Fate/stay night [Unlimited Blade Works]

Fate/stay night [Unlimited Blade Works]

ดาวน์โหลดคำบรรยายIndonesian

ซีซั่น 1

ข้อมูลรุ่น

07 Harga Pertarungan Hidup-Mati
ความคิดเห็นโดย Inisial ZA
https://www.facebook.com/ZainuddinAri

แท็ก

other
เผยแพร่เมื่อ: 2015-04-08
ดาวน์โหลด: 76
ผู้พิการทางการได้ยิน: No

ตัวอย่างคำบรรยาย Indonesian

184 บรรทัดแรก

Apa kau tak dengar? Cepat, beri aku jalan.

Aku tak punya urusan denganmu, Assassin.

Kau sendiri tak dengar? Kalau memang ingin lewat, langkahi dulu mayatku.

Karena kalau tak bergegas, Master-mu akan mati di sana.

Jangan marah dulu pada Assassin, Caster.

Saat ini, dia sedang melawan Saber.

Aku tak tahu siapa identitas Si Samurai itu,

tapi kalau bisa menahan Saber, berarti dia ahli pedang yang luar biasa.

Bukankah seharusnya kau memujinya?

Konyol sekali.

Dia takkan kusejajarkan dengan para pahlawan kalau tak bisa hentikan kalian.

Tapi payahnya, dia enggan menguak jati diri ahli pedang yang dilawannya.

Saber ada di sini?

seluruh hatiku serasa dibakar habis

kokoro wo zenbu yakitsukutsu youna

ZainuddinAri

mempersembahkan

kala keputusasaan ada di sampingku

zetsubou no tonari de

kau yang selalu ada 'tuk lebur semua lara

itsudatte kimi ha subete tokasu youni

menemaniku dengan senyummu

waraekaketekureteta

suara yang begitu sayu

kakukesareta koe

membuat kata-kata tak tersampaikan

todokenai kotoba

dan hanya bisa menunggu kesempatan berikutnya

mata tsumazuki sou ni naru tabi ni

ku 'kan selalu bergantung padamu

nandomo shigamitsuita

bentangan masa depan nan putih bersih

shiroku shiroku masshiro na mirai ga

adalah satu-satunya harapan kita

tatta hitotsu bokutachi no kibou

saat ini ku berada dalam awan kegelapan

ima no boku ni ha yami kumo na

yang tak pernah rasakan adanya ketenangan

kono kimochi shikanai kedo

namun hari nan indah tidaklah hanya satu

seikai nante hitotsu janai

karenanya, ku terus cari masa depanku sendiri

boku dake no asu wo sagashiteru zutto

Harga Pertarungan Hidup-Mati

Kenapa bisa begini?

Seharusnya, aku lebih unggul dalam hal ketepatan, kekuatan dan kecepatan.

Tapi, kenapa tak bisa kupukul mundur?

Oh, luar biasa.

Harusnya kepalamu sudah kupotong tujuh kali, tapi, ternyata masih utuh.

Sepertinya, teknik pedang barat juga punya keunggulan sendiri, ya.

Aku pun terkesan.

Di balik postur rampingmu itu, kemampuanmu sungguh luar biasa.

Meski teknikmu sendiri bisa dibilang cukup kotor.

Tentu saja, itu karena kau lebih unggul, baik kekuatan dan semangat bertarung.

Jadi, modal yang kupunya hanya sebatas tekad saja.

Aku pun sudah bisa mengira-ngira panjang pedang tak terlihatmu itu.

Hanya dari sekilas beradu pedang saja?

Apa Servant ini punya teknik yang jauh melebihiku?

Kalau begitu, kita lanjutkan.

Tunjukkan padaku, kapasitasmu sebagai kesatria, Saber.

Tunggulah sebentar lagi, Shirou!

Dari bicaramu barusan, berarti Master kalian saling bersekutu?

Bersekutu?

Ya.

Assassin bertugas menjaga gerbang, dan Caster menunggu musuh di dalam.

Sudah jelas kalau mereka berdua ini bersekutu, 'kan?

Lagi pula, itu bukanlah hal yang aneh.

Contohnya, kau dan Rin pun saling bekerja sama.

Aku bersekutu dengan anjing itu?

Dengan Assassin yang tak lebih dari sekadar budakku?

Budakmu?

Benar.

Asal kau tahu, dari awal anjing itu memang tak punya Master.

Apa?

Caster,

kau melanggar aturan?

Memang apa salahnya seorang ahli sihir sepertiku, memanggil Servant?

Caster yang memanggil Assassin?

Maksudmu, Servant yang memanggil Servant lainnya?

Penjaga gerbang yang tanpa Master resmi di sana itu, bukanlah Assassin yang sebenarnya.

Caster telah langgar aturan dengan memanggil Servant Kelas Assassin untuk melayaninya.

Setelah selesai bentuk wilayahnya sendiri, kemudian dia isap Prana para penduduk kota.

Dia sendiri tak ikut bertarung,

tapi, awasi pertarungan dengan mata pinjamannya dari seluruh penjuru kota.

Meski begitu, tiga kelas kesatria yang ada, termasuk Saber, tak terpengaruh sihirnya.

Jadi, sudah sewajarnya, kelas penyihir sepertimu gunakan taktik yang licik.

Tapi, itu semua bukanlah kemauanmu sendiri 'kan, Caster?

Kenapa kau bisa bilang begitu?

Master dan penyihir.

Kalau dia memanggil penyihir yang lebih kuat darinya,

dia pun harus tetap waspada, sekalipun punya Mantra Perintah.

Tapi, dalam kasus ini,

sulit rasanya memercayai kalau ada Master yang mengizinkanmu untuk memangil Servant.

Jadi, kesimpulannya,

kau sudah memperalatnya sejak lama,

sama seperti yang kaulakukan pada Master tolol di belakangku ini.

Memenangkan Perang Cawan Suci adalah hal yang mudah bagiku.

Tapi, yang jadi pertimbanganku adalah,

bagaimana kelanjutan setelah kemenangan itu diraih.

Oh, jadi kami ini adalah lawan yang sepele bagimu, begitu?

Nenek sihir yang hanya bisa sembunyi tak pantas mengatakan itu.

Benar, karena di tempat ini, kau takkan bisa melukaiku sedikit pun.

Mereka yang memanggilku sebagai nenek sihir,

akan langsung kuberikan hukuman yang setimpal.

Takkan bisa melukaimu sedikit pun, ya?

Berarti cukup dengan satu serangan.

Kalau memang tak mempan, biar Saber yang mengurusmu.

Sayang sekali, Archer.

Teleportasi Sparsial? Ritual Kendali Waktu?

Jadi, di dalam wilayah ini, kau bisa meniru Sihir Paten?

Kau layak dapat pujian dariku, Caster.

Sebaliknya, aku kecewa padamu, Archer.

Aku mengetes kelayakan kemampuanmu, tapi ternyata, kau lebih payah dari Assassin.

Aduh, sakit sekali mendengarnya.

Kalau aku diberi kesempatan lagi, akan kuusahakan agar tak mengecewakanmu.

Dasar rubah betina, ternyata kau sudah simpan pasokan Mana sebesar itu?

Kaupikir bisa lari begitu saja?

Dasar bego!

Gawat!

Turunkan aku, bego!

Apa sih, yang ada di pikiranmu?

Mana aku tahu!

Orang sebego dirimu yang memanggilku bego, membuat telingaku sakit! Dasar bego!

Bego?

Padahal kau sadar dirimu itu bego, tapi, masih menyebut orang lain bego? Dasar bego!

Memangnya kau ini bocah, ha?

Aku tak mengerti apa kau ini bego atau benar-benar masih bocah!

Setidaknya, pilihlah salah satu, dasar otak batu!

Apa kaubilang?

Sudahlah, cepat turunkan! Aku bisa mengatasinya sendiri!

Begitu, ya?

Sialan!

Bagaimana rasanya, Archer?

Meski termasuk kelas tiga kesatria,

tapi, kalau di dalam medan itu, kau tetap tak bisa bergerak.

Sepertinya, riwayatmu akan berakhir di sini.

Aku tak tahu kau roh pahlawan dari mana, tapi, tetap takkan ubah nasibmu.

Ada apa, Archer? Kalau kau mau bersujud dan memohon, aku bisa-

Tolol!

Kubilang, "Cepat menghindar", Caster!

Itu...

I am the bone of my sword.

Caladbolg!

Sepertinya, keadaan di atas sana tak berjalan sesuai rencana.

Master-ku sedang dalam bahaya,

jadi, aku tak bisa terus-terusan sembunyikan kemampuan asliku.

Meski begitu, sepertinya kau tetap menolak tunjukkan Harta Mulia-mu.

Kemampuan Master-mu itu nol besar, jadi, kau hanya andalkan keberuntungannya saja?

Rasa saling percaya kalian sungguh mengesankan.

Sepertinya, tekad setengah hati saja takkan mampu memutuskannya, ya.

Tapi tentu saja, itu jadi masalah bagiku.

Padahal kau jauh lebih unggul bertarung di atas tadi, lalu, apa maksudnya ini?

Aku memang tak punya legenda, tapi, kuabdikan diriku kepada jalan pedang.

Kalau pertarungan ini bukanlah pilihan,

apa perlu keyakinan kosongmu itu kuhancurkan dengan paksa?

Teknik rahasia!

Kembalinya Sang Burung Walet!

Terlambat!

Archer, kenapa kau tak menghabisiku?

Sudah kubilang, aku hanya akan lancarkan satu serangan.

Berarti, kau tak berniat membunuhku?

Tujuanku ke sini hanya untuk si bocah ini.

Motoku adalah hindari pertarungan yang tak perlu.

Kau...

Oh.

Kalau begitu, kalian berdua itu mirip.

Anak muda di situ, murka terhadap Servant sepertiku,

karena korbankan mereka yang tak bersalah.

Sedangkan kau, hindari pembunuhan yang tak ada gunanya.

Nah, bukankah itu yang buat kalian berdua mirip?

Mana sudi aku disamakan dengannya!

Aku setuju.

Meski kami berdua ini cinta damai, tapi, luar-dalam tetap berbeda.

Apanya yang cinta damai?

Aku masih ingat, kau coba membunuh Saber bersamaan dengan Berserker!

Itu kejadian saat kita belum kerja sama.

Jangan harap aku akan selamatkan semua yang ada di hadapanku.

Kalau kau berpikir begitu, berarti aku juga telah selamatkan Berserker.

Kalian memang menarik!

Kekuatan kalian dan cara penggunaannya, sangatlah unik.

Bekerja samalah denganku.

Aku bisa memberimu lebih banyak kejayaan saat perang ini berakhir.

Tak akan pernah.

Aku tak sudi bekerja sama dengan orang sepertimu!

More Indonesian subtitles for Fate/stay night [Unlimited Blade Works]

ความคิดเห็น

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left