200 บรรทัดแรก
Sayang, aku kembali di Netflix.
Hidup telah membawaku ke negara baru lainnya.
Selamat datang di Arab Saudi, Georgina Rodríguez.
Aku dan keluargaku kini tinggal di Arab Saudi.
Kau gila, ya?
Klub sepak bola baru menyambut kami dengan tangan terbuka.
Aku juga punya kesempatan
untuk menghadiri acara olahraga dan mode terbesar di dunia.
Dan bertemu orang-orang hebat yang tak pernah kubayangkan.
Enam puluh persen modelku baru pertama kali berjalan di panggung.
Aku gugup, tapi secara diam-diam.
Aku berhasil mewujudkan mimpi masa kecilku.
Aku memutuskan masa kiniku.
Dan aku suka pekerjaanku.
Georgina!
Aku model kampanye Guess berikutnya.
- Apa kita siap bekerja hari ini? - Aku selalu siap.
Aku bekerja dengan penuh semangat.
- Bersulang! - Ya.
Aku membangun masa depanku sendiri.
Mimpi lain yang terwujud pada 2024.
Aku selalu ingin punya rumah pantai. Villa Perla.
Aku menyukainya.
Mataku bicara dengan sendirinya.
Aku merasa terinspirasi dan menginspirasi.
Aku wanita tak terhentikan.
Dan beruntung.
Aku Georgina.
I AM GEORGINA
RONALDO PINDAH KE AL-NASSR SAMPAI JUNI 2025
KONTRAK 200 JUTA EURO DENGAN AL-NASSR
CRISTIANO PINDAH KE AL-NASSR SELAMA DUA SETENGAH MUSIM
RONALDO DI AL-NASSR SAMPAI JUNI 2025
PEMAIN BARU AL-NASSR
2 JANUARI
RIYADH ARAB SAUDI
Saat Cris bilang dia akan main untuk Al-Nassr,
aku sangat lega karena aku ingin pergi dari Manchester.
Aku tahu sesuatu yang hebat menunggu kami. Kami termotivasi.
Aku sangat senang datang ke Arab Saudi.
Karena tak punya rumah dan itu tiba-tiba,
kami tinggal di hotel selama sebulan.
Awalnya, suasana hatiku naik turun
karena kami tak pernah lama tinggal di hotel.
Terkadang aku tak ingin bertemu siapa pun, tapi semangat adalah hal terpenting.
Bisa dibilang, orang-orang membuatnya mudah.
3 JANUARI
SELAMAT DATANG, RONALDO
Pada hari perkenalan Cris,
pagi harinya aku membongkar koperku, memilih bajuku.
Aku mengecat rambutku lebih gelap.
Aku mengirim baju anak-anakku dan Cristiano untuk disetrika.
Kusuruh orang membelikan Cris kemeja karena yang putih tak dibawa.
Tidak, aku lupa bawa kemeja dan sepatu, jadi kusuruh orang beli kemeja dan sepatu.
Belakangan, aku lupa bawa sepatu saat mengemasi barang Cris.
Kubilang, "Pakai setelan abu-abu dengan kemeja putih."
Kami pergi ke stadion.
Cris. Cristiano. Kau hebat. Nomor satu!
Cristiano Ronaldo!
Hadirin,
Cristiano Ronaldo!
Memang benar aku pernah ke lapangan
saat dia menang Liga Champions di Cardiff
dan penyerahan piala di Real Madrid usai juara LaLiga dan Liga Champions.
Tapi saat itu, semua mata di stadion tak tertuju padaku
karena semua pemain ada di sana dengan keluarganya, pialanya.
Baiklah, hadirin,
dengan senang hati, mari kita sambut keluarga Cristiano di lapangan.
Selamat datang di Arab Saudi,
Georgina Rodríguez, Cristiano Jr.,
Mateo, Eva, Alana, dan bayi Bella.
Dan kali ini, aku merasa semua mata di stadion tertuju pada kami.
Itu pertama kali kami bawa anak-anak ke lapangan.
Aku gugup karena tak tahu bagaimana reaksi mereka.
Jika aku merasa itu sulit, tak terbiasa, dan merasa gugup,
lalu memikirkan anak-anak,
sejujurnya, aku kehilangan nafsu makan.
Bayangkan aku tak nafsu makan.
Ayo, Sayang.
Aku merasakan adrenalinku meningkat.
Amat luar biasa merasakan apa yang mereka rasakan.
Semua mata tertuju pada kita.
Saya dan keluarga saya,
kami ingin berterima kasih kepada kalian atas dukungan ini, atas sambutan kalian.
Kami akan memberikan yang terbaik. Terima kasih, Semuanya.
Eva, Alana, dan Mateo belum pernah ke lapangan,
jadi aku merasa sangat cemas.
Aku bisa menikmati dan merasakan sambutan yang sangat hangat
yang kami terima dari semua penggemar Al-Nassr.
RIYADH ARAB SAUDI
Aku mencari rumah.
Aku langsung jatuh cinta pada tempat kami tinggal sekarang.
Kami senang berada di sini dan bersyukur kepada Tuhan atas hidup kami.
Hari-hariku di Riyadh sangat sibuk
dan sangat bahagia.
Tidak ada cukup waktu dalam sehari.
Aku bangun dan minum kopi bareng Cristiano sebelum dia pergi berlatih
dan aku pergi ke gimnasium.
Kuberi tahu satu hal. Aku bugar, tapi masih gemuk.
Aku menyiapkan perlengkapan kerja atau rumah tangga.
Terkadang, aku perlu menyendiri,
dan saat itulah aku punya ide yang paling menakjubkan.
Aku bersama Bella, lalu buru-buru makan untuk menjemput anak-anak di sekolah.
Sekolah!
Mateo. Hati-hati. Ada mobil lewat.
Aku membawa sepatu sepak bola.
- Awas, Eva. - Untuk bermain bagus.
Dan mencetak dua gol.
Berikan tasmu, Nak. Eva, tasmu.
Ayo.
Halo!
Kartu merah!
Pasang sabuk pengaman.
Kartu merah.
Ibu, kau belum melihatku pakai ini.
Lihat, aku dapat stiker ini karena aku menguasai fonik.
Aku menguasai angka, aku menguasai...
- Huruf dan lainnya. - Sungguh?
Dan mereka memberiku ini.
- Ibu... - Sekolah!
Saat kita sampai rumah, apa kita akan melakukan balet?
Senam atau balet yang lebih kau suka?
Pertama senam. Lalu balet.
Maukah Ibu memberiku uang?
Itu riyal.
Aku ambil dua ini.
- Saat kau di kamarmu, ya? - Oke.
Dan taruh di dompetmu.
Bisa pegang dulu dan berikan padaku saat kita sampai rumah?
Di saku ini. Ini milikmu.
Semua ini milikku.
- Hai, Semuanya. - Halo.
Halo!
Buat dia cantik karena hari ini ada salah satu acara terbesar di dunia.
Ada kejuaraan tinju dunia. Itu acara penting.
Ada ide pakaian? Atau kita lanjutkan riasanmu?
- Boleh lihat? - Kurasa...
Panggung putih. Lady Dior, Sayang.
- Perhiasannya? - Dari buaya albino.
Yang ini.
Blazer dengan rok ini dan gaun cokelat.
Biar kulihat.
Kau akan cantik pakai ini
karena kau ingin terlihat seksi malam ini, bukan?
Itulah yang penting.
- Kalian penata gaya atau penata rias? - Kami paket lengkap.
Kau harus merasa nyaman. Kau bersama pasanganmu.
Ini malam santai.
Tak usah tegang.
Oke, maka sudah diputuskan.
Baiklah. Ayo, Teman-teman, selesaikan karena...
Ya. Tidak, kami...
Kau tak punya selera humor. Ini syuting Netflix.
Georgina!
MANTAN PESEPAK BOLA
MANTAN PESEPAK BOLA
Cristiano!
- Apa kabar? Senang bertemu. - Kau baik?
Baik. Senang bertemu.
PETARUNG UFC
- Ini istriku. - Apa kabar, Georgina? Senang bertemu.
- Kau datang sendiri? - Keluargaku ikut.
- Anak-anakku di hotel. - Tapi di sini di Saudi?
Kami menantikan bayi tiga minggu lagi. Laki-laki lagi.
Ini yang keempat?
- Ini yang keempat, ya. Berapa... - Kami punya lima.
Segera menyusul. Sudah empat!
Sampai jumpa tahun ini, Kawan.
Saling bertatapan muka. Foto bertatapan muka. Ya.
Ayolah! Seriuslah!
- Oke. - Oke, ayo.
Oke, sempurna.
- Bagus! Pertarungan dimulai! - Yallah !
Senang bertemu. Kau tampak hebat. Georgina, senang bertemu.
- Nanti kuajak istri dan anak-anakku. - Ya, bagus.
Tuhan memberkatimu.
Aku selalu menikmati saat aku pergi ke acara bersama Cristiano.
Aku lebih suka jika itu acara olahraga.
Itu waktu yang menyenangkan untuk bersama.
Di sini?
DIREKTUR KREATIF
Di acara tinju, Cris diberi arloji.
Dia melepas yang dia pakai dan memasukkannya ke tasku.
Aku gugup sepanjang malam dengan arloji berlian di tasku.
Kami bertemu Pak Tebas.
Dia presiden LaLiga. Dia datang untuk menyapa Cristiano.
Lalu ke arahku. "Hai, Georgina. Apa kabar?"
Katanya dia menonton acaraku. Istrinya amat suka.
Mereka punya rumah di Graus dan mengunjungi hotel tempat kerjaku dulu.
- Siapa wanita yang lebih tua itu... - Ny. Consuelo.
- Aku suka dia. - Dia hebat.
- Aku mungkin melayaninya di Graus. - Ya?
- Saat dia bermain ski. - Ya, aku menontonnya.
Siapa sangka aku, dulu pelayan di Graus dan membersihkan kamar,
beberapa tahun kemudian bertemu presiden LaLiga?
- Bagaimana keadaan di sini? - Baik.
Orang-orang memperlakukan kami dengan baik.
- Mereka baik. - Dan mengagumi Cristiano.
- Itu bagus. - Ya, 'kan?
Aku pemisi dulu.
No comments yet. Be the first to leave one.