200 บรรทัดแรก
Charlotte... ada hal-hal yang belum kau ketahui.
akan sulit bagimu untuk memahami sedalam apa aku terjerumus,
atau rasa bersalah yang menghinggapiku tanpa melawan monster ini
yang disebut East India Company .
Dengan ketamakan dan keserakahannya, kerajaan mereka menyebarkan kehancuran
di segala penjuru dunia.
Pada saat itu, diadakan penyelidikan,
dan akhirnya, terbitlah laporan ini.
Di dalamnya banyak disebutkan tentang Charles Kemp
dan, sepertinya juga ada mengenai diriku.
Menyampaikan laporan ini padamu di saat kau siap menerimaku lagi
akan menjadi tugas terakhirku.
Aku hidup hanya untuk menjaga kehormatanmu. Sebagaimana mestinya
INGGRIS,1775
- Pertahankan arah. - Ya, tuan.
Siap menembak, Tn. Brand.
Terakhir kalinya.
Kecepatan, tiga knot.
Sesuai aba-aba dariku. Tembak.
- Tuan-tuan sekalian. - Tembak.
Senang rasanya kembali ke London.
Dengan senang hati aku melaporkan operasi kita di India berjalan menguntungkan.
Dan belum lagi, perkiraanku terhadap ketertarikan Koloni Amerika
sesuai atau melebihi pendapatan kita dari India.
Asalkan, tentu saja...
kita bisa mencegah Parlemen mencampuri urusan kita.
Di saat pertemuan ini,
Kelompokku sedang mencegat laporan akhir penyelidikan parlemen
tentang kegiatan bisnisku di India.
Anak buahku akan menukar laporan resminya dengan yang palsu
Yang mana, Saya jamin pada kalian, mereka akan membaca laporan yang berbeda dengan yang aslinya.
- Oh! Dia sudah mati! - Hei!
- Bunyikan Alarm! - Saatnya pergi!
Tuan-tuan, saya jamin pada anda, anda bisa mempercayai kebijakanku.
Tidak ada apapun, dan siapapun yang akan menghalangi kita.
PERUSAHAAN INDIA TIMUR Markas Dunia, London
William.
Selama 14 tahun mengenalmu, kau tak pernah mengecewakanku.
Tak sekalipun.
Kau ibarat harta yang berharga bagiku.
- Terima kasih, tuan. - Apa ini?
Oh, ya, indah sekali!
Sangat indah seperti milikku.
Ya.
Jadi, lantas, kau bagaimana?
Satu minggu kembali ke Inggris, dan mengangkat martabatmu layaknya pria terhormat.
Ya, sampai kudapatkan gelar dan tanah yang kau janjikan padaku,
Kurasa sudah seharusnya aku memulai.
Aku berharap tidak terlalu ingin mengikuti langkah kakimu.
Oh, anakku sayang, bukankah aku mengiming-imingimu kesempatan
yang menantimu di Amerika?
Maka pikirkanlah, daerah pedalaman yang luas
dan 13 koloni yang bertikai,
semuanya siap ambil bagian.
- Bukankah sudah kulakukan semua yang kau minta? - Sudah.
- Semua yang diperlukan. - Semuanya.
Aku menciptakan keberuntunganku...
Dan kau menciptakan keberuntunganmu dengan melakukan apa yang kuperintahkan.
Dan kau adalah orang yang kubutuhkan di Amerika sana.
Aku sudah selesai.
Aku siap meninggalkan ini semua, sebaiknya kau juga demikian.
Aku akan lipat tigakan tawaranku untukmu.
Perusahaan berhutang lebih £10,000 padaku.
Dan kau menjanjikanku sebuah nama baru.
Hatiku tertambat pada hal lain.
Kau sungguh-sungguh?
Ya.
Sudah diatur. Pengatur waktunya 10 detik begitu kau menarik talinya.
Kau dengar yang dikatakannya. 10 detik. Jangan sampai gagal.
Dan pastikan dia mati sebelum kau lompat. Pergilah.
Semoga berhasil, Will. Hati-hati berkendara.
Kusir! Hei! Tunggu!
Hentikan keretamu!
Kusir! Hei!
Tunggu! Keretamu terbakar!
Saat itu, aku tahu aku harus menebus kesalahanku.
Berikan tanganmu! Lompat!
- Mundur! - Sekarang!
Padanya... akan dilimpahkan
segala tuduhan.
Segala fitnah akan diarahkan pada perusahaan.
Besok, di surat kabar, tuan-tuan, anda akan terkejut
membaca kegiatan-kegiatan jahat
dari bajingan yang keji,
Almarhum William Reynolds.
Maafkan soal tadi.
Kau akan menjadi seorang vikaris.
Aku menginginkan nama baru.
Sekarang, aku memilikinya.
Ini bukan ideku, tapi...
serasa ada keadilan Tuhan,
bahwa pembunuh sepertiku ditakdirkan menjalani
hidup Seorang vikaris.
Aku bersumpah.
Aku akan menuntut balas atas kita berdua.
Tuan?
Oh, Tuhan.
Brent! Bangunkan Jeremiah!
Tuan. Tuan.
Aku harap dia belum terkena penyakit dari danau itu.
- Tentu saja, Ny. Witherspoon. - Aku paham penyakit tersebut sangat mengerikan.
- Akankah ia sembuh, Dokter? - Aku rasa begitu, Ny. Holloway.
Oh, kuharap ini tidak menghalanginya berkhotbah.
Semuanya akan lebih baik dari vikaris sebelumnya.
Dia selalu saja membawakan khotbah terburuk yang pernah kudengar.
- Biarkan dia beristirahat dan jangan berisik. - Terima kasih.
Pak pendeta?
Senang melihatmu sudah sadar.
Surat kabar penuh dengan ceritamu.
Rupanya, anda adalah korban terakhir dari bajingan yang melakukan hal-hal buruk di India.
Namanya William Reynolds.
Kelihatannya seperti lelaki yang sangat kejam. Sebuah keajaiban kau bisa selamat.
Menjadi seorang vikaris tidaklah buruk.
Kalian mempercayai ceritaku, dan...
sekarang Reynolds sudah mati.
Ada keindahan yang belum tersentuh di tempat ini
sungguh memikat hati.
- Dapurnya menyimpan cukup persediaan... - Aku beralasan dendamku bisa menunggu...
Sementara aku menelusuri kemana langkah kaki ini membawaku.
Tato itu.
Perusahaan India Timur?
Aku pernah melihat itu sebelumnya.
Terutama pada perdagangan budak.
Ny. Holloway mengetahui.
Seorang teman menghubungi sebuah keluarga untukku setelah Tn. Holloway meninggal.
Aku harus keluar.
Dan mereka membutuhkanku.
Seisi kota membicarakan kedatanganmu.
Kita harus bergegas ke gereja atau kita akan terlambat melakukan khotbah pertamamu.
Khotbahku?
- Selamat Pagi. - Selamat Pagi.
- Selamat pagi. - Di hari yang berbahagia ini...
Yang di dekat, dan... terkasih,
Saya yakin, banyak diantara kalian.
Mari semuanya berdiri.
Terima kasih. Kalian boleh duduk.
Aku minta maaf. Aku...
terkadang tidak bisa membaca tulisanku sendiri.
Bakar! Bakar semua!
Ayo, Will.
Tenangkan dirimu.
Pak Pendeta.
Apa kau baik-baik saja?
Ya. Mengapa kau kemari?
Ibuku menyuruhku memastikan kamu datang untuk makan malam.
Dia ragu kau mau datang.
Maukah kamu bergabung bersama kami?
Ya. Ya, tentu saya bersedia.
Lalu begitulah, hari berganti minggu.
Saat aku bersamamu, Charlotte,
kegelapan seakan sirna.
Kami semua sangat menyenangimu, kuharap kamu tahu.
"Kami"?
Oh, ya, ibuku senang kamu di sini.
Ya, aku mengerti.
lalu kamu sendiri?
Siapa lagi yang menemaniku berjalan kaki?
Jadi, kamu menyelamatkanku dari tenggelam supaya ada yang menemanimu berjalan kaki?
Apa lagi?
Karena kamu baik.
- Kamu penyayang, kamu berbudi pekerti... - Hentikan. Kumohon, aku tak pantas bicara begitu.
Charlotte, aku merasa jika aku menjalani kehidupan baru di sini.
Itu adalah kehidupan yang mungkin bisa kau wujudkan.
Hanya Tuhan yang bisa memberikan kita kehidupan yang baru.
Bukan Tuhan yang menyeretku dari air.
Bagaimana kita bisa mengetahui cara-cara Tuhan?
Lebih cepat lima menit atau terlambat lima menit ,
segala sesuatunya bisa berbeda.
Disitulah letak misterinya.
Apa yang kau rasakan, Tn. Walters?
Aku merasa jika aku bisa mempercayakan hidupku denganmu.
Aku belum pernah merasakan ini sebelumnya.
Jika itu adalah takdir ataupun nasib,
apapun sebutanmu, maka... maka aku akan menerimanya.
"Jika"?
Bagaimana bisa seorang vikaris bisa tidak percaya pada apa yang diyakininya?
Charlotte, aku... Aku berkata padamu yang sebenarnya.
Dari hatiku.
Oh, ini benar-benar membingungkan.
Steven, aku punya paman yang akan datang saat Natal.
Dia akan pergi ke Amerika dan dia mengajakku bersamanya.
Dan kau setuju?
Ya, aku berat mengatakan tidak.
Ibu percaya itu akan menjadi pengalaman besar bagiku.
Tapi meninggalkan Adlesbury...
Apa alasanku untuk tetap di sini?
Kamu mau kuberikan alasan?
Hanya jika alasannya bagus.
Charlotte! Semoga aku beruntung.
Maaf, aku tidak tahu kamu bisa berenang!
Terima kasih! Aku tak bisa berenang!
Kau basah kuyup! Biar kuantar pulang.
Ya! Kurasa itu ide yang bagus.
Selamat sore, Pendeta.
Atau dipanggil... "pastur"?
Aku membuat mereka bingung.
Jalanlah ke perapian di mana aku bisa melihatmu.
Jadi, dia yang menyuruhmu mencariku.
Tidak.
Kami berpikir kau sudah mati.
No comments yet. Be the first to leave one.