The Lord of the Rings: The Rings of Power

The Lord of the Rings: The Rings of Power

ดาวน์โหลดคำบรรยายIndonesian

ซีซั่น 2

ข้อมูลรุ่น

The Lord of the Rings The Rings of Power S02E06 AMZN WEB H264-SuccessfulCrab
ความคิดเห็นโดย tedi
Retail AMZN | 1:03:06

แท็ก

webdl
เผยแพร่เมื่อ: 2024-09-19
ดาวน์โหลด: 1053
ผู้พิการทางการได้ยิน: No

ตัวอย่างคำบรรยาย Indonesian

200 บรรทัดแรก

SEBELUMNYA

Di mana kaum Harfoot itu?

Aku mencari teman-temanku.

Namun, hal yang kau cari,

itulah yang kau temukan, bukan?

Itu sihir.

Maukah kau mengajariku cara menggunakan tongkat?

Sudah jadi milikmu jika kau buktikan bahwa kau layak mendapatkannya.

Kata Valandil, di Old Quarter,

doa-doa dipanjatkan siang dan malam untukmu.

Kaulah yang membuka hatiku kembali ke jalan Kaum Setia.

Kita bisa berjuang bersama.

Tak semua pertempuran harus diperjuangkan.

Beri tahu sipir penjara bahwa dialah yang memulai pemberontakan.

Penyanyi batu mengatakan soal mendengar gunung.

Dengan Cincin ini, aku bisa melihatnya.

Kita cuma mengambil sejengkal dari lautan kekayaannya.

Dia berubah.

Keserakahan bukanlah sifatnya. Itu tak pernah terjadi.

Mungkinkah Cincin yang dia kenakan...

Tidak. Tak mungkin ada kesalahan pada Cincinmu.

Mungkin, kesalahannya ada pada si pembuat Cincin.

Seberapa dekat kau mengenal Annatar itu?

Apa kau mengubah Cincin Dwarf, ya atau tidak?

Tidak.

Kita berdua.

Kita harus menebus kesalahan dengan menyelesaikan Cincin bersama.

Sembilan Cincin Manusia menebus Tujuh Cincin Dwarf.

Itu harus menebus kita.

Orc tak ada di Mordor.

Pasukan mereka menuju Eregion.

Galadriel benar. Kau harus mengirim pasukan ke Eregion sekarang juga!

Aku membawamu kemari

bukan sebagai tahanan,

melainkan sebagai calon sekutu.

Karena kita memiliki musuh yang sama.

CINCIN KEKUASAAN

Tutup mulutmu.

Kita akan dianggap pembelot.

Masa bodoh kita dianggap apa.

Itu lebih baik daripada mati saat membantu Adar mengejar hantu.

Wahai, Cincin Manusia, kenapa kau masih menentangku?

Padahal kau tidak hidup, tidak bernapas,

dan tidak memiliki pikiran atau kehendak.

Kebanggaan apa yang terjalin dalam dirimu yang terdalam

sampai kau menolak tanganku?

Tambah lagi.

Tambah perak.

Juga tambah mithril.

Tak ada mithril tersisa.

Kaum Dwarf terlambat mengirimkannya.

Maka tegurlah mereka.

Kami sudah berusaha, Tuanku. Semua pesan kami tak dijawab.

Haruskah aku turun tangan?

Kami sudah bekerja sekeras mungkin.

Beberapa dari kami menyadari kau tampak

sangat pemarah akhir-akhir ini, Tuanku.

Siapa namamu, Pandai Besi?

Maksudmu, kau tidak ingat?

Tentu aku ingat.

Beri waktu sebentar.

-Lord Celebrimbor. -Jangan ganggu aku!

Semuanya silakan beristirahat.

Mirdania. Namanya Mirdania.

Kau tak perlu mengingat semuanya.

Tidak, tetapi itu hal yang sederhana.

Sebelumnya, aku yakin meninggalkan paluku di sini, tetapi...

Maksudmu palu itu?

Ya.

Pikiranku pasti sedang kacau.

Atau kau terlalu mendalaminya,

sampai menjadi beban yang berat.

Sangat dalam.

Pasti ada kalanya kau tergoda

untuk tinggal di sana sejenak

dan mendapatkan kejelasan.

Aku baik-baik saja.

Aku hanya lelah.

Aku khawatir kau tak akan suka berita yang kubawa.

Kaummu meminta pertemuan.

Tidak.

Kau adalah Penguasa Eregion. Kau punya tanggung jawab.

Ya dan tanggung jawab terbesarku adalah pada Cincin.

Sampai Sembilan Cincin Manusia selesai, tak ada yang lebih penting.

Baiklah.

Terserah kau saja.

Ada hal lain.

Kaum Dwarf terlambat mengirimkan mithril.

Kau bisa menanganinya?

Segera.

Elf Pandai Besi Terhebat disibukkan oleh karyanya.

Dia memintaku menangani urusan administrasi mewakilinya.

Ada masalah apa?

Tunjukkan kepadanya.

Tunjukkan apa?

Gerbang ini biasanya ramai dikunjungi pengrajin dan pedagang

yang bepergian ke kota.

Anehnya, semua terhenti kemarin malam.

Tim pencari ke seberang sungai

untuk melihat apa ada halangan di jalan.

Namun, cuma satu prajurit yang kembali.

Di mana dia?

Terdampar pagi ini. Tampaknya, dia membawa pesan.

Kubur dia.

Rahasiakan hal ini.

Perlu kuberi tahu Lord Celebrimbor?

Tidak.

Dia memintaku memastikan tak ada yang mengganggunya.

Juga para pandai besi.

Dia memberhentikan kami?

Ya, kukira begitu.

Apa ada hubungannya dengan dia lupa namaku?

Aku memang tak sopan, tetapi...

Dia tak seperti biasanya, Mirdania.

Untuk saat ini, kita hanya bisa membiarkannya sendiri.

Beri dia waktu. Lalu berdoalah.

Semoga dia menuntaskan tugasnya sebelum dia dituntaskan.

Bisakah aku memercayaimu

untuk pastikan yang lain juga menghormati keinginannya?

Tentu, Tuanku.

Tuanku, ukiran di tubuhnya.

Apa tulisannya?

"Di Mana Dia?"

Selama waktu singkatku mengamatimu,

tampaknya kau berniat menemukan Sauron.

Bahkan bisa dianggap, terpengaruh olehnya,

sebagaimana makhluk lain,

setelah dia memasuki pikiranmu.

Kau tak tahu soal pikiranku.

Kau menyerah padanya.

Aku melawan.

Sementara waktu, mungkin saja.

Namun, cepat atau lambat, dia melihatmu.

Bukan hanya dirimu, tetapi keinginanmu juga.

Matanya menggali lubang dan sebagian dirinya merayap masuk.

Sesaat, dia bahkan membuatmu percaya kekuatannya telah menjadi milikmu.

Kekuatan yang memikat

hingga membuat perwujudan semua keinginan tampak tak terelakkan.

Lautan warna

yang segala sesuatunya terasa kekal dan sesudahnya...

Tidak menarik lagi.

Apa yang dia janjikan?

Satu pasukan.

Mau tahu tawarannya padaku?

Aku tidak peduli.

Anak-anak.

Maka tampaknya dia memenuhi keinginan kita berdua.

Asal tahu saja,

bukan kebohongannya yang harus dilenyapkan,

melainkan dia sendiri.

Aku bisa bantu melenyapkannya.

Aku bisa bantu membinasakan Sauron.

Bantuan apa yang bisa kau berikan, Orc?

Mahkota Morgoth. Kabarnya...

Ada banyak cerita kejadian

setelah Silmaril dicabut dari tempatnya.

Namun, aku di sana saat Sauron menempanya agar pas dikenakan.

Aku di sana saat dia berlutut untuk dimahkotai.

Akulah yang menggunakan kekuatannya untuk membinasakannya.

Jika perkataanmu itu benar,

kenapa dia kembali?

Karena aku belum menemukanmu.

Apa peranku di sini?

Kabarnya, Tiga Cincin Elf menyelamatkan kaummu dari kepunahan.

Benarkah?

Jika ya, mungkin jika disatukan,

mahkota ini dan Cincinmu akan cukup kuat

untuk melenyapkan Sauron selamanya.

Sang Pengecoh percaya dia masih di luar jangkauanku.

Namun, aku tahu dia bersembunyi di Eregion.

Kurasa kau tahu pasti

bahwa Halbrand adalah Sauron.

Benar, bukan?

Nasib kota itu

bergantung pada kemampuanmu untuk mengesampingkan harga dirimu.

Kusarankan kau bersedia melakukannya.

Jika kau bisa.

Kita akan bicara lagi.

Pelanggaran hukum.

Penghasutan perselisihan sengit yang menyebabkan hilangnya nyawa.

Yang terakhir, tetapi paling menjijikkan,

kejahatan pengkhianatan berat.

Singkatnya, pelanggaran hukum yang mengerikan ini layak dihukum mati.

-Ya! -Itu akan menuntaskan kejahatannya.

-Dia tak layak dihukum mati. -Mungkin.

Akan tetapi,

mengingat pengabdiannya bertahun-tahun kepada kerajaan kita,

pengadilan ini memutuskan untuk membebaskan terdakwa.

Dibebaskan...

Dibebaskan, dengan syarat, tentunya, dia meninggalkan kejahatannya

dan berjanji setia kepada penguasa sejati Númenor.

Elendil, putra Amandil, apa kau mau meninggalkan kejahatanmu?

Aku bersedia.

Apa kau menerima Ar-Pharazôn sebagai Raja sejati Númenor?

Aku menolak.

Bicara lebih keras, Elendil,

agar orang-orang di sini mendengar dengan jelas.

Aku menolak!

Karena penguasa sejati Númenor, saat ini dan sampai akhir hayatnya,

adalah Míriel, putri Tar-Palantír!

ความคิดเห็น

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left