24

24

ดาวน์โหลดคำบรรยายIndonesian

ซีซั่น 2

ข้อมูลรุ่น

S02E06 - 720p WEB-DL AAC2 0 H264
S02E06 - 720p HDTV x264 [MKV, AC3, 2 0] Ehhhh
ความคิดเห็นโดย WongKere
24-Season 2 Episode 6 HDTV

แท็ก

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
720p
720
เผยแพร่เมื่อ: 2017-02-22
ดาวน์โหลด: 89
ผู้พิการทางการได้ยิน: No

ตัวอย่างคำบรรยาย Indonesian

200 บรรทัดแรก

Sebelumnya di 24:

Roger, senang bertemu denganmu.

Aku mau berbicara denganmu mengenai pertemuannya. Aku tak percaya dengan duta besar.

Mungkin negaranya mendukung Second Wave.

Kami ingin mencegah peristiwa ini.

Kami perlu akses ke fail Anda.

Aku mau kau memonitor bagaimana mereka menggunakan informasi kita.

Itu helikopter duta besar. Baru saja jatuh tepat setelah lepas landas.

- Ada orang yang ingin bicara denganmu. - Siapa dia?

Dia dari Counter Terrorism Agency?

Sudah kubilang, aku tak kenal Syed Ali.

Kalau begitu jelaskan mengapa namanya ada dalam fail komputer pribadimu?

Ada bom nuklir di Los Angeles. Lakukan apa yang Ayah suruh. Pergilah sekarang.

Miguel, kesinilah.

Ada bom nuklir di kota.

- Mari pergi dari sini. - Tidak tanpa Megan.

George, aku dapatkan Wald. Aku temukan siapa yang menugaskannya menghancurkan CTU.

- Siapa dia? - Dia Nina Myers.

Nina?

Nina membunuh istrimu. Aku tak mau kau ada di dekatnya.

Akan kuberikan dia pengampunan.

Kedengarannya seperti pemberian maaf, pak.

Dia punya informasi yang bisa bantu kita menemukan bomnya.

- Apa itu? - Mereka akan melepaskannya.

Aku tahu kau terpapar material radioaktif tingkat tinggi tadi pagi.

Aku mau tahu apa rencanamu buat Nina. Aku mau kasusnya. Aku tahu bagaimana pikirannya.

Jika kau tak mau, akan kulaporkan ke Distrik mengenai kondisimu. Mereka akan menggantikanmu.

Kejadian berikut berlangsung antara pukul 1 hingga 2 siang.

Palmer barusan menyetujui grasinya. Jadi, begitu ini kemari, kita akan mulai interogasinya.

- Arsip Nina. - Aku tak membutuhkannya.

Presiden di sini.

Pak Presiden...

Pak Presiden, bisa Anda beritahu kami rincian mengenai jatuhnya helikopter itu?

- Siapa yang ada di dalamnya? Ada yang selamat? - Apa ini berhubungan dengan pengeboman di LA?

Kami tak bisa berikan informasi jatuhnya heli itu

sampai keluarga korban diberitahukan.

Tapi aku berjanji, akan ada investigasi yang lebih dalam dan seksama.

- Pak Presiden... - Ayo pergi.

Kami akan mengeluarkan pernyataan resmi begitu masalah ini sudah ditetapkan,

dan aku minta semuanya untuk menahan diri dari spekulasi sampai waktu itu.

Tak ada selain Jenny yang mengeluarkan pernyataan mengenai kecelakaaan itu.

Tak ada nama, tak ada spekulasi. Dan tutup itu rapat-rapat.

Tentu, pak.

Halo, David.

Bagaimana kau bisa masuk ke sini tanpa seijinku?

Kita menikah sudah lama. Banyak orang yang menghormati itu, walaupun kau tidak.

Aku perlu bicara denganmu.

Tak ada lagi yang perlu dibicarakan. Kau bukan lagi istriku.

- Ini bukan tentang kita. - Lalu apa?

Tidak di sini. Aku mau bicara denganmu empat mata.

Kau tahu apa?

Meskipun aku tertarik dengan apa yang kau katakan, mustahil untuk hari ini.

Seharusnya kau tak kemari.

- Ini mengenai pemerintahanmu. - Ada apa memangnya?

- Berikan aku 5 menit saja. - Kini aku tak punya waktu.

Apa kau memerintahkan evakuasi personel militer keluar dari Los Angeles?

Siapa yang memberitahumu?

Lima menit, David.

Tunggu di sini.

Aku akan menghubungimu.

Apa kita tahu mengenai militer memindahkan personelnya keluar dari LA?

Tidak. Pak, Anda sudah meminta bahwa tak ada evakuasi.

- Periksalah. - Tentu saja.

Kau berbisnis dengan teroris terkenal,

dan kau duduk di sana dengan wajah lugu dan bilang kau tak tahu apa yang terjadi?

Aku besar di London. Aku menikahi gadis Amerika, seorang protestan.

Jadi, bila Anda mau meneliti tentang kebangsaanku,

setidaknya Anda selidiki itu dengan benar.

Target utama kali adalah Muslim Eropa

dengan pendidikan barat, paspor,

dan potensi untuk berbaur dengan masyarakat barat.

Jadi katakan, Reza, bagaimana penelitian kebangsaanku sekarang?

Aku mau pengacara.

Tidak.

- Mereka sudah temukan kotak hitamnya? - Belum, Pak Presiden.

Bagaimana ini bisa terjadi?

Entahlah. Aku membuka investigasi multi-agensi. NTSB sedang kemari.

Lynne, jadwalkan kontak dengan perdana menteri.

- Ya, pak. - Aku mau bicara dengannya sebelum rumornya dimulai.

Namun kutakutkan mereka tak jauh dari kebenaran. Ini bukan kecelakaan.

Aku memikirkan hal yang sama, Pak Presiden.

Perdana menteri mungkin tak senang mengenai kerjasama duta besar dengan kita.

Ada kemungkinan lain, Roger.

Aku tidak paham, pak.

- Bahwa kita melakukannya. - Betul.

Itu mungkin sulit dilihat.

Duta besar mengambil informasi rahasia untuk diberikan ke pemerintahnya.

- Kalian berdua pikir ini dipertanyakan. - Dan jika kita bahas mengenai ini di sini,

Anda bisa bertaruh kalau yang lainnya di DC bahkan merasakan yang lebih kuat.

Aturlah penyelidik independen. Temukan siapa dalangnya.

Ya, pak.

Baik, ini saja. Cukup sampai di sini.

Akan kutunjukkan ini padanya, aku akan membiarkan dia mulai bicara.

Lalu akan kuambil semua darinya yang dia tak ingin kita tahu.

Terakhir kali kau menginterogasi seseorang, kau tembak jantungnya.

Kuijinkan kau lakukan ini, tapi kuharap aku tak membuat kesalahan.

Tak ada kesalahan, George.

Baiklah. Semoga berhasil.

Mari kita sederhanakan ini.

Jika kau mau hentikan bomnya, aku perlu berada di pesawat ke Visalia sekarang.

Apa kau memilih Visalia untuk satu alasan, atau hanya ingin ke tempat di luar jangkauan ledak?

- Kontakku ada di Visalia. - Siapa dia?

Satu-satunya yang bisa mengatakan dimana bom itu.

Aku akan memberitahumu siapa dia sampai kita ada di sana.

Baik. Kalau begitu kita bisa duduk di sini dan tunggu ledakannya terjadi.

Berhentilah membuang waktu. Aku sudah mendapatkan persetujuan Presiden.

Aku yang di sini. Dia tidak.

Dan aku takkan bergerak sampai aku yakin kau bisa dipercaya.

Jika aku dapat grasi bila hentikan bomnya. Kenapa kutak lakukan segalanya yang aku bisa?

Sebab kau lebih buruk dari seorang pengkhianat, Nina.

Kau tak punya alasan. Kau tak percaya apapun.

Tapi kau akan menjual semuanya ke penawar tertinggi.

Jadi berhenti buang waktunya! Berikan satu nama!

Jangan menggangguku, Jack.

Jika kau menyentuhku, kau akan dikeluarkan dari kasus ini.

Kau hanya akan mengikuti petunjukku.

Katakan semua yang aku ingin tahu,

atau aku bersumpah, aku akan melukaimu sebelum membunuhmu dan tiada yang menghentikanku.

- Kau mengerti? - Jack, lepaskan dia! Sekarang!

- Baiklah, kau selesai. Keluarlah. - Kenapa?

Kenapa? Karena kau menghilangkannya! Itu sebabnya.

Kini dia pikir kalau dia memenangkan undiannya. Dia yang pegang kendali.

Kau mau dia berkata jujur, ambil itu.

Dengan membunuhnya? Itu akan berhasil.

Dengan memberikannya seseorang untuk menjawab dan untuk ditakuti.

Dia harus percaya kalau aku berniat balas dendam dalam pencarian bom ini.

- Dan kau bilang padaku kau tidak dendam. - George, harus terlihat seperti itu.

Tataplah aku. Tak ada emosi di sini.

Sekarang tatap dia.

- Apa tindakanmu selanjutnya? - Kau mesti biarkan aku kembali ke situ,

menunjukkan padanya kalau aku punya kuasa untuk melakukan apa saja padanya.

- Jika kubiarkan kau kembali, kau punya... - Aku hanya butuh 5 menit.

Hanya jangan biarkan siapapun masuk ke situ dan menaikkan suhunya 10 derajat.

Apa kau memberikanku 5 menit itu?

Ya.

Terima kasih.

Dalam pembaruan terakhir, kita ada permintaan Presiden...

Kita perlu bicara.

Kuminta kau pergi.

Aku takkan pergi.

Aku kakakmu,

dan kau bisa saja marah padaku,

tapi kita perlu cari cara apa yang akan kita lakukan.

Lakukan apa?

Pernikahannya.

Kita mungkin harus batalkan.

Itu akan membuatmu senang, bukan? Bukankah itu yang kau inginkan selama ini?

Tidak. Bukan pernikahannya, Marie.

Hanya pestanya saja.

Tak bisa dilakukan hari ini. Biar kubantu kau mengurusnya.

Kau selalu berpura-pura ingin membantuku.

Berpura-pura?

Aku keluar dari sekolah saat Ibu wafat untuk mengurusmu, menjaga keluarga ini utuh.

Jadi kau tak punya alasan untuk tidak punya hubungan.

"Ayah membutuhkanku. Marie membutuhkanku." Kini aku tak perlu kau lagi, kau tak bisa menanganinya!

- Aku berkorban karena... - Hentikanlah! Ibu sudah lama wafat!

Jadi urusi hidupmu dan menjauh dari hidupku! Kami tak membatalkan pernikahan ini!

Dia tidak di perawatan intensif atau sayap timur. Dia pastilah di atas sini.

Berapa waktu yang kita miliki untuk nuklir ini?

- Entahlah. - Bagaimana kalau Megan tak mau ikut kita?

Entahlah.

Itu dia.

Tn. Matheson?

MRI menkonformasikan bahwa tekanan di otaknya adalah hasil dari benturan keras.

Artinya?

Itu tak akan mengeluarkannya sampai dia ditanyai dari mana sumber lukanya itu.

Tentu saja. Dengar, aku hanya ingin melakukan yang terbaik untuk putriku.

Bagus. Aku akan memeriksanya di akhir waktu tugasku.

Dan, Tn. Matheson, tak ada ponsel di dalam RS. Itu akan mengganggu peralatan di sini.

Tentu. Maaf.

Ayah, apa kau masih marah padaku?

Tidak, sayang, tidak. Semuanya baik. Ayah cuma lelah.

Kau perlu berpakaian, oke?

- Kantor Tn. Matheson. - Chelsea, ini aku.

Aku minta tolong. Pesankan dua kursi di penerbangan selanjutnya ke Mexico City.

- Tapi Anda ada rapat... - Aku tahu. Kuminta kau membatalkannya.

- Bagaimana dengan yang jam 5? - Batalkan semuanya.

Siapa yang di Visalia?

Siapa yang di Visalia?

Mamud Faheen. Yang di Visalia itu Mamud Faheen.

Itu bukan hal baru! Kami sudah dapat namanya!

Tapi kau tak tahu dia dimana. Aku tahu.

- Bagaimana sejarah hubungan itu? - Dia kenalkan aku pada Wald.

Sehingga Wald bisa membeli skematik CTU dan meledakkannya sebagai suatu perubahan?

Aku tak tahu itu bagian dari rencana untuk meledakkan peralatan nuklirnya.

Lalu mengapa kau begitu yakin kalau Faheen terlibat?

Kudengar petunjuk kalau dia terlibat sesuatu di Los Angeles.

Sesuatu yang penting.

Dimana dia di Visalia sekarang?

Aku takkan memberikanmu lokasinya sampai kita di sana.

Jika kau bisa mendapatkan dia, kau takkan butuh aku. Perjanjiannya tak baik buatku bila aku mati.

Bawa aku ke Visalia.

Pak...

Sherry benar. Evakuasi personel militer dimulai sekitar sejam yang lalu,

yang masih berlangsung.

- Apa kita tahu darimana perintah ini berasal? - Ya, kami tahu, pak. Roger Stanton.

Batalkan evakuasinya.

Semua angkatan mesti kembali ke pangkalan mereka segera.

Ya, pak.

Roger. Ke kantorku, tolong.

ความคิดเห็น

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left