200 บรรทัดแรก
- Selamat siang, Nona. - Selamat siang.
- Apakah itu dia? - Benar, itu sangat cukup, Nona.
Nenek menyebutnya itu pekerjaan iblis.
Yah, aku tidak bisa bilang, aku pernah dengar sebelumnya. Sekarang mundurlah!
Tahukah kau, jika kau menyentuhnya rambutmu akan berdiri?
Kau tidak boleh mendekat pada itu, nona muda.
Ayo.
Apakah benar kau sudah dipecat, Pak?
Tidak, itu tidak benar, Fenton. Tolong masukkan kemejamu.
Jadi mengapa kau berangkat sebelum akhir semester, Pak?
Hanya aku dan kepala sekolah yang tahu dan untukmu bertanya-tanya, Smith.
- Tapi yang pasti bukan lagi Yunani? - Benar, Johnston. Bukan lagi Yunani.
Kepala sekolah dengan bijaksana memutuskan ada pelajaran tambahan.
Ayo, cepatlah, kalian semua, kelas dimulai dalam satu menit.
Di mana kau ingin taruh ini, Ny. Spence?
- Di mana orang biasanya menaruhnya? - Biasanya di ruang duduk.
Ini tidak sepenuhnya cocok di rumah seperti ini.
Menurutmu? Perpustakaan, ruang gambar, ruang pagi, ruang prangko, kamar tua?
Ayo kita letakkan di ruang tamu untuk saat ini, lewat sini.
Apa itu ringan?
Aku akan membahas detail teknisnya dengan Tn. Spence.
Dia di London. Selain itu, kakak ipar hampir tidak bisa merebus di ketel.
Aku tak pikir dia akan banyak gunanya.
Apakah kau membutuhkan bantuan, Pak?
Tidak, terimakasih, Seaton. Ku rasa aku bisa mengaturnya, pergilah.
Aku senang tidak ada kekerasan hati, John.
Itu adalah keputusan yang sulit, sekarang Mayor Hutton punya keluarga muda.
Ya, tentu saja, Kepala Sekolah.
Dan percakapan bahasa Perancis lebih praktis untuk anak-anak. Aku melihatnya begitu.
- Apakah semuanya kau sudah bawa? - Ini semua yang kubutuhkan.
Jadi, ini perjalanan keliling?
Ya, ku pikir harus melihat sedikit dunia yang tersisa di sana.
- Aku selalu ingin mengunjungi.. - Cukup.
- Ke romantisan perjalanan dan lainnya. - Ya.
- Apa kau yakin tak perlu kuhubungi taksi? - Eh, tidak, terimakasih.
Ku pikir akan memulai seperti kemauanku untuk pergi, kereta tak menunggu sampai jam 6.
- Yah.. - Selamat tinggal.
Ku lepaskan.
Inggris Tahun 1952
Negara memulai persiapan penobatan
Translated, sink. edited by fitto bole
Baiklah.
Permisi.
Permisi. Bolehkah..
Ini kesempatanmu, Pak. Dan kamarmu siap kapanpun kau mau.
Aku tidak.. Aku tak bermaksud untuk..
Halo?
Halo?
Sangat terkutuk.
Kau bukan iblis yang kebetulan, kan?
Tidak.
Aku.. tapi ku pikir ini milikmu.
Terima kasih.
Ke tempat agak terang agar aku bisa lihat penampilanmu baik-baik.
- Ee.. pemilik rumah berpikir bahwa aku.. - Nah, kau boleh menyalahkan orang miskin.
Ini tak masuk akal, tidakkah kau berpikir?
Maksudku, siapakah kau?
Eh, John. John Standing. Siapakah kau?
Johnny Spence.
Senang bertemu.. Tidak, sungguh terkejut bertemu denganmu!
Bisakah kau agak cepat? Kau pasti punya, suaraku.
Kita mungkin akan temukan banyak sepupu yang sama. Apa kau punya?
- Tidak juga. - Aku punya sekawanan besar.
Jangan bergaul dengan salah satunya, mereka pencuri.
Terimakasih.
- Itu untukmu. - Terima kasih, Tn. Spence.
Ini membuat kita dapat tetap bergerak. Kau tidak kaya kebetulan, kan?
- Eh, tidak. Sama sekali tidak. - Kasihan.
Aku pernah di rumah bordil sekali, di Paris. Ada sepasang kembar seharga 1000 franc per jam.
Aku tak berpikir mereka cukup untuk liga. Mungkin sirkus, kabaret. Bagaimana menurutmu?
Bersulang dulu. Jadi mana asalmu?
- Wales - Hmm.
- Ayahmu? - Sudah mati. Kerja di tambang sepanjang hidupnya.
- Suaramu tak seperti pekerja. - Ayahku ingin aku ke Universitas, itu mimpinya.
Jadi aku pergi sebelum perang, dapatkan gelar lalu kembali, berbicara seperti uskup, seperti katanya.
Jadi kita tak ada kaitan. Aku tak pernah lulus ikut ujian.
- Rokok? - Terima kasih.
- Bagaimana dengan keluargamu? Sudah menikah? - Tidak, belum.
- Kau harus punya hubungan. - Hanya anak gadis tanteku di Fishguard.
- Hmm. Kau anjing beruntung. - Kau belum bertemu dengannya.
Aku tak bisa berikan posisimu sebuah kebebasan. Mungkin itu berlangsun lama.
Translated by fitto bole
- Apakah itu cukup? - Ada banyak.
- Tapi masih belum ada kabar darinya? - Belum.
Pasti terjadi sesuatu. Aku tahu itu.
Ini akan mengangkat kekhawatiranmu.
- Ny. Paul berpikir dia ketinggalan kereta - Apa yang dia tahu?
Tak seorang pun di rumah ini mengerti tentang anakku kecuali aku.
Johnny tak suka kegagalan.
Mereka senang minuman keras.. Selama kita minum dari ini.
Meminta ke dapur, 2 daging sapi yang besar, dan kentang yang dilembutkan.
- Tos! - Tos!
Hmm. Jadi perjalanan tur?
- Jalan terbuka adalah pilihanmu dan lainnya. - Ya, aku punya beberapa ide.
- Bagaimana denganmu? - Oh, takut. Sangat ketakutan.
Aku punya bugger untuk satu hari di kota. Aku di kereta dalam perjalanan pulang dan berpikir..
"Apa yang ku lakukan", pulang seperti anak domba ke pembantaian? Jadi diam, aku di sini.
Bagaimana dengan keluargamu? Apakah mereka tidak akan khawatir?
Oh, aku? Tak pernah. Tentang diri mereka? Tentu saja.
Wailer! Lebihkan lagi tehmu yang lezat!
Tanpa ketamakan. Itulah yang buat dunia berputar.
Pria, wanita, anak-anak, apapun yang kau lakukan, tak pernah cukup, kan?
- Tidak ada yang pernah puas. - Tidak perlu untuk cukup bagiku.
Yah, kau beruntung. Dunia kau kendalikan. Bagiku terlilit menggantung di leherku sepeti tali.
Abaikan aku. Tidak setiap hari kau dapat kesempatan berbicara pada dirimu sendiri..
..tanpa menjadi bagian dari peternakan yang lucu.
Aku sebenarnya agak menikmatinya.
Biar aku saja yang lakukan.
- Ini sangat luar biasa, kita bertemu seperti ini, bukan? - Ya, aku kira itu.
Tidakkah kau berpikir ada hal sepesial tentang sekarang ini?
Ini adalah saat kematian dari satu Raja dan penobatan yang berikutnya?
- Apa maksudmu? - Nah, semuanya mungkin.
Tahta kosong, tak ada yang bertanggung jawab. Menuju anarki.
Menuju anarki.
- Apakah itu piringnya Ayah? - Aku tidak menyentuhnya.
Dia akan memotongmu.
Aku tahu.
Berikan potongannya dan akan ku katakan itu karna aku.
Lalu dia akan memotongmu.
Ku rasa ada tempat di kota di mana kita bisa memperbaikinya.
Lalu dia tidak akan pernah tahu.
Plato percaya bahwa setiap orang dibagi dua oleh Zeus..
..sehingga tak ada yang bisa bersaing dengan para dewa.
Jadi setiap orang punya kembaran di dunia. Masalahnya tinggal menemukan mereka.
- Kau bukan profesor, kan? - Guru. Bekas guru.
- Jam berapa ini? Aku harus pergi ke stasiun. - Kau punya banyak waktu.
Barangmu ada di kedai, kita tinggalkan di sana. Ayolah.
- Pak? Mantelmu, Pak. - Oh, ya. Bagus sekali.
Terima kasih, itu milikku. Itu miliknya.
- Aku tidak bisa memakai ini. - Tentu saja bisa.
Aku tak memakai salah satu dari ini sejak aku berusia sepuluh tahun.
Lihat itu. Sangat cocok. Ini pasti dibuat untukmu.
Apa tadi yang kau katakan tentang dewa?
Ketika mereka memisahkan kita, kita tak berarti, Tetapi kita bersama, kita bisa menguasai dunia.
- Apa vonisnya? - Tidak ada satu pun.
- Apa maksudmu? - Kami belum dengar. Dia menghilang.
Dia keluar dari klubnya kemarin pagi.
Dia tercatat jam 12.15. George ada di sana tapi tak dapat,menemukan atau ketiga yang mengikutinya.
Dan dia tidak menelepon ke rumah?
Jika kita tetap pada rencana, Aku harus umumkan pemberitahuan pagi ini.
- Ini akan menjadi neraka bagi bisnis - Ya, aku tahu itu, Arthur.
Tapi sekarang kita hanya harus menunggu. Aku tidak bisa memberi otorisasi tanpa dia.
Kau tahu kakakku mirip siapa.
Ini konyol, aturan ini bukan tentang kepemilikan senjata pagi ini.
Mengapa menghemat kayu ketika kita hidup di tengah hutan?
- Bicaralah dengan Charlotte. - Dan akankah dia beri satu dari hitamnya yang terlihat?
Tidak, terimakasih. Pokoknya ini tanggung jawabmu.
Aku punya roti panggang yang dibuat untukmu, Nona Spence.
Terima kasih, Charlotte.
Tn. Spence baru saja menelepon dari sebuah rumah di Peterborough.
- Apa yang dia lakukan di sana? - Ini terlalu cepat, bahkan untuk Johnny.
Dia harus bermalam di sana. Dia merasa tidak sehat.
Apakah ia mengatakan sesuatu tentang kontrak?
Tidak.
Apa itu sudah semuanya, Ny. Spence?
- Eh, ya, Charlotte. Terimakasih. - Nah, dia tidak akan kembali dalam 1 jam.
Bajingan kurang perhatian.
Siapa.. Siapa itu?
Ini aku, Pak. George.
Oh, Tuhanku.
Aku.. Maafkan aku, siapa itu?
Bisa tolong buka pintunya, Pak?
Ini terkunci.
Mungkin kau bisa mempertimbangkan untuk membukanya, Pak?
Tidak, ini..
Erm, Aku.. Ku pikir anda salah ruangan.
Jangan khawatir, kami akan membawamu keluar sekejap mata, pak. Biar ku bantu kau berpakaian.
Apa? Tidak, terima kasih. Ku pikir aku cukup mampu melakukannya sendiri.
- Tolong, aku akan baik saja. - Haruskah aku ambilkan kopi, Pak?
Tidak.
Aku minta maaf. Itu.. itu sangat kasar, Aku hanya.. ingin mencari barang-barangku.
Aku mengerti, Pak.
Maafkan, tampaknya seseorang telah mencuri pakaianku.
Aku membuatkan kau satu yang spesial.
- Benar, em, kupikir aku harus.. - Kembalikan lagi, Pak, adalah cara terbaik.
Itu sangat bagus. Apa itu?
- Sebagian besar Vodka, Pak. Sepeti yang kau rasa. - Terima kasih.
- Kau harus bertemu pemiliknya, aku butuh orang.. - Jangan khawatir, Pak.
- Aku sudah bilang dan kebijaksanaannya terjamin. - Baik. Aku akan melakukannya sendiri.
Dengar, rekan yang ku temui selamam, telah kabur dengan semua barang-barangku.
- Aku tidak bisa menemukan dompetku, tidak bisa.. - Jangan khawatir, Pak..
- Kau sangat bermurah hati semalam. - Tidak, tidak, yang membayar semalam bukan aku.
- Maksudku, kami mengambil mantel tapi.. - Jangan! marah sendiri, Tn. Spence.
Aku.. aku tidak marah dan aku bukan Tn. Spence.
- Aku simpan barang-barang di mobil, Tn. Spence. - Tidak.
Letakan dimanapun kau mau, itu bukan barang-barangku.
Tunggu di sini. Dengar, aku bukan orang yang kau pikir.
Kau dapat menanyakan pertanyaan apapun dan aku tidak akan tahu jawabannya.
Aku bahkan tidak tahu siapa kau. Jangan..
Oh, Tuhanku.
Itu Wraith Perak.
Ini sangat luar biasa.
Kecepatan 4 transmisi, kerangka dengan bingkai, apa aku benar?
Ini indah.
Apakah kau berniat untuk mengemudi, Pak?
- Bolehkah aku? - Tentu saja. Jika kau mau.
Oh, oh, oh, Tuhan. Aku.. aku minta maaf, aku tidak..
Mungkin lebih baik jika aku yang bawa, Pak.
Aku.. aku tak lihat.
Oh, ya ampun. Aku akan bayar kerusakan ini, tentu. Aku..
No comments yet. Be the first to leave one.