131 บรรทัดแรก
Jangan bunuh ia!
Kita akan membawanya hidup-hidup.
Aku tak akan membunuhmu.
Aku ingin kau terus merasakan sakit.
Itulah balas dendam yang kupilih.
Apa kau mengerti rasa sakit ini, Alka?
ZainuddinAri mempersembahkan
semisal saja dunia campakkan waktu
tatoeba sekai ga toki o suteru
dan tiada yang tahu harus berbuat apa
minna wa dou suru tomo naku, naku
semisal saja dunia punyai sebuah tujuan
tatoeba sekai ni gouru ga tsuku
lantas semuanya 'kan terluapi kebahagiaan
sou sureba subete mitasare shiawase ni nareru no
kuingin lindungi diriku sendiri, jadi kubuat tiruan
mamoritai jibun wa mamorikiru tame ni nisemono
di kaca, dari jiwaku di dalamnya
kagami de hora tsukuridashita kokoro watare
menurutmu apa ku hanya pura-pura?
tsuyogatteru dake
ku hanya ingin himpunkan alasan
riyuu ga hoshii dake tame da na
'tuk ubah diriku atau malah tetap saja
datte kore ja kawarazu ni iru mama
masa depan 'kan terlubangi dengan keinginan yang tak terwujud
mirai nante douse kanawanai mono darake de
dilukai atau melukai, semuanya 'kan hancurkan perasaan itu
kizutsukete kizutsukerarete kowaresou ni natta dake
walau begitu, selama perjuangan perasaan pun terlahir dan tak bisa kubuang
soredemo mokai de sutekirenai kanjou ga sakeru kara
kuingin ucapkan selamat tinggal pada hati pembohongku
itsu datte boku wa mou usotsuki no kokoro ni sayonara
selamat tinggal
sayonara
Ini masih siang dan kau sudah minum sebanyak itu?
Pemilik penginapan tak ada di sini. Itu tak masalah, 'kan?
Memang beberapa hari ini ia tak terlihat berada di sini.
Dasar, si Alka itu juga entah pergi ke mana.
Ia bahkan tak tahu harus pergi ke mana.
Ada apa?
Mengenai pemilik penginapan dan Alka...
Tak apa.
Kita akan mencarinya di sana.
Siapa pun yang membunuh orang akan berakhir sama seperti yang mereka bunuh.
Kau juga harus kembali bekerja.
Ada sesuatu yang aneh pada mereka berdua.
Entah kenapa aku sedikit bingung.
Begitu, ya.
Balas dendam itu benar-benar
tak ada gunanya.
Hei.
Ya, di sini.
Sudah tiga tahun, ya.
Ya.
Jika saja mereka mengikuti jejakku...
Sayang.
Sayang?
Tetaplah di sini.
Siapa?
Tunggu sebentar.
Siapa kau?
Tenanglah.
Tak apa.
Ulurkan lenganmu.
Lakukan apa yang ia katakan!
Kau bisa terinfeksi!
Kau tak boleh bicara seperti itu padanya.
Ayo, ulurkan tanganmu.
Apa yang terjadi?
Kau...
Sepertinya pelakunya ialah wanita yang memiliki tanda kupu-kupu.
Pasti kau kedinginan.
Masuklah ke dalam.
Jadi kau ingin berada di sini, ya?
Baiklah.
Apa kau lapar?
Hei.
Sayang.
Hangatkan dirimu.
Apa yang kau-
Tak apa.
Ayolah.
Apa yang kaupikirkan?
Ia...
Apa kau sudah lupa?
Apa kau sudah lupa rasa sakit yang kita derita?
Apa itu bisa membawa Yuuri kembali?
Tapi...
Kau melihatnya, 'kan?
Kau melihat betapa ketakutannya ia.
Ada sesuatu yang telah terjadi padanya.
Sayang!
Hentikan!
Hentikan!
Tenangkan dirimu!
Apa kau baik-baik saja?
Jangan.
Jangan melindungiku.
Jangan melindungiku.
Tak apa.
Kau akan baik-baik saja.
Tak banyak bicara, ya.
Tumben sekali kau.
Aku tak bisa minum.
Apa yang Pia katakan membuatmu tak tenang?
Aku tak peduli masalah mereka berdua.
Aku tahu, aku tahu wajah seperti apa yang ditunjukkan pemilik penginapan.
Hei, pemilik penginapan itu orang seperti apa, ya?
Tentu saja aku juga tak tahu.
Ya, sudahlah.
Kenapa kau jadi merasa terganggu begitu?
Kau takut, ya?
Takut apa?
Di mana pemilik penginapan?
Matamu terlihat sama seperti saat Yuuri terbunuh.
Kau seperti berubah menjadi iblis.
Bukankah sudah wajar jika kita membalaskan dendam Yuuri?
Tidak, Sayang.
Tak ada seorang pun yang meminta kita melakukan itu.
Jika kau melakukan sesuatu padanya,
saat itulah, kau akan menjadi monster yang sebenarnya.
Apa kaupikir Yuuri akan senang jika kau melakukan itu?
Kita harus menyelamatkan gadis itu.
Itu akan menjadi keselamatan bagi kita juga.
Aku harus membunuh diriku lagi.
Jika aku melakukan itu, aku tak akan merasakan rasa sakit.
Apa kehidupan ini memberikan kesempatan?
Tidak.
Semuanya mencari tempat berteduhnya sendiri dan berakhir di sini,
melalui tekadnya sendiri yang tak tergoyahkan.
No comments yet. Be the first to leave one.