117 บรรทัดแรก
Pak Nanami.
Gurita ini mengira aku sedang melawan domainnya,
tetapi sebenarnya tujuanku berbeda.
Aku ingin membuat sedikit lubang
di domain ini dan di penghalang ini.
Lubang yang kumasuki tadi sudah ditutup.
Meski agak sulit keluar dari dalam,
kalau ada lubang untuk dilewati satu orang, aku bisa bertahan beberapa detik.
Tepi penghalang berada di bawah kakiku.
Aku menemukannya saat masuk, jadi, aku tahu.
Aku bisa beraksi kapan saja, kalian hanya perlu lewati bersamaan.
Aku tak bisa membiarkanmu sendirian di dalam.
Meski mempertaruhkan nyawa,
aku tak bermaksud mati.
Episode 39
Guncangan Bagian 2
Kalian berdua!
Berkumpul!
Musuh bisa mengerti bahasa manusia.
Hanya bisa menyampaikan pesan tersirat,
yang menunjukkan kepercayaan kepada Penyihir Tingkat 1.
Keluar dari domain ini.
Pilihan yang sudah tak ada di benak muncul kembali.
Mereka ingin bersatu untuk melindungi pemuda itu?
Dengan begini, aku bisa sekaligus...
Bukan!
Dia sudah sadar, tetapi sudah terlambat.
Ke bawah kaki Fushiguro!
Orang yang terlahir dengan mewarisi kutukan dari keluarga Zenin.
Orang yang tak bisa sepenuhnya melepaskan kutukan tersebut.
Mereka sudah menyaksikan secara langsung
tubuh yang ditampakkan oleh orang
yang sudah melepaskan segalanya
dan mulai melompat.
Siapa dia?
Manusia?
Penyihir Jujutsu?
Bukannya kabur, malah memasukkan Penyihir Jujutsu yang lain?
Cepat sekali. Bukankah tadi dia masih di udara?
Bukan hanya cepat.
Kekuatan macam apa ini?
Senior Maki!
Aku tak merasakan Energi Terkutuknya.
Apa aku kalah kuat darinya? Bisa-bisanya aku kalah.
Fushiguro.
Tak bisa, lubangnya sudah tertutup.
Selain itu, lawan kita pasti sudah menyadari tujuan kita.
Dia tak akan membiarkanku membuka lubang dengan mudah.
Apakah itu Toji?
Teknik Memanggil Arwah Nenek Ogami akan bertahan meski dia sudah tiada.
Tetapi saat Energi Terkutuk cucunya yang menjadi wadah itu habis,
pemanggilan arwahnya juga akan berakhir.
Setelah dirasuki oleh Toji Zenin, tak ada Energi Terkutuk di arwah cucunya.
Ditambah lagi, tubuh ini sama sekali tak menghabiskan Energi Terkutuk.
Alhasil, Teknik Terkutuk tersebut kehilangan kesempatan untuk berakhir.
Serangkaian situasi aneh membuat Teknik Terkutuk lepas kendali.
Saat ini, Toji Zenin bertarung sesuai insting hingga wadahnya rusak.
Dia bertransformasi menjadi boneka pembunuh.
Pria ini
tak punya Energi Terkutuk, ya?
Sangat tak layak.
Taringnya
selalu tertuju kepada orang terkuat.
Duel Magis
Duel Magis
Pak Tua,
siapa sebenarnya orang itu?
Dia adalah arwah.
Fushiguro, bisa bertahan sebentar lagi?
Ya.
Mohon maaf.
Aku ingin bertaruh kepadanya.
Dia menggesekkan Awan Kelakar.
Membuat bentuknya
diasah menjadi lebih tajam, ya?
Apa aku akan kalah?
Kalah dari seorang manusia yang tak punya Energi Terkutuk?
Tidak, aku bisa merasakan domain pemuda itu melemah.
Asalkan efek mutlak pulih lagi, aku bisa menghabisi semua orang.
Aku harus mengulur waktu.
Kau bisa menggantung di udara, ya?
Perlukah kukatakan sekali lagi?
Masih belum
berakhi...
Domainnya...
Dia benar-benar membereskan gurita itu seorang diri.
Kalau Fushiguro tak muncul tepat waktu, tak diragukan lagi, kami akan mati.
Tetapi kini tersisa satu pertanyaan.
Apa dia berada di pihak kita?
Eh?
Sejak kapan aku keluar?
Dia luar biasa cepat.
Mungkin lebih dari Sukuna.
Siapa sebenarnya orang ini?
Megumi?
Apakah kau sudah mati, Dagon?
Hei, jangan bercanda.
Dibandingkan dengan Dagon itu...
Selanjutnya serahkan kepadaku.
...dia jauh lebih kuat.
Meski tak melekat kepada manusia, arwah kita tetap akan bereinkarnasi.
Sampai jumpa di hutan belantara seratus tahun kemudian.
Kalau begitu...
Pertama.
Pak Nana...
Kedua.
Ketiga.
Sukuna.
Tidak, itu jari.
Jari Sukuna sudah dilepaskan pada suatu tempat di Shibuya.
Kita harus lebih cepat, Nanako.
Jari ini bisa memancing Roh Terkutuk.
Aku tahu.
Kumohon.
Keluarlah,
Tuan Sukuna.
Kalian memberinya makan berapa jari?
No comments yet. Be the first to leave one.