200 บรรทัดแรก
2.000 tahun yang lalu, pada Zaman Mitologi.
Ada seseorang yang musnahkan kerajaan manusia,
membakar habis hutan roh,
dan membunuh para dewa.
Dia yang ditakuti sebagai Raja Iblis.
Dia tingkatkan tirani secara ekstrem,
dan tatapannya saja bisa lenyapkan segalanya.
Namanya adalah...
Delsgade adalah sekolah yang didirikan Raja Iblis Tirani,
dan didedikasikan untuk mendidik Raja Iblis baru.
Sudah 2.000 tahun sejak kepergiannya.
Ini adalah tahun di mana Pendiri akan bangkit.
Di antara murid yang akan masuk ke akademi ini akan ada reinkarnasi Raja Iblis,
yang biasa disebut "Generasi Kekacauan."
Saat para Pendiri kembali nanti,
dunia iblis akan diselimuti oleh teriakan kegembiraan.
Selamat datang di Akademi Raja Iblis!
Berjuanglah, Misha!
Hore, hore, Misha!
Padahal bangsawan bisa masuk tanpa ujian, tapi ayahku terlalu kolot.
Ujian masuk sangat merepotkan, ya! Padahal kita bangsawan!
Misha Necron?
Kau, ya?
Terima kasih.
Semangatlah!
Berjuanglah, ya?
Semangat!
Semangat! Semangat! Misha!
Bertahanlah!
Tenang saja!
Pasti baik-baik saja, kok!
Misha pasti bisa melakukannya!
Berjuanglah!
Semangat!
Pasti kau akan baik-baik saja!
Masalah kita sama, ya?
Datang ke ujian masuk bersama orang tua, ya?
Sejak kapan Akademi Raja Iblis jadi taman bermain anak-anak?
Lihat, dia Zepes dari Keluarga Indu!
Oi! Aku bicara padamu!
Maaf, ya.
Kekuatan sihirmu sangat lemah, sampai aku tak menyadarinya.
Kalau kau mau minta maaf, ini kesempatanmu.
Kalau tidak,
Api Kegelapan yang bisa membakar para dewa ini,
akan ubah wajahmu dan gadis itu jadi tengkorak!
Sialan! Apa yang kaulakukan?
Aku hanya meniup api korek itu saja.
Kau menyebut apiku seperti "korek api"?
Jangan harap kau bisa hidup tenang!
Tunggu.
Tubuhku!
Hanya dengan kekuatan ini untuk membuatmu patuh, ya?
Tetaplah di situ dan sesali perbuatanmu.
Aku terbakar oleh apiku sendiri!
Aku ingin menghilang saja!
Langsung saja, ujian praktik akan segera dimulai.
Dalam ujian praktik, para murid akan saling bertarung.
Yang kalah dianggap gagal.
Kalau menang lima kali, setelah lewati pemeriksaan sihir dan kecocokan,
murid itu akan diizinkan masuk Akademi Raja Iblis.
Diperbolehkan untuk memakai senjata dan pelindung apa pun.
Ada yang ingin ditanyakan?
Tidak ada.
Hai, kita bertemu lagi, ya.
Aduh, apa kau khawatir karena tak bisa kabur?
Apa? Aku hanya kasihan padamu karena tak bisa kabur.
Aku akan hancurkan kesombonganmu itu dan akan buatmu muntah darah!
Ketahuilah tempatmu...
Dungu.
Cara itu takkan berhasil lagi!
Pelindung antiiblis ini bisa halau segala jenis kekuatan sihir!
Begitu, ya.
Pertarungan akan selesai kalau ada yang tak bisa bertarung lagi atau menyerah.
Kalau begitu, ujian praktik akan dimulai!
Tak bisa bertarung lagi, artinya aku boleh membunuhmu, 'kan?
Pedang Sihir Zephrid!
Yang seperti itu Pedang Sihir?
Ya, lah!
Pedang ini sudah diwariskan di Keluarga Indu,
dan merupakan peninggalan dari Zaman Mitologi.
Kekuatanku dapat meningkat hingga 10 kali lipat.
Meski angka 1 dikali 10, kau hanya dapat 10, 'kan?
Mati kau!
Jangan bilang kau hilangkan apiku lagi!
Itu palsu.
Dari awal, kau dan aku seharusnya tak saling berhadapan.
Aku beri keringanan.
Aku takkan bergerak selangkah pun dari sini,
takkan gunakan sihir, atau ucapkan kata-kata sihir.
Tanpa berkedip pun, aku masih bisa kalahkanmu.
Hentikan gertakanmu!
Begitu, ya. Kau membuat alasan karena tak bisa menembus zirah antiiblis ini.
Sepertinya sihirmu tak cocok untuk bertarung...
Apa ini?
Apa kau menyadarinya?
Itu adalah detak jantungku.
Tunggu dulu.
Berhentilah bicara. Apa kau ingin mati?
Kalau begitu, buat aku menyerah!
Palingan kau hanya sampah yang bisa buatku menyerah dengan Sihir Paksaan.
Kau mengatakan hal yang menarik, ya. Akan kuladeni.
Kalau aku bisa buatmu menyerah tanpa gunakan Sihir Paksaan, aku yang menang.
Kalau aku tak bisa, kau yang menang.
Cepat bersumpahlah!
Baiklah.
Zecht.
Bodoh kau! Meski aku mati, aku takkan menyerah!
Meski aku menahan diri, kau tetap mati, ya?
Kalau begini aku bisa kalah.
Apa boleh buat.
Ingall!
Aku...
Sihir Kebangkitan?
Apa ada sihir seperti itu?
Bagaimana rasanya mati sekali? Apa kau akan menyerah?
Siapa?
Ingall.
Tenang saja. Selama akar muasalmu masih ada, kau takkan lenyap.
Selama gunakan Ingall kurang dari tiga detik, aku bisa bangkitkanmu tanpa risiko.
Ini biasa disebut
aturan tiga detik.
Tak asyik, ya? Padahal 2.000 tahun lalu, itu adalah lelucon umum.
Kau bilang takkan menyerah meski mati. Tapi...
Jangan-jangan, kau berpikir matimu hanya sekali saja, ya?
Aku adalah bangsawan, lo!
Omong-omong,
ada perdebatan menarik di balik sihir Ingall ini.
Apa orang yang dibangkitkan akan sama seperti sebelumnya?
Atau dengan kepribadian, ingatan, dan tubuh yang sama persis,
tapi orangnya berbeda?
Lalu, bagaimana menurutmu?
Tak menarik, ya? Baiklah, aku akan membunuhmu sekali lagi...
Tunggu dulu!
Aku kalah.
Zepes menyerah?
Dia terlalu hebat!
Siapa dia?
Dia berani menentang kerajaan?
Kami akan lakukan pengukuran Kekuatan Sihir.
126.
98.
218.
100,246.
Kau cukup hebat.
Apa kau bisa lebih hebat?
Nol.
Aku belum pernah melihatnya.
Karena Kekuatan Sihirnya terlalu kuat, kristalnya sampai hancur.
Oh? Kau mengetahui, ya?
Dari Mata Iblisku.
Kami akan memulai pengukuran kecocokan.
Dah.
Ya. Sampai nanti, ya.
Untuk mengukur kecocokan murid dengan Raja Iblis Tirani,
kami akan ajukan beberapa pertanyaan.
Mari kita mulai pertanyaannya.
Biasanya nama para Pendiri tak pernah disebutkan karena ditakuti orang lain,
tapi silakan sebutkan nama aslinya.
Anos Voldigord.
Selama Zaman Mitologi,
kenapa para Pendiri gunakan Jio Graze untuk membakar Dilhade?
Untuk membakar orang-orang yang tak ikuti pertarungan.
Misalkan ada putri yang kuat, tingkat kecocokannya dengan Raja Iblis rendah,
dan putra yang tak kuat, tapi tingkat kecocokannya dengan Raja Iblis tinggi...
Kalau mereka berdua sekarat, mana yang harus diselamatkan?
Silakan jelaskan pemikiran Pendiri dalam situasi seperti itu.
Pertanyaan yang sangat mudah.
Apa yang kaulakukan?
Menunggumu.
Aku?
Karena kau bilang, "Sampai nanti."
Begitu, ya.
Ujiannya sudah berakhir, ya?
Ya.
Kalau begitu, untuk merayakannya, apa kau mau mampir ke rumahku?
Ibuku pasti sudah menungguku dengan hidangan enak.
Denganku?
Ya.
Kau yakin?
Aku yang mengajakmu.
Aku ikut.
Kalau begitu, pegangan.
Aku bisa gunakan Sihir Terbang.
Ini lebih cepat dari itu.
Baiklah.
Gatom.
Kita sampai.
Angin Matahari?
Itu tadi Sihir Teleportasi.
Sihir yang sudah hilang pada Zaman Mitologi.
Selamat datang! Ah!
Selamat datang di rumah!
Aku pulang, Bu.
Ayah di mana?
Dia ada di bengkel.
Anu, bagaimana?
Aku lulus.
Selamat! Hebatnya!
Baru berumur satu bulan tapi sudah bisa masuk akademi!
No comments yet. Be the first to leave one.