200 บรรทัดแรก
Kita tidak mendapat info apapun atas apa yg terjadi pada Uvo,
tapi kita sekarang sudah mendapat info nama dan wajah si pengguna rantai itu.
Saat ini kita masih belum tau apa kemampuannya.
Baiklah.
Kami akan menunggu di lobi Hotel Beitacle.
Tampaknya kita sudah mendapatkan identitas si pengguna rantai itu.
Temannya sekarang cuma tinggal 3.
Ayo.
Ayo.
Apa yg akan kita lakukan?
Sekarang sudah tak ada gunanya menawan Pakunoda.
Kalau aku jadi Kurapika, Aku akan mengubah targetku.
Kalau aku mau menghancurkan Ryodan,
Aku akan mengincar bosnya.
Senritsu pasti sudah mendengarkan percakapan tadi,
jadi mereka seharusnya tau kemana kita akan pergi.
Pertanyaannya adalah kapan dia akan menyerang.
Kita perlu berunding sebelum bergerak.
Yg pertama menyerang langsung akan menjadi penentunya.
Lengah sedikit saja nyawa kami yg jadi taruhannya.
P
Pe
Pen
Pene
Pener
Penerj
Penerje
Penerjem
Penerjema
Penerjemah
Penerjemah:
Penerjemah: D
Penerjemah: De
Penerjemah: Den
Penerjemah: Denn
Penerjemah: Denny
Penerjemah: Denny H
Penerjemah: Denny Ha
Penerjemah: Denny Haj
Penerjemah: Denny Haji
Penerjemah: Denny Hajim
Penerjemah: Denny Hajime
Penerjemah: Denny Hajime I
Penerjemah: Denny Hajime ID
Penerjemah: Denny Hajime IDF
Penerjemah: Denny Hajime IDFL
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.U
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US S
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US Su
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US Sub
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US Subs
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US Subs C
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US Subs Cr
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US Subs Cre
Penerjemah: Denny Hajime IDFL.US Subs Crew
Inisiatif x Dan x Hukum
Kita tunggu di sini.
Mereka terlalu waspada...
Mereka akan mengamati siapapun yg bergerak mendekat.
Kuharap Kurapika dan Senritsu datang sebelum kita.
Hey!
Taukah kamu jam berapa ini?!
Bodoh! Ini Hotel Beitacle!
Berapa kali harus kubilang?
Leorio!
Liat apa kalian?
Perlukah aku menyingkirkannya?
Lupakan saja dia.
Jangan melihatnya.
Eh? Ini bukan pertunjukan!
Sial, masa depanku suram
karena kebodohan-kebodohan pekerjaku!
Dengar!
Untuk sekali ini saja, aku memaafkan.
1 kesalahan lagi, maka kalian akan menyesalinya!
Sekarang dengar.
Tepat jam 7.
Kau sudah harus sampai di hotel!
Itu sebuah pesan!
Tepat jam 7!
Manfaatkan kegelapan!
Aku bisa dengan segera lepas dari benang-benang ini
dengan mematahkan jari-jariku.
Aku akan memerlukan 0.7 detik untuk menyerang.
Aku akan punya banyak waktu!
Itu akan memerlukan beberapa detik sebelum
mata mereka menyesuaikan suasana gelapnya
setelah lampu-lampunya mendadak padam!
Saatnya untuk lagu terakhir kita.
Ini adalah permintaan dari Kicchomu-san.
3 menit lagi!
Paku dan yg lainnya sudah datang.
Oh?
Apa ini? Kalian tertangkap lagi?
Aku mengerti sekarang...
Kalian pasti berubah pikiran dan memutuskan untuk bergabung kan?
Kami tak tau kalau imbalan untuk meringkus kalian ternyata susah dibatalkan.
Jadi ceritanya kalian teledor lagi selagi menguntit kami?
Kalian tidak kapok yah?
Tapi ini pasti sudah takdir.
2 menit lagi.
Yah, mari kita berteman.
Tak mau.
Kami kan cuma ingin mencari imbalannya.
Aku bahkan tak sudi melihat wajah-wajah kalian.
Pintar!
Sekarang kita tak akan terlihat mencurigakan saat kita menutup mata kita.
Aku setuju.
Bagaimana bos?
Mereka punya nyali yg besar kan?
Sikap mereka ini mengingatkanku pada Uvo.
Itu mungkin karena mereka masih anak-anak.
Mereka tak kenal takut.
Ya sudah, gambarkan si pengguna rantai itu pada kami.
Yg pertama dulu, Paku.
Coba periksa anak-anak ini sekali lagi.
Ok, apa yg ingin kamu ketahui?
Apa yg mereka sembunyikan?
Sialan, itu pertanyaan yg bagus.
Langsung ke pokok permasalahan,
dan dia bisa langsung mempelajari segala macam informasi dari itu.
Yah, tinggal 1 menit lagi
untuk siaran minggu ini.
1 menit! Kita perlu mengulur waktu!
Tak ada gunanya.
Kekuatanmu itu
membuatmu bisa membaca memori dari orang-orang yg kamu sentuh kan?
Kami tak menyembunyikan apapun, dan kami tidak tau ap..
Sebentar lagi aku akan tau sendiri yg sebenarnya.
Diam saja kau.
Meski kalau memang kami tau sesuatu,
kami bisa mencoba memikirkan hal lainnya,
dan menyembunyikan yg kami tau darimu!
Yep, itu dia.
Kamu kelihatannya bingung.
Aku menarik inti sari termurni dari ingatan manusia.
Aku tak sampai menjelajah sampai tingkat gambar-gambar dalam pikiran kalian.
Pertanyaankulah yg akan menstimulasi pikiran kalian,
membuatnya menggali ingatan yg bahkan terkubur dalam tanah
seperti melemparkan sebuah batu ke dalam suatu kolam.
Tanah itu mewakili memori kalian yg murni dan tak bisa termanipulasi.
Dan aku akan bisa dengan mudah menarik semuanya.
Mustahil kalau ingin mencoba menipuku.
Sampai jumpa lagi minggu depan.
Disini JFN, dan sekarang sudah tepat jam 7:00 malam.
Sekarang saatnya!
Sekarang, waktunya menanyakan pertanyaanku.
Apa yg kalian sembunyikan?
Aku bisa melihat mereka!
Dan mereka tak bisa melihat kita!
Bocah yg di sebelah kanan lepas?
Aku tak bisa melihat!
Jadi ini rencana mereka?
Aku tak akan melepaskan bocah yg satunya!
Gon!
Untuk memutuskan benangnya, aku harus membunuhnya!
Aku tak bisa menarik tanganku...
Dia menjerat benang-benang itu dengan otot-ototnya!
Kau milikku.
Setelah kau menampakkan keberadaanmu, aku akan bisa merasakanmu.
Memakai kegelapan itu tak ada gunanya.
Killua!
Menyerahlah.
Sayang sekali...
Yah, itu tadi usaha yg bagus.
Itu asalnya dari pintu masuk?
Pria yg tadi membawa radio ternyata komplotan mereka.
Lupakan saja dia!
Kita hanya perlu mereka berdua ini.
Mata kita tak lama lagi akan menyesuaikan diri.
Iya.
Loh, di mana bos?
Bos hilang...
Shizuku, tolong pegang dia.
Tentu.
Paku, kamu tak apa-apa?
Dia mematahkan tangan kiri dan gigi gerahamku...
Kita terlalu meremehkan mereka.
Yang jelas, ini akan mengejutkan kalian.
Anak-anak ini adalah...
Tunggu!
Pakunoda, ini untukmu.
Kalau sampai kau menceritakan ingatan mereka, kubunuh dia.
Hey, ada apa?
Kita tak mengenalinya karena dia waktu itu menyamar sebagai seorang resepsionis!
Dan, tunggu... bukankah bos seharusnya
bisa mengelak serangan rantainya dari jarak segitu.
Tapi situasi gelap yg mendadak muncul
membuatnya bereaksi lambat.
Ini semua sudah direncanakan!
Tapi aku hanya bisa mengetahui kata-kata kunci
seperti "padam" dan "jam 7."
Dan ada 1 pertanyaan lagi...
Kalau sejak awal anak-anak ini sudah mengenal si pengguna rantai itu,
kenapa interogasiku yg pertama waktu itu tidak memicu sama sekali ingatan itu?
Si pengguna rantai pasti waktu itu menyembunyikan kekuatannya
dari teman-temannya!
Dari semua itu, kita bisa perkirakan kalau si pengguna rantai itulah yg paling pintar,
No comments yet. Be the first to leave one.