Invasion

Invasion

ดาวน์โหลดคำบรรยายIndonesian

ซีซั่น 1

ข้อมูลรุ่น

Invasion 2021 S01E09 720p ATVP WEBRip x264-GalaxyTV
ความคิดเห็นโดย chargephoton88

แท็ก

webdl
เผยแพร่เมื่อ: 2026-08-21
ดาวน์โหลด: 0
ผู้พิการทางการได้ยิน: No
FPS: 23.976

ตัวอย่างคำบรรยาย Indonesian

200 บรรทัดแรก

Ini.

- Itu kunci yang benar? - Ya. Tunggu. Kubukakan.

Sebentar. Tak seperti itu!

Sudah terbuka.

Terbuka.

Wah. Bagus.

Tempat ini bagus.

Tidak, tak istimewa. Aku cuma ke sini dan tidur.

David Bowie.

Masuk akal.

Kau suka dia?

Bowie?

Ya, aku suka.

Apa maksudmu, masuk akal?

Karena kau mirip Bowie, Mitsuki.

Tak ada yang mirip Bowie.

Kau mirip.

Rambutmu, gayamu.

Aku belum pernah melihat orang berbakat sepertimu.

Tetapi,

kau tak puas dengan itu.

Kau tak mengenalku sebaik itu, bukan?

Kau benar. Kau bukan Bowie.

Dia alien.

Kau angkasa.

Dari luar,

kau tampak berjarak, dingin, dan kosong.

Kosong?

Tak terjangkau.

Tetapi aku tak keberatan.

Aku astronaut.

Aku tak takut angkasa.

Aku paham.

Kau penuh bintang.

Seperti mentari, kau menghangatkan kulitku saat kau dekat.

Kau sama sekali tak dingin.

Kau membara.

Aku angkasa?

Aku selalu terobsesi dengan angkasa.

Kau tak pernah kehabisan hal untuk ditemukan.

Seperti bintang.

Ya.

Kau tahu bahwa bintang hanya bola gas besar.

Itu tak apa.

Aku kenal pelatih pribadi yang bisa kukenalkan.

Lihat! Semua berjalan kaki.

Anak-anak manis.

Ini pohon.

Tampaknya akan berbunga.

Dan ini rumput.

Dan ini kakiku. Kanan dan kiri!

Bukankah berjalan itu hebat? Dan mengobrol sepanjang jalan.

Lihat.

Matahari sudah tinggi. Sangat terang. Berkilau.

Lihat! Lihat ini.

Cepat! Bangunlah!

Aku mulai marah.

Aku akan mendatangimu.

Wajo.

Wajo.

Wajo.

Wajo.

Hinata?

Hinata? Bisa mendengarku?

Mitsuki?

Hinata?

Hei, aku perlu dokter. Kau dokter? Bukan?

Hei!

- Pak, hai. Kau dokter? - Kau tak bisa masuk begitu saja ke sini.

- Apa kau dokter? - Kami ada kontaminasi. Hei!

- Aku SEAL AL AS. Urusan militer tinggi. - Tunggu!

- Ini soal militer. - Bu!

Apa ini tempat ibumu?

Neurologi, kode biru, pos satu.

Apa itu?

Darurat, bukan?

Siapa yang panggil kode biru?

Kau ahli saraf?

Apa ini lelucon? Ada orang yang berjuang hidup di sini.

Tidak. Aku perlu bantuan. Ya? Aku perlu...

Kau harus cari orang tua atau walimu.

Akan kuminta orang mengeluarkanmu dari sini.

Aku walinya.

Kau ahli saraf?

Ya.

Dilatasi normal.

Aku tak bisa mengimbas kejang pada anak tanpa izin orang tua.

Dia menggambar ini.

Ya? Sebelum ini terjadi.

Aku bisa membantu mereka semua, ya?

Aku cuma perlu kejang. Tetapi...

Ada cukup banyak orang dengan cedera asli.

Kau harus minum obat untuk menghindari epilepsi.

Karbamazepin. Dua ratus miligram per hari, ya?

Aku tak perlu obat. Aku harus melihat.

Aku tak bisa mengimbas kejang pada anak tanpa alasan kesehatan. Tak mau.

Kami punya senjata.

- Itu cukup untuk alasan kesehatan? - Bu.

Kau akan menembakku?

Aku sudah melihat dokter mengimbas apa pun pada anak sebelumnya.

Tes, prosedur.

Aku pernah melihat mereka melakukannya saat anak menjerit dan menangis menolak.

Saat tes dan prosedur itu tak... Lihat aku.

Jadi, sudahlah, tak usah menyebutkan omong kosong alasan kesehatan.

Dia minta tolong.

Aku minta tolong.

Karena aku tak bisa di sini,

jauh-jauh di belahan dunia lain, untuk kembali ke sini lagi tanpa hasil.

Karena pasti ada alasannya.

Dialah alasannya.

Buku itu alasannya.

Jadi, penuhi kebutuhannya.

Kontrol bertahan dari rendaman asam.

Melakukan regenerasi sekarang.

Uji objeknya sekarang.

Dekatkan dia.

Itu.

Baik, PSI stabil.

Replikasi dan pengeluaran amoniak berhenti total.

Meneteskan sampel.

Mencoba hidroklorida.

Wah.

Kehancuran struktur total.

Kita bisa membunuhnya.

Kurasa itu bisa menyelamatkan lebih dari sekadar keluargaku.

Pendamping bersenjata, tergolong - Yankee Putih, barisan depan TS/ - SCI.

Nona Malik, terima kasih. Kami kumpulkan barangmu dan barang keluargamu.

- Mengumpulkan? - Transportasi 30 menit lagi.

- Tunggu, transportasi apa? - Pasukan penuh.

Bu, katamu putramu menemukan ini. Kau membunuh satu dengan ini.

Kami tak tahu cara kerjanya, hanya memang begitu.

Setahu kami, kau dan keluargamu adalah faktor penting soal ini.

Kau mau membantu? Cari anak-anakmu.

- Kini kita pergi ke mana? - Ke Pentagon, Sayang.

Apa itu Pentagon?

- Itu... - Rumah yang amat besar dan aman.

Apa ada mainan di sana?

Ya, mainan yang sangat mahal.

Astaga. Ayo.

Hinata. Kau ada di kapsul?

Apa kendali manual terhubung?

Hinata?

Hinata. Jika kendali manual terhubung,

maka kita bisa menyalakan sistem cadangan lagi.

Serang...

Tidak. Sakit...

Tidak. Tolong.

Aku harus bagaimana?

Selamatkan kami.

- Siapa "kami"? - Awak kami.

Awakmu sudah tewas. Musuh menguasai jaringan penuh.

Kontakku dengan komando AS

nyaris gagal karena saluran radio yang diganggu musuh.

Komunikasi kami diganggu, dan kini mereka berkata, "Tolong kami"?

Menurutmu apa artinya?

Sistem komunikasi diblokir dan diserang.

Militer AS berada dalam situasi yang sangat berbahaya.

Aku tak mau dia menegosiasi atas nama seluruh manusia.

Dia bicara kepada astronaut kami.

Kau tahu itu?

- Dia membuat kontak dan kau tak bisa. - Bagaimana kau tahu dia bicara ke siapa?

Menghentikan komunikasi sekarang terlalu riskan. Jika kehilangan kontak...

Dia tak mau menarik dia sekarang. Bisa kehilangan kontak.

Kita tak bisa kehilangan kontak.

Sinyal itu memberi kita sasaran terjelas untuk pertahanan rudal.

Kau mau menyerangnya dengan nuklir?

Saat ini, kita masih punya koordinat pertahanan nuklir kita

dan mungkin tak akan ada saat fajar.

Jadi, ya, kecuali dia bisa berdamai dalam 78 menit berikutnya,

kita menyerang.

Jenderal. Kau benar, itu bukan astronaut mereka.

Jeda.

Mereka tak cocok dengan pola bernapas.

Lihat. Jeda di sini,

tak ada jeda untuk menarik napas tanpa memengaruhi ritme suara, tanpa desis.

Itu ucapan tersintesis.

Bentuk gelombang tak menunjukkan ada gelombang.

Yamato-san berbicara... Tak ada tanda-tanda bentuk gelombang.

Mereka berusaha menipu kita melalui Yamato-san.

Kolonel tak mau bernegosiasi melalui Yamato-san.

Yamato-san berbicara dengan Kapten Murai.

Murai-san.

Kau insinyur audio, ilmuwan.

Kau ahli suara.

Kau juga kenal putrimu.

Apa itu putrimu?

Aku harus bagaimana?

Selamatkan kami.

Selamatkan kami.

Itu suaranya.

Itu suara Kapten Murai.

Tetapi...

Tetapi?

Dia tak bernapas.

Tetapi dia tak bernapas.

Itu bukan dia.

Itu pura-pura jadi dia.

Aku akan baik-baik saja.

Aku tahu.

Kau harus... Kau harus mencari ibumu.

More Indonesian subtitles for Invasion

ความคิดเห็น

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left