129 บรรทัดแรก
Maju sini!
Hebat.
Ya, tetapi tingkah Tsubaki terlihat aneh.
Maaf, Hyouma. Aku hanya memikirkan diriku sendiri.
Soalnya...
Soalnya aku punya dua mainan seru di sini!
Aku tak mau memberikannya kepada siapa pun!
Gawat!
Seperti yang dirumorkan.
Dia bertarung bukan untuk kewajibannya sebagai Saenome,
tetapi untuk kesenangannya sendiri.
Dia dijuluki sebagai "si maniak bertarung".
Episode 21 Kehadiran Buddha
Tsubaki Kadomori.
Perang habis-habisan antara Saenome Kyoto dan Sougenbi.
Dia seorang wanita yang maju menghadapi para musuhnya sambil tertawa
saat Saenome dan Tsukumogami lain kehilangan nyawa mereka.
Saat usia delapan tahun, dia menyelesaikan
pelatihan akhir Saenome Kyoto, Jikki Kumite,
dan di usia sepuluh tahun, dia telah melampaui
kekuatan kedua kakaknya dan para Saenome yang paling berpengalaman.
Dia adalah anak ajaib Kadomori.
Payung!
Ha? Kau mau ke mana?
Jangan melihat ke arah lain,
pengguna jimat.
Biarkan Payung itu menelan Tsubaki.
Lawanmu adalah aku, Hyouma.
Ekspresimu bagus sekali.
Tampaknya kau sudah menyadari bahwa kami adalah musuhmu.
Ya, sudah cukup dengan kagetnya.
Kalian hanyalah sekumpulan
Tsukumogami membosankan yang hanya ingin menempel
pada rahasia samar tentang Botan.
Apanya yang "rock"? Itu menjijikkan!
Kunci!
Gadis itu adalah kuncinya!
Kunci?
Tak ada yang samar tentang dia.
Kami memiliki tujuan pasti untuk menggunakannya.
Aku agak kesal kalau disamakan seperti para orang-orang bodoh itu.
Apa maksudmu dengan "kunci"?
Apa yang akan kalian lakukan kepada Botan?
Tsumabiki!
Kami akan menggunakan Botan Nagatsuki,
roh gadis yang hidup di dua dunia berbeda
antara dunia manusia dan dunia Marebito,
untuk membuka gerbang antara dunia ini dan dunia abadi.
Dengan cara ini, kekacauan akan tercipta.
Itu seperti dua dunia yang menyatu dan menjadi berantakan!
Itulah tujuan kami!
Itulah panggung tempat kami seharusnya berada!
Kekacauan? Aku kunci untuk kekacauan itu?
Aku tak mengerti!
Kekacauan yang kalian bicarakan itu
hanyalah bencana bagi mereka yang tinggal di dunia ini!
Apa itu dunia yang benar- benar kalian inginkan?
Aku akan memberitahumu satu hal, Hyouma.
Bukan berarti kami menyimpan dendam kepada manusia.
Hasrat yang kami miliki hanyalah kami ingin didengar.
Tak ada gunanya hanya memiliki suara, harus ada manusia yang mendengarkan kami.
Itu sebabnya kami selalu bersyukur atas keberadaan mereka.
Lalu kenapa?
Ini adalah hasrat kami. Kami ingin didengar lebih banyak.
Kami ingin lebih banyak orang mendengar kami di panggung yang lebih besar!
Itu sebabnya kami tak akan menyerah
dan akan mengikuti jalan yang menuju tujuan itu!
Itulah kami, Biro Gagaku!
Di dunia yang belum pernah ada sebelumnya. Manusia dan Marebito.
Kami akan membuat suara kami
terdengar di semua tempat itu!
Tak ada yang lebih menggembirakan dari ini!
Inilah yang kami dambakan!
Dan ini adalah...
..."rock" kami!
Rock itu
cara untuk menantang takut, dan melangkah maju melawan situasi apa pun
dan berteriak keras sekuat tenaga!
Jadi, itu...
Yang selalu mereka inginkan.
Hatiku berdegup kencang dan hampir meledak!
Apa kau mengerti, Hyouma?
Tidak!
Masih belum!
Lahap dia!
Kau benar-benar membuatku terhibur, Taiju!
Itu rencana yang cukup bagus.
Dengan kaki?
Jangan bilang sudah selesai dengan itu.
Masih belum, 'kan?
Eh, apa yang terjadi dengan tekananmu barusan?
Luka apa ini?
Begitu.
Sudah kuduga barusan kau menyerangku!
Sepertinya kita masih bisa bersenang-senang, ya!
Sudah cukup!
Tsumabiki?
Padahal lagi seru-serunya.
Oh, ya, barusan itu suara apa?
Hyouma?
Ya.
Tsubaki, sepertinya situasi sekarang makin memburuk.
Tidak.
Agar Tsumabiki bisa melakukan tugasnya,
Tsuzumi dan Fukie menghadapi Saenome lainnya.
Dengan adanya mereka di sini,
berarti mereka tak punya rekan lagi.
Maaf, Hyouma. Kami semua ada di sini sekarang.
Main-mainnya sudah berakhir.
Botan.
Botan.
Ini memang terdengar nekat, tetapi kau harus lari.
Kami akan membantumu untuk lari.
Sepertinya mereka mulai lelah bermain dengan kita, ya.
Tsubaki.
Hyouma.
Tunggu... Mereka tak lari.
Aku sudah bilang, 'kan? Kalau "kami semua sudah di sini".
Fukie.
Apa dia akan menyerang?
Tidak, bukan begitu. Ini...
Benar. Ini adalah lagu lawas "Koranjo".
Yang berarti,
musik pembuka!
Apa?
Tuan, meski agak terlambat, izinkan aku memperkenalkan diri kami.
Kami adalah "Warazamawashi".
Kogarashi, Fubuki, dan Tenjitsu.
Dan namaku adalah Shigure.
No comments yet. Be the first to leave one.