Fate/stay night [Unlimited Blade Works]

Fate/stay night [Unlimited Blade Works]

ดาวน์โหลดคำบรรยายIndonesian

ซีซั่น 1

ข้อมูลรุ่น

08 Hari Musim Dingin, di Mana Hati Berada
ความคิดเห็นโดย Inisial ZA
https://www.facebook.com/ZainuddinAri

แท็ก

other
เผยแพร่เมื่อ: 2015-04-08
ดาวน์โหลด: 79
ผู้พิการทางการได้ยิน: No

ตัวอย่างคำบรรยาย Indonesian

155 บรรทัดแรก

Barusan itu mimpi, 'kan?

seluruh hatiku serasa dibakar habis

kokoro wo zenbu yakitsukutsu youna

ZainuddinAri

mempersembahkan

kala keputusasaan ada di sampingku

zetsubou no tonari de

kau yang selalu ada 'tuk lebur semua lara

itsudatte kimi ha subete tokasu youni

menemaniku dengan senyummu

waraekaketekureteta

suara yang begitu sayu

kakukesareta koe

membuat kata-kata tak tersampaikan

todokenai kotoba

dan hanya bisa menunggu kesempatan berikutnya

mata tsumazuki sou ni naru tabi ni

ku 'kan selalu bergantung padamu

nandomo shigamitsuita

bentangan masa depan nan putih bersih

shiroku shiroku masshiro na mirai ga

adalah satu-satunya harapan kita

tatta hitotsu bokutachi no kibou

saat ini ku berada dalam awan kegelapan

ima no boku ni ha yami kumo na

yang tak pernah rasakan adanya ketenangan

kono kimochi shikanai kedo

namun hari nan indah tidaklah hanya satu

seikai nante hitotsu janai

karenanya, ku terus cari masa depanku sendiri

boku dake no asu wo sagashiteru zutto

Hari Musim Dingin, di Mana Hati Berada

Apa hari ini, kau sedikit menahan diri?

Tidak.

Tapi, kalau dibandingkan sama kemarin, sekarang sih, tak ada apa-apanya.

Itu karena kemampuanmu sudah meningkat.

Masa, sih?

Terlebih, kuda-kuda dan gerakanmu, sangatlah efektif.

Begitu, ya?

Padahal, aku hanya meniru gerakan orang itu saja.

Jadi, kau bukan gunakan teknikku sebagai dasar gerakanmu,

tapi, tekniknya Archer, ya?

Ternyata, kau bisa menebaknya, ya?

Tentu saja.

Lagi pula, dari awal kau tak punya dasar cara berkuda-kuda.

Maaf, tapi, ini bukan berarti aku tak mau belajar darimu, Saber.

Soalnya, kemarin aku selalu bersamanya, jadi, dia terbayang terus di pikiranku.

Kau tak perlu minta maaf.

Kalau memang gaya bertarung Archer lebih cocok untukmu,

aku tak punya hak untuk memprotesnya.

Lo? Saber?

Selamat pagi.

Yo, jarang-jarang kau telat begini.

Tadi, bu Fujimura panik banget, lo.

Akhirnya, kau tunjukkan diri juga.

Shinji.

Sekarang kau sudah di atas angin, dan bisa sok-sokan, begitu?

Tapi, syukurlah kau datang.

Soalnya, kalau kau tak ada, pasti semakin membosankan, deh.

Kenapa? Apa kalian tak jajan ke kantin?

Jelas mau, tapi, coba lihat saja sendiri di sana itu.

Tak salah lagi.

Sambil malu-malu, cewek itu mengintip ke dalam kelas, dengan sok beraninya.

Kesannya sih, bukan "dia yang kutunggu tak datang-datang",

tapi, "dia yang kutunggu malah tak sadar".

Kelihatannya dia mulai tak sabar, mirip orang yang menaruh hadiah ulang tahun di pos surat,

tapi, setelah setahun, si penerima tetap tak menyadarinya.

Sebenarnya, kau mau ke mana, Tohsaka?

Sudah jelas sekarang jam istirahat, jadi, aku mau makan bekalku.

Oh, begitu.

Semoga dapat tempat yang bagus, deh.

Soalnya, aku mau makan di ruang OSIS.

Tu-Tunggu dulu!

Kenapa? Apa kau lupa bawa uang jajan?

Atau, aku bisa bagi bekalku-

Mana mungkin, lah! Dasar otak batu!

Kalau kau duduk di sana, bisa-bisa kena angin.

Maaf.

Itu lo, tentang kejadian kemarin.

Setelah itu, aku gunakan Mantra Perintah pada Archer,

dan selama kita masih jalin kerja sama,

aku memerintahkannya untuk tak menyerangmu.

Aku tahu, itu tak bisa mengubah apa yang sudah terjadi, tapi, maafkan aku.

Kau tak perlu minta maaf atas kejadian itu, kok.

Tapi, akulah yang bertanggung jawab, karena sudah membebaskannya bertindak.

Ya sudah.

Kalau memang itu maumu, aku bisa mengerti, kok.

Lagian, aku juga salah, kok.

Seandainya dia tak ada di sana, aku pasti sudah...

Jadi, anggap saja impas, ya.

Ya.

Lalu, sekarang ada di mana Si Archer?

Dia kusuruh jaga rumah.

Oh.

Duh, jam istirahat sudah selesai lagi!

Temani aku sebentar, dong.

Tak apa-apa 'kan, kalau sesekali kita membolos?

Kenapa kau bersikeras menguasai sihir penguatan?

Aku sudah coba tipe sihir lain, tapi, hanya itu saja yang bisa.

Kalau aku, mampu simpan kekuatan dalam jumlah tertentu, mengubah alirannya,

mengonversikannya, dan juga menyimpannya ke dalam objek lain.

Yakin nih, dibocorkan padaku begitu?

Tak adil rasanya, kalau hanya aku yang merahasiakannya.

Kemarin aku sudah memperlihatkannya padamu, kalau inilah pusaka sihirku.

Di dalam keluarga Tohsaka, kami turunkan kemampuan sihir konversi.

Khususnya dalam hal pindahkan kekuatan, baik itu untuk diri sendiri maupun orang lain.

Apa kau tahu, kalau Matou adalah keluarga penyihir?

Tentu.

Tapi, ayahku bilang kalau mereka sudah tak lagi turunkan generasi penyihir.

Tunggu sebentar!

Jadi, kau sudah tahu kalau Shinji juga seorang Master?

Maaf, aku juga baru tahu pagi ini, kok.

Tapi, aku menggolongkannya sebagai orang yang tak layak jadi seorang Master.

Lalu, apa yang akan kaulakukan padanya?

Mau menyerangnya langsung?

Bukan berarti, hanya karena dia itu Master, aku langsung menyerangnya begitu saja.

Tapi, kau sendiri langsung mengincarku.

Habisnya, kau tak serius menanggapi perang ini, sih.

Jadi, itu pengecualian!

Pokoknya, musuh kita adalah Master yang sembunyi di sekolah ini.

Untuk sekarang, kita fokus cari tahu tentangnya.

Berarti maksudmu, di sekolah kita ini, ada empat orang Master?

Memang begitu, 'kan?

Soalnya, Shinji sama sekali tak punya kekuatan sebagai seorang Master.

Aku sudah mengingatkannya untuk jangan banyak tingkah,

jadi, dia tak mungkin macam-macam.

Sebentar, Tohsaka.

Tolong ceritakan hal yang tadi dengan detail.

Shinji duluanlah yang mengajakku bicara.

Katanya, "Karena kita ini sama-sama Master, jadi, ayo bekerja sama."

Tentu saja langsung kutolak, tapi, dia tetap keras kepala.

Akhirnya aku bilang begini,

"Maaf saja, aku sudah punya Emiya, jadi, kau tak kubutuhkan."

Biar tahu rasa dia.

Jadi, karena itu tingkahnya jadi aneh.

Lalu, apa rencanamu selanjutnya, Tohsaka?

Shinji memang bukan penyihir tulen,

tapi, dialah yang bertanggung jawab atas medan sihir itu.

Jangan-jangan, kau tak tahu, ya?

Gawat.

Kalau kita ceroboh, bisa-bisa Shinji...

Memang beginilah seharusnya!

Ini baru namanya Servant tulen!

Ada apa ini?

Kau harus tetap meregenarasi Mana dalam tubuhmu, Emiya.

Sakura!

Tu-

Dia masih bernapas.

Kita masih belum terlambat untuk menyelamatkannya.

Pokoknya, kita harus temukan Shinji dan hapus medan sihirnya.

Emiya!

Makhluk apa mereka?

Golem.

Salah satu tipe bidak sihir!

Aku akan panggil Saber.

More Indonesian subtitles for Fate/stay night [Unlimited Blade Works]

ความคิดเห็น

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left