160 บรรทัดแรก
Dasar gadis ingusan.
Yamiyo wo kakenukete doko e mukau Ke mana aku harus berlari dalam gelapnya malam?
Tsukiakari dake ga tada hitotsu no michishirube Satu-satunya pemandu hanyalah sinar rembulan
Itami mo kanashimi mo nuguikirezu Aku tak bisa hapus rasa sakit serta kepedihan
Saredo kono mune no honoo wa kesasenai Namun, aku tak akan biarkan kobar api dalam hatiku mati
Ta ga tame ni boku tachi wa kono omoi wo tsuranuite Untuk siapa kita harus emban kehendak ini?
Yami wo saki hi no shita de hikari sasu hi made Haruskah kita emban hingga sinar mentari menyingkap kegelapan?
Tokihanatareta kokoro ni yadoshita hi yo Dengan diselimuti api yang menyala dari hati yang bebas
Maiage matoe ima yoake no mukou gawa e Aku melesat jauh, dan kini, bisa melewati fajar
Kimi ga iru kono sekai mou ichido aiseru made Sampai aku bisa cintai dunia ini tempat kau berada sekali lagi
Wa ga inochi hateyou to mo tsunagete yukou Akan aku teruskan meski harus meregang nyawa
Kizuna ga tsumuide umareta kiseki wo Sambung keajaiban yang lahir dari ikatan batin yang kita jalin
Mitsuri Kanroji Sang Pilar Cinta
Episode 10
Hei, kau!
Perbuatan jahatmu sudah berlebihan!
Aku akan menyelamatkan Nezuko dan Genya darimu!
Diam kau, Jalang!
Hanya satu orang di dunia ini yang boleh memerintahku.
"Jalang", katanya?
Jalang? Aku? Maksudnya aku, ya?
Sulit dipercaya! Bisa-bisanya dia pakai kata sekasar itu.
Padahal penampilannya tak jauh beda dengan usia adikku.
Tunggu, tetapi penampilan iblis tak mencerminkan usianya, ya?
Tetap saja, jahat banget dia menyebutku begitu!
Gemuruh Petir Maut Menggila!
Kak Kanroji!
Ilmu Napas Cinta, Jurus Ketiga:
Gerimis Kucing Berahi!
Sekarang aku geregetan!
Tak akan kumaafkan meski penampilanmu seperti anak-anak!
Apa?
Gadis ini bisa menebas seranganku.
Bentuk pedang yang di luar nalar.
Saking cepatnya, mataku sulit mengikuti gerakannya.
Apa karena pedangnya yang bisa melekuk?
Kelenturannya luar biasa!
Penempa yang membuatnya memang hebat,
tetapi Kak Kanroji yang bisa menggunakannya lebih hebat!
Ilmu Napas Cinta, Jurus Kedua:
Rasa Sakit Jatuh Cinta!
Jurus Keenam:
Langkah Kucing Angin Asmara!
Dia mampu mengikuti kecepatanku.
Jika begitu, aku lengkapi dengan jurus.
Jurus Darah Iblis: Terpa Pohon Tanpa Henti!
Jurus dengan jangkauan luas!
Gawat! Tubuh utamanya akan kabur!
Apa aku bisa melawan sebanyak ini?
Ilmu Napas Cinta, Jurus Kelima:
Cakar Liar Cinta yang Goyah!
Kena kau!
Dia cepat! Tetapi itu bahaya!
Kak Kanro...
Dia mencoba berbuat sesuatu?
Bukan masalah, selama kepalanya terpenggal...
Kak Kanroji, itu bukan tubuh utamanya!
Dipenggal pun tak akan langsung mati!
Eh? Masa? Seriusan?
Aku salah langkah.
Tekanan Gelombang Suara Menggila!
Kak Kanroji!
Tak bisa dipercaya!
Tubuh gadis ini masih utuh setelah terkena seranganku mentah-mentah.
Apa dia menegangkan otot-ototnya tepat sebelum terkena seranganku?
Tetapi tak semua orang bisa menahannya.
Sulit dipahami.
Tunggu, mungkinkah...
Penampilan luar gadis ini tak mencerminkan kekuatannya.
Dia memiliki raga yang istimewa.
Aku beruntung.
Memakan daging yang bermutu tinggi akan meningkatkan kekuatan secara drastis.
Pertama, pecahkan kepalanya dan lumat otaknya terlebih dahulu.
Kanroji.
Kanroji.
Kanroji.
Yang mau mengawinimu mungkin cuma beruang, babi hutan, atau sapi.
Membayangkan warna rambut anehmu bisa menurun ke anakku saja membuatku merinding.
Anggap saja acara perjodohan kita tak pernah terjadi.
Dan tolong lupakan saja aku.
Selamat tinggal.
Di usia ketujuh belas tahun,
perjodohanku dibatalkan.
Ayah kuat, 'kan?
Jangan serius-serius dengan anak sendiri.
Karena lenganku kerempeng, ototku tak begitu kelihatan.
Namun, ibu berulang kali bercerita tentang saat aku masih kecil.
Saat aku masih berusia setahun dua bulan.
Tepat saat ibu mengandung adik lelakiku.
Mitsuri?
Kau di mana, Mitsuri?
Mitsu...
Aku yang masih kecil mencoba membantu pekerjaan di dapur.
Aku mengangkat batu yang beratnya empat kan.
Ibu terkenal tangguh dan kalem,
tetapi waktu itu, pertama kali ibu terkejut dalam seumur hidupnya.
Terima kasih karena selalu berusaha membantu ibu.
Dan juga,
ibu cerita jika makanku banyak sejak kecil.
Aku suka makan.
Banyak banget makannya!
Kalian atlet sumo kok bisa kalah sama anak kecil?
Kami yang bingung mau jawab apa.
Ya.
Ini.
Sakura mochi untuk pencuci mulut.
Mari makan!
Apa Anda yakin?
Sangat amat yakin!
Anda boleh kerahkan seluruh tenaga, kok!
Mumpung sudah dipersilakan, coba saja.
Siap? Ya!
Lenganmu mungkin kurus,
tetapi tingkat kepadatan ototmu melebihi orang-orang biasanya, ya.
Namun, makin bertambah usia, aku makin sadar bahwa
aku berbeda dari perempuan-perempuan yang sepantaran denganku.
Ibu, apa aku bisa menikah nantinya?
Kenapa kau tanya begitu?
Karena aku terlalu kuat, aku rakus, bahkan warna rambutku tak normal.
Kau boleh tinggal selamanya bersama kami.
Namun, bukankah perempuan harus menikah, lalu menjadi ibu rumah tangga?
Tinggal saja bersama kami selamanya.
Di hari pembatalan perjodohanku,
aku pikir warna rambutku harus disembunyikan.
Aku mengecatnya ke warna hitam.
Aku menahan diri untuk tak makan banyak.
Aku berpura-pura menjadi perempuan lemah.
Keluargaku tampak begitu khawatir.
Pikirku dengan begitu, akan ada laki-laki yang mau melamarku.
Apa akan baik-baik saja?
Apa aku bisa?
Apa aku sanggup berpura- pura seumur hidupku?
Kerakusan, kekuatan, dan warna rambutku...
Adalah diriku yang sejati.
Apa aku harus berpura-pura menjadi orang lain?
Seandainya aku tetap menjadi diri sendiri, apa aku bisa berguna bagi orang lain?
Apa tak ada tempat bagiku untuk menjadi diri sendiri di dunia ini?
Apa kelak ada orang yang mau mencintaiku?
Ini tak benar.
Tak benar!
Cepat! Cepat! Berdiri! Dia akan menyerang lagi!
Aku tahu!
Eh? Apa aku pingsan?
Lindungi Kak Kanroji!
Dialah secercah cahaya harapan, peluang besar bagi kita!
Selama dia bertahan hidup, kita pasti menang!
Ayo kita menangkan bersama!
Di antara kita, tak ada yang boleh mati!
Sungguh konyol.
Yang benar saja.
Apa mereka mati?
Teman-teman, terima kasih!
Maaf! Padahal aku seorang Pilar, tetapi aku malah mengacau!
Kawan-kawanku tak akan kubiarkan mati!
Korps Pembasmi Iblis adalah tempat yang berharga bagiku!
Persetan mau melawan Iblis Tingkat Atas atau siapa pun!
Semuanya ditebas! Keren banget!
Aku tak bakal kalah melawan orang-orang jahat!
Bersiaplah! Aku akan bersungguh-sungguh!
Mengagumkan.
No comments yet. Be the first to leave one.