Our Blooming Youth (Youth, Climb the Barrier / Cheongchunwoldam / 청춘월담)

Our Blooming Youth (Youth, Climb the Barrier / Cheongchunwoldam / 청춘월담)

ดาวน์โหลดคำบรรยายIndonesian

ข้อมูลรุ่น

청춘월담-Our Blooming Youth-S01E03 230213 HDTV-NEXT-AMZN
ความคิดเห็นโดย YoungJedi
[1:02:46] EP.3 | Subtitle from AMZN synced to HDTV-NEXT.

แท็ก

HDTV
hdtv
HD
เผยแพร่เมื่อ: 2023-02-13
ดาวน์โหลด: 31
ผู้พิการทางการได้ยิน: No

ตัวอย่างคำบรรยาย Indonesian

200 บรรทัดแรก

DRAMA INI ADALAH KISAH FIKTIF

SEMUA KARAKTER, ORGANISASI, LOKASI, INSIDEN, DAN AGAMA

DALAM DRAMA INI ADALAH FIKTIF

ADEGAN YANG MELIBATKAN HEWAN

DIBUAT DENGAN PROPERTI DAN EFEK VISUAL

Permisi!

Ada wanita yang melakukan kejahatan keji!

Kalian harus menangkapnya!

Namun, dengarkanlah yang mau kukatakan.

Putra Mahkota menerima surat

dari hantu.

Rumor itu benar!

Yang Mulia.

Aku akan menerima status apa pun yang kauberikan kepadaku.

Aku tak akan pernah mengganggumu.

Jadi, kumohon...

Kumohon tolong aku.

YANG MULIA MEMBAWA PRAJURIT KOMANDO MILITER LIMA

DARI AREA BERBURU KE ISTANA

Kaubilang akan menjadi rakyatku?

Ya, Yang Mulia.

Kurasa kau lumayan untuk rakyatku.

Kaubilang kau mempertaruhkan nyawa

datang ke sini dari Gaeseong untuk menemuiku?

Ya, Yang Mulia.

Jadi, kurasa akan lebih mudah bagimu untuk memasuki Istana Timur.

Bukankah kaubilang aku seharusnya mengizinkan

wanita melakukan apa saja?

Jadi, kuberikan kepadamu, rakyatku,

izin untuk melakukan sesukamu.

Temui aku di Istana Timur.

Namun, kau harus memikirkan sendiri cara untuk ke sana.

Silakan.

Lakukanlah.

Kuberikan izinku.

Ada apa, Yang Mulia?

Aku berada jauh seperti perintahmu,

tetapi kudengar suara keras.

Ayo pergi.

Kau pergi begitu saja?

Bagaimana dengannya?

IZIN MASUK

Yang Mulia!

Yang Mulia, aku akan melakukan sesuai perintahmu.

Yang Mulia, kau yakin kita bisa meninggalkannya seperti itu?

Ayo lihat apa yang dilakukannya.

Permisi. Di mana bisa kudapatkan seragam kasim?

- Kau seorang kasim? - Ya.

Aku kasim baru di Istana Timur.

Aku di Upacara Perburuan Besar bersama Yang Mulia kemarin

dan tak sempat berganti pakaian.

Yang Mulia memerintahkanku memakai seragam yang baik.

Kasim Park!

Dia bilang dia kasim baru Istana Timur.

Yang Mulia memerintahkannya memakai seragam yang seharusnya.

Ikut aku.

Baik!

Di sini.

Ini, ambillah.

Masuklah ke sana dan ganti pakaianmu.

Baik. Terima kasih.

Siapa itu?

Dia kasim baru di Istana Timur.

Ya, ampun, aku turut prihatin.

Bagaimana dia akan bertahan di Istana Timur?

Dia tak akan bertahan sampai tiga hari.

Sekarang duduklah di sini.

EPISODE 3

Bagaimana kau bisa jatuh cinta dengannya?

Sekalipun dia tak bersalah seperti katamu,

dia sudah punya tunangan...

Kudengar dia juga punya kekasih.

Namun, apakah itu penting?

Aku jatuh cinta padanya.

Kau pernah membaca buku ini?

Tidak. Buku apakah ini?

Ini buku panduan koroner.

Memangnya kau tak bisa membaca?

Bagaimana bisa menjadi murid magangku bila membaca saja tak bisa?

Apa hubungannya belajar autopsi dengan bisa membaca?

Autopsi biasanya dilakukan pelayan...

Jadi, maksudmu

karena autopsi dilakukan oleh orang rendahan,

kau tak perlu bisa membaca?

Itukah maksudmu?

Berani-beraninya kau?

Orang yang melakukan autopsi mungkin saja dianggap rendah karena menangani mayat,

tetapi mereka juga bertanggung jawab mencari tahu penyebab kematian.

Jadi, pada akhirnya, itu pekerjaan penting yang menghargai kehidupan.

Saat belajar dari guru sebelumnya, aku disuruh mempelajari

- abjad wanita… - Abjad wanita?

Itu kata rendahan untuk abjad Korea.

Tidakkah guru itu mengajarimu

betapa indahnya abjad Korea?

Dia mengajariku...

tetapi ada serangga di dalam kepalaku.

Kalau kupelajari sesuatu,

serangga itu memakannya.

Lagi pula, di mana orang rendah sepertiku bisa menggunakan abjad?

Apa maksudmu?

Bisa kaugunakan untuk mencari nafkah.

Karakter Tiongkok mungkin sulit untuk dipelajari,

tetapi tidakkah kau seharusnya tahu abjad Korea?

Aku sangat sibuk mencari nafkah.

Astaga, dasar pria pemalas!

Raja Sejong menciptakan abjad Korea

untuk orang-orang sepertimu.

Sebodoh apa pun dirimu, kau bisa mempelajarinya dalam sehari.

Apakah kaupikir ada negara lain yang memiliki abjad seperti itu?

Karena kau sudah belajar dari guru sebelumnya...

aku mau melihat sekompeten apa dirimu.

Cobalah menuliskan namaku.

Namaku Kim Myeong-jin.

KOM MEONG JIN

Bagus!

Kau lumayan juga.

Karena sudah tahu dasarnya, kau akan butuh kurang dari setengah hari.

Omong-omong,

ceritakan sedikit kepadaku mengenai dirimu.

- Apa maksudmu? - Aku harus tahu siapa dirimu

kalau akan menerimamu sebagai murid magangku.

Namun, kau memperkenalkanku

kepada semua orang sebagai murid magangmu tadi pagi.

Kalau aku tak menyukaimu...

akan kuberhentikan kau hari ini.

Kurasa

ini sudah cukup untuk kemampuan menulismu.

Sekarang beri tahukan apa yang kau tahu cara melakukannya

dan yang tak kauketahui.

Yang Mulia.

Kami menyiapkan sesuatu untukmu semalam.

Namun, karena kau kembali larut malam dari area berburu,

kami belum sempat memperlihatkannya kepadamu.

Karenanya kami pikir sebaiknya perlihatkan sekarang.

Yang Mulia.

Tolong anggap ini adalah semalam.

Dia selalu tepat sasaran

Pangeran Hwan luar biasa

Dia pemanah terbaik di dunia

Pangeran Hwan yang terbaik

Ya!

Cukup.

Namun, bagaimana kalian bisa membawa itu ke mana-mana?

Kalau untukmu, Yang Mulia, ini tak ada artinya.

Terima kasih.

Yang Mulia.

Tidakkah ini waktu terbaik untuk memiliki kasim baru?

Pastinya sangat bagus memiliki tenaga segar...

Ya, Yang Mulia, katakan saja,

maka kami akan membawakan kasim yang rajin dan...

Itu tak bisa diterima.

Kalian selalu memikirkanku dan sangat peduli padaku,

jadi apa gunanya kasim rajin lainnya?

Aku tak akan mengizinkannya.

Buka pintunya!

Kita gagal lagi.

Kita tak bisa apa-apa.

Dia tak suka ada orang baru di istananya.

Kalau begitu, dia seharusnya tak memberhentikan orang.

Dia mengusir orang sesukanya.

Teruslah saja berdoa.

Siapa bisa tahu? Sesuatu yang aneh mungkin terjadi hari ini

dan Yang Mulia bisa berubah pikirkan mengenai kasim baru.

- Apakah sebaiknya kita berdoa sekarang? - Ayo ambil semangkuk air dahulu.

Seorang kasim Istana Timur

tak mungkin menanyakan arah ke Istana Timur.

Kalau terus begitu, kau bisa jatuh.

Aku khawatir kau akan merusak teh yang kusiapkan untuk kakakku.

Berikanlah, akan kubawa.

Maaf, Yang Mulia.

Kalau kau bisa menjaga martabatmu sebagai putri

dan berjalan sedikit lebih lambat,

itu akan lebih nyaman bagi semua orang, Yang Mulia.

Yang Mulia mau bertemu dengan kakaknya?

Kau tak apa-apa, Yang Mulia?

Menjauhlah darinya sekarang juga!

Lancang sekali kau.

Aku belum pernah melihatmu.

Ini hari pertamaku bekerja di Istana Timur, Yang Mulia.

Namun, karena ini hari pertamaku, aku tersesat

dan mengelilingi istana.

Ya, istananya cukup besar.

Ikut aku. Aku memang mau menemui kakakku.

Terima kasih, Yang Mulia.

Kudengar ada rumor di antara para kasim

mengenai kakakku yang pemilih.

Kau akan lihat begitu bertemu dengannya langsung.

Kakakku tidaklah seperti itu.

Bisakah kau berjanji kepadaku

akan menjaganya dengan baik?

Tentu, Yang Mulia.

Apakah tak apa-apa sekalipun sepele?

Tentu, katakanlah.

Aku sangat mahir memanjat.

Maksudmu memanjat dinding?

Ya, aku mahir memanjat dinding.

Bagus.

Kenapa kau berpakaian sebagai pria?

Ayah…

Tuan.

ความคิดเห็น

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left