200 บรรทัดแรก
2.000 Tahun Lalu
Hutan Roh Agung Aharthern
Dengar, Semuanya!
Aku memutuskan untuk pergi ke Delsgade.
Kau yakin?
Kau akan pergi, Leno?
Apakah kau akan kembali?
Jangan khawatir. Aku akan kembali...
Titi!
Mereka di sini.
Mereka di sini!
Dewa yang menakutkan!
Mereka di sini!
Aku mencarimu, Ibu Roh Agung Leno.
Kau siapa?
Aku adalah Dewa Bapa Surgawi Nous Galia.
Ayah para dewa.
Hari ini, aku ingin mengajukan sesuatu kepadamu.
Aku ingin membuat anak dewa baru.
Aku memilihmu sebagai ibunya.
Maaf, tetapi aku menolak.
Ini adalah kehendak dewa.
Kau mungkin seorang dewa, tetapi kau tak bisa sesukanya di sini!
Patuhi aku, alam. Kehendak dewa adalah mutlak.
Sekarang, aku menganugerahkan anak dewa kepadamu.
Geoglaze.
Padamlah, api iblis...
Raja Iblis Anos!
Oh? Jadi, kau adalah Raja Iblis Tirani?
Sempurna.
Dewa menghendaki Raja Iblis Tirani dipadamkan.
Hukum alam untuk membunuhmu akan segera lahir.
Aku mengerti. Tetapi sebelum itu, kau akan mati.
Dexect.
Dewa tak bisa dibunuh. Ini hukum.
Padamlah, kutukan iblis.
Kata-kata dewa adalah...
Suara yang dijarah oleh Pedang Penjarah tak akan kembali.
Sudah waktunya menuliskan di hukum bahkan kehendak dewa jatuh di hadapanku.
Sekarang, Ibu Roh Agung,
aku datang untuk mengetahui jawabanmu.
Apakah kau sudah memutuskan?
Aku sudah memutuskan untuk memercayaimu.
Kalau begitu, aku akan memberimu penjaga.
Shin.
Seperti diskusi kita, kau akan menjaga tamuku.
Lakukan semua yang dia minta sebaik mungkin.
Baik.
Sebentar! Aku tak butuh seseorang yang begitu menakutkan.
Penghalang mencegah kita memasuki Delsgade menggunakan Gatom.
Para dewa juga tak dapat dikalahkan semudah itu.
Dia mungkin datang lagi.
Anu...
Ya?
Apa yang akan kau lakukan sekarang?
Aku diperintahkan untuk mematuhi perintahmu.
Ya, aku tak menginginkan seorang penjaga.
Sesuai keinginanmu.
Kau memintaku merenggut nyawaku sendiri.
Bukan begitu!
Aku tak bisa mempermalukan diri sendiri dengan gagal melaksanakan perintah tuanku.
Baiklah, baiklah! Bersikap baik saja, ya?
Dimengerti.
Bagi ras dan padamkan api perang.
Tempatkan tembok
di antara Dunia Iblis, Dunia Manusia, Dunia Roh,
dan Dunia Dewa yang tak akan dibuka selama 1.000 tahun.
Kalau aku mengubah hidupku menjadi mana dan menggabungkan kekuatan kita,
kita bisa merapal mantra yang luar biasa.
Baiklah, aku akan memercayaimu.
Kalau begitu, mari kita mulai.
Perintahmu.
Seberapa jauh kau akan menjagaku?
Bahkan di luar penghalang?
Tuanku memerintahkanku untuk menjagamu sampai ke Aharthern.
Aku mengerti!
Jadi, kita akan bersama sedikit lebih lama lagi.
Aku pulang!
Titi, aku punya hadiah untukmu!
Keadaan darurat!
Ada apa?
Roh-roh itu akan dimakan!
Hutan akan mati!
Gwen? Hewan buas surgawi?
Aku takut!
Kita dikepung!
Mereka akan memakan kita!
Harap mundur.
Siapa di sana?
Ini adalah Hutan Roh Agung.
Kau tak bisa menipu mataku.
Aku tak bermaksud jahat.
Aku akan menunjukkan diriku sekarang.
Kau...
Namaku Anosh.
Anosh Portikoro.
Masa Kini Akademi Raja Iblis Desgade
Pelajaran dari Dewa
Selamat pagi,
Raja Anos!
Selamat pagi.
Ya!
Pagi, Anos.
Selamat pagi.
Apa?
Itu pita rambut baru.
Bagaimana kau bisa tahu itu?
Jenisnya padahal sama.
Mataku tak begitu kabur untuk menjadi buta terhadap perlengkapan bawahanku.
Bisakah kau berhenti menyebutnya "perlengkapan"?
Sasha malu karena kau menyadarinya.
Benarkah?
Misha, jangan katakan hal seperti itu!
Itu terbuat dari sutra, tetapi itu bukan sutra biasa.
Itu terbuat dari sutra senja,
dari ulat sutra senja yang hanya memintal sutra saat senja.
Itu kuat dan mudah disihir dengan mantra pertahanan.
Pewarna ajaib itu modern, tetapi tak buruk.
Secara keseluruhan, kualitasnya sedikit di bawah rata-rata.
Misha?
Terlalu memperhatikan itu tak baik.
Begitu rupanya.
Aku pikir dia akan senang.
Halo!
Pagi, Semuanya.
Selamat pagi.
Kalian bahkan datang ke sekolah sebagai pasangan sekarang!
Tidak, kami bukan pasangan!
Kami kebetulan bertemu.
Oh?
Apakah itu benar?
Sesuatu pasti terjadi.
Omong-omong, kudengar kali terakhir
mereka satu kelompok, mereka menghilang.
Oh!
Apa yang kau lakukan?
Bukan apa-apa!
Hei.
Keturunan Rendah itu seharusnya terjebak dalam perang dan mati.
Si Tak Cocok itu tak akan bertahan lama.
Ya. Lagi pula, Sesepuh sudah kembali.
Selamat pagi, Semuanya.
Aku memiliki pengumuman sebelum kelas dimulai.
Pertukaran siswa dari Akademi Pahlawan.
Aku Eleonore Bianca.
Lalu, gadis ini...
Ayo. Perkenalkan dirimu.
Zeshia... Zeshia Bianca.
Terima kasih. Itu kursi kalian.
Ya.
Dari Akademi Pahlawan?
Azecion menyatakan perang terhadap kita!
Aku memahami kekhawatiran kalian, tetapi itu direncanakan sepenuhnya oleh Diego.
Tak semua manusia memusuhi iblis.
Hei, datang sebagai siswa pertukaran...
Ya, itu semua berkat Anos.
Kami menantikan berada di sini.
Aku juga ingin memperkenalkan satu orang lagi.
Dia akan menjadi wali kelas ini, Erdomaid Dittijohn.
Oh? Seorang guru tak berdaya yang bukan Keturunan Tinggi?
Apa yang bisa diajarkan Keturunan Rendah kasar kepada Keturunan Tinggi yang terhormat?
Sudah, tenanglah
Dia lahir di zaman sebelum Tujuh Sesepuh,
dan merupakan salah satu dari Empat Raja Gelap.
Apakah maksudmu Empat Raja Gelap itu?
Ya. Empat raja yang berada di urutan kedua setelah Raja Iblis Tirani 2.000 tahun lalu.
Raja Kutukan, Raja Prasasti Merah, Raja Neraka, dan Raja Maut Membara.
Pak Erdomaid yang terakhir dari empat ini.
Aku akan memberikan pengetahuan kepada kalian yang tak mengetahui zaman 2.000 tahun lalu.
Pertama, tentang Raja Iblis palsu, Avos Dilhevia.
Apa?
Kau berani menghina Raja Iblis Tirani?
Kalian percaya pada nama yang salah dari Raja Iblis.
Dia sudah bereinkarnasi dan duduk di sana.
Raja Iblis Anos Voldigoad.
Tolong jangan ajari kami kebohongan ini!
Avos Dilhevia adalah nama palsu yang dibuat untuk membodohi orang-orang dari Azecion
yang akan berusaha menghancurkan Raja Iblis langsung setelah reinkarnasinya.
Tetapi sekarang karena dalangnya sudah mati,
tak perlu menyembunyikan Raja Iblis yang sebenarnya.
Orang-orang ini sudah membentuk Zect, menyatakan ini sebagai kebenaran.
Sebentar, apakah itu Tujuh Sesepuh?
Ketujuhnya?
Anos Voldigoad, maju ke depan.
Siswa sekalian, kalian berada di hadapan Raja Iblis.
Apa yang sedang terjadi?
Tubuhku bergerak sendiri!
Silakan bicara.
Ya, aku akan berbicara.
Ya, duduk saja.
Dilhade damai sekarang.
Tak membutuhkan Raja Iblis Tirani lagi.
Kalau kau ingin mengakuinya, lakukanlah.
Kalau kau tak ingin mengakuinya, jangan.
Aku tak berbeda dari iblis lainnya.
Kehormatan tak datang dari kekuatan atau darah.
Kalau memang ada pembedanya, itu asalnya dari hati.
Jadi, itu yang harus kau kembangkan.
Pikirkan, pertanyakan, dan tantang.
Kehormatan tak semurahan itu hingga bisa didapat dengan berpuas diri.
No comments yet. Be the first to leave one.