!
Apa... itu?
Mikasa?!
Habis...
Kita berhasil! Kita akhirnya berhasil sampai sini!
Kalian... masih hidup?
Kita berhasil, Armin!
Aduh!
Rencanamu berhasil!
Semuanya! Titan itu jenis aneh karena membantai Titan lainnya!
Dia sama sekali tak tertarik menyerang manusia!
Kalau langkah kita benar, kita semua bisa keluar dari sini hidup-hidup!
Kita... memanfaatkan Titan itu?
Kalian memanfaatkan Titan itu?
Ini lebih gila dari mimpi manapun!
Ini bukan mimpi.
Aku tak peduli apakah Titan itu tak normal atau apa.
Biarkan saja dia mengamuk disini selama mungkin.
Terima faktanya, inilah pilihan terbaik kita untuk bisa selamat.
D e n n y H a j i m e I D F L . u s S u b S C r e W
Tak apa.
Titan itu kekuatannya di atas rata-rata.
Mereka tak akan bisa menguasai gedung ini selagi ada Titan itu mengamuk di luar.
Seberapa banyak yg kamu tau soal Titan itu?
Tidakkah sebaiknya kita bicarakan itu setelah kita selamat nanti?
No comments yet. Be the first to leave one.